Friday, July 3, 2026

kosong dur.

 Berikut terjemahan kisah yang dinukil dalam Kitab Durratun Nāṣiḥīn:


Berikut terjemahan kisah yang dinukil dalam Kitab Durratun Nāṣiḥīn:

> "Diriwayatkan bahwa ketika Nabi Idris 'alaihissalām masuk ke dalam surga, malaikat berkata kepadanya, 'Keluarlah dari surga.' Nabi Idris menjawab, 'Aku tidak akan keluar darinya. Sebab Allah Ta'ala telah berfirman, "Mereka tidak akan dikeluarkan dari surga." Allah juga telah berfirman, "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati," dan aku telah merasakan kematian. Allah juga berfirman, "Tidak ada seorang pun di antara kamu melainkan akan mendatanginya (neraka)," dan aku telah mendatanginya. Oleh karena itu, aku tidak akan keluar dari surga selama-lamanya, dengan izin Allah.'

> Kemudian Allah mewahyukan kepada malaikat, 'Biarkanlah dia. Sesungguhnya ia masuk ke dalam surga dengan izin-Ku dan tetap tinggal di dalamnya atas kehendak-Ku.'"

Catatan: Terjemahan ini adalah isi kisah yang dinukil dalam Durratun Nāṣiḥīn. Kisah tersebut bersifat hikayat (kisah nasihat) dan tidak termasuk hadis sahih yang dapat dijadikan landasan akidah.

kosong djo. WEWANGIAN YANG MENGHARUMKAN HATI

 

WEWANGIAN YANG MENGHARUMKAN HATI

Perspektif Tasawuf – Tazkiyatun Nufus

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa diberi wewangian, janganlah ia menolaknya, karena ia ringan dibawa dan harum baunya." (HR. Muslim)

1. Makna Hadis

Hadis ini tidak hanya mengajarkan adab menerima hadiah, tetapi juga mengandung pendidikan jiwa (Tazkiyatun Nufus). Wewangian adalah simbol kebersihan, keindahan, kasih sayang, dan akhlak yang mulia. Sebagaimana aroma yang harum menyenangkan manusia, demikian pula hati yang bersih akan mengharumkan kehidupan di dunia dan menjadi sebab kecintaan Allah.

Dalam tasawuf, parfum lahir hanyalah lambang. Yang lebih utama ialah keharuman hati melalui keikhlasan, taubat, dzikir, cinta kepada Allah, dan akhlak yang baik.

2. Dalil Al-Qur'an

QS. Al-A'raf: 31

"Pakailah pakaianmu yang indah setiap memasuki masjid..."

Menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan dan penampilan ketika beribadah.

QS. Asy-Syams: 9-10

"Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya."

QS. Al-Baqarah: 222

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri."

3. Hadis yang Berkaitan

  • Rasulullah ﷺ menyukai wewangian dan menjadikannya bagian dari sunnah beliau.
  • "Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan." (HR. Muslim)
  • "Perumpamaan teman yang baik seperti penjual minyak wangi." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

4. Hadis Qudsi

Allah berfirman:

"Hamba-Ku senantiasa mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya." (HR. al-Bukhari)

Hati yang dicintai Allah akan memancarkan "keharuman" iman dan akhlak.

5. Hikmah Tasawuf

Wewangian mengingatkan bahwa:

  • Tubuh perlu dibersihkan dengan air.
  • Pakaian perlu dibersihkan dengan sabun.
  • Rumah perlu dibersihkan dari debu.
  • Tetapi hati hanya dapat dibersihkan dengan taubat, dzikir, ikhlas, muraqabah, dan muhasabah.

Jangan sampai tubuh harum, namun hati dipenuhi riya', hasad, ujub, dan dendam.

6. Nasihat Para Ulama Tasawuf

Hasan al-Bashri berkata:

"Harumnya amal saleh lebih semerbak daripada minyak kasturi."

Rabi'ah al-'Adawiyah berkata:

"Cinta kepada Allah adalah keharuman hati yang tidak pernah pudar."

Abu Yazid al-Bistami berkata:

"Sucikanlah batinmu, niscaya Allah akan menghias lahirmu."

Junaid al-Baghdadi berkata:

"Tasawuf adalah akhlak. Siapa yang paling baik akhlaknya, dialah yang paling harum jiwanya."

Al-Hallaj mengingatkan bahwa cinta kepada Allah menghapus segala bau kesombongan diri.

Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit badan karena merusak akhirat.

Syekh Abdul Qadir al-Jailani berkata:

"Jadikan hatimu taman dzikir sehingga malaikat senang mendatangimu."

Jalaluddin Rumi berkata:

"Bunga memang harum sesaat, tetapi hati yang mencintai Allah akan harum selamanya."

Ibnu 'Arabi mengajarkan bahwa keindahan lahir adalah pantulan dari keindahan ruh.

Ahmad al-Tijani menekankan pentingnya memperbanyak shalawat dan dzikir agar hati dipenuhi cahaya dan keberkahan.

7. Relevansi Zaman Sekarang

Di era media sosial, banyak orang berlomba memakai parfum mahal, berpakaian mewah, dan membangun citra digital. Namun sering kali hati dipenuhi iri, kebencian, fitnah, dan permusuhan.

Teknologi komunikasi memungkinkan kata-kata kita tersebar ke seluruh dunia hanya dalam hitungan detik. Maka jadikan ucapan lebih harum daripada parfum.

Transportasi modern mempercepat perjalanan, tetapi perjalanan menuju Allah tetap memerlukan taubat dan keikhlasan.

Kemajuan kedokteran menjaga kesehatan tubuh, sedangkan dzikir, istighfar, dan Al-Qur'an menjadi obat bagi hati yang gelisah.

8. Testimoni Para Ulama Kontemporer

Gus Baha sering menjelaskan bahwa agama mengajarkan kebersihan lahir sekaligus kebersihan hati; jangan sibuk mempercantik penampilan tetapi lupa memperbaiki akhlak.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa sunnah memakai wewangian menunjukkan Islam mencintai kebersihan, keindahan, dan penghormatan kepada sesama.

Buya Yahya mengingatkan bahwa parfum hanyalah pelengkap. Yang paling dicintai Allah ialah akhlak yang mulia dan hati yang bersih.

Ustadz Abdul Somad mengajarkan bahwa harum badan adalah sunnah, sedangkan harum akhlak adalah kewajiban setiap Muslim.

Buya Arrazy Hasyim sering mengingatkan bahwa inti tasawuf adalah membersihkan hati dari selain Allah sehingga hidup menjadi penuh ketenangan.

9. Amalan (Implementasi)

  1. Memakai wewangian ketika shalat Jumat, shalat berjamaah, dan menghadiri majelis ilmu.
  2. Menjaga kebersihan badan, pakaian, rumah, dan lingkungan.
  3. Memperbanyak istighfar minimal 100 kali setiap hari.
  4. Membaca shalawat kepada Nabi ﷺ.
  5. Berdzikir pagi dan petang.
  6. Menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain.
  7. Membiasakan memberi hadiah sebagai bentuk kasih sayang.
  8. Muhasabah setiap malam: apakah hari ini hati kita lebih harum atau justru lebih kotor?

10. Muhasabah

  • Apakah tubuhku lebih harum daripada akhlakku?
  • Apakah lisanku mengeluarkan aroma kasih sayang atau bau kebencian?
  • Apakah Allah ridha kepada diriku?
  • Jika hari ini adalah hari terakhirku, apakah amalanku sudah mengharumkan kehidupanku?

11. Penutup

Parfum terbaik bukanlah yang paling mahal, melainkan hati yang dipenuhi iman. Aroma minyak wangi hanya bertahan beberapa jam, sedangkan harum akhlak akan dikenang manusia dan menjadi sebab turunnya rahmat Allah.

Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang harum lahirnya dengan sunnah Nabi ﷺ dan harum batinnya dengan dzikir, ikhlas, taubat, dan cinta kepada-Nya.

Doa

Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm.

Allāhumma ṭahhir qulūbanā minan-nifāqi, wa a'mālanā minar-riyā', wa alsinatanā minal-kadhib, wa a'yunanā minal-khiyānah. Allāhumma jammilnā bil-īmān, wa zayyin akhlāqanā, wa'j'al sirranā wa 'alāniyatanā ṭayyibatan 'indaka. Allāhumma arzuqnā qalban salīman, wa lisānan ṣādiqan, wa nafsan muṭma'innah, wa khātimatan ḥasanah. Āmīn yā Rabbal-'ālamīn.

Daftar Pustaka

  1. Al-Qur'an al-Karim.
  2. Shahih Muslim.
  3. Shahih al-Bukhari.
  4. Imam an-Nawawi, Riyadhus Shalihin.
  5. Imam al-Ghazali, Ihya' 'Ulumiddin.
  6. Imam al-Ghazali, Minhajul 'Abidin.
  7. Abu al-Qasim al-Qusyairi, Ar-Risalah al-Qusyairiyyah.
  8. Ibn Rajab al-Hanbali, Jami' al-'Ulum wal Hikam.
  9. Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Al-Fath ar-Rabbani.
  10. Kitab-kitab para ulama Ahlus Sunnah tentang adab, akhlak, dan tazkiyatun nufus.

Ucapan Terima Kasih

Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, serta seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Terima kasih kepada semua guru, ulama, orang tua, keluarga, dan jamaah yang senantiasa menuntut ilmu serta mengamalkan ajaran Islam. Semoga Allah menerima setiap amal, mengharumkan hati kita dengan iman dan takwa, serta menghimpunkan kita kelak bersama Rasulullah ﷺ di surga-Nya. Āmīn.