Bila kita ingin ditolong oleh Allah, maka tolong dan belalah agama-Nya. Allah Ta’ala berfirman:
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
.
“Wahai orang orang yang beriman jika kalian menolong (agama) Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kaki kalian (di atas agama-Nya)..” (Muhammad: 7)
.
Membela agama Allah dengan cara terus bersabar dalam menuntut ilmu, mengamalkan dan menyebarkannya. Dan terus istiqomah di atas ketakwaan walaupun ujian terus mendera.
.
Dengan sabar dan taqwa semua makar orang orang yang bermakar menjadi sirna. Allah berfirman:
.
وَإِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ
.
"Jika kamu tetap bersabar dan bertaqwa, nizcaya tidak akan membahayakan kalian makar mereka sedikitpun. Sesungguhnya Allah meliputi perbuatan mereka.." (Ali Imron: 120).
.
Jangan khawatir Allah tidak akan merealisasikan janji-Nya. Tapi khawatirlah keimanan kita menjadi lemah dan keyakinan kita kepada Allah terkikis oleh fitnah.
...........
MENOLONG AGAMA ALLAH: Jalan Tazkiyatun Nufūs Menuju Pertolongan dan Keteguhan Hati
Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kalian menolong (agama) Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan (langkah) kalian."
(QS. Muhammad: 7)
1. Maksud
Ayat ini bukan berarti Allah membutuhkan pertolongan manusia. Allah Mahakaya dan Mahakuasa. Yang dimaksud adalah menolong agama Allah, yaitu:
- Menegakkan tauhid.
- Menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ.
- Berdakwah dengan hikmah.
- Membela kebenaran.
- Menjaga akhlak.
- Mengamalkan syariat dengan ikhlas.
Dalam perspektif Tazkiyatun Nufūs, pertolongan terbesar kepada agama Allah dimulai dari menolong hati sendiri agar tunduk kepada Allah, karena musuh pertama manusia adalah hawa nafsunya.
Imam menjelaskan bahwa jihad terbesar adalah melawan hawa nafsu agar hati menjadi tempat turunnya cahaya hidayah.
2. Tujuan
Allah menjanjikan dua anugerah besar:
- Pertolongan Allah dalam urusan dunia dan akhirat.
- Keteguhan hati ketika menghadapi fitnah, ujian, syubhat, dan godaan syahwat.
Orang yang hatinya telah bersih tidak mudah goyah oleh pujian maupun hinaan manusia.
3. Ayat-ayat Al-Qur'an yang Berkaitan
a. QS. Ali 'Imran: 160
"Jika Allah menolong kalian, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kalian."
b. QS. Al-Hajj: 40
"Sungguh Allah pasti menolong orang yang menolong agama-Nya."
c. QS. At-Taubah: 111
Allah membeli jiwa dan harta orang-orang mukmin dengan surga.
Artinya, seluruh kehidupan seorang mukmin menjadi persembahan untuk agama Allah.
4. Hadis Shahih
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang meringankan kesusahan seorang mukmin, Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat."
(HR. Muslim)
Ini menunjukkan bahwa membantu kaum muslimin termasuk bentuk menolong agama Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Allah senantiasa menolong seorang hamba selama ia menolong saudaranya."
(HR. Muslim)
Semakin banyak seseorang menjadi sebab kebaikan bagi orang lain, semakin dekat ia kepada pertolongan Allah.
5. Hadis Qudsi
Allah Ta'ala berfirman:
"Wahai hamba-Ku... apabila ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta..."
(HR. Bukhari)
Hadis Qudsi ini menggambarkan bahwa setiap langkah menuju Allah akan disambut dengan rahmat yang lebih besar.
6. Analisa Tasawuf (Tazkiyatun Nufūs)
Menolong agama Allah bukan hanya berdakwah di mimbar.
Yang paling sulit adalah:
- menolong lisan agar tidak berdusta,
- menolong mata agar tidak melihat yang haram,
- menolong telinga agar tidak menikmati ghibah,
- menolong hati agar tidak riya',
- menolong jiwa agar ikhlas.
Hakikat kemenangan bukan banyaknya pengikut, tetapi bersihnya hati dari selain Allah.
Para ulama tasawuf mengatakan:
"Orang yang berhasil mengalahkan hawa nafsunya sesungguhnya telah memenangkan peperangan terbesar."
7. Implementasi di Dunia yang Viral Saat Ini
Di zaman media sosial, banyak orang berlomba mengejar:
- viral,
- popularitas,
- jumlah pengikut,
- pujian manusia.
Tidak sedikit yang:
- memotong ceramah demi sensasi,
- menyebarkan berita tanpa tabayyun,
- menghina sesama muslim demi konten,
- berdebat tanpa adab.
Padahal menolong agama Allah bukan memperbanyak keramaian, tetapi memperbanyak keikhlasan.
Sebaliknya, seseorang yang:
- mengajarkan Al-Qur'an,
- membantu fakir miskin,
- menjaga ukhuwah,
- menyebarkan ilmu yang benar,
- menghindari fitnah,
meskipun tidak viral di bumi, sangat mungkin dikenal oleh penduduk langit.
8. Hukum (Ahkam)
Menolong agama Allah hukumnya berbeda sesuai keadaan:
- Wajib, apabila agama diserang dan tidak ada yang membela sesuai kemampuan.
- Fardu kifayah, seperti dakwah, pendidikan Islam, dan amar makruf nahi mungkar pada kondisi tertentu.
- Sunnah, memperbanyak amal sosial dan membantu sesama dalam berbagai kebaikan.
Yang diharamkan adalah:
- membela kebatilan,
- menyebarkan fitnah,
- memecah belah kaum muslimin,
- menggunakan agama demi kepentingan dunia.
9. Sentuhan Hati (Muhasabah)
Wahai hati...
Apakah engkau ingin ditolong Allah?
Lihatlah hari-harimu.
Sudahkah engkau menolong agama-Nya?
Ataukah justru lisanmu melukai saudaramu?
Apakah tanganmu membangun agama, atau malah menyebarkan kebencian?
Mungkin kita menang dalam perdebatan.
Namun belum tentu menang di hadapan Allah.
Mungkin kita terkenal di dunia.
Namun belum tentu dikenal oleh para malaikat.
Hari ini Allah tidak bertanya berapa banyak pengikut kita.
Allah akan bertanya:
"Apa yang telah engkau lakukan untuk agama-Ku?"
Semoga setiap langkah kecil kita menuju ketaatan menjadi sebab turunnya pertolongan Allah.
10. Doa
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَنْصَارِ دِينِكَ وَأَوْلِيَائِكَ وَحِزْبِكَ الْمُفْلِحِينَ.
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ الرِّيَاءِ وَالْكِبْرِ وَالْحَسَدِ وَالنِّفَاقِ.
اللَّهُمَّ انْصُرِ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ.
آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.
Artinya:
"Ya Allah, tolonglah kami agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya. Ya Allah, teguhkan hati kami di atas agama-Mu. Jadikanlah kami penolong agama-Mu, hamba-hamba-Mu yang Engkau cintai. Bersihkan hati kami dari riya', kesombongan, hasad, dan kemunafikan. Tolonglah Islam dan kaum muslimin, perbaikilah keadaan kami, dan wafatkan kami dengan husnul khatimah. Aamiin."
Ucapan Terima Kasih
Jazakumullāhu khairan katsīrā kepada para ustadz, guru, dan para masyayikh yang dengan penuh keikhlasan membimbing umat menuju jalan Allah. Semoga Allah melimpahkan keberkahan pada ilmu, umur, amal, dan dakwah mereka.
Terima kasih pula kepada seluruh pembaca. Semoga Allah menjadikan setiap huruf yang dibaca sebagai cahaya ilmu, melembutkan hati, menguatkan iman, membersihkan jiwa (tazkiyatun nufūs), serta memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba yang memperoleh pertolongan dan keteguhan dari-Nya.
Wallāhu a'lam bish-shawāb.
.........