Saturday, April 18, 2026

Ketika Allah Menutup Aibmu: Rahmat yang Sering Dilupakan

 



๐Ÿ•Œ Ketika Allah Menutup Aibmu: Rahmat yang Sering Dilupakan”


๐ŸŒฟ Muqaddimah

Bismillahirrahmanirrahim.
Di antara rahmat terbesar yang sering tidak kita sadari adalah:
Allah menutup maksiat kita dari pandangan manusia.

Padahal jika Allah membuka sedikit saja aib kita, niscaya runtuh kehormatan kita di hadapan manusia. Maka ini bukan hal biasa—ini adalah kasih sayang Allah yang sangat halus.


๐ŸŒฟ 1. Al-Qur’an

Allah menunjukkan bahwa Dia Maha Menutup aib dan Maha Pengampun:

๐Ÿ“– QS. An-Nisa: 48

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki…”

๐Ÿ‘‰ Makna:
Selama dosa itu bukan syirik dan belum dibuka sendiri oleh pelakunya, Allah masih memberi peluang ampunan — termasuk dengan menutupinya dari pandangan manusia.


๐Ÿ“– QS. Asy-Syura: 25

“Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan…”

๐Ÿ‘‰ Ini menunjukkan:

  • Allah bukan hanya mengampuni
  • tapi juga tidak mempermalukan hamba di hadapan manusia

๐ŸŒฟ 2. Hadis Nabi ๏ทบ

Dari :

๐Ÿ“œ HR. Bukhari & Muslim

“Setiap umatku akan diampuni kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat maksiat).”

๐Ÿ‘‰ Maksudnya:

  • Allah sudah menutup dosanya
  • tapi dia sendiri yang membuka (cerita ke orang lain, pamer maksiat)

➡️ Ini bentuk tidak bersyukur atas ุณุชุฑ (penutupan aib) dari Allah.


๐Ÿ“œ HR. Muslim

“Barang siapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat.”

๐Ÿ‘‰ Ini sunnatullah:

  • Allah menutup aib kita
  • maka kita juga diperintahkan menutup aib orang lain

๐ŸŒฟ 3. Hadis Qudsi

Hadis qudsi (riwayat Muslim):

Allah berfirman:
“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di malam dan siang hari, dan Aku mengampuni semua dosa…”

๐Ÿ‘‰ Makna dalam:

  • Kita bermaksiat siang malam
  • Tapi Allah:
    • tidak langsung menghukum
    • tidak membuka aib
    • bahkan tetap memberi rezeki

➡️ Ini bentuk kasih sayang yang luar biasa


๐ŸŒฟ Muqaddimah

Bismillahirrahmanirrahim.
Di antara rahmat terbesar yang sering tidak kita sadari adalah:
Allah menutup maksiat kita dari pandangan manusia.

Padahal jika Allah membuka sedikit saja aib kita, niscaya runtuh kehormatan kita di hadapan manusia. Maka ini bukan hal biasa—ini adalah kasih sayang Allah yang sangat halus.


๐Ÿ“– Makna (Tafsir) Ayat

QS. Asy-Syura: 25

“Dialah yang menerima taubat hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan…”

๐Ÿ”Ž Tafsir Tasawuf:

  • Allah bukan hanya mengampuni, tapi juga menutupi dosa (sitr)
  • Dalam perspektif Tazkiyatun Nufลซs:
    • “Menutup aib” = kesempatan untuk kembali (rujลซ’) kepada Allah
    • Ini bentuk tarbiyah ruhaniyah, bukan pembiaran

⚖️ Hukum (Ahkam)

  1. Haram membuka aib sendiri (mujฤharah)
  2. Wajib bertaubat dari maksiat
  3. Sunnah menutup aib orang lain
  4. Makruh keras menceritakan dosa masa lalu tanpa kebutuhan syar’i

๐Ÿ“œ Sabda :

“Setiap umatku diampuni kecuali yang terang-terangan (berbuat maksiat).” (HR. Bukhari-Muslim)


๐ŸŒฟ Hikmah & Pelajaran (Ibrah)

  1. Allah Maha Lembut (Al-Lathif)
    → Tidak langsung membuka keburukan hamba

  2. Aib yang tertutup = peluang taubat
    → Selama belum dibuka, masih ada pintu kembali

  3. Maksiat yang tersembunyi lebih berbahaya jika diremehkan
    → Karena tidak ada rasa malu kepada manusia

  4. Menutup aib orang lain = investasi akhirat


๐ŸŒฟ Inti Hikmah (Tazkiyatun Nufลซs)

Dalam ilmu pembersihan jiwa:

  • Ditutupnya aib = kesempatan taubat
  • Tidak dipermalukan = rahmat, bukan pembenaran dosa
  • Jika Allah membuka aib:
    • hancur kehormatan
    • hilang kepercayaan manusia

๐Ÿ‘‰ Maka: ditutupnya maksiat itu bukan karena kita baik, tapi karena Allah masih sayang.

๐Ÿ“š Dalil Al-Qur’an, Hadis & Hadis Qudsi.

๐ŸŒฟ 1. Al-Qur’an

Allah menunjukkan bahwa Dia Maha Menutup aib dan Maha Pengampun:

๐Ÿ“– QS. An-Nisa: 48

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki…”

๐Ÿ‘‰ Makna:
Selama dosa itu bukan syirik dan belum dibuka sendiri oleh pelakunya, Allah masih memberi peluang ampunan — termasuk dengan menutupinya dari pandangan manusia.


๐Ÿ“– QS. Asy-Syura: 25

“Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan…”

๐Ÿ‘‰ Ini menunjukkan:

  • Allah bukan hanya mengampuni
  • tapi juga tidak mempermalukan hamba di hadapan manusia

๐ŸŒฟ 2. Hadis Nabi ๏ทบ

Dari :

๐Ÿ“œ HR. Bukhari & Muslim

“Setiap umatku akan diampuni kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat maksiat).”

๐Ÿ‘‰ Maksudnya:

  • Allah sudah menutup dosanya
  • tapi dia sendiri yang membuka (cerita ke orang lain, pamer maksiat)

➡️ Ini bentuk tidak bersyukur atas ุณุชุฑ (penutupan aib) dari Allah.


๐Ÿ“œ HR. Muslim

“Barang siapa menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat.”

๐Ÿ‘‰ Ini sunnatullah:

  • Allah menutup aib kita
  • maka kita juga diperintahkan menutup aib orang lain

๐ŸŒฟ 3. Hadis Qudsi

Hadis qudsi (riwayat Muslim):

Allah berfirman:
“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di malam dan siang hari, dan Aku mengampuni semua dosa…”

๐Ÿ‘‰ Makna dalam:

  • Kita bermaksiat siang malam
  • Tapi Allah:
    • tidak langsung menghukum
    • tidak membuka aib
    • bahkan tetap memberi rezeki

➡️ Ini bentuk kasih sayang yang luar biasa


๐Ÿง  Analisis & Argumentasi (Tasawuf)

Dalam kacamata Tazkiyatun Nufลซs:

  • Menutup aib ≠ ridha terhadap maksiat
  • Tapi:
    • Bentuk rahmat
    • Bentuk ujian (apakah hamba sadar atau terus lalai?)

๐Ÿ‘‰ Ada 3 kemungkinan:

  1. Ditutup aib → taubat → naik derajat
  2. Ditutup aib → tetap maksiat → istidraj (ditarik perlahan)
  3. Ditutup aib → merasa aman → awal kehancuran

๐Ÿ› ️ Amalan (Implementasi)

  1. Taubat setiap hari (minimal 100x istighfar)
  2. Jaga lisan dari membuka dosa sendiri
  3. Tutup aib orang lain
  4. Perbanyak amal rahasia (sedekah diam-diam)
  5. Bangun rasa malu kepada Allah (แธฅayฤ’)

๐ŸŒ Relevansi Zaman Sekarang

Di era media sosial:

  • Orang justru bangga membuka maksiat
  • Dosa dijadikan:
    • konten
    • hiburan
    • candaan

⚠️ Ini berbahaya, karena:

  • Menghilangkan rasa malu
  • Mengundang murka Allah
  • Menghapus keberkahan hidup

๐Ÿ”ฅ Motivasi Ruhani

Renungkan…

Allah:

  • melihat maksiat kita
  • mampu membuka aib kita
  • tapi memilih menutupnya

➡️ Maka jangan balas dengan dosa lagi
➡️ Balas dengan taubat dan ketaatan


๐ŸŒฟ Sikap yang Seharusnya

  1. Bersyukur

    • karena Allah tidak mempermalukan kita
  2. Segera taubat

    • sebelum Allah membuka aib itu
  3. Jangan membuka dosa sendiri

    • apalagi dijadikan cerita atau konten
  4. Tutup aib orang lain

    • agar Allah menutup aib kita

๐Ÿชž Muhasabah & Caranya

❓ Pertanyaan Muhasabah:

  • Dosa apa yang Allah tutupi dariku hari ini?
  • Sudahkah aku bertaubat atau justru mengulanginya?
  • Apakah aku menjaga aib orang lain?

๐Ÿ› ️ Cara:

  1. Tafakkur sebelum tidur (5–10 menit)
  2. Catat dosa & taubat harian
  3. Menangis dalam doa (jika mampu)
  4. Kurangi maksiat tersembunyi

⚖️ Kemuliaan & Kehinaan

๐ŸŒฟ Di Dunia

  • Menutup aib → dimuliakan Allah
  • Membuka aib → hilang wibawa

๐ŸŒฟ Di Alam Kubur

  • Taubat → kubur dilapangkan
  • Maksiat tersembunyi tanpa taubat → azab tersembunyi

๐ŸŒฟ Di Hari Kiamat

  • Aib ditutup → selamat di hadapan makhluk
  • Aib dibuka → kehinaan besar

๐ŸŒฟ Di Akhirat

  • Taubat → surga
  • Istidraj → penyesalan abadi

๐Ÿคฒ Doa

ุงู„ู„ู‡ู… ุงุณุชุฑ ุนูŠูˆุจูŠ، ูˆุงุบูุฑ ุฐู†ูˆุจูŠ، ูˆุทู‡ุฑ ู‚ู„ุจูŠ، ูˆุชุจ ุนู„ูŠّ ุชูˆุจุฉ ู†ุตูˆุญุง

Ya Allah, tutupilah aib-aibku, ampuni dosa-dosaku, bersihkan hatiku, dan terimalah taubatku dengan taubat yang sebenar-benarnya.


๐Ÿ™ Ucapan Terima Kasih

Terima kasih kepada para penikmat ilmu yang senantiasa hadir dalam majelis kebaikan. Semoga setiap langkah menuju ilmu menjadi cahaya di dunia, penerang di kubur, dan penolong di hari kiamat.


๐ŸŒ™ Penutup

Jika Allah masih menutup aibmu hari ini…
itu bukan karena engkau baik,
tapi karena Allah masih memberimu waktu untuk kembali.

Jangan tunggu sampai aib itu dibuka.

Jika setiap dosa kita ditampakkan, mungkin tidak ada satu pun manusia yang mau duduk bersama kita…

Tapi Allah menutupnya.

➡️ Maka jangan balas dengan maksiat lagi,
balaslah dengan taubat dan rasa malu kepada-Nya.


Coba redaksi tersebut diatas dibuat versi bahasa gaul kekinian sopan santun santai.

(Untuk arti ayat qur'an, arti ayat hadisnya tetap tidak diganti bahasa gaul).

(kata "Gue" diganti "aku", kata "lo" diganti "njenengan")

Wednesday, April 15, 2026

1016. Suhbah yang Menentukan: Antara Cahaya dan Kegelapan Hati.

Bismillahirahmanirrahim.

Rabu, 15 Apr 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terkirim dari Muhollah Baitul Mukhsinin oleh oleh maghrib'an nyantri bareng Ust. A. Zubaidi kupas tipis tipis kitab Sullamut Taufiq (Karya Abdullah bin Husain bin Tohir Ba Alawi Al-Hadhromi Al-Syafi'i) *Edisi 1016* :

---

29. Maksiat / Pasal 9. Maksiat Badan.

15. Duduk bersama orang ahli bid’ah, atau bersama orang fasiq (ahli maksiat) untuk menghibur.

.........

Bismillahirrahmanirrahim
Rabu, 15 April 2026

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Buat njenengan penikmat ilmu, terkirim dari Musholla Baitul Mukhsinin, oleh-oleh maghriban nyantri bareng Ust. A. Zubaidi, kupas tipis-tipis Kitab Sullamut Taufiq karya


Pasal 9: Maksiat Badan

15. Duduk bersama ahli bid’ah atau orang fasiq untuk menghibur


๐ŸŒฟ Suhbah yang Menentukan: Antara Cahaya dan Kegelapan Hati.

1. Makna (Tafsir Ayat)

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olok ayat-ayat Kami, maka berpalinglah dari mereka…” (QS. Al-An’am: 68)

Makna tasawufnya: Hati manusia itu lembut dan mudah terwarnai. Duduk bersama ahli maksiat bukan sekadar “duduk”, tetapi proses penularan batin.
Dalam ilmu tazkiyah, ini disebut suhbah (pergaulan) yang membentuk warna ruh (lawnul qalb).


2. Hukum (Ahkam)

  • Haram: Duduk bersama ahli maksiat dengan tujuan menikmati, menghibur diri, atau ridha terhadap kemaksiatan.
  • Boleh (bahkan dianjurkan): Jika niatnya dakwah, menasihati, atau mengubah kemungkaran.

➡️ Ukurannya:
Hati kita ikut condong atau justru ingin memperbaiki?


3. Hikmah & Pelajaran (Ibrah)

  • Hati itu seperti cermin → mudah kotor jika sering terpapar maksiat
  • Lingkungan adalah “agama kedua”
  • Duduk bersama orang shalih → menghidupkan hati
  • Duduk bersama ahli maksiat → mematikan nurani perlahan

4. Dalil Al-Qur’an & Hadis

Al-Qur’an:

  • QS. Al-An’am: 68
  • QS. Al-Furqan: 27–29 → penyesalan karena salah teman

Hadis Nabi ๏ทบ:

“Seseorang itu tergantung agama temannya…” (HR. Abu Dawud)

“Perumpamaan teman yang baik dan buruk seperti penjual minyak wangi dan pandai besi…” (HR. Bukhari Muslim)


5. Analisis & Argumentasi Tasawuf

Dalam perspektif tasawuf:

  • Setiap manusia membawa energi ruhani (hal)
  • Majelis maksiat → menghadirkan kegelapan (zulmah)
  • Majelis dzikir → menghadirkan cahaya (nur)

➡️ Maka duduk bersama ahli maksiat untuk hiburan =
menukar cahaya hati dengan kegelapan sedikit demi sedikit

Ini yang berbahaya:
Tidak terasa, tapi pasti merusak.


6. Amalan (Implementasi)

  • Pilih teman yang:
    • Mengingatkan Allah
    • Menenangkan hati
  • Kurangi nongkrong yang tidak jelas arah
  • Isi waktu dengan:
    • Majelis ilmu
    • Dzikir
    • Shalawat
  • Jika terpaksa bertemu:
    • Jaga hati
    • Niat dakwah
    • Jangan larut

7. Relevansi Zaman Sekarang

Hari ini “duduk bersama” tidak hanya fisik, tapi juga:

  • Grup WhatsApp
  • TikTok / Instagram
  • Lingkaran digital

➡️ Follow orang maksiat = duduk bersama secara batin
➡️ Nonton konten maksiat = menikmati majelis mereka

Hati tetap terpengaruh walau lewat layar.


8. Motivasi

Kalau ingin hati bersih:
➡️ Dekati orang shalih

Kalau ingin hidup tenang:
➡️ Jauhi lingkungan maksiat

Karena:
Perubahan hidup sering dimulai dari perubahan lingkungan.


9. Muhasabah & Caranya

Tanya diri:

  • Siapa teman dekatku?
  • Apa efek setelah kumpul dengan mereka?
  • Hatiku makin hidup atau makin keras?

Cara muhasabah:

  1. Evaluasi pergaulan
  2. Kurangi yang merusak
  3. Ganti dengan majelis baik
  4. Perbanyak istighfar

10. Dampak (Kemuliaan & Kehinaan)

๐ŸŒ Di Dunia:

  • Mulia: Hati tenang, wajah bercahaya
  • Hina: Hati gelap, hidup gelisah

⚰️ Di Alam Kubur:

  • Mulia: Kubur lapang & bercahaya
  • Hina: Kubur sempit & gelap

๐Ÿ”ฅ Di Hari Kiamat:

  • Penyesalan besar karena salah teman
  • “Ya Allah, andai aku tidak menjadikan dia teman…”

๐ŸŒฟ Di Akhirat:

  • Bersama orang shalih → surga
  • Bersama ahli maksiat → terancam siksa

11. Doa

ุงู„ู„ู‡ู… ูŠุง ู…ู‚ู„ุจ ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุซุจุช ู‚ู„ูˆุจู†ุง ุนู„ู‰ ุฏูŠู†ูƒ
ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฑุฒู‚ู†ุง ุตุญุจุฉ ุงู„ุตุงู„ุญูŠู†
ูˆุงุจุนุฏู†ุง ุนู† ุฃู‡ู„ ุงู„ู…ุนุงุตูŠ ูˆุงู„ุบุงูู„ูŠู†
ูˆู†ู‚ِّ ู‚ู„ูˆุจู†ุง ู…ู† ูƒู„ ุธู„ู…ุฉ
ูˆุงุฌุนู„ู†ุง ู…ู† ุนุจุงุฏูƒ ุงู„ู…ุฎู„ุตูŠู†

Artinya:
Ya Allah, wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu.
Karuniakan kami teman-teman yang shalih,
Jauhkan kami dari ahli maksiat dan kelalaian,
Bersihkan hati kami dari kegelapan,
Dan jadikan kami hamba-hamba-Mu yang ikhlas.


12. Penutup

Mari kita jaga hati dengan menjaga pergaulan.
Karena jalan menuju Allah sering dimulai dari siapa yang kita duduki bersamanya.


Terimakasih
Jazakumullah khairan katsiran atas perhatian njenengan semua.
Semoga Allah memberkahi majelis ini dan menjadikannya sebab bersihnya hati kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ๐ŸŒฟ

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—

.............

Berikut versi bahasa gaul kekinian yang santai tapi tetap sopan, dengan tetap mempertahankan arti ayat dan hadis sebagaimana aslinya. Kata "gue" sudah diganti "aku", dan "lo" diganti "njenengan".


---


Bismillahirrahmanirrahim

Rabu, 15 April 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Halo, njenengan para pecinta ilmu dan anak gaul yang baek hati~

Ada oleh-oleh maghriban dari Musholla Baitul Mukhsinin, ngaji santuy bareng Ust. A. Zubaidi. Kali ini kita kupas tuntas ala anak kekinian kitab Sullamut Taufiq edisi 1016:


Pasal 9: Maksiat Badan

15. Nongkrong bareng ahli bid'ah atau tukang maksiat cuma buat hiburan


---


๐ŸŒฟ Suhbah yang Menentukan: Hati Bisa Kinclong, Bisa Juga Kusam


---


1. Makna (Tafsir Ayat) – tetap original


Allah Ta’ala berfirman:

“Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olok ayat-ayat Kami, maka berpalinglah dari mereka…” (QS. Al-An’am: 68)


Versi gaulnya:

Hati manusia tuh kayak spons gampang nyerep. Nongkrong sama tukang maksiat bukan cuma soal "duduk-duduk doang", tapi ada penularan batin. Dalam dunia tazkiyah, ini namanya suhbah (pergaulan) yang bisa ngubah warna hati (lawnul qalb).


---


2. Hukum (Ahkam) – yang boleh, yang nggak


❌ Haram kalau: nongkrongnya buat fun, hiburan, atau rela sama kemaksiatan.

✅ Boleh (bahkan dianjurkan) kalau: niatnya dakwah, ngasih nasihat, atau ngubah kemungkaran.


Cek aja:

Hati kita ikut-ikutan condong atau malah pingin benerin?


---


3. Hikmah & Pelajaran (Ibrah) – paham-paham aja


· Hati kayak cermin → gampang belepotan kalau sering kena debu maksiat

· Lingkungan itu "agama versi kedua"

· Nongkrong sama orang soleh → bikin hati idup

· Nongkrong sama tukang maksiat → nurani mati perlahan


---


4. Dalil Qur'an & Hadis – teks asli, ga usah digaulin


Al-Qur'an:


· QS. Al-An’am: 68

· QS. Al-Furqan: 27–29 → penyesalan karena salah pilih teman


Hadis Nabi ๏ทบ:

“Seseorang itu tergantung agama temannya…” (HR. Abu Dawud)

“Perumpamaan teman yang baik dan buruk seperti penjual minyak wangi dan pandai besi…” (HR. Bukhari Muslim)


---


5. Analisis ala Tasawuf – bahasa hatinya


Setiap orang bawa energi ruhani sendiri.


· Majelis maksiat → nuansa gelap (zulmah)

· Majelis dzikir → nuansa cahaya (nur)


Jadi:

Nongkrong sama ahli maksiat cuma buat hiburan = nuker cahaya hati dengan kegelapan sedikit demi sedikit. Bahayanya: nggak kerasa, tapi pelan-pelan ngerusak.


---


6. Amalan Praktis – yuk terapin


· Pilih teman yang:

    → Ingatin Allah

    → Bikin hati adem

· Kurangi nongkrong nggak jelas arahnya

· Isi waktu dengan: majelis ilmu, dzikir, shalawat

· Kalau terpaksa ketemu:

    → Jaga hati

    → Niat dakwah

    → Jangan larut


---


7. Relevansi Kekinian – zaman now banget


Sekarang "duduk bareng" nggak cuma fisik, tapi juga:


· Grup WA

· FYP TikTok / IG

· Lingkaran digital


➡️ Follow akun maksiat = duduk bareng secara batin

➡️ Nonton konten maksiat = ikut menikmati majelis mereka


Hati tetap kena imbas, walau cuma lewat layar.


---


8. Motivasi – biar semangat


· Kalau pingin hati kinclong → deket sama orang soleh

· Kalau pingin hidup adem → jauhin lingkungan maksiat


Karena:

Perubahan hidup sering dimulai dari ganti lingkungan.


---


9. Muhasabah Diri – introspeksi yuk


Tanya ke diri sendiri:


· Siapa aja teman dekatku?

· Apa efeknya habis kumpul sama mereka?

· Hati makin idup atau makin keras?


Caranya:


· Evaluasi pergaulan

· Kurangi yang merusak

· Ganti dengan majelis baek

· Perbanyak istigfar


---


10. Dampak (Kemuliaan vs Kehinaan) – serius nih


๐ŸŒ Di dunia:

Mulia → hati tenang, muka cerah

Hina → hati suram, hidup galau


⚰️ Di alam kubur:

Mulia → kubur lapang & bercahaya

Hina → kubur sempit & gelap


๐Ÿ”ฅ Di hari kiamat:

Penyesalan besar: "Ya Allah, andai aku tidak menjadikan dia teman…"


๐ŸŒฟ Di akhirat:

Bersama orang soleh → surga

Bersama ahli maksiat → terancam siksa


---


11. Doa – baca, yuk


```

ุงู„ู„ู‡ู… ูŠุง ู…ู‚ู„ุจ ุงู„ู‚ู„ูˆุจ ุซุจุช ู‚ู„ูˆุจู†ุง ุนู„ู‰ ุฏูŠู†ูƒ

ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฑุฒู‚ู†ุง ุตุญุจุฉ ุงู„ุตุงู„ุญูŠู†

ูˆุงุจุนุฏู†ุง ุนู† ุฃู‡ู„ ุงู„ู…ุนุงุตูŠ ูˆุงู„ุบุงูู„ูŠู†

ูˆู†ู‚ِّ ู‚ู„ูˆุจู†ุง ู…ู† ูƒู„ ุธู„ู…ุฉ

ูˆุงุฌุนู„ู†ุง ู…ู† ุนุจุงุฏูƒ ุงู„ู…ุฎู„ุตูŠู†

```


Artinya:

Ya Allah, wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu. Karuniakan kami teman-teman yang shalih, jauhkan kami dari ahli maksiat dan kelalaian, bersihkan hati kami dari kegelapan, dan jadikan kami hamba-Mu yang ikhlas.


---


12. Penutup – pesan terakhir


Yuk, jaga hati dengan jaga pergaulan.

Karena jalan menuju Allah itu sering dimulai dari siapa yang kita temani duduk bareng.


Terima kasih banyak, njenengan semua.

Jazakumullah khairan katsiran.

Semoga Allah berkahi majelis ini dan bikin hati kita makin bersih.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ๐ŸŒฟ


Tetap kece, tetap soleh.


— M. Djoko ekasanU —