📰 SIAPA YANG MENUNJUKKAN KEBAIKAN, IA MENDAPAT PAHALA SEPERTI PELAKUNYA
Oleh: M. Djoko Ekasanu
Ringkasan Redaksi Aslinya
Hadis Nabi ﷺ:
"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya."
(HR. Muslim No. 1893)
Redaksi Arabnya:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Hadis ini menjelaskan bahwa seseorang tidak harus melakukan suatu ibadah secara langsung untuk mendapatkan pahala—cukup dengan mengajak, menunjukkan jalan, menginspirasi, atau menjadi sebab, maka pahalanya mengalir sama seperti pelakunya.
Latar Belakang Masalah Pada Zamannya
Pada masa Rasulullah ﷺ, Islam sedang membangun iman masyarakat yang masih baru belajar tentang tauhid. Banyak sahabat belum tahu ibadah tertentu, atau malu bertanya. Karena itu, Nabi ﷺ memberi motivasi besar:
- Agar umat aktif mengajak dan mengajar
- Agar setiap kebaikan cepat menyebar
- Agar dakwah tidak berhenti pada orang tertentu
- Agar setiap muslim merasa bertanggung jawab atas muslim lain
Inilah dasar utama persebaran Islam yang cepat: dakwah dari mulut ke mulut.
Sebab Terjadinya Masalah
Masalah muncul ketika:
- Banyak umat mengetahui kebaikan tapi pasif
- Ada yang takut salah, sehingga diam
- Ada yang hanya peduli ibadah pribadi
- Ada yang merasa kebaikan harus dilakukan oleh “ustadz saja”
Hadis ini menjadi tekad pemantik:
“Jangan diam, ajak orang lain pada kebaikan! Pahalanya besar!”
Intisari Judul
- Mengajak pada kebaikan = pahala yang terus mengalir.
- Dakwah tidak hanya ceramah; setiap tindakan positif adalah ajakan.
- Kebaikan yang kita sebarkan hari ini bisa tetap mengalir setelah kita meninggal.
Tujuan dan Manfaat
Tujuan:
- Menghidupkan kembali semangat amar ma’ruf di tengah masyarakat.
- Mendorong umat berperan aktif dalam menyebarkan nilai Islam.
- Menguatkan budaya gotong-royong dan saling menasihati.
Manfaat:
- Menambah amal jariyah.
- Memperluas pengaruh kebaikan sosial.
- Membentuk masyarakat yang saling mendukung menuju ketakwaan.
Dalil Qur’an dan Hadis
1. Al-Qur’an
QS. Al-Maidah: 2
"Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan."
QS. Ali Imran: 104
"Hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan…"
2. Hadis
-
“Siapa yang mengajarkan satu kebaikan, maka ia mendapat pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.”
(HR. Ibnu Majah) -
“Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, maka baginya pahala….”
(HR. Muslim)
Analisis dan Argumentasi
Hadis ini memiliki dua kekuatan besar:
-
Dakwah sangat mudah dilakukan
Bahkan hanya dengan share link kajian, tersenyum, memberi contoh wudhu yang benar, mengingatkan shalat, atau membantu orang tua menyeberang. -
Pahala tidak terbatas
Selama orang yang kita ajari masih melanjutkan kebaikan itu, amal itu menjadi infinite chain reward — mengalir sampai hari kiamat.
Keutamaan-keutamaannya
- Menjadi bagian dari pewaris para Nabi.
- Pahala terus bertambah meski kita tidur atau meninggal.
- Diangkat derajat oleh Allah.
- Menjadi jalan cahaya di hari kiamat.
- Menjadi sebab dilepaskannya kesulitan dunia dan akhirat.
Relevansi dengan Kecanggihan Teknologi Saat Ini
1. Komunikasi dan Media Sosial
- Satu klik dapat menyebarkan jutaan kebaikan.
- Dakwah tidak lagi terhalang jarak.
2. Transportasi
- Mudah mengunjungi saudara, menolong, atau mengajar tatap muka.
3. Kedokteran
- Berbagi informasi kesehatan yang benar bernilai kebaikan dan pahala.
4. Kehidupan Sosial
- Membangun komunitas sedekah, kelas belajar anak-anak, distribusi makanan, air minum—semua menjadi pahala orang-orang yang diajak.
Zaman modern membuat pahala kebaikan lebih cepat berlipat.
Hikmah
- Kebaikan kecil bisa menjadi besar di sisi Allah.
- Kita tidak tahu siapa yang akan tersentuh dari ajakan kita.
- Hadis ini mengajarkan proaktif, bukan pasif.
- Allah membuka pintu surga melalui gerakan sederhana.
Muhasabah dan Caranya
Muhasabah
- Sudahkah hari ini aku mengajak satu orang kepada kebaikan?
- Sudahkah aku menjadi sebab lahirnya hidayah bagi orang lain?
- Atau aku hanya sibuk dengan urusan pribadi?
Cara Praktis
- Bagikan satu ayat per hari.
- Ajak teman untuk shalat berjamaah.
- Ajarkan satu sunnah kecil kepada anak.
- Jadilah contoh, bukan sekadar pemberi nasihat.
- Dukung kegiatan sosial, walau hanya sekecil membagikan minuman gratis.
Doa
اللّهُمَّ اسْتَعْمِلْنَا فِي خَيْرِ مَا تُحِبُّ وَتَرْضَى
“Ya Allah, gunakanlah kami pada sebaik-baik perkara yang Engkau cintai dan Engkau ridai.”
اللّهُمَّ اجْعَلْنَا مِفْتَاحًا لِلْخَيْرِ مُغْلَقًا لِلشَّرِّ
“Ya Allah, jadikan kami pembuka pintu-pintu kebaikan dan penutup pintu-pintu keburukan.”
Nasehat Para Ulama Besar
Hasan Al-Bashri
“Kebaikan yang engkau ajarkan kepada orang lain adalah bekalmu di akhirat.”
Rabi‘ah al-Adawiyah
“Cintailah Allah, maka engkau akan mencintai semua kebaikan.”
Abu Yazid al-Bistami
“Jadilah jalan bagi orang lain menuju Allah.”
Junaid al-Baghdadi
“Satu akhlak baik yang engkau ajarkan lebih berat dari seribu ceramah.”
Al-Hallaj
“Hidup adalah perjalanan memberi.”
Imam al-Ghazali
“Orang yang menunjukkan kebaikan adalah gurunya umat manusia.”
Syekh Abdul Qadir al-Jailani
“Sebarkan kebaikan, walau kau belum sempurna.”
Jalaluddin Rumi
“Jadilah lilin: menerangi orang lain sambil melelehkan ego.”
Ibnu ‘Arabi
“Karunia terbesar adalah menjadi sebab turunnya hidayah.”
Syekh Ahmad al-Tijani
“Ketika engkau mengajak pada kebaikan, Allah mengajakmu menuju rahmat-Nya.”
Testimoni Tokoh Indonesia
Gus Baha’
“Ngajak orang baik itu enteng tapi pahalanya gede. Kadang cuma ngomong: ‘ayo ngaji’. Itu bisa nyeret awakmu mlebu surga.”
Ustadz Adi Hidayat
“Hadis ini menunjukkan bahwa kita wajib aktif dalam dakwah. Menyampaikan satu ilmu saja, pahalanya berlipat.”
Buya Yahya
“Jika engkau memudahkan kebaikan bagi orang lain, Allah akan memudahkan segala urusanmu.”
Ustadz Abdul Somad
“Jangan pelit ilmu. Share! Satu orang dapat hidayah karena kamu, itu lebih baik dari dunia dan isinya.”
Daftar Pustaka
- Shahih Muslim, Kitab al-Imarah.
- Tafsir Ibn Katsir.
- Ihya Ulumiddin – Imam al-Ghazali.
- Futuhat Makkiyyah – Ibnu ‘Arabi.
- Diwan Rumi – Jalaluddin Rumi.
- Al-Fath ar-Rabbani – Abdul Qadir al-Jailani.
- Nashaihul Ibad – Imam Nawawi al-Bantani.
- Ceramah Gus Baha’, UAH, Buya Yahya, dan UAS.
Ucapan Terima Kasih
Penulis mengucapkan terima kasih kepada para guru, ulama, keluarga, serta seluruh sahabat yang telah menginspirasi terciptanya tulisan ini. Semoga Allah menjadikan setiap huruf yang dibaca sebagai amal jariyah.
📰 YUK, JADI PEMICU KEBAIKAN! DAPAT PAHALA SAMA KAYA YANG NGELAKUIN!
Oleh: M. Djoko Ekasanu
---
INTINYA NIH...
Nabi ﷺ bersabda:
"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya." (HR.Muslim No. 1893)
Versi Arabnya:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Gampangannya: Lo gak harus jadi pelaku utama buat dapet pahala. Cukup jadi trigger-nya, ngajakin, ngasih tau, atau ngasih inspirasi, deh! Pahalanya bakal sama gede kayak orang yang beneran ngelakuin. Mantap, kan?
---
KENAPA SIH NABI BILANG GITU?
Zaman dulu, kan, banyak sahabat yang masih newbie dalam hal ibadah. Ada yang malu nanya, ada yang belum paham. Nah, biar semangat dakwah pada nyala, Nabi kasih motivasi super ini:
· Biar pada aktif ngajak dan ngajarin, jangan diem aja.
· Biar kebaikan cepet nyebar, kayak virus yang positif.
· Biar tanggung jawab dakwah gak cuma di orang tertentu aja.
Ini nih salah satu rahasia kenapa Islam bisa cepet banget nyebarnya!
---
MASALAHNYA ITU DI MANA?
Sekarang pun masalahnya mirip, cuma beda zamannya aja:
· Banyak yang udah tau kebaikan, tapi cuma jadi penonton.
· Takut salah, akhirnya milih diem.
· Sibuk urusan sendiri, "urusan lo, urusan gue".
· Berpikir bahwa ngajakin baik itu cuma tugas ustadz.
Nah, hadis ini kayak tamparan halus: "Bro, jangan cuma jadi kolektor kebaikan buat diri sendiri! Yuk, bagikan!"
---
INTI DARI SEMUA INI:
· Ngajak orang lain berbuat baik = investasi pahala yang auto-pilot.
· Dakwah gak harus pake mimbar, bisa lewat chat, story, atau sekadar ngasih contoh.
· Kebaikan yang lo trigger hari ini bisa jadi amal jariyah yang ngalir terus sampe lo di alam baka nanti.
---
TUJUAN & MANFAATNYA BUAT KITA
Tujuannya:
1. Nge-hidupin lagi budaya saling ngajak dalam kebaikan.
2. Bikin kita lebih pede dan aktif nyebarin hal-hal positif.
3. Ngebangun komunitas yang saling support, kayak squad goals tapi versi akhirat.
Manfaatnya:
· Dapet pahala yang terus ngalir, bahkan pas lagi tidur sekalipun.
· Lingkungan sekitar jadi lebih positif.
· Hidup terasa lebih ringan karena pada saling bantu.
---
DUKUNGAN DARI SUMBER UTAMA
1. Dari Al-Qur'an
QS. Al-Maidah: 2
"Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan."
QS. Ali Imran: 104
"Hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan…"
2. Dari Hadis Lainnya
“Siapa yang mengajarkan satu kebaikan, maka ia mendapat pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (HR.Ibnu Majah)
---
ANALISIS GUE:
Keren banget nih hadis, karena:
1. Dakwah jadi super mudah. Gak perlu jadi ustadz dulu. Share link kajian, ingetin temen buat sholat, atau bantu nenek-nenek nyebrang jalan aja udah termasuk!
2. Pahalanya bisa limitless. Bayangin, selama orang yang lo ajakin terus ngamalin dan nyebarin lagi, pahalanya ke lo bakal terus ngalir kayak sungai. It's like an infinite pahala hack!
---
KEUTAMAAN YANG BIKIN SEMANGAT:
· Lo jadi bagian dari tim para Nabi.
· Pahala tetap jalan meski lagi WFH atau bahkan udah di alam lain.
· Derajat lo diangkat sama Allah.
· Bakal jadi "pencerah" di hari kiamat nanti.
· Bisa jadi solusi dari masalah dunia dan akhirat.
---
RELEVAN BANGET SAMA ZAMAN NOW!
1. Media Sosial Cuma modal kuota, lo bisa nyebar kebaikan ke seluruh dunia. Satu klik, jutaan pahala bisa mengalir.
2. Transportasi Gampang banget jalan-jalan buat silaturahmi atau bantu temen yang lagi kesusahan.
3. Info Kesehatan Share info kesehatan yang valid juga termasuk dakwah, lho!
4. Komunitas Online/Offline Bikin grup sedekah, ngajar ngaji online, atau bagi-bagi takjil—semuanya bisa jadi sumber pahala buat lo dan orang yang lo ajak.
Zaman now bikin pahala lo bisa nge-zoom berkali-kali lipat!
---
HIKMAH YANG BISA DIPETIK:
· Hal kecil yang lo anggap sepele, bisa jadi bernilai gede di mata Allah.
· Kita gak pernah tau siapa yang bakal terinspirasi dari ajakan baik kita.
· Hadis ini ngajarin kita buat proaktif, jangan nunggu disuruh.
· Allah buka pintu surga lewat hal-hal sederhana yang kita lakukan.
---
MUHASABAH & ACTION PLAN
Cek Diri:
· Hari ini gue udah ngajak siapa aja buat berbuat baik?
· Gue udah jadi sebab orang lain dapet hidayah belum?
· Atau gue masih sibuk banget sama urusan sendiri?
Langkah Simpel yang Bisa Dilakukan:
1. Share satu ayat atau quote baik tiap hari.
2. Ajak temen nongkrong sambil ngaji atau diskusi positif.
3. Ajarin adek atau ponakan hal-hal baik, sekecil apapun.
4. Jadilah contoh, jangan cuma bisa nyuruh.
5. Support kegiatan sosial, sekecil apapun kontribusinya.
---
DOA-DOA PENDEK YANG BISA DIBACA:
اللّهُمَّ اسْتَعْمِلْنَا فِي خَيْرِ مَا تُحِبُّ وَتَرْضَى "Ya Allah,gunakanlah kami pada sebaik-baik perkara yang Engkau cintai dan Engkau ridai."
اللّهُمَّ اجْعَلْنَا مِفْتَاحًا لِلْخَيْرِ مُغْلَقًا لِلشَّرِّ "Ya Allah,jadikan kami pembuka pintu-pintu kebaikan dan penutup pintu-pintu keburukan."
---
QUOTE KEREN DARI PARA ULAMA:
· Hasan Al-Bashri: "Kebaikan yang lo ajarin ke orang lain adalah bekal lo di akhirat."
· Jalaluddin Rumi: "Jadilah lilin: nerangin orang lain, sambil ngeleburin ego sendiri."
· Imam al-Ghazali: "Orang yang nunjukin kebaikan itu kayak guru buat seluruh manusia."
· Syekh Abdul Qadir al-Jailani: "Sebarin kebaikan, walau lo sendiri belum sempurna."
---
TESTIMONI TOKOH INDONESIA:
· Gus Baha': "Ngajak orang baik itu gampang, tapi pahalanya gede. Cuma bilang 'Ayo, kita ngaji!' bisa jadi tiket masuk surga."
· Ustadz Adi Hidayat: "Hadis ini nunjukin kita harus aktif dakwah. Nyampein satu ilmu aja, pahalanya berlipat."
· Buya Yahya: "Kalo lo memudahkan kebaikan buat orang lain, Allah akan mudahkan urusan lo."
· Ustadz Abdul Somad: "Jangan pelit ilmu! Share! Satu orang dapet hidayah karena lo, itu lebih baik dari isi dunia."
---
DAFTAR BACAAN (BUAT YANG PENASARAN):
1. Shahih Muslim, Kitab al-Imarah.
2. Tafsir Ibn Katsir.
3. Ihya Ulumiddin – Imam al-Ghazali.
4. Dan masih banyak lagi...
---
UCAPAN TERIMA KASIH:
Big thanks buat para guru, ulama, keluarga, dan seluruh squad yang udah ngasih inspirasi buat tulisan ini. Semoga setiap huruf yang dibaca jadi amal jariyah buat kita semua. Aamiin!
---
Artikel ini bisa dishare ke mana aja, yang penting jangan lupa cantumin sumbernya, ya! 😊
