Bismillāhirraḥmānirraḥīm
Kamis, 26 Maret 2026
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Alhamdulillāh, oleh-oleh maghrib’an nyantri di Musholla Baitul Mukhsinin bersama Ustadz A. Zubaidi, mengaji kitab Sullamut Taufiq Karya Abdullah bin Husain bin Tohir Ba Alawi Al-Hadhromi Al-Syafi'i
Di antara pembahasan Pasal Maksiat Badan disebutkan:
Laki-laki balig tidak boleh mengenakan emas atau perak, atau pakaian yang dominan unsur emas/peraknya, kecuali cincin perak.
🌿 Tauziyah Tazkiyatun Nufus
🌾 Intisari Hikmah
Larangan ini bukan sekadar soal logam dan perhiasan, tetapi tentang penjagaan hati dari sifat berlebih-lebihan, kesombongan, dan kecintaan pada gemerlap dunia.
Emas dan perak adalah simbol kemewahan. Bagi laki-laki, syariat mendidik untuk memilih kesederhanaan, agar hati tidak tertambat pada kilau dunia, melainkan bercahaya oleh takwa.
Dalam tasawuf, yang dijaga bukan hanya tangan yang memakai, tetapi qalb (hati) yang merasa bangga.
Karena seringkali bukan emas yang berat, tetapi rasa ingin dipuji itulah yang memberatkan jiwa.
🕊 Nasehat
Wahai diri,
Janganlah engkau mencari kemuliaan dengan sesuatu yang berkilau di luar,
karena kemuliaan sejati adalah cahaya iman di dalam dada.
Jika syariat membatasi yang lahir, itu agar batin menjadi bersih.
Jika tangan tidak memakai emas, semoga hati pun tidak memuja dunia.
Kesederhanaan adalah mahkota orang beriman.
Zuhud bukan berarti miskin, tetapi tidak diperbudak oleh kemewahan.
🌅 Harapan
Semoga kita menjadi hamba yang ringan langkahnya menuju akhirat,
tidak disibukkan oleh penampilan,
tidak diperbudak oleh gengsi,
dan tidak terhijab oleh kemilau dunia.
Semoga pakaian kita sederhana,
namun hati kita mulia.
Semoga cincin perak di jari menjadi sunnah,
bukan gaya hidup yang melalaikan.
🤲 Doa
Allāhumma yā Muqallibal qulūb,
bersihkan hati kami dari cinta dunia yang berlebihan.
Jadikan kami hamba yang menjaga lahir dan batin.
Hiasi kami dengan pakaian takwa,
lebih indah daripada emas dan perak.
Jauhkan kami dari kesombongan yang tersembunyi,
dan kumpulkan kami bersama orang-orang yang zuhud dan ikhlas. Āmīn.
🌸 Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada para penikmat ilmu yang terus menghadiri majelis,
kepada para guru yang sabar membimbing,
dan kepada setiap hati yang masih rindu belajar demi membersihkan jiwa.
Semoga setiap langkah menuju majelis ilmu menjadi cahaya di hari akhir.
Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
.........Berikut versi bahasa gaul kekinian dengan santun, tetap menjaga adab dan isi pesan, ditujukan untuk para sesepuh:
---
Bismillāhirraḥmānirraḥīm
Kamis, 26 Maret 2026
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Sore ini alhamdulillah, abis maghrib dapet siraman rohani di Musholla Baitul Mukhsinin bareng Ustadz A. Zubaidi. Ngaji kitab Sullamut Taufiq karyanya Abdullah bin Husain bin Tohir Ba Alawi Al-Hadhromi Al-Syafi'i. Asyik banget, santuy tapi dalem.
Nah, di pembahasan soal Maksiat Badan, ada satu poin yang dibahas:
Laki-laki yang sudah balig itu nggak boleh pakai emas atau perak, atau baju yang bahan utamanya emas/perak, kecuali cincin perak. Itu pengecualiannya.
🌿 Tauziyah Tazkiyatun Nufus
🌾 Intisari Hikmah – Versi Kekinian
Sebenernya, larangan ini bukan cuma soal “haram pakai emas” doang. Tapi lebih ke jaga hati biar nggak lebay, nggak sombong, dan nggak tergila-gila sama gemerlap dunia.
Emas sama perak kan simbolnya mewah. Nah buat laki-laki, syariat ini tuh kayak pendidikan biar kita milih yang sederhana. Biar hati kita nggak nempel terus sama kilauan dunia, tapi lebih bercahaya karena takwa.
Dalam dunia tasawuf, yang dijaga bukan cuma fisiknya aja, tapi qalb (hati) yang kadang suka bangga diam-diam. Soalnya kadang yang berat itu bukan logamnya, tapi rasa pengen dipuji. Nah, itu yang bikin jiwa kita jadi terasa berat dan nggak bebas.
🕊 Nasehat – Biar Nggak Ketinggalan Zaman Tapi Tetap Santun
Wahai diri ini,
Jangan cari kemuliaan dari barang-barang yang kinclong di luar sana. Karena kemuliaan sejati itu ya cahaya iman yang ada di dalam dada.
Kalau syariat ngasih batasan soal yang lahir, tujuannya biar batin kita bersih.
Kalau tangan kita nggak makai emas, semoga hati kita juga nggak menjadikan dunia sebagai tuhan.
Sederhana itu mahkota buat orang beriman.
Zuhud bukan berarti miskin, tapi nggak diperbudak sama kemewahan. Gitu, deh.
🌅 Harapan – Pengennya Gitu, Ya
Semoga kita semua bisa jadi hamba yang ringan langkahnya menuju akhirat,
Nggak sibuk mikirin penampilan sampai lupa tujuan,
Nggak gengsi-gengsian,
Dan nggak terhalang (terhijab) sama gemerlapnya dunia.
Semoga pakaian kita sederhana, tapi hati kita mulia.
Semoga cincin perak di jari itu jadi sunnah, bukan gaya hidup yang bikin lupa waktu.
🤲 Doa – Bismillah, Semoga Dikabulkan
Allāhumma yā Muqallibal qulūb,
Ya Allah, yang membolak-balikkan hati,
Bersihkan hati kami dari cinta dunia yang berlebihan.
Jadikan kami hamba yang jaga lahir dan batin.
Hiasi kami dengan pakaian takwa,
Yang lebih indah dari emas dan perak.
Jauhkan kami dari rasa sombong yang tersembunyi,
Dan kumpulkan kami bersama orang-orang yang zuhud dan ikhlas. Āmīn.
🌸 Ucapan Terima Kasih – Dengan Hormat
Terima kasih buat para penikmat ilmu yang masih setia hadir di majelis,
Buat para guru yang sabar banget nuntun,
Dan buat setiap hati yang masih punya rasa rindu buat belajar, biar jiwa ini makin bersih.
Semoga setiap langkah kaki menuju majelis ilmu ini jadi cahaya di hari akhir nanti. Aamiin.
Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Oke deh, semoga berkah.
---

