Gejala Kanker Payudara
gejala kanker payudara bisa dialami oleh laki-laki maupun perempuan, tetapi kanker payudara sangat jarang pada pria dibandingkan dengan wanita. Lebih dari 1 dari 10 perempuan cenderung menderita gejala kanker payudara, dan didiagnosis dengan kanker payudara, dalam seumur hidup. gejala kanker payudara bisa dideteksi bila benjolan, tumor, atau kista tumbuh cukup besar baik dirasakan atau dilihat pada mamografi. Kadang-kadang tumor tidak ditemukan selama bertahun-tahun. gejala kanker payudara tidak sering menampakkan diri sampai kanker itu sudah dalam tahap yang kemudian pertumbuhan, dan mungkin sudah metastasis ke daerah yang lebih penting lain dari tubuh. Itulah mengapa sangat penting bagi perempuan untuk mendapatkan diperiksa secara teratur.
gejala kanker payudara sering halus, dan penemuan diri dapat sulit dipahami. Karena tingginya insiden kanker payudara di kalangan wanita yang lebih tua, skrining sekarang direkomendasikan di banyak negara.
Benjolan atau massa di payudara tidak biasa, dan kebanyakan mereka tidak kanker. Beberapa massa payudara dapat dirasakan pada saat pemeriksaan payudara.
Bisa terbentuk benjolan pada payudara, dada atau di bawah lengan jika kanker payudara dalam atau di dekat dinding dada. Anda juga akan melihat perubahan ukuran, bentuk dan kulit payudara.
Sebelumnya diagnosis kanker payudara selalu melibatkan penghapusan payudara dan kulit di sekitarnya, otot di bawah payudara dan kelenjar getah bening di bawah lengan. Hari metode diagnosis juga sudah lanjut tanpa prosedur yang disebutkan di atas mastektomi radikal.
Di antara perempuan muda, sebuah benjolan yang bergerak mungkin merupakan tanda penyakit payudara fibrokistik. Tapi hanya menanyakan pertanyaan tidak cukup; kombinasi tes digunakan untuk membuat diagnosis akhir.
Umumnya, kanker payudara adalah penyakit jauh lebih agresif pada wanita yang lebih muda. Umumnya benjolan yang kanker tidak akan tender untuk menyentuh, akan sulit, tidak bergerak, dan tidak berubah dengan cepat dalam ukuran (dalam beberapa hari atau minggu). Jika benjolan lunak, bisa menjadi kista atau kelenjar getah bening yang bengkak. Genetik konseling dan pengujian genetik harus dipertimbangkan untuk keluarga yang dapat membawa suatu bentuk heritidary kanker.
inflamasi kanker payudara adalah jenis kanker payudara jarang, yang meliputi payudara yang hangat, merah, dan peradangan swollen.The terjadi karena sel-sel kanker blok pembuluh limfatik pada kulit payudara. Itu tidak selalu melibatkan benjol.
Kanker payudara adalah penyakit umum. Setiap tahun, sekitar 200.000 wanita di Amerika Serikat yang didiagnosis dengan kanker payudara, dan satu di sembilan wanita Amerika akan mengembangkan kanker payudara dalam hidupnya. Kanker payudara lebih sering terjadi pada wanita dan lebih sedikit dari 1 dalam 100 dari kanker payudara terjadi pada pria. Di Inggris, sekitar 250 pria didiagnosis dengan kanker payudara setiap tahun. Kanker payudara dimulai dalam sel payudara. payudara Jaringan mencakup wilayah yang lebih besar daripada sekadar payudara.
Perempuan dengan salah satu cacat memiliki hingga 80% kemungkinan terkena kanker payudara kadang-kadang selama hidup mereka. Wanita yang menghadiri retret Infinite Batas dalam semua tahap kanker payudara. Ada yang baru didiagnosa sementara yang lain mungkin telah dirawat selama bertahun-tahun kanker payudara yang lalu. Wanita yang minum alkohol memiliki resiko rendah hati meningkat. Semakin banyak Anda minum, semakin besar risiko Anda
Perempuan memiliki pengetahuan terbatas mereka risiko relatif kanker payudara, faktor risiko yang terkait dan keragaman gejala kanker payudara potensial terkait. perempuan tua itu terutama miskin untuk mengidentifikasi gejala kanker payudara, faktor-faktor risiko terkait dengan kanker payudara dan risiko pribadi mereka terserang penyakit itu. Perempuan, kadang-kadang, memiliki benjolan di dada mereka yang telah ada untuk seumur hidup. Mereka biasanya fibroid yang tidak berbahaya, dan tidak pernah meyakinkan berarti Anda telah mengembangkan kanker payudara. Wanita sangat sadar tentang perawatan payudara mereka. Payudara indah dan sehat adalah salah satu mimpi yang paling dihargai wanita.
Friday, November 5, 2010
Diet & Nutrisi
Diet & Nutrisi
Fakta Luar Biasa di Balik Susu, Tomat, Lemak, dan Madu
SETIAP bahan makanan memiliki kandungan spesifik yang dapat membantu Anda mengejar impian Anda untuk mendapatkan tubuh langsing yang ideal. Kenalilah keunggulan dari empat bahan makanan dan nutrisi berikut supaya Anda bisa mendapatkan keuntungan maksimal darinya.
PERLINDUNGAN LEBIH UNTUK TULANG. Sebuah penelitian di University of Granada, Spanyol, menemukan bahwa susu kambing, atau keju yang terbuat dari susu kambing, dapat membantu tubuh menyerap zat besi, kalsium, fosfor, dan magnesium lebih baik dibanding susu sapi. Selain memberi perlindungan yang lebih pada tulang, susu kambing juga efektif mencegah anemia.
TOMAT UNGU KAYA ANTIOKSIDAN. Tomat jenis baru ini mengandung banyak pigmen anthocyanin, jenis antioksidan yang juga ditemukan pada berbagai jenis berry berwarna gelap, seperti blackberry dan cranberry. Berwarna ungu karena merupakan hasil penyilangan dengan gen bunga snapdragon atau Antirrhinum majus. Tomat ini dikembangkan oleh para ahli dari John Innes Centre, Norwich, Inggris, karena dianggap lebih populer dan lebih banyak dikonsumsi dibanding buah berry.
LEBIH SEHAT BERKAT LEMAK. Makanan rendah lemak tak selalu baik untuk Anda. Hal ini dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilansir dalam The New England Journal of Medicine. Dikatakan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh ternyata lebih sehat dan lebih langsing dibandingkan mereka yang rutin mengonsumsi makanan rendah lemak. Penuhi sumber lemak tak jenuh Anda dari makanan seperti ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
MADU YANG MENYEMBUHKAN. Prof. Dr. Thomas Henle dari Institut Kimia Pangan, Universitas Dresden, Jerman berhasil mengidentifikasi kandungan aktif antibakteri dalam madu manuka. Madu yang berasal dari bunga manuka yang hanya tumbuh di Selandia Baru ini, diketahui mengandung metilglioksal pangan (MGO), senyawa yang terbukti memiliki kekuatan antibiotik alami yang efektif membunuh bakteri patogen penyebab penyakit. MGO juga ditemukan pada produk olahan susu, produk fermentasi, dan kopi yang disangrai. Namun, kandungan tertinggi ada pada madu manuka, yaitu 100-900 mg/kg.
Fakta Luar Biasa di Balik Susu, Tomat, Lemak, dan Madu
SETIAP bahan makanan memiliki kandungan spesifik yang dapat membantu Anda mengejar impian Anda untuk mendapatkan tubuh langsing yang ideal. Kenalilah keunggulan dari empat bahan makanan dan nutrisi berikut supaya Anda bisa mendapatkan keuntungan maksimal darinya.
PERLINDUNGAN LEBIH UNTUK TULANG. Sebuah penelitian di University of Granada, Spanyol, menemukan bahwa susu kambing, atau keju yang terbuat dari susu kambing, dapat membantu tubuh menyerap zat besi, kalsium, fosfor, dan magnesium lebih baik dibanding susu sapi. Selain memberi perlindungan yang lebih pada tulang, susu kambing juga efektif mencegah anemia.
TOMAT UNGU KAYA ANTIOKSIDAN. Tomat jenis baru ini mengandung banyak pigmen anthocyanin, jenis antioksidan yang juga ditemukan pada berbagai jenis berry berwarna gelap, seperti blackberry dan cranberry. Berwarna ungu karena merupakan hasil penyilangan dengan gen bunga snapdragon atau Antirrhinum majus. Tomat ini dikembangkan oleh para ahli dari John Innes Centre, Norwich, Inggris, karena dianggap lebih populer dan lebih banyak dikonsumsi dibanding buah berry.
LEBIH SEHAT BERKAT LEMAK. Makanan rendah lemak tak selalu baik untuk Anda. Hal ini dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilansir dalam The New England Journal of Medicine. Dikatakan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh ternyata lebih sehat dan lebih langsing dibandingkan mereka yang rutin mengonsumsi makanan rendah lemak. Penuhi sumber lemak tak jenuh Anda dari makanan seperti ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
MADU YANG MENYEMBUHKAN. Prof. Dr. Thomas Henle dari Institut Kimia Pangan, Universitas Dresden, Jerman berhasil mengidentifikasi kandungan aktif antibakteri dalam madu manuka. Madu yang berasal dari bunga manuka yang hanya tumbuh di Selandia Baru ini, diketahui mengandung metilglioksal pangan (MGO), senyawa yang terbukti memiliki kekuatan antibiotik alami yang efektif membunuh bakteri patogen penyebab penyakit. MGO juga ditemukan pada produk olahan susu, produk fermentasi, dan kopi yang disangrai. Namun, kandungan tertinggi ada pada madu manuka, yaitu 100-900 mg/kg.
Demam Berdarah atau Tifus?
Demam Berdarah atau Tifus?
Panas tinggi merupakan salah satu ciri DBD dan Tifus. Ciri apalagi yang bisa membedakan kedua penyakit ini?
Bookmark | Cetak | E-mail
Rabu, 21 Juli 2010
Topik: Kesehatan
Gejala penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus memiliki beberapa kesamaan. Kedua penyakit ini ditandai dengan demam yang cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas penderitanya. Jika salah mengetahui jenis penyakit yang diderita bisa mengakibatkan kesalahan penanganan pada penderita, bahkan dapat menyebabkan kematian. Apa saja perbedaan antara penyakit demam berdarah dan tifus?
Penyebab
• Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.
• Tifus
Tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.
Bagian yang Diserang
• Demam Berdarah
Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan kematian.
• Tifus
Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.
Gejala
• Demam Berdarah
Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:
o Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
o Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
o Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
o Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.
• Tifus
Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:
o Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
o Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
o Nyeri perut dan diare.
o Batuk dan sakit tenggorokan.
Pemeriksaan
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.
• Demam Berdarah
Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlah trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.
• Tifus
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.
Pengobatan
• Demam Berdarah
Tidak ada obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya penderita dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan penderita lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.
• Tifus
Untuk pengobatan tifus, biasanya akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.
Cara Pencegahan
• Demam Berdarah
Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
• Tifus
Sedangkan untuk mencegah tifus adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak. Pilihlah makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.
Selain itu, penting menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat mencegah penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus menimpa kita.
Panas tinggi merupakan salah satu ciri DBD dan Tifus. Ciri apalagi yang bisa membedakan kedua penyakit ini?
Bookmark | Cetak | E-mail
Rabu, 21 Juli 2010
Topik: Kesehatan
Gejala penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus memiliki beberapa kesamaan. Kedua penyakit ini ditandai dengan demam yang cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas penderitanya. Jika salah mengetahui jenis penyakit yang diderita bisa mengakibatkan kesalahan penanganan pada penderita, bahkan dapat menyebabkan kematian. Apa saja perbedaan antara penyakit demam berdarah dan tifus?
Penyebab
• Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.
• Tifus
Tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini ada pada berkembang cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga-serangga pembawa bakteri seperti lalat atau serangga lainnya. Bakteri ini bisa ada pada makanan atau minuman dan akan masuk ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Itulah penyebab seseorang bisa terkena tifus.
Bagian yang Diserang
• Demam Berdarah
Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan kematian.
• Tifus
Bakteri tifus menyerang usus sehingga menyebabkan luka pada usus. Selanjutnya akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.
Gejala
• Demam Berdarah
Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:
o Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
o Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
o Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
o Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.
• Tifus
Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:
o Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
o Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
o Nyeri perut dan diare.
o Batuk dan sakit tenggorokan.
Pemeriksaan
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.
• Demam Berdarah
Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlah trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.
• Tifus
Untuk mengetahui apakah Anda mengalami tifus atau tidak, maka akan dilakukan tes Widal. Yang diperiksa pada tes ini adalah apakah pada darah mengandung antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi. Jika hasil menunjukkan > 1/160 berarti Anda menderita tifus. Pemeriksaan lain dapat dilakukan dengan memeriksa tinja penderita karena pada tinja penderita tifus mengandung bakteri Salmonella typhi.
Pengobatan
• Demam Berdarah
Tidak ada obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya penderita dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan penderita lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.
• Tifus
Untuk pengobatan tifus, biasanya akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang dimakan tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Nasi tim atau bubur menjadi makanan yang dikonsumsi penderita. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.
Cara Pencegahan
• Demam Berdarah
Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.
• Tifus
Sedangkan untuk mencegah tifus adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri tifus tidak dapat berkembang biak. Pilihlah makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.
Selain itu, penting menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan daya tahan tubuh yang kuat mencegah penyakit demam berdarah atau DBD dan tifus menimpa kita.
7 Tips Menghindari Efek Samping Obat
7 Tips Menghindari Efek Samping Obat
Obat jelas lebih banyak manfaat daripada mudaratnya. Obat aman bila dikonsumsi dengan benar. Namun obat juga dapat memiliki efek samping. Di negara-negara maju yang taraf kesehatannya lebih tinggi, pengaruh negatif obat adalah penyebab kematian nomor empat (Ingat mengapa Michael Jackson meninggal dunia?). Di negara berkembang seperti Indonesia, lebih banyak orang yang meninggal karena tidak mampu beli obat daripada karena pengaruh negatifnya.
Untuk menghindari efek negatif obat, banyak cara telah dilakukan. Perusahaan farmasi selalu mencantumkan kontra indikasi dan interaksi obat di setiap kemasannya. Mereka juga memonitor efek samping obat dan selalu melakukan perbaikan untuk menekan efek negatifnya.
Banyak obat baru yang efek sampingnya baru diketahui setelah beredar di pasar. Bila efeknya fatal biasanya akan dilakukan penarikan. Obat-obatan yang penggunaannya tidak luas mungkin perlu waktu lama untuk mengetahui semua potensi negatifnya.
Sebagai konsumen kesehatan, Anda sendirilah yang harus waspada terhadap potensi efek samping obat. Beberapa tips berikut dapat menjadi panduan Anda:
1. Baca dosis dan aturan pakainya.
Setiap obat berbeda kekuatannya. Bacalah dosis obat dengan cermat ketika Anda akan mengkonsumsinya. Bila dokter menyarankan setengah tablet, jangan mengubahnya sendiri karena Anda merasa kekuatannya kurang. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukannya. Tanyakan juga ke dokter atau apoteker bila Anda akan menggerus atau memecah tablet. Beberapa jenis obat harus ditelan secara utuh.
2. Lihat tanda peringatan.
Beberapa obat berpengaruh terhadap kemampuan Anda berkendara atau mengoperasikan mesin. Bila Anda meminumnya, Anda harus berhenti berkendara atau menjalankan mesin agar tidak mengalami kecelakaan. Obat-obatan ini memiliki tanda peringatan segitiga merah di labelnya.
3. Ketahui efek samping obat.
Sejumlah obat memiliki potensi efek samping. Beberapa obat penenang, obat anti hipertensi dan obat anti epilepsi, misalnya, dapat menimbulkan impotensi. Anda juga harus waspada terhadap potensi efek samping obat berikut:
• Obat antikoagulan warfarin -> perdarahan
• Obat penurun kolesterol simvastatin dan atorvastatin -> masalah otot
• Obat anti peradangan ibuprofen -> perdarahan
• Obat penenang diazepam-> menekan kerja sistem saraf pusat
• Obat diuretik furosemide -> ketidakseimbangan garam dalam tubuh
• Obat penenang citalopram -> sindrom serotonin seperti sakit kepala, kejang otot, kecemasan, bingung dan berkeringat.
Bila Anda curiga obat yang Anda minum menyebabkan efek samping, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
4. Jangan sembarangan memberikan obat bebas kepada anak.
Jangan memberikan obat bebas kepada anak kecuali labelnya secara spesifik menyebutkan boleh dikonsumsi anak-anak. Anak-anak bukanlah orang dewasa berukuran kecil. Mereka memiliki sensitivitas dan daya respon yang berbeda terhadap obat sehingga tidak semua obat untuk dewasa dapat diberikan kepada anak.
5. Bacalah kandungan isi dan tanggal daluwarsa obat.
Banyak obat bebas yang memiliki nama atau merek berbeda-beda namun kandungannya sama. Pastikan Anda tidak mengkonsumsi obat yang sama dalam kemasan merek yang berbeda untuk menghindari overdosis.
6. Beritahu dokter bila Anda:
• sedang hamil atau menyusui
• alergi terhadap obat tertentu
• memiliki diabetes, penyakit ginjal atau liver
• sedang meminum obat lain atau suplemen/herbal
• sedang menjalani diet khusus
Obat-obatan tertentu tidak cocok untuk orang dengan kondisi tertentu. Obat juga dapat berinteraksi dengan obat lain, makanan dan suplemen tertentu. Dokter perlu mengetahui kondisi Anda agar dapat meresepkan obat yang aman.
7. Mintalah dokter mengevaluasi pengobatan jangka panjang Anda.
Bila Anda memiliki penyakit kronis seperti penyakit jantung atau hipertensi, Anda perlu mengkonsumsi obat tertentu secara terus-menerus dalam jangka panjang. Obat yang Anda minum seringkali perlu diselangi obat lain agar tidak memberikan efek negatif yang merugikan kesehatan.
Obat jelas lebih banyak manfaat daripada mudaratnya. Obat aman bila dikonsumsi dengan benar. Namun obat juga dapat memiliki efek samping. Di negara-negara maju yang taraf kesehatannya lebih tinggi, pengaruh negatif obat adalah penyebab kematian nomor empat (Ingat mengapa Michael Jackson meninggal dunia?). Di negara berkembang seperti Indonesia, lebih banyak orang yang meninggal karena tidak mampu beli obat daripada karena pengaruh negatifnya.
Untuk menghindari efek negatif obat, banyak cara telah dilakukan. Perusahaan farmasi selalu mencantumkan kontra indikasi dan interaksi obat di setiap kemasannya. Mereka juga memonitor efek samping obat dan selalu melakukan perbaikan untuk menekan efek negatifnya.
Banyak obat baru yang efek sampingnya baru diketahui setelah beredar di pasar. Bila efeknya fatal biasanya akan dilakukan penarikan. Obat-obatan yang penggunaannya tidak luas mungkin perlu waktu lama untuk mengetahui semua potensi negatifnya.
Sebagai konsumen kesehatan, Anda sendirilah yang harus waspada terhadap potensi efek samping obat. Beberapa tips berikut dapat menjadi panduan Anda:
1. Baca dosis dan aturan pakainya.
Setiap obat berbeda kekuatannya. Bacalah dosis obat dengan cermat ketika Anda akan mengkonsumsinya. Bila dokter menyarankan setengah tablet, jangan mengubahnya sendiri karena Anda merasa kekuatannya kurang. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukannya. Tanyakan juga ke dokter atau apoteker bila Anda akan menggerus atau memecah tablet. Beberapa jenis obat harus ditelan secara utuh.
2. Lihat tanda peringatan.
Beberapa obat berpengaruh terhadap kemampuan Anda berkendara atau mengoperasikan mesin. Bila Anda meminumnya, Anda harus berhenti berkendara atau menjalankan mesin agar tidak mengalami kecelakaan. Obat-obatan ini memiliki tanda peringatan segitiga merah di labelnya.
3. Ketahui efek samping obat.
Sejumlah obat memiliki potensi efek samping. Beberapa obat penenang, obat anti hipertensi dan obat anti epilepsi, misalnya, dapat menimbulkan impotensi. Anda juga harus waspada terhadap potensi efek samping obat berikut:
• Obat antikoagulan warfarin -> perdarahan
• Obat penurun kolesterol simvastatin dan atorvastatin -> masalah otot
• Obat anti peradangan ibuprofen -> perdarahan
• Obat penenang diazepam-> menekan kerja sistem saraf pusat
• Obat diuretik furosemide -> ketidakseimbangan garam dalam tubuh
• Obat penenang citalopram -> sindrom serotonin seperti sakit kepala, kejang otot, kecemasan, bingung dan berkeringat.
Bila Anda curiga obat yang Anda minum menyebabkan efek samping, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
4. Jangan sembarangan memberikan obat bebas kepada anak.
Jangan memberikan obat bebas kepada anak kecuali labelnya secara spesifik menyebutkan boleh dikonsumsi anak-anak. Anak-anak bukanlah orang dewasa berukuran kecil. Mereka memiliki sensitivitas dan daya respon yang berbeda terhadap obat sehingga tidak semua obat untuk dewasa dapat diberikan kepada anak.
5. Bacalah kandungan isi dan tanggal daluwarsa obat.
Banyak obat bebas yang memiliki nama atau merek berbeda-beda namun kandungannya sama. Pastikan Anda tidak mengkonsumsi obat yang sama dalam kemasan merek yang berbeda untuk menghindari overdosis.
6. Beritahu dokter bila Anda:
• sedang hamil atau menyusui
• alergi terhadap obat tertentu
• memiliki diabetes, penyakit ginjal atau liver
• sedang meminum obat lain atau suplemen/herbal
• sedang menjalani diet khusus
Obat-obatan tertentu tidak cocok untuk orang dengan kondisi tertentu. Obat juga dapat berinteraksi dengan obat lain, makanan dan suplemen tertentu. Dokter perlu mengetahui kondisi Anda agar dapat meresepkan obat yang aman.
7. Mintalah dokter mengevaluasi pengobatan jangka panjang Anda.
Bila Anda memiliki penyakit kronis seperti penyakit jantung atau hipertensi, Anda perlu mengkonsumsi obat tertentu secara terus-menerus dalam jangka panjang. Obat yang Anda minum seringkali perlu diselangi obat lain agar tidak memberikan efek negatif yang merugikan kesehatan.
ZAKAT
ZAKAT
567. Abu Said Al-Khudri r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tidak wajib zakat emas perak yang kurang dari lima uqiyah (20 mitsqal), dan tidak wajib zakat unta yang kurang dari lima ekor, dan tidak wajib zakat padi, gandum dan kurma yang kurang dari lima wasaq. (Bukhari, Muslim).
1 Wasaq = 60 Sha’. 1 Sha’ = 2,5 kg. 1 Sha’ = 4 Mud. 1 Mud = 6 ons. 5 Wasaq = 300 Sha’.
5 Uqiyah = 20 Mitsqal = kurang lebih 12 pund (12 dinar ukon) kira-kira 96 gram emas.
Perak juga 20 mitsqal = 200 dirham.
567. Abu Said Al-Khudri r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tidak wajib zakat emas perak yang kurang dari lima uqiyah (20 mitsqal), dan tidak wajib zakat unta yang kurang dari lima ekor, dan tidak wajib zakat padi, gandum dan kurma yang kurang dari lima wasaq. (Bukhari, Muslim).
1 Wasaq = 60 Sha’. 1 Sha’ = 2,5 kg. 1 Sha’ = 4 Mud. 1 Mud = 6 ons. 5 Wasaq = 300 Sha’.
5 Uqiyah = 20 Mitsqal = kurang lebih 12 pund (12 dinar ukon) kira-kira 96 gram emas.
Perak juga 20 mitsqal = 200 dirham.
TIDAK WAJIB ZAKAT BAGI SEORANG MUSLIM BUDAK DAN KUDANYA
KITAB ZAKAT ; BAB : TIDAK WAJIB ZAKAT BAGI SEORANG MUSLIM BUDAK DAN KUDANYA
568. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tidak ada kewajiban zakat terhadap seorang muslim di dalam hamba dan kudanya. (Bukhari, Muslim).
568. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tidak ada kewajiban zakat terhadap seorang muslim di dalam hamba dan kudanya. (Bukhari, Muslim).
Subscribe to:
Comments (Atom)