Rabu, 07 Oktober 2026

1679 att. GERHANA: ALARM CINTA DARI LANGIT



GERHANA: ALARM CINTA DARI LANGIT

..................

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

....................

Bismillahirahmanirrahim.

Selasa, 8 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh isya'an dari Masjid Baitur Rokhmat, nyantri bareng Ust. Nur Khodim, kupas tipis tipis Kitab At- Targhib wat Tarhib (Al-Mundzir) :

........  

ANJURAN SALAT GERHANA MATAHARI DAN BULAN

Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah, tidak akan terjadi gerhana karena kematian seseorang atau kehidupannya (dilahirkan). Bila kamu melihat ‘ keduanya terjadi gerhana, maka cepat-cepatlah pergi salat, lalu salatlah, dan berzikirlah kepada Allah.

............

1. Rahasia Hikmah

Gerhana bukan sekadar fenomena astronomi biasa. Itu adalah "notifikasi" langsung dari Allah bahwa alam semesta ini tunduk pada perintah-Nya. Intinya, jangan pernah mengaitkan takdir seseorang dengan peristiwa alam. Tujuannya? Agar kita sadar betapa kecilnya kita dan betapa besar kuasa-Nya. Saat langit "berubah", itu saatnya kita rebahan sejenak dari duniawi, kembali ke fitrah.

2. Nasehat

"Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah, tidak akan terjadi gerhana karena kematian seseorang atau kehidupannya (dilahirkan). Bila kamu melihat keduanya terjadi gerhana, maka cepat-cepatlah pergi salat, lalu salatlah, dan berzikirlah kepada Allah." (HR. Bukhari & Muslim)

3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya

Di era viral dan doom scrolling ini, kita sering lupa waktu. Gerhana mengajarkan mindfulness tingkat tinggi: saat cahaya meredup, kita diingatkan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk medsos dan langsung menuju Allah. Hakekatnya, semua yang bersinar di dunia ini (harta, popularitas, validasi) bisa "gerhana" kapan saja. Tarekahnya? Kurangi screen time, perbanyak heart time.

4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya

Dalam perspektif Tazkiyatun Nufūs, gerhana adalah cermin. Muhasabah-nya: "Selama ini, apa yang aku kejar? Apakah aku lebih sibuk mengejar 'matahari' duniawi sampai lupa pada Sang Pencipta Matahari?" Caranya: Saat gerhana, matikan gadget, ambil wudhu, dan salat. Setelah itu, renungkan dosa-dosa yang sering diulang. Jangan tunggu "gerhana hati" (sakit, musibah) baru sadar.

5. Doa

"Ya Allah, jadikanlah cahaya iman di hatiku tidak pernah gerhana. Terangi jalanku dengan zikir dan salat, sebagaimana Engkau menerangi langit dan bumi. Jangan biarkan aku tersesat dalam gelapnya dunia."

6. Ucapan Terima Kasih dan Maaf

Terima kasih untuk njenengan semua yang sudah membaca. Maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Ini murni untuk kebaikan kita bersama.

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #Gerhana #Muhasabah #CintaAllah #RenunganHati #SelfReminder #Islami #SopanSantun #DakwahSantai

..........

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—




Selasa, 06 Oktober 2026

1678att. ANJURAN MENJALANKAN SALAT ID DAN MENGISI MALAMNYA DENGAN IBADAH.

 HATI YANG BERKARAT: KETIKA JANJI JADI BEBAN

....................

Bismillahirahmanirrahim.

Selasa, 8 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh isya'an dari Masjid Baitur Rokhmat, nyantri bareng Ust. Nur Khodim, kupas tipis tipis Kitab At- Targhib wat Tarhib (Al-Mundzir) :

........  

ANJURAN MENJALANKAN SALAT ID DAN MENGISI MALAMNYA DENGAN IBADAH.

Umar bin Al-Khaththab r.a. Tewat bersama Nabi saw. di pasar, lalu melihat pakaian sutera, lalu berkata: “Wahai, Rasulullah! Seandainya anda memakai ini untuk hari raya’, lalu beliau bersabda: ‘Sesungguhnya orang yang mengenakan pakaian ini, tidak memiliki bagian di akhirat (dia akan menyesal di sana, karena tidak memiliki bagian kenikmatan)’.” (Kasyful Ghummah 12311).

............


..........

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—