Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Diet Diabetes untuk Vegetarian

Diet Diabetes untuk Vegetarian

0diggsdigg

sayur-sayuranJika Anda seorang vegetarian yang telah didiagnosis menderita diabetes, Anda masih bisa menjaga diet diabetes Anda. Dalam beberapa kasus, diet vegetarian bisa menjadi cara sehat untuk menjaga kadar glukosa darah Anda tetap stabil, yaitu jika Anda makan makanan berprotein tinggi tanpa lemak dan mengikuti aturan makan lain sebagai penderita diabetes.


Karena kebanyakan vegan dan vegetarian mengkonsumsi buah-buahan dan sayur lebih banyak daripada non-vegetarian dalam sehari, maka asupan serat mereka tentu juga jauh lebih tinggi. Peningkatan jumlah serat dalam diet diabetes bisa membantu gula darah karena memperlambat proses pencernaan karbohidrat oleh tubuh. Diet vegetarian biasanya juga lebih rendah kolesterol dan bisa membantu menangkal penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

Jika Anda menderita diabetes dan sedang mempertimbangkan untuk beralih ke diet diabetes, ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan, antara lain berpeluang lebih besar untuk
menurunkan berat badan dan kadar gula darah yang lebih baik. Ini tergantung pada jenis makanan vegetarian yang Anda pilih karena beberapa makanan tanpa daging juga bisa membuat gemuk seperti makanan lain yang mengandung daging.

Bicaralah kepada dokter dan ahli gizi Anda sebelum memutuskan untuk beralih. Anda akan memerlukan informasi tentang cara beralih ke diet baru Anda. Anda juga akan mendapatkan
daftar makanan alternatif daging yang harus Anda makan untuk mencukupi kebutuhan protein dalam sehari, antara lain tahu, kacang-kacangan, telur, dan biji-bijian.

Seperti halnya perubahan yang lain, setelah Anda beralih ke diet vegetarian, berikan diri dan tubuh Anda waktu untuk menyesuaikan. Ada banyak resep dan gagasan hidangan vegetarian.

Anda juga akan menemukan banyak variasi dan kemudahan pada hidangan yang Anda persiapkan. Sering-seringlah mengecek gula darah Anda untuk memastikan bahwa kadar glukosa darah Anda tetap stabil selama perubahan.

Sabtu, 04 Desember 2010

Diet Diabetes

Diet Diabetes

0diggsdigg

Pena insulinMenjaga diet anda tidak hanya membantu mengontrol diabetes yang anda miliki namun juga dapat mengurangi kebutuhan akan insulin. Kebanyakan orang yang memiliki diabetes tipe II seringkali diberi resep pil atau tablet dengan tujuan untuk menjaga kondisi mereka setelah mereka harus menggunakan insulin. Dengan mengikuti diet diabetes yang tepat, seseorang yang didiagnosis memiliki diabetes tipe II (yang jumlahnya telah mewabah secara luas di seluruh Amerika Serikat) dapat memperpanjang kebutuhan insulin mereka atau mengobati kondisi mereka dengan pengobatan yang lebih baik.



Orang yang mengidap diabetes memiliki kesulitan untuk memecah kabohidrat di dalam sistem tubuh mereka. Karbohidrat merupakan jenis makanan yang penting bagi diet yang seimbang. Sementara kebanyakan orang berpikir bahwa penderita diabetes harus menghindari gula yang hanya merupakan salah satu contoh kabohidrat. Selain makan yang banyak mengandung gula putih, karbohidrat juga termasuk roti putih, pasta, nasi, kentang, sebagian jenis sayuran dan buah juga yang lainnya yang banyak mengandung tepung putih. Karbohidrat merupakan kelompok makanan yang kompleks dan kelompok-kelompok yang berbeda akan mengakibatkan efek yang berbeda pula pada aliran darah. Sementara penderita diabetes memiliki kesulitan dalam memecah setiap karbohidrat di dalam aliran darah mereka, makanan yang memiliki tingkat Indeks Glikemik tertinggi memakan waktu paling lama untuk memecah karbohidrat di dalam aliran darah dan mengakibatkan bahaya paling besar.

Dengan mengikuti diet membatasi jumlah karbohidrat, mengawasi Indeks Glikemik dan mempelajari jenis karbohidrat yang mana yang paling membahayakan diet diabetes, seseorang dengan kondisi berpotensi mengancam nyawa dapat menghindar jauh dari penyakit ini. Jika anda baru-baru ini didiagnosis memiliki diabetes tipe II dan telah mendapatkan pengobatan oleh dokter anda juga termasuk saran diet, anda harus menjalankan instruksi dokter anda tersebut. Penderita diabetes cenderung berada dalam penyangkalan dibandingkan kelompok pasien lain dan masih tetap yang paling tidak rela. Dengan mengikuti diet diabetes yang baik dan menjalankan pengobatan yang diberikan, anda dapat menjalani hidup penuh dan normal.

Diet diabetes harus menyertakan batasan konsumsi karbohidrat dan peningkatan konsumsi protein. Gula dan tepung putih harus disingkirkan. Pasta dan nasi juga kaya akan karbohidrat. Satu cara seseorang dapat mengikuti diet diabetes yang baik adalah dengan cara mengikuti sebagian diet pengurangan karbohidrat (low carb diet) yang sempat populer beberapa tahun lalu. Sebagian besar jenis diet ini menggunakan cara membatasi konsumsi karbohidrat atau tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Ada juga banyak bermacam-macam buku resep bagi mereka yang memiliki kondisi ini yang dapat membantu seseorang untuk menjalani hidup dengan lebih sehat dan bahagia.
Sangat disayangkan begitu banyak orang yang terus didiagnosis menderita diabetes. Kabar baiknya yaitu terdapat begitu banyak informasi yang tersedia di pasaran seperti buku-buku resep dan bahkan informasi di internet mengenai bagaimana diet diabetes dapat menolong seseorang yang menderita penyakit ini. Diabetes mengakibatkan dampak buruk pada tubuh manusia setelah jangka waktu tertentu. Dengan mengikuti diet diabetes yang baik, seseorang akan dapat mengurangi dampak buruk dari penyakit ini dan dapat menjalani hidup lebih lama dan lebih indah.
Mereka yang memiliki diabetes harus waspada dengan Indeks Glikemik, mengikuti diet diabetes, mengunjungi dokter secara teratur, mengawasi kadar gula darah dan menjalankan pengobatan yang diberikan untuk menghindari komplikasi yang dapat muncul dari penyakit ini.

Rabu, 01 Desember 2010

Diabetes Gestasional

Diabetes Gestasional

0diggsdigg

GlucometerUsia kehamilan anda sudah mencapai 28 minggu! Selamat, anda telah berhasil mencapai trimester ketiga kehamilan anda dengan gambaran yang sempurna. Anda lalu mengunjungi ginekolog anda dan tiba-tiba kejatuhan bom. Anda memiliki diabetes gestasional.



Diabetes gestasional merupakan komplikasi kehamilan yang paling umum dihadapi wanita. Ini adalah kondisi ketika wanita hamil memiliki kadar gula darah yang tinggi selama kehamilan mereka. Tidak diketahui apa yang dapat menyebabkan diabetes gestasional. Sebagian ahli mengatakan bahwa wanita yang kelebihan berat badan memiliki resiko lebih tinggi terkena diabetes gestasional, akan tetapi tidak banyak bukti untuk mendukung hal ini.

Apa yang diketahui tentang diabetes gestasional adalah penyakit ini akan sembuh dengan sendiri setelah melahirkan bayi. Setelah melahirkan kadar gula darah anda akan kembali normal. Pengobatan yang umumnya diberikan untuk diabetes gestasional adalah suntikan insulin. Sama seperti jika anda menderita diabetes ketika anda tidak hamil, anda harus disuntik insulin setiap hari. Sebagian wanita menemukan bahwa dengan mengubah pola makan mereka, mereka mampu mengatasi diabetes gestasional tanpa harus menggunakan suntikan insulin.

Jika anda berencana untuk membuat perubahan pola makan, dokter anda akan merujuk anda ke ahli nutrisi. Mereka akan melihat beberapa faktor ketika membuat rancangan makan untuk anda. Pertama, mereka akan melihat berat badan anda sebelum hamil dan seberapa besar kenaikan berat badan anda selama kehamilan. Selanjutnya mereka akan melihat tingkat aktivitas dan kadar darah anda. Kemudian mereka akan bekerjasama dengan anda untuk merancang pola makan yang memiliki jumlah karbohidrat yang tepat.

Beberapa pedoman yang harus anda ikuti adalah memecah asupan karbohidrat sepanjang hari dengan makan tiga kali dengan porsi kecil dan dua hingga empat kali camilan. Sarapan mungkin makanan dimana anda hanya makan karbohidrat dalam jumlah sedikit karena dapat menaikkan gula darah dengan cepat. Makanlah sarapan penuh protein dengan konsumsi telur atau bahkan daging. Tidak memakan gula-gula merupakan salah satu hal terbaik yang bisa anda lakukan jika anda didiagnosa menderita diabetes gestasional dan akan membuat rencana pola makan anda lebih mudah diikuti.

Penting juga diingat bahwa anda tidak boleh melewatkan jadwal makan anda ataupun mencoba melakukan diet rendah karbohidrat. Hal ini akan menyebabkan kadar darah anda jatuh ke tingkat rendah dan dapat membuat anda lelah dan kecapaian. Kemungkinan yang harus anda lakukan ialah melakukan tes kadar gula darah secara berkala untuk memastikan bahwa anda berada di tingkat yang aman. Sebagian wanita sangat sensitif sehingga mereka dapat mengetahui kapan kadar gula mereka rendah dan tahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Tidak melakukan langkah-langkah untuk menjaga diabetes gestasional anda dibawah pengawasan bukan hanya beresiko bagi diri anda terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari, namun anda juga membahayakan keselamatan bayi anda. Bayi-bayi yang lahir dari ibu penderita diabetes gestasional biasanya cenderung lebih besar dibanding mereka yang tidak memiliki diabetes. Sebagian besar dokter tidak akan membiarkan wanita hamil melebihi tanggal melahirkan mereka jika ia memiliki diabetes gestasional dan beberapa dokter bahkan tidak membiarkan mereka sampai tanggal melahirkan mereka dan memutuskan menginduksi mereka. Bayi yang lebih besar bisa berarti kemungkinan terjadi komplikasi melahirkan menjadi lebih banyak dan meningkatkan kemungkinan operasi Cesar.

Diabetes gestasional saat ini sangat umum sehingga tidak ada orang yang heran jika anda mengatakan bahwa anda memilikinya. Dengan memakan diet yang sehat dan mengawasi kadar gula anda, anda akan dapat mengendalikan kadar gula darah anda dan melanjutkan kehamilan anda yang sempurna.

Minggu, 28 November 2010

Insulin Untuk Mengobati Diabetes

Insulin Untuk Mengobati Diabetes

0diggsdigg

insulin pensilKetika seseorang telah menderita diabetes Tipe I, yang biasa disebut sebagai Juvenile Diabetes, insulin menjadi pengobatan alami. Dalam hal ini, tubuh seseorang tidak mampu menghasilkan insulin dan insulin harus disuntikkan agar ia dapat bertahan hidup. Seperti halnya ada berbagai jenis obat-obatan yang diminum untuk mengobati diabetes tipe II, ada juga banyak pilihan yang berbeda ketika harus menggunakan insulin untuk mengobati diabetes.

Tahun lalu, insulin diesktrak dari hewan dan disuntikkan menggunakan jarum suntik. Pasien sering kali membutuhkan beberapa kali suntikan insulin sepanjang hari. Terdapat masalah dengan insulin yang berasal dari daging sapi dan babi dan banyak pasien mengalami resistensi terhadap insulin setelah jangka waktu tertentu. Pada tahun 1977, teknologi modern dalam pengobatan diabetes mengalami lompatan raksasa dalam prosesnya setelah insulin manusia dapat dikloning. Saat ini, insulin yang digunakan untuk mengobati diabetes adalah insulin manusia dan jauh lebih efektif daripada insulin yang digunakan di masa lalu.

Ada berbagai jenis insulin di pasar saat ini dan, seperti halnya dengan obat oral atau yang diminum, mungkin diperlukan beberapa jenis insulin yang berbeda untuk menemukan keseimbangan yang benar untuk menjamin kadar glukosa yang baik. Beberapa insulin, seperti Humalog, bereaksi sangat singkat dan mengalami puncak reaksinya dalam waktu satu jam setelah penyuntikan. insulin lain, seperti Ultra Lente, bereaksi sangat lama dan mengalami puncak reaksinya dalam waktu 18 jam.

Ada tiga karakteristik insulin. Waktu onset adalah waktu yang diperlukan obat untuk mencapai aliran darah dan mulai menurunkan kadar glukosa. Waktu puncak atau peaktime adalah waktu ketika obat ini pada kekuatan maksimum dan waktu durasi adalah berapa lama obat terus bekerja dalam mengurangi kadar glukosa darah.

Setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda akan insulin dan untuk alasan ini, terdapat berbagai jenis obat. Biaya juga menjadi pertimbangan dalam banyak kasus karena insulin harus disuntikkan setiap hari dan, dalam kasus tertentu, kebanyakan orang harus menyuntikkan insulin beberapa kali dalam sehari.

Manfaat lain dari teknologi modern dalam merawat orang dengan diabetes melalui penggunaan insulin adalah pompa insulin. Ini jauh lebih efektif dibandingkan injeksi karena berupa kateter yang disimpan dibawah kulit dan membagi insulin ke dalam tiga jenis insulin. Basal insulin disuntikkan terus menerus. Dosis Bolus diberikan untuk memproses karbohidrat yang didapat dari makanan. Anda juga dapat memiliki dosis koreksi atau dosis tambahan. Hal ini sangat efektif jika gula darah tinggi sebelum makan.

Penggunaan pompa insulin jauh lebih efektif daripada menggunakan suntikan karena dapat mengontrol kadar insulin dan kadar glukosa darah secara terus menerus. Hal ini relatif mudah digunakan dan sebagian besar orang dengan diabetes tipe I menggunakan pompa insulin.

Tidak hanya orang dengan diabetes tipe I yang menggunakan insulin. Mereka dengan diabetes tipe II yang tidak mampu untuk mengendalikan gula darah melalui diet dan obat-obatan sering diresepkan untuk menggunakan insulin. Karena pompa insulin sangat efektif untuk mempertahankan kendali kadar glukosa darah, banyak orang dengan diabetes tipe II juga memilih untuk menggunakan pompa insulin.

Ilmu kedokteran terus mencari obat untuk diabetes yang telah menjadi epidemi di beberapa daerah. Sampai obat ditemukan, bagaimanapun, ada banyak cara untuk mengobati penyakit ini. Ketika seseorang didiagnosa menderita diabetes, mereka sering panik dan kewalahan dalam mencari informasi tentangnya. Jika Anda atau orang yang anda cintai didiagnosis menderita diabetes, maka jadilah kuat dengan mempelajari semua tentang cara pengobatan penyakit, belajar tentang obat-obatan yang berbeda dan memastikan bahwa Anda mematuhi perintah yang diberikan oleh dokter Anda. Pasien dengan diabetes yang mengikuti instruksi dokter dan belajar tentang penyakit mereka akan memiliki kesempatan terbaik untuk hidup yang panjang dan hidup yang produktif, walaupun telah menderita diabetes.

Sabtu, 20 November 2010

Bila Anda Terkena Diabetes Mellitus

Bila Anda Terkena Diabetes Mellitus


Bila hasil pengukuran gula darah Anda di atas 200 mg/dl maka kemungkinan Anda terkena diabetes. Tanda-tanda gangguan mungkin belum tampak dalam diri Anda, namun sebaiknya Anda segera mengubah pola hidup. Berikut adalah beberapa tips untuk mengelola kadar gula darah secara alamiah:

Ubah pola makan

makanan diabetes

  • Makan secara teratur dengan komposisi seimbang.
  • Hindari makanan yang berlemak jenuh.
  • Bila Anda kegemukan, lakukan diet untuk menurunkan berat badan.
  • Pilih snack yang sehat untuk mengatasi lapar di antara makan besar (terutama bila glukosa turun di bawah 100 g/dl)
  • Kurangi makanan dan minuman yang manis. Pilih air putih atau minuman manis non-kalori. Batasi meminum soda, sari buah, teh manis, susu krim yang berpemanis.
  • Tetap makan buah segar , namun konsumsinya harus disebar sepanjang hari agar gula darah tidak melonjak. Batasi memakan buah yang mengandung banyak kalori seperti mangga dan pisang. Anda boleh mengkonsumsi lebih banyak semangka, strowberi, tomat, jeruk dan nanas yang mengandung lebih sedikit kalori per-gramnya.
  • Perbanyak makan sayuran rendah kalori yang kaya serat (serat terbukti mengurangi kadar glukosa darah). Sayuran juga mengandung vitamin, mineral dan fitokimia yang bermanfaat bagi tubuh. Batasi sayuran berkalori tinggi seperti kentang, jagung dan ubi-ubian.

Perbanyak gerak badan

  • Perbanyak jalan kaki. Pilih berjalan daripada naik kendaraan. Pilih naik tangga daripada naik lift. Parkir kendaraan Anda lebih jauh daripada tempat biasanya.
  • Olah raga secara teratur, minimal dua hari sekali selama 30 menit. (Namun, jangan berolah raga bila kadar gula darah di atas 300 mg/dl). Olah raga bermanfaat bagi semua orang, baik penderita diabetes atau bukan. Bagi penderita diabetes, olah raga dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi berat badan, menurunkan tekanan darah, memperbaiki metabolisme gula, dan membuat tubuh lebih sehat secara keseluruhan.

Kurangi stress

  • Istirahat dan tidur secara teratur dan memadai
  • Kurangi beban kerja yang menimbulkan stress
  • Perbanyak rekreasi
  • Ikuti kelompok penderita diabetes sebagai support group agar Anda tetap optimis dan konsisten menjaga gaya hidup Anda.(Situs Persatuan Diabetes Indonesia mungkin bermanfaat untuk mengetahui klub diabetes di kota Anda).

Konsumsi suplemen berkhasiat

  • Riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi bawang putih dan bawang merah mentah dapat menurunkan gula darah.
  • Lada hitam bermanfaat melancarkan peredaran darah sehingga menetralisir racun tubuh.
  • Ginseng, menurut ahli botani Edward Ayensu, juga baik bagi penderita diabetes.
  • Brotowali,pare, dan gymnema adalah tiga obat alami diabetes yang telah terbukti secara ilmiah.

Jumat, 19 November 2010

5 Komplikasi Diabetes Melitus

5 Komplikasi Diabetes Melitus


Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai gangguan (komplikasi). Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus selama bertahun-tahun pada akhirnya merusak organ-organ tubuh. Hampir seluruh organ tubuh dapat terpengaruh oleh diabetes kronis: jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, sistem saraf, dll.

Berikut adalah 5 jenis komplikasi yang diakibatkan oleh diabetes:

1. Penyakit kardiovaskuler.

Penderita diabetes lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskelar dua sampai empat kali lipat dibandingkan masyarakat umum. Risiko komplikasi kardiovaskuler ini tergantung pada usia, faktor genetik, serta ada tidaknya hipertensi, hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol), dan kebiasaan merokok.

Diabetes berkontribusi terhadap munculnya penyakit jantung. Seiring waktu, tingginya tingkat glukosa dalam darah menyebabkan penggumpalan darah dan meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dekat jantung (serangan jantung), otak (stroke) atau kaki (gangren).

2. Penyakit Ginjal (Nefropati).

Jaringan ginjal terdiri dari banyak pembuluh darah kecil yang membentuk sebuah filter yang berperan menghilangkan racun dan limbah dari darah. Diabetes kronis dapat menyebabkan pembuluh-pembuluh darah kecil itu rusak. Diabetes juga membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan kadar glukosa darah yang tidak terserap karena kekurangan insulin atau resistensi insulin. Pada akhirnya, ginjal dapat mengalami kerusakan secara bertahap, mulai dari hyperfiltrasi (pembengkakan ginjal karena bekerja terlalu keras), mikroalbuminuria (kerusakan membran penyaring sehingga sebagian protein masuk ke dalam darah dan urin), sampai akhirnya menjadi gagal ginjal.

Risiko gangguan ginjal meningkat bila penderita diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi/hipertensi.

3. Penyakit Syaraf (Neuropati).

Kualitas sirkulasi darah yang buruk akibat diabetes dalam jangka panjang dapat merusak jaringan saraf. Kerusakan sistem saraf yang paling jelas dan umum adalah di bagian kaki dan tungkai yang biasanya ditandai rasa kesemutan, kehilangan sensasi (mati rasa) atau nyeri di jari-jari kaki, kemudian naik secara bertahap hingga tungkai. Jika kaki sudah mati rasa, Anda harus sering memeriksa kaki Anda, karena sangat mungkin Anda tidak merasakan apa-apa bila terjadi luka di kaki (misalnya karena tertusuk kaca). Bila luka itu kemudian menjadi borok yang luas, mungkin satu-satunya terapi adalah amputasi.

Neuropati juga dapat mempengaruhi saraf yang mengontrol pencernaan, tekanan darah, denyut jantung dan organ seksual (menyebabkan impotensi).

4. Penyakit Mata.

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan organ-organ mata sehingga penglihatan menjadi kabur atau hilang (buta). Penyakit mata akibat diabetes meliputi:

  • Retinopati: kerusakan pada pembuluh darah di retina. Retina adalah jaringan peka cahaya di belakang mata. Retina yang sehat diperlukan untuk penglihatan yang baik.
  • Katarak: pengeruhan lensa mata. Katarak berkembang pada usia lebih dini pada penderita diabetes.
  • Glaukoma: peningkatan tekanan cairan di dalam mata yang menyebabkan kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan.

Penderita diabetes hampir dua kali lebih mungkin terkena glaukoma dibandingkan orang dewasa lainnya.

5. Kerentanan terhadap infeksi.

Penderita diabetes cenderung mengalami infeksi lebih sering dan lebih parah daripada orang umum, termasuk infeksi yang sulit disembuhkan pada kulit, gusi, saluran pernafasan, vagina dan kandung kemih. Hal ini karena ada hubungan khas antara infeksi dengan diabetes. Gula merupakan media yang baik untuk pertumbuhan cepat dan berlimpah bagi kuman infeksi. Selain itu, gula darah yang tinggi mengganggu pergerakan sel-sel fagosit yang membunuh kuman.

Pencegahan dan Pengendalian Komplikasi

Penderita diabetes dapat mencegah atau paling tidak memperlambat perkembangan komplikasi di atas dengan memantau dan mengendalikan tiga faktor: gula darah, tekanan darah dan kolesterol.

  • Kontrol Gula Darah. Sedapat mungkin kendalikan glukosa darah hingga pada kadar normal atau mendekati normal sesuai saran dokter.
  • Kontrol Tekanan darah. Kendalikan tekanan darah agar normal atau mendekati normal. Tekanan darah normal mencegah kerusakan pada mata, ginjal dan sistem kardiovaskuler. Periksa tekanan darah Anda secara teratur.
  • Kontrol kolesterol. Pastikan kolesterol darah Anda selalu normal atau mendekati normal. Hal ini untuk mencegah penyakit jantung, masalah utama pada penderita diabetes.

Rabu, 27 Oktober 2010

Komplikasi mata pada Diabetes

Komplikasi mata pada Diabetes

0diggsdigg

MataPenderita diabetes tidak memproses gula dan pati meskipun sistem tubuh mereka seperti layaknya orang lain. Zat-zat ini tetap tinggal di dalam sistem mereka dan memasuki aliran darah. Jumlah kadar gula, yaitu glukosa, yang tinggi dalam darah mereka, disebut glikemia. Glikemia adalah suatu kondisi ketika

seseorang memiliki jumlah glukosa darah yang tinggi. Hal ini sering ditentukan melalui tes darah. Orang dengan diabetes menggunakan alat pemantau gula darah dan seharusnya menguji kadar glukosa darah mereka secara berkala sepanjang hari untuk memantau adanya glikemia.

Glikemia bisa menyebabkan banyak komplikasi dalam tubuh seseorang dengan diabetes. Beberapa komplikasi termasuk diantaranya komplikasi jantung, sirkulasi, pembuluh darah, ginjal dan bahkan penglihatan. Karena kadar glukosa darah yang tinggi, orang dengan resiko diabetes akan mengalami masalah dengan penglihatan mereka. Komplikasi mata pada diabetes dapat mempengaruhi retina, vitreous, lensa dan syaraf optik.

Komplikasi mata pada diabetes butuh waktu lama untuk berkembang. Pertama kali biasanya kerusakan pada retina. Pembuluh darah kecil merupakan pembentuk retina dan terlalu banyak glukosa dalam darah menyebabkan pembuluh darah kecil membengkak. Pembuluh darah kecil secara bertahap mulai melemah dan seseorang mulai mengalami masalah dengan penglihatannya. Oleh karena itu, orang dengan diabetes harus mengikuti tes mata setahun sekali. Selama tes, mata harus diperlebar untuk melihat apakah kondisinya menjadi lebih buruk.

Istilah bagi komplikasi mata pada diabetes disebut retinopati diabetes. Seseorang dengan diabetes harus memilih dokter spesialis mata yang berkualitas dam sangat memahami tentang kondisi ini.

Beberapa tanda kerusakan retina akibat diabetes yaitu pandangan kabur, cahaya silau, bintik-bintik hitam di depan mata, nyeri di mata, atau tekanan dan kesulitan pada penglihatan perifer. Jika anda telah didiagnosa memiliki diabetes dan mengalami salah satu dari masalah ini, temuilah dokter mata anda untuk pemeriksaan mata lengkap. Telah tersedia operasi yang dapat memungkinkan penderita diabetes untuk bisa mengembalikan penglihatan mata mereka dan perawatan tertentu dapat mencegah kerusakan lebih lanjut.

Salah satu cara seseorang dengan diabetes dapat menghindari komplikasi mata adalah dengan memahami Indeks Glikemik yang memberi penilaian terhadap berbagai makanan yang seharusnya tidak dimasukkan dalam diet diabetes. Olahraga juga membantu dalam pengendalian diabetes seperti halnya menghindari alkohol dan merokok. Menjaga berat badan sesuai yang diinginkan juga sangat penting untuk menjaga diabetes anda.

Komplikasi mata lain dari diabetes yaitu katarak dan glaukoma. Sementara katarak relatif mudah untuk disembuhkan, glaukoma adalah prekursor untuk kebutaan dan perlu diobati. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi seseorang dengan diabetes untuk menjaga penyakit mereka dengan bantuan seorang dokter spesialis mata yang berkualitas.

Banyak dari komplikasi mata pada diabetes ini dapat dihindari jika seseorang dengan kondisi ini mempertahankan gaya hidup sehat dan melakukan semua aturan dalam perawatan diabetes mereka.

  • Mempertahankan berat badan anda
  • Olahraga

Makan makanan yang tepat dengan menghilangkan karbohidrat dan gula serta memahami Indeks Glikemik

  • Hindari alkohol dan merokok
  • Minum obat yang diresepkan sesuai instruksi dokter anda dan temuilah dokter anda sesuai interval waktu yang disarankan olehnya
  • Pantau kadar glukosa darah anda sesering yang ditentukan.

Dengan mengikuti semua aturan dalam perawatan penyakit anda, anda dapat menghindari komplikasi mata akibat diabetes serta komplikasi-komplikasi yang mengancam nyawa anda akibat penyakit ini.