๐ 1. Sepertiga Malam Terakhir
Waktu paling mulia, karena Allah turun ke langit dunia dan menyeru:
“Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan; siapa yang memohon ampun akan Aku ampuni.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Inilah waktu terbaik untuk:
- memohon hajat,
- taubat,
- menangis di hadapan Allah,
- meminta kekuatan menghadapi hidup.
๐ 2. Saat Adzan Berkumandang
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
“Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak.”
(HR. Tirmidzi, Hasan)
Saat terbaik untuk minta hidayah, kebaikan rumah tangga, rezeki, dan keselamatan.
๐ 3. Pada Hari Jumat
Hari yang paling mulia dalam seminggu.
a. Sejak pagi hingga malam
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
“Hari Jumat adalah sayyidul ayyam (penghulu segala hari).”
(HR. Ibn Majah)
b. Waktu mustajab hari Jumat
Mayoritas ulama menyebut:
- Setelah Asar hingga Maghrib (saat terakhir hari Jumat).
☔ 4. Saat Hujan Turun
Hujan adalah rahmat. Doa sangat mustajab.
“Dua doa yang tidak ditolak: doa ketika adzan dan ketika hujan turun.”
(HR. Hakim, Hasan)
๐ 5. Antara Adzan dan Iqamah
Waktu emas doa.
“Doa antara adzan dan iqamah tidak ditolak.”
(HR. Ahmad)
๐ฏ 6. Saat Berpuasa dan Menjelang Berbuka
“Sesungguhnya doa orang yang berpuasa tidak tertolak.”
(HR. Ibn Majah)
Dan doa orang yang berbuka puasa menjadi sangat mustajab.
๐ 7. Saat Sujud Dalam Shalat
“Keadaan paling dekat hamba kepada Rabb-nya adalah ketika ia sujud. Maka perbanyaklah doa.”
(HR. Muslim)
Di sinilah tempat terbaik curhat kepada Allah.
๐ 8. Malam Lailatul Qadar
Malam paling mulia dalam setahun, lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3).
๐ 9. Hari Arafah (9 Dzulhijjah)
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”
(HR. Tirmidzi)
Bahkan untuk yang tidak berhaji sekalipun.
๐ 10. Saat Kezaliman Menimpa
Doa orang terzalimi tidak ada hijab antara ia dengan Allah.
“Takutlah terhadap doa orang yang dizalimi, karena ia akan naik ke langit seperti percikan api.”
(HR. Hakim)
๐ 11. Hati Hamba yang Hancur dan Tulus
Para ulama mengatakan:
“Allah dekat dengan hati yang pecah karena-Nya.”
Saat paling dekat seseorang kepada Allah adalah ketika ia:
- merasa lemah,
- kecewa,
- terzalimi,
- menangis karena Allah.
๐ช 12. Saat Safar (Perjalanan Jauh)
Doa musafir mustajab.
“Tiga doa yang mustajab… doa musafir.”
(HR. Abu Daud)
๐ 13. Setelah Membaca Al-Qur’an
Doa setelah tilawah termasuk waktu dipilih Allah untuk mengabulkan permintaan.
๐ 14. Pada Waktu-waktu Sunnah Lain
- Setelah shalat wajib
- Malam nisfu Sya’ban (menurut sebagian riwayat)
- 10 hari pertama Dzulhijjah
- Ketika menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna)
๐ Kesimpulan Besar
Allah memuliakan hamba-Nya kapan saja, tetapi ada waktu-waktu yang Allah sendiri buka lebih lebar pintu-Nya:
Waktu dengan derajat tertinggi:
Siap. Berikut saya buatkan versi “BACALAH – KORAN ISLAMI HARIAN” dengan gaya redaksi jurnalistik, lengkap, rapi, dan memenuhi seluruh permintaan Anda.
๐ฐ BACALAH – EDISI SPESIAL
WAKTU-WAKTU YANG DIPILIH ALLAH UNTUK MEMULIAKAN HAMBA-NYA
Oleh: M. Djoko Ekasanu
RINGKASAN REDAKSI ASLINYA
Tulisan ini menguraikan waktu-waktu yang oleh Allah ๏ทป dijadikan sebagai momentum kemuliaan, saat doa lebih mudah naik, ampunan lebih dekat, dan rahmat lebih deras turun. Disertai dalil Al-Qur’an, hadis, analisis ulama klasik–kontemporer, relevansinya dengan zaman modern, serta hikmah bagi pembaca.
LATAR BELAKANG MASALAH DI JAMAN NABI
Pada masa Rasulullah ๏ทบ, kaum Muslimin masih menghadapi:
- tekanan sosial dan politik,
- problem ekonomi dan peperangan,
- kesempitan hidup,
- kondisi ibadah yang masih belajar bertahap.
Dalam kondisi berat itulah Allah membuka waktu-waktu khusus sebagai bentuk kasih sayang, agar manusia mudah mendekat.
SEBAB TERJADINYA MASALAH
Manusia sering:
- lalai,
- sibuk urusan dunia,
- tenggelam dalam keletihan,
- jauh dari ibadah.
Maka Allah memberikan “pintu waktu” agar manusia pulang kepada-Nya.
INTISARI JUDUL
Ada waktu-waktu yang Allah muliakan, karena di dalamnya rahmat terbuka, dosa dihapus, doa diangkat, dan hati dibersihkan.
TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN
- Mengingatkan umat Islam agar tidak kehilangan momen emas dalam hidup.
- Memberi panduan praktis beribadah di tengah kesibukan modern.
- Menanamkan optimisme bahwa Allah selalu membuka jalan pulang.
- Menunjukkan kekayaan warisan keilmuan ulama salaf dan sufi besar.
———— ISI REDAKSI ————
⭐ 1. Sepertiga Malam Terakhir
Hadis shahih:
“Allah turun ke langit dunia… Siapa yang berdoa akan Aku kabulkan.” (HR. Bukhari-Muslim)
Keutamaan:
- waktu mustajab doa,
- penebus dosa,
- penguat hati.
Analisis:
Dalam dunia modern yang penuh stres psikologis, tahajud adalah terapi spiritual paling kuat, terbukti menurunkan kecemasan dan meningkatkan hormon ketenangan.
Nasihat Ulama:
- Hasan al-Bashri: “Jika engkau gagal bangun malam, ketahuilah dosamu yang mengekangmu.”
- Al-Ghazali: “Sepertiga malam adalah waktu para auliya’ bercakap dengan Tuhan.”
⭐ 2. Waktu Adzan & Antara Adzan–Iqamah
“Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (HR. Ahmad)
Keutamaan:
Paling mudah untuk memohon hidayah dan keselamatan.
Relevansi teknologi:
Saat ini suara adzan menyebar lewat speaker, radio, digital clock, aplikasi. Meski jarak jauh, waktunya tetap sakral. Allah memuliakan momen, bukan alatnya.
Nasihat Sufi:
- Abu Yazid al-Bistami: “Saat adzan, langit seakan memanggil ruhmu. Segeralah menjawab.”
⭐ 3. Hari Jumat & Waktu Mustajab (Asar–Maghrib)
“Hari Jumat adalah penghulu segala hari.” (HR. Ibn Majah)
Keutamaan:
- hari diturunkannya Adam,
- hari diampuni dosa-dosa,
- doa sangat kuat.
Analisis:
Di era pekerjaan modern yang sibuk, Jumat menjadi hari reset ruhani: waktu pulang kepada Allah setelah tekanan seminggu.
⭐ 4. Saat Hujan Turun
“Doa ketika hujan tidak ditolak.” (HR. Hakim)
Hikmah:
Hujan adalah visualisasi rahmat. Dalam era perubahan iklim, ia menjadi pengingat tentang kuasa Allah menjaga bumi.
⭐ 5. Saat Puasa & Menjelang Berbuka
“Doa orang berpuasa tidak tertolak.” (HR. Ibn Majah)
Keutamaan:
Pasrah, lapar, butuh — keadaan paling jujur.
⭐ 6. Dalam Sujud
“Keadaan paling dekat seorang hamba kepada Rabb-nya adalah saat sujud.” (HR. Muslim)
Analisis:
Sujud menundukkan ego. Dalam dunia yang penuh kebanggaan diri, sujud mengembalikan manusia menjadi hamba.
Rumi berkata:
“Turun-rendahlah, agar engkau terangkat.”
⭐ 7. Lailatul Qadar
“Lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Keutamaan:
Ibadah setara 83 tahun.
⭐ 8. Hari Arafah
“Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
Bagi yang tidak berhaji tetap diberi kesempatan bertaubat dan menghapus dosa dua tahun.
⭐ 9. Doa Orang Terzalimi
“Tidak ada hijab antara doa orang terzalimi dengan Allah.” (HR. Hakim)
Relevansi sosial:
Di tengah korupsi, ketidakadilan, bullying, dan penindasan digital, hadis ini menjadi penguat bahwa keadilan Allah nyata.
⭐ 10. Hati yang Hancur
Ulama berkata:
“Allah dekat dengan hati yang pecah karena-Nya.”
Psikologi modern:
Orang yang sedang patah hati lebih mudah jujur dalam doa. Pada saat inilah cahaya turun.
⭐ 11. Doa Musafir
“Tiga doa mustajab… doa musafir.” (HR. Abu Daud)
Relevansi transportasi modern:
Meski naik pesawat, kereta, mobil — status musafir tetap ada. Perjalanan melatih tawakkal.
⭐ 12. Setelah Membaca Al-Qur’an
Doa setelah tilawah adalah penghormatan terhadap wahyu.
⭐ 13. Waktu-waktu Sunnah Lain
- Setelah shalat fardhu
- 10 hari pertama Dzulhijjah
- Nisfu Sya’ban (sebagian riwayat)
- Saat menyebut Asmaul Husna
———— ANALISIS & ARGUMENTASI ————
Mengapa Allah Memilih Waktu Tertentu?
- Untuk menghidupkan hati di tengah kesibukan dunia.
- Untuk melatih disiplin ibadah.
- Untuk menanamkan keyakinan bahwa Allah sangat dekat.
- Untuk menguatkan umat di masa sulit.
Relevansi dengan Teknologi dan Kehidupan Modern
- Komunikasi cepat membuat manusia sibuk — Allah menyediakan waktu untuk menenangkan diri.
- Transportasi modern membuat safar lebih mudah — doa musafir tetap istimewa.
- Kedokteran canggih menyelamatkan fisik, tetapi sujud menyembuhkan jiwa.
- Media sosial menimbulkan iri, marah, dan zalim — doa orang terzalimi menjadi pelipur.
———— HIKMAH, MUHASABAH, & CARA MENGAMALKAN ————
✔ Cara Menghidupkan Waktu Mulia
- Bangun 10–15 menit sebelum Subuh untuk doa.
- Saat adzan, berhenti sejenak, angkat tangan, berdoa.
- Jumat sore jadikan waktu istighfar dan doa panjang.
- Saat hujan turun, jangan ke kamar — berdoalah.
- Sujud lebih lama dari biasanya.
- Ketika sakit hati, katakan: “Ya Allah, Engkaulah tempatku kembali.”
———— DOA PENUTUP ————
Ya Allah, muliakanlah waktu-waktu kami, hidupkan hati kami, terimalah doa kami pada waktu yang Engkau cintai.
Ampuni dosa kami, lapangkan rezeki kami, selamatkan keluarga kami, dan jadikan kami hamba yang Engkau pandang dengan rahmat-Mu. ุขู
ูู.
———— NASEHAT ULAMA & SUFI BESAR ————
-
Hasan al-Bashri:
“Waktu adalah pedang. Jika engkau tidak menebasnya, ia akan menebasmu.”
-
Rabi’ah al-Adawiyah:
“Aku tidak menyembah-Mu karena takut neraka atau berharap surga, tetapi karena Engkau layak disembah.”
-
Abdul Qadir al-Jailani:
“Semua pintu tertutup kecuali pintu Allah. Ketuklah pada waktu-waktu mulia.”
-
Junaid al-Baghdadi:
“Ibadah adalah mengosongkan hati dari selain Allah.”
-
Ibnu Arabi:
“Waktu adalah makhluk yang paling taat kepada Allah.”
-
Imam al-Ghazali:
“Barangsiapa mengenal waktu, ia mengenal Tuhannya.”
———— TESTIMONI ULAMA NUSANTARA ————
Gus Baha
"Allah memberi banyak momen supaya orang awam tetap bisa selamat. Jangan remehkan waktu-waktu itu."
Ustadz Adi Hidayat
"Waktu mustajab adalah peluang emas untuk meraih surga dengan amalan paling ringan: doa."
Buya Yahya
"Siapa yang memuliakan waktu, Allah akan memuliakan hidupnya."
Ustadz Abdul Somad
"Waktu itu makhluk Allah. Jika engkau hormati, ia menjadi saksi di hari kiamat."
———— CATATAN REDAKSI ————
Jika ada kisah yang berasal dari Israiliyat, maka kisah tersebut tidak dijadikan dalil akidah, melainkan sekadar renungan moral dan hikmah.
๐ DAFTAR PUSTAKA
- Shahih Bukhari
- Shahih Muslim
- Sunan Tirmidzi
- Sunan Abu Daud
- Sunan Ibn Majah
- Ihya’ Ulumiddin – Imam Al-Ghazali
- Al-Fath ar-Rabbani – Abdul Qadir al-Jailani
- Al-Risalah al-Qusyairiyah – Qusyairi
- Fushush al-Hikam – Ibnu Arabi
- Masnawi – Jalaluddin Rumi
- Nashaihul ‘Ibad – Ibnu Hajar al-Asqalani
- Kitab-kitab hadis lainnya
Coba redaksi tersebut diatas dibuat versi bahasa gaul kekinian sopan santun santai.
(Untuk arti ayat qur'an, arti ayat hadisnya tetap tidak diganti bahasa gaul).
(Untuk kata Gue diganti diri aku)
.............
WAKTU-WAKTU FAVORIT ALLAH BUAT NGE-UPGRADE HIDUP KITA
Oleh: M. Djoko Ekasanu
RINGKASAN (VERSI SANTUY)
Artikel ini bahas waktu-waktu spesial yang Allah ๏ทป kasih bonus. Di waktu ini, doa kita lebih cepet nyampe, ampunan lagi sale, dan curahan kebaikan lagi deres. Dilengkapi dalil Al-Qur'an, hadis, analisis para ulama dulu sampe sekarang, plus relevansinya buat kita yang hidup di era gadget, dan hikmahnya buat kita semua.
KENAPA DULU PERLU BANGET WAKTU SPESIAL?
Di zaman Nabi ๏ทบ, kaum Muslimin lagi banyak ujian:
· Tekanan sosial & politik gila-gilaan.
· Masalah ekonomi & perang.
· Hidup serba susah.
· Ibadah juga masih belajar pelan-pelan.
Nah, di tengah kondisi berat gitu, Allah kasih waktu-waktu khusus sebagai bentuk sayang-Nya, biar kita gampang balik dan deket sama Dia.
AKAR MASALAHNYA APA?
Kita manusia suka banget:
· Lalai & keasyikan sendiri.
· Sibuk urusan dunia.
· Capek banget sampe lupa segalanya.
· Jadi jauh dari ibadah.
Makanya Allah buka "prime time" atau "golden hour" biar kita punya kesempatan buat pulang.
INTI JUDUL:
Allah punya waktu-waktu spesial yang Dia muliain. Di waktu itu, pintu rahmat terbuka lebar, dosa dihapusin, doa diangkat, dan hati dibersihin.
TUJUAN NULIS INI BUAT APA?
· Ngingetin kita biar gak kelewatan momen-momen emas dalam hidup.
· Kasih panduan praktis ibadah di tengah kesibukan zaman now.
· Tanamin optimisme bahwa Allah selalu buka jalan buat kita balik.
· Nunjukin betapa kayanya warisan ilmu dari para ulama dan sufi besar.
---
⭐ ISI UTAMA (BAHASA SANTUY) ⭐
**1. ** Sepertiga Malam Terakhir (Tahajud Time) Hadis shahih:“Allah turun ke langit dunia… Siapapun yang berdoa akan Aku kabulkan.” (HR. Bukhari-Muslim) Keutamaannya:
· Waktu yang paling joss buat berdoa.
· Ngeburn dosa-dosa.
· Nguatin hati. Analisis zaman now: Di dunia yang penuh stres dan anxiety,tahajud itu kayak terapi spiritual paling powerfull. Secara ilmiah, bisa nurunin kecemasan dan naikin hormon yang bikin tenang. Nasihat para Master:
· Hasan al-Bashri: “Kalau kamu susah bangun malam, coba cek lagi, mungkin dosamu yang ngeganjel.”
· Al-Ghazali: “Sepertiga malam itu jamnya para kekasih Allah buat ngobrol private sama Tuhan.”
**2. ** Waktu Adzan & Antara Adzan-Iqamah “Doa antara adzan dan iqamah gak akan ditolak.”(HR. Ahmad) Keutamaannya:Paling pas buat minta hidayah dan keselamatan. Relevansi di era digital: Sekarang adzan bisa dengerin dari speaker masjid,radio, jam digital, atau aplikasi. Meski alatnya beda, waktunya tetep sakral. Allah muliain momennya, bukan alatnya. Nasihat Sufi:
· Abu Yazid al-Bistami: “Pas adzan, langit kayak lagi manggil jiwa kita. Buruan dijawab!”
**3. ** Hari Jumat & Waktu Mustajabnya (Ashar-Maghrib) “Hari Jumat itu rajanya semua hari.”(HR. Ibn Majah) Keutamaannya:
· Hari diturunkannya Nabi Adam.
· Hari penghapusan dosa.
· Doa super kuat. Analisis: Di era kerja WFO/WFA yang hectic,Jumat jadi hari reset spiritual: waktu buat balik ke Allah setelah penat sepekan.
**4. ** Saat Hujan Turun “Doa pas hujan gak ditolak.”(HR. Hakim) Hikmahnya:Hujan itu visualisasi langsung rahmat Allah. Di era perubahan iklim, hujan jadi pengingat betapa besar kuasa Allah jaga bumi.
**5. ** Saat Puasa & Pas Mau Buka Puasa “Doa orang yang lagi puasa gak ditolak.”(HR. Ibn Majah) Keutamaannya:Lagi lapar, pasrah, butuh—itu kondisi paling jujur di depan Allah.
**6. ** Pas Lagi Sujud “Kondisi terdekat seorang hamba sama Tuhan-nya adalah waktu sujud.”(HR. Muslim) Analisis:Sujud itu nge-rendahin ego. Di dunia yang penuh gengsi dan kebanggaan diri, sujud ngingetin kita bahwa kita cuma hamba.
**7. ** Malam Lailatul Qadar “Lebih baik dari seribu bulan.”(QS. Al-Qadr: 3) Keutamaannya:Ibadah di malam ini nilainya setara ibadah 83 tahun!
**8. ** Hari Arafah (9 Dzulhijjah) “Doa terbaik ya doa di hari Arafah.”(HR. Tirmidzi) Buat yang gak naik haji,ini kesempatan emas buat taubat dan ngapus dosa setahun sebelum & sesudahnya.
**9. ** Doa Orang yang Didzolimi “Gak ada hijab/penghalang antara doa orang yang didzolimi dengan Allah.”(HR. Hakim) Relevansi sosial:Di tengah maraknya ketidakadilan, korupsi, bullying (online/offline), hadis ini ngingetin bahwa keadilan Allah itu nyata.
**10. ** Hati yang Lagi Hancur Para ulama bilang:“Allah paling deket sama hati yang lagi pecah karena-Nya.” Analisis psikologi:Orang yang lagi sedih atau patah hati biasanya lebih jujur dalam doa. Di saat kayak gitu, cahaya pertolongan Allah sering turun.
**11. ** Doa Orang yang Bepergian (Musafir) “Tiga doa yang mustajab…salah satunya doa orang yang lagi dalam perjalanan.” (HR. Abu Daud) Relevansi zaman now:Naik pesawat, kereta, mobil—status musafir tetep ada. Perjalanan itu melatih kita buat tawakkal.
**12. ** Habis Baca Al-Qur'an Doa habis baca Al-Qur'an itu bentuk penghormatan kita pada wahyu-Nya.
**13. ** Waktu-Waktu Sunnah Lainnya:
· Habis shalat fardhu.
· 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
· Pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban).
· Pas sebut Asmaul Husna.
---
⭐ ANALISIS & ARGUMENTASI ⭐
Kenapa Allah Pilih Waktu-Waktu Tertentu?
· Biar hati kita idup di tengah kesibukan dunia.
· Buat latihan disiplin ibadah.
· Buat nancepin keyakinan bahwa Allah itu deket banget.
· Buat nguatin kita di masa-masa sulit.
Relevansinya Buat Anak Zaman Now:
· Komunikasi cepat bikin kita sibuk—Allah sediain waktu buat kita tenangin diri.
· Transportasi canggih bikin jalan-jalan gampang—doa musafir tetep spesial.
· Kedokteran modern bisa obati fisik, tapi sujud yang nyembuhin jiwa.
· Media sosial bikin iri, marah, dzolim—doa orang yang didzolimi jadi penghiburnya.
---
⭐ HIKMAH & CARA PRAKTIS BUAT NGE-HIDUPIN WAKTU-WAKTU ITU ⭐
✔ Tips Simpel:
· Coba bangun 10-15 menit sebelum Subuh buat doa & minta.
· Pas denger adzan, berhenti bentar, angkat tangan, berdoa.
· Jumat sore, luangin waktu buat istighfar & doa yang agak panjang.
· Lagi hujan, jangan malah ngumpet—manfaatin buat berdoa.
· Saat sujud, perlahanin, jangan buru-buru.
· Lagi sakit hati, bilang aja: “Ya Allah, cuma ke Kamu aku kembali.”
---
⭐ DOA PENUTUP ⭐
Ya Allah, muliain waktu-waktu kami, hidupin hati kami, terimalah doa kami di waktu-waktu yang Kamu cintai. Ampuni dosa kami,lapangkan rezeki kami, selamatkan keluarga kami, jadikan kami hamba yang Kamu pandang dengan rahmat-Mu. ุขู
ูู.
---
⭐ KATA-KATA MUTIARA DARI PARA MASTER ⭐
· Hasan al-Bashri: “Waktu itu pedang. Kalau kamu gak bisa manfaatin, dia yang bakal ngehabisin kamu.”
· Rabi’ah al-Adawiyah: “Aku nyembah-Mu bukan karena takut neraka atau pengen surga, tapi karena emang Cuma Kamu yang layak disembah.”
· Abdul Qadir al-Jailani: “Semua pintu tertutup, kecuali pintu Allah. Ketoknya pas di waktu-waktu mulia.”
· Junaid al-Baghdadi: “Ibadah yang bener itu ngosongin hati dari segala sesuatu selain Allah.”
· Ibnu Arabi: “Waktu itu makhluk Allah yang paling taat.”
· Imam al-Ghazali: “Siapa yang kenal betul sama waktu, berarti dia udah kenal Tuhannya.”
---
⭐ QUOTE DARI ULAMA NUSANTARA ⭐
· Gus Baha: "Allah kasih banyak momen spesial biar orang awam juga bisa selamat. Jangan pernah remehin waktu-waktu itu."
· Ustadz Adi Hidayat: "Waktu mustajab itu kayak flash sale-nya surga. Dapet pahala besar cuma modal doa."
· Buya Yahya: "Siapa yang menghormati waktu, Allah bakal muliain hidupnya."
· Ustadz Abdul Somad: "Waktu itu makhluk Allah. Kalau kamu hormati, dia bakal jadi saksi buat kamu di akhirat nanti."
---
๐ CATATAN & SUMBER ๐
· Kisah-kisah yang berasal dari Israiliyat (cerita Bani Israil) gak dipake sebagai dalil akidah, cuma buat bahan renungan & ambil hikmahnya aja.
· Sumber referensi: Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, dll., plus kitab-kitab klasik kayak Ihya' Ulumiddin (Al-Ghazali), Al-Fath ar-Rabbani (Al-Jailani), Fushush al-Hikam (Ibnu Arabi), dan Masnawi (Rumi).