MAKRIFATULLAH: PONDASI ISLAM, JALAN MENATA HATI
.............
Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.
.............
Bismillahirahmanirrahim
Rabu, 28 Okt. 2026
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh isya'an dari Tenggulunan 14, nyantri bareng Ust. Luqman Chabib kupas tipis tipis Kitab Kitab Al-Hikam (Syekh Ibnu Atha'illah as-Sakandari) :
............
Jika Allah membukakan jalan makrifat bagimu, maka jangan pedulikan apakah amalmu masih sedikit. Sebab, Allah membukakannya karena Dia ingin memperkenalkan diri-Nya kepadamu...
1. Rahasia Hikmah
Intisari makrifatullah itu sederhana: kenal dulu, baru cinta. Banyak orang ibadah tapi hatinya kosong, karena nggak benar-benar kenal siapa yang dia sembah. Makrifatullah bukan sekadar tahu Allah itu ada, tapi sadar sedalam-dalamnya bahwa semua yang terjadi di hidup ini ada dalam genggaman-Nya. Tujuan tarekatnya bukan buat jadi suci sempurna, tapi buat terus melatih diri agar hati nggak lupa siapa pemiliknya. Hakekatnya? Semakin kenal Allah, semakin kecil rasa bangga pada diri sendiri, semakin besar rasa butuh pada-Nya.
2. Nasehat
Ayat Qur'an: "Dan juga pada diri kamu sendiri. Maka mengapa kamu tidak mahu melihat serta memikirkan (dalil-dalil dan bukti itu)?" (QS. Adz-Dzariyat: 21)
Hadis shahih: "Berfikirlah kamu tentang makhluk Allah, dan janganlah kamu berfikir tentang (Zat) Allah." (Sahih Al-Jami' al-Saghir, no. 2976, hasan)
Hadis Qudsi: "Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi, maka Aku ingin dikenali, lalu Aku ciptakan makhluk agar mereka mengenal-Ku."
3. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya
Dalam tasawuf, makrifatullah itu proses bertahap: kosongkan hati dari sifat tercela, hiasi dengan sifat terpuji, lalu terbukalah tabir . Muhasabah adalah audit diri. Caranya: sebelum berbuat, tanya dulu "ini bikin dekat atau jauh dari Allah?" Setelah berbuat, hitung lagi: modalnya ibadah wajib, untungnya amal sunnah, ruginya maksiat . Kalau ketemu rugi, jangan diulang. Kalau ketemu kurang, tambal dengan amal lain. Sesederhana itu, tapi butuh kejujuran yang nggak main-main.
Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.
#Makrifatullah #TazkiyatunNufus #Muhasabah #Tasawuf #MenataHati #MendekatKepadaAllah
.......................
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga bermanfa'at selalu.
—M. Djoko ekasanU—
