Senin, 05 Oktober 2026

1622daq. GUNUNG SU'UD DAN PENYESALAN YANG TERLAMBAT



GUNUNG SU'UD DAN PENYESALAN YANG TERLAMBAT

.................

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

.................

Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm.

Senin, 5 Okt. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh maghrib'an dari pesantren Darul Falah, nyantri bareng Ust. Maskuri, kupas tipis tipis kitab Daqoiqul Akhbar ( Karya Syekh Abdurrahman bin Ahmad al-Qadhi):

............

Bab 39 Mensifati Ahli Neraka, Serta Makanan dan Minuman Mereka.

Nabi saw. bersabda: “Bahwa semiskin-miskinnya ahli neraka, yaitu Allah Ta’ala menciptakan untuk mereka sebuah gunung, dikatakan (namanya) gunung itu adalah “Gunung Su’ud”, lalu ahli neraka naik ke gunung itu dengan (menyeret) wajahnya selama seribu tahun, sehingga mereka bisa naik (ke puncak gunung itu), kemudian gunung itu melempar mereka ke dasar Jahannam (akhirnya) mereka menyesal semua.”

............

1. Rahasia Hikmah

Intinya begini: surga itu nggak bisa dibeli dengan modal "nanti aja", "besok aja", atau "masih muda". Orang yang paling miskin di neraka bukan yang siksanya paling ringan, tapi yang paling lama usahanya sia-sia. Dia naik gunung api selama seribu tahun pakai wajah, sampai puncak, lalu dilempar balik ke dasar. Terus gitu aja. Selamanya. Nyesalnya baru datang di akhir.

2. Nasehat

Allah Ta'ala berfirman:

وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ

"Dan mereka berkata, 'sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala'." (Q.S. al-Mulk: 10)

Rasulullah ﷺ bersabda tentang Su'ud:

"Su'ud adalah sebuah gunung dari api di dalam neraka, orang kafir dipaksa untuk menaikinya." 

3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya

Zaman sekarang, kita sibuk naik gunung buat konten. Di neraka, naik gunung itu siksaan. Bedanya: di dunia naik itu pilihan, di akhirat naik itu paksaan. Makrifatnya: semua yang kita kejar di dunia dengan susah payah—kalau bukan untuk Allah—ujungnya cuma capek dan nyesel. Hakekatnya: penyesalan itu bukan soal kurang usaha, tapi salah arah. Tarekahnya: berhenti mendaki "gunung" yang salah. Karir boleh, harta boleh, tapi jangan sampai hati kita dipaku di situ.

4. Tasawuf, Muhasabah, dan Caranya

Imam Al-Ghazali bilang: الزهد تفريغ القلب من الدنيا لتلقي الآخرة—"Zuhud adalah mengosongkan hati dari dunia agar dapat menerima akhirat dengan lapang." 

Muhasabahnya: tanya diri sendiri, "Kalau besok aku mati, apa yang paling aku sesali?" Kalau jawabannya hal-hal duniawi, berarti hati kita masih berat di sini. Caranya: kurangi yang bikin lalai, tambah yang bikin ingat Allah. Satu langkah kecil setiap hari.

5. Doa

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

"Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agama-Mu." (HR. Al-Tirmizi) 

6. Ucapan Terimakasih dan Ma'af

Terima kasih buat njenengan yang udah baca sampai sini. Maaf kalau ada salah kata atau kurang pas. Aku bukan siapa-siapa, cuma ikut mengingatkan diri sendiri.

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #Muhasabah #Zuhud #GunungSuud #MenataHati

.........

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—



1640att. ILMU AGAMA ITU TANDA ALLAH SAYANG



ILMU AGAMA ITU TANDA ALLAH SAYANG

.................

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...................

Bismillahirahmanirrahim.

Selasa, 5 Okt. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh isya'an dari Masjid Baitur Rokhmat, nyantri bareng Ust. Nur Khodim, kupas tipis tipis Kitab At- Targhib wat Tarhib (Al-Mundzir) :

.....................  

ANJURAN MENCARI ILMU BELAJAR, KEUTAMAAN ILMU! ORANG ALIM DAN PELAJAR.

Rasulullah saw. bersabda:

“Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka diberi pengertian tentang ajaran agama.” (H.R. Bukhari, Muslim, begitu juga Al-Munaziri him. 26, juz 1).

Keterangan: 

Seorang yang belajar ilmu agama, berarti tanda menjadi orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, begitu juga gurunya.

..............

1. Rahasia Hikmah

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka diberi pengertian tentang ajaran agama." (H.R. Bukhari, Muslim)

Intinya, ngaji bukan sekadar rutinitas atau biar keliatan alim. Ini sinyal kalau Allah lagi sayang banget sama njenengan. Dapat pemahaman agama = dikasih lampu buat jalan pulang. Tujuannya bukan jadi orang yang paling pinter, tapi jadi orang yang paling sadar diri di hadapan Allah.

2. Nasehat

Allah berfirman:

"Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah: 11)

Hadis Qudsi: "Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga." (H.R. Muslim)

3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya

Makrifatnya: ilmu itu bukan buat gagah-gagahan di medsos. Tarekahnya: setiap kali dapat ilmu, langsung cek diri, "aku sudah amalin belum?" Di era viral sekarang, banyak orang sibuk share ceramah tapi lupa nerapin. Hakekatnya, ilmu yang benar bikin hati makin luluh, bukan makin sombong.

4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya

Tazkiyatun Nufūs itu bersihin hati dari penyakit: riya, ujub, merasa paling benar. Muhasabahnya: sebelum tidur, tanya diri sendiri, "hari ini aku nambah ilmu, tapi akhlakku nambah gak?" Caranya: ikhlas belajar, hormati guru, amalkan walau sedikit, dan jangan berhenti minta ampun.

5. Doa

Ya Allah, jadikan ilmu ini cahaya yang menerangi langkahku, bukan justru membuatku buta akan kekuranganku sendiri. Aamiin.

6. Ucapan Terima Kasih dan Maaf

Terima kasih buat semua pihak yang jadi jalan ilmu buatku, terutama guru-guru. Maaf kalau ada salah kata atau kurang sopan dalam tulisan ini.

---

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #RenunganHati #IlmuCahaya #Muhasabah #MenataHati #MendekatKepadaAllah #SantriGaul #NgajiYuk

..........

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—