Bab : murtad.
Dari Suhaib berkata: ‘Dalam kalangan masyarakat sebelummu ada seorang raja yang mempunyai ahli sihir, ketika usia ahli sihir itu telah lanjut maka dia berkata kepada raja: Sesungguhnya aku telah berusia lanjut. Oleh karena itu, hendaklah kamu mengutus untukku seorang anak muda yang akan kuajari ilmu sihir. Lalu sang raja mengutus anak muda padanya.
....Lalu raja memerintah untuk dibikinkan sumur-sumur yang dalam di persimpangan jalan, lalu dinyalakan api yang panas sekali di dalam sumur itu. Lalu raja berkata: ‘Barangsiapa yang tidak mau kembali kepada agama semula (kekafiran) maka masukkanlah ke dalam sumur yang bernyala-nyala itu.
Akhirnya pejabat-pejabat kerajaanpun ikut melaksanakan perintah raja ini, sehingga tibalah gilirannya seorang perempuan yang membawa anak kecil. Melihat api yang menyala-nyala itu rupanya wanita itu maju mundur (masih ragu) lantas anaknya berkata: Wahai ibuku bersabarlah sesungguhnya engkau berada di atas kebenaran.” (HR Muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar