Saturday, February 28, 2026

987. Anjuran Membaca Surat Al-Ikhlas.

 


kupas tipis tipis kitab Usfuriyah karya Muhammad bin Abu Bakar bin Usfuri,

HADITS KE-16 : ANJURAN MEMBACA QUL HUWALLOHU AHAD.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda, ‘Barang siapa membaca Surat al- Ikhlas sebanyak satu kali maka seolah-olah ia telah membaca 1/3 al-Quran. Dan barang siapa membacanya dua kali maka seolah-olah ia telah membaca 2/3 al-Quran. Dan barang siapa membacanya tiga kali maka seolah-olah ia telah membaca seluruh al-Quran. Barang siapa membacanya sebanyak sebelas kali maka Allah membangunkan untuknya rumah di surga yang terbuat dari intan merah.”

......

📖 Kupas Tipis Kitab Usfuriyah – Hadits ke-16

Anjuran Membaca Surat Al-Ikhlas

Kitab Usfuriyah karya adalah kitab nasihat yang memuat hadis-hadis penuh hikmah untuk melembutkan hati.

Pada Hadits ke-16, disebutkan riwayat dari bahwa ﷺ bersabda:

“Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas satu kali, maka seolah-olah ia membaca sepertiga Al-Qur’an.
Dua kali, sepertiga dua.
Tiga kali, seperti membaca seluruh Al-Qur’an.
Sebelas kali, Allah bangunkan baginya rumah di surga dari intan merah.”

Surat yang dimaksud adalah:

🌿

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
اللَّهُ الصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ


🌙 TAUZIAH TAZKIYATUN NUFUS

“Tauhid di Tengah Dunia yang Bising”

1️⃣ Makna Tasawuf dari Al-Ikhlas

Dalam perspektif tazkiyah, Al-Ikhlas adalah pembersih hati dari syirik halus.

Di zaman sekarang:

  • Ekonomi dikuasai riba dan materialisme.
  • Politik dipenuhi ambisi kekuasaan.
  • Sosial media penuh riya’ dan pencitraan.
  • Teknologi membuat manusia merasa “serba bisa”.

Al-Ikhlas datang sebagai penegasan tauhid murni:

اللَّهُ الصَّمَدُ — Allah tempat bergantung.

Bukan jabatan.
Bukan uang.
Bukan followers.
Bukan teknologi kedokteran.


2️⃣ Mengapa Sepertiga Al-Qur’an?

Ulama menjelaskan Al-Qur’an berisi tiga pokok:

  1. Tauhid
  2. Hukum
  3. Kisah

Al-Ikhlas merangkum tauhid secara sempurna.

Allah berfirman:

“Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa.”
(QS. Al-Baqarah: 163)

Dalam hadis qudsi:

“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku.”
(HR. Bukhari-Muslim)

Artinya, siapa yang benar tauhidnya, Allah cukupkan hidupnya.


3️⃣ Relevansi di Zaman Modern

📱 Teknologi membuat kita merasa kuat.
💰 Ekonomi membuat kita merasa aman dengan uang.
🏥 Kedokteran membuat kita merasa hidup di tangan dokter.
🚗 Transportasi membuat jarak terasa dekat.

Namun Al-Ikhlas mengajarkan:

Tidak ada yang benar-benar mandiri kecuali Allah.

Jika ekonomi sulit → baca Al-Ikhlas.
Jika politik gaduh → baca Al-Ikhlas.
Jika hati gelisah karena berita → baca Al-Ikhlas.

Ia menanamkan stabilitas ruhani.


4️⃣ Keutamaan Surat Al-Ikhlas

✔ Dicintai Allah (HR. Bukhari)
✔ Menjadi sebab masuk surga
✔ Setara sepertiga Al-Qur’an
✔ Rumah di surga bagi yang membacanya 11 kali

Allah berfirman:

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya ia melihat balasannya.”
(QS. Az-Zalzalah: 7)


5️⃣ Muhasabah

Tanya pada diri:

  • Apakah kita membaca Al-Ikhlas hanya di shalat?
  • Apakah tauhid kita sudah bersih dari ketergantungan dunia?
  • Apakah kita lebih takut miskin daripada takut kehilangan iman?

Seringkali lisan membaca “Ahad”…
Tapi hati menyembah “uang”.


6️⃣ Cara Mengamalkannya (Praktis)

🌿 Baca 3x setiap selesai shalat.
🌿 Baca 11x sebelum tidur.
🌿 Jadikan dzikir saat gelisah.
🌿 Ajarkan kepada anak-anak sejak kecil.
🌿 Baca dengan tadabbur, bukan sekadar cepat.

Jika panjenengan sedang mengembangkan usaha air minum dan sedekah untuk masjid, maka Al-Ikhlas adalah pondasi niatnya. Jangan sampai amal sosial besar tapi hati bergantung pada pujian.


🌸 Harapan

Jika hati sudah “Qul Huwallahu Ahad”,
maka ekonomi tidak mengguncang iman.
politik tidak merusak akhlak.
teknologi tidak memalingkan hati.

Tauhid adalah jangkar di tengah badai zaman.


🤲 Doa

Ya Allah…
Jadikan hati kami bersih dari syirik yang tersembunyi.
Tanamkan dalam jiwa kami makna “Ahad”.
Jika Engkau beri kami rezeki, jangan Engkau jadikan ia tuhan bagi kami.
Jika Engkau beri kami jabatan, jangan Engkau jadikan ia fitnah bagi kami.
Bangunkan untuk kami rumah di surga-Mu dengan keikhlasan membaca Al-Ikhlas.
Matikan kami dalam tauhid yang murni.
Aamiin.

..........

Tentu, berikut adalah versi bahasa gaul kekinian yang santai, sopan, dan tetap menjaga esensi dari nasihat hadits tersebut:


---


📖 NGOPI SANTAI KITAB USFURIYAH – HADITS KE-16


"Rutinin Baca Al-Ikhlos, Dapet Villa Mewah di Surga!"


Guys, kitab Usfuriyah ini isinya nasihat-nasihat kece dari hadits-hadits Nabi buat ngelunakin hati kita.


Nah, di Hadits ke-16, ada cerita dari sahabat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, kalau Nabi Muhammad ﷺ bersabda:


"Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas satu kali, maka seolah-olah ia membaca sepertiga Al-Qur’an.

Dua kali, sepertiga dua.

Tiga kali, seperti membaca seluruh Al-Qur’an.

Sebelas kali, Allah bangunkan baginya rumah di surga dari intan merah."


Surat singkat yang dimaksud adalah surat favorit kita semua:


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

اللَّهُ الصَّمَدُ

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ


Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."


---


🌙 RENUNGAN ANAK ZAMAN NOW: "JAGA HATI BIAR GAK GOYAH"


1️⃣ Bukan Sekadar Baca, Tapi "Resonansi" Tauhid


Dalam ilmu bersihin hati (tazkiyah), surat Al-Ikhlas ini tuh kayak antibodi buat hati dari penyakit syirik halus. Apalagi di era medsos begini:


· Ekonomi kadang bikin kita was-was sama riba.

· Politik kadang bikin pusing tujuh keliling.

· Sosmed isinya pamer dan pencitraan.

· Teknologi makin canggih, kadang bikin kita lupa siapa yang menciptakan.


Al-Ikhlas hadir buat ngingetin kita, jangan salah tempat ngarep. Allah itu Al-Shamad, tempat kita bergantung. Bukan jabatan, bukan duit, bukan jumlah likes, dan bukan juga teknologi secanggih apapun.


2️⃣ Kok Bisa Setara Sepertiga Al-Qur’an? Emang Iya?


Jadi gini, para ahli bilang inti Al-Qur’an itu ada tiga: Tauhid (meng-Esakan Allah), Hukum, dan Kisah. Nah, surat Al-Ikhlas ini merangkum materi tentang Tauhid secara sempurna.


Allah juga udah bilang di Al-Qur'an:


"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa." (QS. Al-Baqarah: 163)


Bahkan dalam hadits qudsi, Allah bilang:


"Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku." (HR. Bukhari-Muslim)


Artinya simple: kalau tauhid kita bener, urusan hidup kita bakal dicukupin sama Allah.


3️⃣ Al-Ikhlas Versi Kehidupan Sehari-hari


· Gadget canggih kadang bikin kita ngerasa bisa apa aja.

· Rekening aman bikin kita ngerasa aman.

· Dokter pinter bikin kita mikir hidup mati di tangan dia.

· Kendaraan cepat bikin kita lupa kalau semua itu titipan.


Padahal Al-Ikhlas tuh kayak reminder halus: "Santuy guys, yang bener-bener mandiri dan tempat bergantung itu cuma Allah."


Kalau ekonomi lagi seret, baca Al-Ikhlas.

Kalau berita politik berisik, baca Al-Ikhlas.

Kalau hati gelisah scroll sosmed mulu, baca Al-Ikhlas.


Pokoknya surat pendek ini bisa bikin hati kita adem dan stabil.


4️⃣ Untungnya Baca Surat Al-Ikhlas


✔ Dicintai sama Allah (HR. Bukhari)

✔ Jadi tiket masuk surga

✔ Nilainya sepertiga Al-Qur’an

✔ Bonusnya: kalau baca 11 kali, njenengan bakal punya rumah mewah dari intan merah di surga. Keren, kan?


Allah sendiri udah janji:


"Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya ia melihat balasannya." (QS. Az-Zalzalah: 7)


5️⃣ Yuk, Introspeksi Diri


Coba tanya ke diri sendiri:


· Apakah bacaan Al-Ikhlas cuma pas shalat doang?

· Udah bersih belum ya hati dari ngegantungin hidup ke hal-hal duniawi?

· Mana yang lebih ditakutin: miskin harta atau miskin iman?


Kadang mulut lancar baca "Ahad", tapi hati masih suka tunduk sama materi.


6️⃣ Gampangnya Ngamalin Buat Sehari-hari


🌿 Baca 3x tiap abis shalat fardhu.

🌿 Baca 11x sebelum bobo.

🌿 Jadikan "senjata" ampuh pas lagi galau atau gelisah.

🌿 Ajarin ke adek-adek atau anak-anak kita sejak kecil.

🌿 Bacanya pelan-pelan, resapi artinya, jangan buru-buru.


Buat njenengan yang lagi ngembangin usaha atau program sosial, kayak sedekah air minum ke masjid, jadikan Al-Ikhlas ini pondasi niatnya. Luruskan hati biar nggak pansos (panjat sosial). Lakukan karena Allah, bukan karena pengin dipuji.


🌸 Pesan Penutup


Kalau hati udah mantep "Qul Huwallahu Ahad",

maka ekonomi nggak bakal bikin iman kita goyah,

politik nggak bakal ngerusak akhlak,

dan teknologi nggak bakal ngalihin hati dari Allah.


Tauhid itu kayak jangkar kapal. Sebesar apapun ombak zaman, hati tetap tenang dan nggak hanyut.


🤲 Doa Santai Tapi Mantep


Ya Allah…

Bersihin hati kita dari syirik-syirik kecil yang kadang nggak sadar.

Tanamin dalam jiwa kita arti "Ahad" yang sesungguhnya.

Kalau Engkau kasih kita rezeki atau jabatan, jangan sampe itu jadi "tuhan" baru buat kita, ya Allah.

Bangunkan buat kami rumah indah di surga-Mu, berkat keikhlasan kami bacain surat Al-Ikhlas.

Dan matikan kami dalam keadaan tauhid yang bersih.

Aamiin.


---

986. Al-Ḥamdu Lillāhi Rabbil-‘Ālamīn.


 

📖 Tafsir & Tauziah: Al-Ḥamdu Lillāhi Rabbil-‘Ālamīn

(Penjelasan dari Tafsir Al-Fātiḥah karya Ahmad bin Asy-Syimuni Al-Jarun)

🌿 Ayat

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ۝٢
al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn
“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”


🖋 Penjelasan Tafsir (Ringkas & Mendalam)

Dalam Tafsir Al-Fātiḥah karya Ahmad bin Asy-Syimuni Al-Jarun, dijelaskan:

1️⃣ Makna Al-Ḥamd

Al-ḥamd adalah pujian yang sempurna, disertai cinta dan pengagungan.
Bukan sekadar ucapan lisan, tetapi pengakuan hati bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah.

Berbeda dengan syukur yang biasanya atas nikmat tertentu, ḥamd mencakup pujian atas dzat Allah, sifat-Nya, dan segala perbuatan-Nya — baik kita pahami maupun belum.

2️⃣ Makna Lillāh

Segala pujian itu hanya milik Allah.
Artinya:

  • Tidak ada yang berhak dipuji secara mutlak selain Dia.
  • Jika kita memuji makhluk, hakikatnya kita memuji Allah sebagai pemberi kemampuan.

3️⃣ Makna Rabbil-‘Ālamīn

Rabb berarti:

  • Pencipta
  • Pemelihara
  • Pengatur
  • Pendidik (Murabbi)

Al-‘Ālamīn: seluruh makhluk — manusia, jin, malaikat, hewan, tumbuhan, bahkan alam teknologi yang berkembang hari ini.

➡ Maka ayat ini mengajarkan bahwa seluruh sistem kehidupan modern — ekonomi, komunikasi, transportasi, kedokteran — semuanya berada dalam tarbiyah Allah.


🌊 Tauziah Tazkiyatul Nufus

“Hidup Modern Tanpa Hilang Rasa Alhamdulillah”

Saudaraku…

Hari ini kita hidup di zaman:

  • Teknologi super cepat
  • Komunikasi instan
  • Transportasi canggih
  • Kedokteran maju

Namun…
Kenapa hati makin gelisah?

Karena banyak yang menikmati nikmat, tapi lupa mengucap dan merasakan Al-Ḥamd.


💼 Dalam Kehidupan Ekonomi

Allah berfirman:

“Jika kalian bersyukur, pasti Aku tambah nikmat itu.”
(QS. Ibrahim: 7)

Banyak orang mengejar profit, lupa Rabb.
Padahal keberkahan usaha bukan pada besar kecilnya laba, tapi pada kehadiran Alhamdulillah di dalam hati.

Bapak pernah merintis usaha (seperti rencana air isi ulang dan konsep Islami yang penuh sedekah itu 🌿).
Itulah contoh ekonomi yang berangkat dari “Rabbil-‘Ālamīn”, bukan sekadar “rabbil-māl” (tuhan harta).


📱 Dalam Kehidupan Sosial & Teknologi

Hadis Qudsi:

“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Media sosial bisa jadi:

  • ladang pahala
  • atau ladang ria

Teknologi bisa jadi:

  • sarana syukur
  • atau sarana kufur nikmat

Pertanyaannya: Apakah jari kita lebih sering menulis keluhan atau “Alhamdulillah”?


🏥 Dalam Dunia Kedokteran & Sains

Ilmu kedokteran berkembang luar biasa.
Namun siapa yang menyembuhkan?

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya.”
(HR. Bukhari)

Dokter mengobati,
obat menyembuhkan secara sebab,
tapi Rabbil-‘Ālamīn yang memberi kesembuhan hakiki.


🌱 Perspektif Tasawuf

Dalam tazkiyatul nufus, “Al-Ḥamdu” adalah maqam awal dan akhir:

  • Awal perjalanan: belajar bersyukur
  • Tengah perjalanan: ridha atas takdir
  • Akhir perjalanan: melihat Allah dalam segala keadaan

Orang yang sampai pada hakikat “Alhamdulillah” akan berkata:

  • Diberi nikmat → Alhamdulillah
  • Diberi ujian → Alhamdulillah
  • Diberi sempit → Alhamdulillah
  • Diberi lapang → Alhamdulillah

Karena ia melihat Rabb, bukan sekadar keadaan.


✨ Fadhilah “Al-Ḥamdu Lillāh”

  1. Kalimat paling berat di timbangan amal

    “Alhamdulillah memenuhi timbangan.” (HR. Muslim)

  2. Membuka pintu keberkahan hidup

  3. Mengusir kegelisahan hati

  4. Mengangkat derajat di sisi Allah


🪞 Muhasabah

  • Sudahkah kita memuji Allah saat bisnis sepi?
  • Sudahkah kita bersyukur atas tubuh yang masih sehat?
  • Sudahkah kita melihat teknologi sebagai amanah, bukan kebanggaan?

Kalau hati sering gelisah,
mungkin karena kurangnya “Alhamdulillah”.


🌸 Harapan

Mari kita jadikan:

  • Rumah tangga penuh Alhamdulillah
  • Usaha penuh Alhamdulillah
  • Dakwah penuh Alhamdulillah
  • Anak-anak kita dididik dengan kalimat Alhamdulillah

Karena orang yang hidup dengan pujian kepada Allah, akan mati dengan pujian kepada Allah.


🤲 Doa

Ya Allah…
Jadikan hati kami hati yang selalu memuji-Mu.
Ajarkan kami melihat nikmat dalam setiap keadaan.
Jangan Engkau cabut rasa syukur dari hati kami.
Bimbing usaha kami agar menjadi jalan keberkahan.
Jadikan teknologi dan ilmu sebagai sarana mendekat kepada-Mu, bukan menjauh dari-Mu.

Aamiin ya Rabbal ‘Ālamīn.


Terima kasih atas perhatian dan keikhlasannya.
Semoga ayat ini menjadi pembuka keberkahan dalam hidup kita semua. 🌿

.......

Tentu, berikut adalah versi penulisan ulang dengan gaya bahasa yang lebih santai, kekinian, namun tetap sopan dan menjaga substansi pesan.


---


📖 Ngobrolin Surat Al-Fatihah: Al-Ḥamdu Lillāhi Rabbil-‘Ālamīn


(Rangkuman dari Tafsir Al-Fātiḥah-nya Ahmad bin Asy-Syimuni Al-Jarun)


🌿 Bacaannya


اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ۝٢

al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."


🖋 Inti Sari Tafsirnya (Singkat tapi Dalem)


Di buku Tafsir Al-Fātiḥah-nya Ahmad bin Asy-Syimuni Al-Jarun, dijelaskan gini:


1️⃣ Apa itu Al-Ḥamd?

Al-ḥamd itu pujian yang sempurna, yang keluar dari hati yang penuh cinta dan rasa hormat yang besar. Jadi bukan cuma baca doa di mulut doang, tapi hati juga sadar kalau semua yang enak-enak di hidup ini asalnya dari Allah.


Beda sama syukur yang biasanya spesial buat nikmat tertentu, ḥamd ini lebih luas lagi. Ini pujian buat Allah, mulai dari siapa Dzat-Nya, sifat-sifat-Nya yang sempurna, sampai semua keputusan-Nya—kadang kita paham, kadang enggak.


2️⃣ Makna Lillāh

"Milik Allah." Artinya, cuma Allah doang yang paling berhak dipuji secara total. Kalau kita muji orang lain, sejatinya kita lagi sadar kalau Allah lah yang kasih kemampuan ke orang itu.


3️⃣ Makna Rabbil-‘Ālamīn

Rabb itu artinya luas: Pencipta, Pemelihara, Pengatur, dan Pendidik (Murabbi) seluruh makhluk.

Al-‘Ālamīn: semua makhluk—manusia, jin, malaikat, hewan, tumbuhan, bahkan teknologi canggih yang ada sekarang.


➡ Jadi intinya, ayat ini ngajarin kita buat sadar kalau semua sistem di dunia ini—ekonomi, komunikasi, transportasi, kedokteran—semuanya diatur dan dididik oleh Allah.


🌊 Tauziah buat Hati yang Tenang


“Hidup Kekinian Tapi Hati Tetap Adem”


Sobat…


Kita hidup di zaman sekarang:

Teknologi makin canggih

Komunikasi gampang banget

Mobil-mobil cepat

Obat-obatan modern


Tapi… kenapa hati makin gak karuan?

Soalnya banyak orang yang udah menikmati enaknya hidup, tapi lupa ngomong dan ngerasain Al-Ḥamd.


💼 Dalam Dunia Kerja & Usaha

Allah bilang:


“Jika kalian bersyukur, pasti Aku tambah nikmat itu.” (QS. Ibrahim: 7)


Banyak orang ngejar cuan, tapi lupa sama Pemilik usaha. Padahal berkah itu bukan cuma soal banyaknya duit, tapi ada rasa Alhamdulillah di hati.


Kayak cerita Bapak yang dulu mau merintis usaha air isi ulang dengan konsep sedekah. Nah, itu contoh usaha yang berangkat dari "Rabbil-‘Ālamīn", bukan cuma ngejar "rabbil-māl" (tuhan harta).


📱 Dalam Dunia Medsos & Teknologi

Allah bilang dalam Hadis Qudsi:


“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari & Muslim)


Medsos tuh bisa jadi dua sisi:

ladang pahala, atau malah ladang pamer.

Teknologi bisa jadi:

alat buat bersyukur, atau alat buat lupa diri.


Pertanyaannya: Jari-jari kita lebih sering ngetik keluhan atau "Alhamdulillah"?


🏥 Dalam Dunia Kedokteran & Sains

Ilmu kedokteran sekarang udah maju banget.

Tapi yang nyembuhin siapa?

Nabi ﷺ bersabda:


“Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya.” (HR. Bukhari)


Dokter kasih resep, obat bekerja, tapi yang ngasih kesembuhan hakiki tetaplah Rabbil-‘Ālamīn.


🌱 Sudut Pandang Hati (Tasawuf)

Dalam urusan pembersihan hati, "Al-Ḥamdu" itu ada di awal dan akhir perjalanan iman:


· Awal: belajar bersyukur

· Tengah: ikhlas sama takdir

· Akhir: bisa lihat kuasa Allah di balik semua kejadian


Orang yang udah ngerasain "Alhamdulillah" yang sebenarnya bakal bilang:


Dapet nikmat → Alhamdulillah

Kena musibah → Alhamdulillah

Hidup serba pas-pasan → Alhamdulillah

Dapet rezeki lapang → Alhamdulillah


Karena dia fokus sama yang ngasih, bukan cuma sama yang dikasih.


✨ Kerennya "Al-Ḥamdu Lillāh"


· Jadi kalimat paling berat timbangannya di akhirat. “Alhamdulillah memenuhi timbangan.” (HR. Muslim)

· Bikin hidup terasa lebih berkah

· Ngehapus galau

· Naikin derajat di sisi Allah


🪞 Renungan Sejenak


Udah pernah belum kita bilang Alhamdulillah pas usaha sepi?

Udah pernah belum kita bersyukur buat badan yang masih sehat?

Udah pernah belum kita ngerasa kalau HP dan internet itu titipan, bukan buat pamer?


Kalau hati sering gak karuan,

mungkin kita kurang "Alhamdulillah".


🌸 Harapan


Yuk kita biasain:


Rumah tangga kita diisi kalimat Alhamdulillah

Usaha kita dilandasi rasa syukur

Dakwah kita penuh dengan pujian buat Allah

Anak-anak kita diajarin buat bilang Alhamdulillah


Siapa yang hidupnya penuh pujian buat Allah, insyaAllah ujung hidupnya juga husnul khatimah.


🤲 Doa


Ya Allah…

Bikin hati kita tuh selalu inget buat muji-Mu.

Ajari kita buat lihat nikmat di setiap keadaan.

Jangan cabut rasa syukur dari hati kita.

Berkahi usaha kita.

Buat gadget dan ilmu yang kita punya jadi jalan deket ke diri-Mu, bukan malah ngejauh.

Aamiin ya Rabbal ‘Ālamīn.


Makasih banyak udah baca sampai selesai dengan penuh perhatian.

Semoga ayat ini jadi pembuka pintu kebaikan buat kita semua. 🌿

.....