Selasa, 03 November 2026

1773aib. OJO KAKEAN, MENATA HATI BIAR NGGAK SAMPAH

djoko ekasanu


OJO KAKEAN, MENATA HATI BIAR NGGAK SAMPAH


Njenengan Itu Bukan Tempat Sampah" — Ngaji Al-A'raf 31 biar Hati Nggak Penuh Sampah Dunia

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

.................

Bismillahirahmanirrahim.

Selasa, 3 Nop. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh maghrib'an dari Masjid Al Abror nyantri bareng Ust. H. A. Zubaidi kupas tipis tipis kitab Tafsir Al Ibriz (Kyai Bisri Mustofa) :

.............

Al-A'raf · Ayat 31

۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ ۝٣١

yâ banî âdama khudzû zînatakum ‘inda kulli masjidiw wa kulû wasyrabû wa lâ tusrifû, innahû lâ yuḫibbul-musrifîn

Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.

............

1. Rahasia Hikmah (Intisari Makrifat, Maksud Hakekat, Tujuan Tarekah) dalam Tafsir Al-Ibriz (Kyai Bisri Mustofa)


Kyai Bisri Mustofa itu tipikal ulama yang njawani banget. Tafsir Al-Ibriz ditulis pakai bahasa Jawa ngoko, tujuannya biar umat awam nggak minder megang kitab suci. Pas nafsirkan ayat ini, intinya simpel: ojo kakean. Jangan berlebihan. Maksud hakekatnya bukan sekadar larangan makan banyak, tapi sinyal bahwa hati itu punya kapasitas terbatas. Kalau perut dipenuhi sampai sesak, ruang untuk mengingat Allah jadi sempit. Tujuan tarekahnya ya menjauhkan diri dari israf — bukan cuma soal porsi nasi, tapi soal cara kita memperlakukan diri sendiri sebagai hamba yang bakal dihisab.


2. Nasehat


Ayat Qur'an (tetap):

"Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan." (Al-A'raf: 31)


Hadis Shahih (tetap):

"Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Jika ia harus (melebihkan), maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafasnya." (HR. Tirmidzi no. 2380, Ibnu Majah no. 3349, shahih)


Hadis Qudsi (tetap):

"Wahai anak Adam, Aku tidak menciptakan perutmu untuk menjadi wadah yang paling besar. Cukuplah bagimu beberapa suapan untuk menegakkan tulang rusukmu." — Makna ini diriwayatkan dalam riwayat-riwayat tentang adab makan, bukan redaksi hadis qudsi yang masyhur secara sanad, tapi maknanya shahih dan sering dinukil ulama tasawuf.


3. Tasawuf, Muhasabah, dan Caranya


Dalam tasawuf, israf itu bukan cuma soal makanan. Israf adalah segala sesuatu yang njenengan konsumsi melebihi kebutuhan ruhani. Scroll medsos berjam-jam sampai lupa waktu shalat? Itu juga israf. Ngobrol ngalor-ngidul sampai ngosongin energi yang harusnya buat ibadah? Israf.


Muhasabah-nya gampang, nggak perlu ritual ribet:


Pertama, sebelum suapan pertama masuk mulut, tanya: "Ini aku butuh, atau aku cuma ikut nafsu?" Tiga detik doang. Kedua, setelah selesai makan, cek: "Tadi kenyangnya bikin malas ibadah, atau bikin semangat?" Kalau jawabannya malas, berarti porsinya salah. Ketiga, malam sebelum tidur, hitung: "Hari ini aku ngasih makan hati atau ngasih makan ego?"


Kata Imam Ahmad, hati nggak bakal lembut kalau perut selalu penuh. Bukan berarti nggak boleh makan enak. Boleh. Tapi ada batas antara nikmat dan berlebihan. Di situlah letak latihannya.


---


Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.


#TazkiyatunNufus #AlAraf31 #TafsirAlIbriz #Muhasabah #JanganIsraf #HatiBersih #NgajiSantai

.............

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—

1772sul. SIFAT ALLAH NGGAK BERUBAH, HATI KITA YANG PERLU DIRAPIKAN

djoko ekasanu


SIFAT ALLAH NGGAK BERUBAH, HATI KITA YANG PERLU DIRAPIKAN

.............
Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

..................

Bismillahirahmanirrahim.

Selasa, 14 Okt. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh shubuh'an, dari masjid Nurul Jannah nyantri bareng ust. A. Zubaidi kupas tipis tipis Kitab Sullamut Taufiq (karya Abdullah bin Husain bin Tohir bin Hasyim al-Alawi al-Hasani Al-Hadhromi  Al-Syafi'i):

.............

13 Sifat Wajib Bagi Allah.

Ketigabelas sifat itu adalah: sifat wujud, wahdaniyat (satu), azali (tidak berawal), baqa (abadi), tidak menyerupai yang lain, tidak butuh yang lain secara mutlak, qudrah, iradat, ilm, mendengar (tanpa telinga), melihat (tanpa mata), hidup (tanpa ruh), berbicara (tanpa huruf, suara dan bahasa).

Sifat uluhiyah (ketuhanan) tidak akan berubah dan bukanlah hal baru. Ia adalah sifat-sifat Allah yang tanpa permulaan, karena sifat azali tidak terjadi kecuali azali (tanpa awal). Tidak ada keserupaan antara sifat-sifat Allah dengan nama serupa dari sifat makhluk. Walaupun makna bahasanya antara nama sifat Allah dengan sifat makhluk memiliki kedekatan arti menurut akal dan pemahaman kita. Walaupun kita tahu bahwa sifat makhluk dan sifat Allah tidak ada kesamaan atau keserupaan sama sekali.
.............


1. Rahasia Hikmah

Sifat Allah itu azali, nggak ada awal dan nggak berubah. Dia nggak mirip dengan makhluk. Meskipun akal kita merasa ada kemiripan arti kata, hakikatnya beda banget. Nah, dalam tasawuf, ini ngajak aku sadar: jangan pernah sibuk ngukur Allah dengan takaran manusia. Fokusnya bukan memahami Allah sampai habis, tapi ngenal diri sendiri sampai sadar betapa kecil dan butuhnya aku. Makrifat sejati itu bukan nambah pengetahuan, tapi nambah tunduk. Hakekatnya: semakin kenal Allah, semakin rendah hati. Tujuan tarekahnya: bersihin hati dari rasa sombong dan sok tahu.

2. Nasehat

· Ayat Qur'an: "لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ" — "Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat." (QS. Asy-Syura: 11)
· Hadis Shahih: Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda: "إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ" — "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk dan harta kalian, tetapi melihat kepada hati dan amal kalian." (HR. Muslim)
· Hadis Qudsi: "أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي" — "Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku." (HR. Bukhari & Muslim)

3. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya

Muhasabah itu audite hati. Tiap malam, aku tanya: hari ini aku lebih tunduk atau lebih sok tahu? Caranya: (1) sebelum tidur, ingat satu nikmat dan satu kesalahan hari ini; (2) baca istighfar 3x sambil sadar maknanya; (3) nggak pernah nge-judge ibadah orang lain; (4) kalau hati mulai merasa "aku lebih paham", langsung sujud syukur, bukan bangga. Simple, tapi konsisten.

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #Muhasabah #MenataHati #MendekatKepadaAllah #SifatAllah #SederhanaTapiKonsisten
......................
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga bermanfa'at selalu.
—M. Djoko ekasanU—