Thursday, February 26, 2026

980. Ar-Raḥmānir-Raḥīm – Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

 



📖 Tafsir “الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ”

(Ar-Raḥmānir-Raḥīm – Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

Penjelasan dari Kitab Tafsir Al-Fatihah karya

Dalam penjelasannya, beliau menerangkan bahwa:

1️⃣ Ar-Raḥmān (الرَّحْمٰنِ)

Adalah rahmat Allah yang umum (ʿāmmah), meliputi seluruh makhluk tanpa membedakan iman atau kufur.

  • Nafas yang kita hirup
  • Air yang kita minum
  • Kesehatan, rezeki, teknologi, ilmu
    Semua itu pancaran sifat Ar-Raḥmān.

Rahmat ini sifatnya melimpah dan menyeluruh, bahkan sebelum makhluk meminta.

2️⃣ Ar-Raḥīm (الرَّحِيْمِ)

Adalah rahmat Allah yang khusus (khāṣṣah) bagi hamba-hamba yang beriman dan mendekat kepada-Nya.
Rahmat ini berupa:

  • Keteguhan hati
  • Hidayah
  • Kelembutan ruhani
  • Ampunan dan surga

Jika Ar-Raḥmān menyentuh tubuh dan dunia kita, maka Ar-Raḥīm menyentuh hati dan akhirat kita.

Beliau juga menjelaskan bahwa pengulangan sifat rahmat setelah “Al-Ḥamdu lillāh” adalah isyarat bahwa pujian kepada Allah harus lahir dari kesadaran atas rahmat-Nya.


🌿 Fadilah “Ar-Raḥmānir-Raḥīm”

  1. Menghadirkan rasa cinta dan harap (raja’) kepada Allah
  2. Menghilangkan keputusasaan
  3. Melembutkan hati yang keras
  4. Membuka pintu tawakal dan husnuzhan kepada Allah
  5. Mengundang rahmat dalam kehidupan sosial

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Allah memiliki seratus rahmat. Satu rahmat diturunkan ke dunia, dengannya makhluk saling berkasih sayang…”
(HR. Muslim)

Dan dalam Hadis Qudsi:

“Rahmat-Ku mendahului murka-Ku.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Dalil Qur’an:

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ
“Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”
(QS. Al-A’raf: 156)


🌙 TAUZIAH TASAWUF & TAZKIYATUL NUFUS

“Menjadi Pantulan Ar-Raḥmān di Zaman Modern”

Saudaraku…

Kita hidup di zaman luar biasa:

  • Teknologi canggih
  • Komunikasi instan
  • Transportasi cepat
  • Kedokteran maju

Namun pertanyaannya…
Apakah hati kita juga semakin lembut?

Banyak orang cepat dalam jaringan, tapi lambat dalam memaafkan.
Cepat mengirim pesan, tapi lambat mengirim doa.
Cepat menilai, tapi lambat memahami.

🌊 Ar-Raḥmān di Era Digital

Internet adalah rahmat umum.
Ilmu terbuka luas.
Namun jika tidak disertai Ar-Raḥīm, teknologi berubah menjadi:

  • Ajang riya
  • Ladang hasad
  • Tempat menyebar kebencian

Allah berfirman:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ
“Maka dengan rahmat dari Allah engkau (Muhammad) bersikap lembut kepada mereka.”
(QS. Ali Imran: 159)

Lembut adalah ciri orang yang disentuh Ar-Raḥīm.


🕊 Muhasabah

Mari bertanya pada diri:

  • Apakah media sosial kita membawa rahmat atau luka?
  • Apakah kecanggihan kita mendekatkan kepada Allah atau menjauhkan?
  • Apakah kemajuan medis membuat kita makin bersyukur atau makin sombong?

Imam Al-Ghazali berkata:
Hati yang hidup adalah hati yang menyadari setiap nikmat sebagai rahmat, bukan hasil dirinya.


🌺 Tazkiyah: Membersihkan Jiwa dengan Sifat Rahmat

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Orang yang penyayang akan disayangi Ar-Raḥmān.”
(HR. Tirmidzi)

Tasawuf mengajarkan:
Jika engkau ingin merasakan Ar-Raḥīm, jadilah rahmat bagi sesama.

Di zaman ini:

  • Rahmat dalam komentar
  • Rahmat dalam bisnis
  • Rahmat dalam berdakwah
  • Rahmat dalam keluarga

Bukan keras, bukan menghina, bukan merasa paling benar.


🌅 Harapan

Jangan putus asa.
Selama Allah masih memperkenalkan diri-Nya sebagai Ar-Raḥmānir-Raḥīm, berarti pintu kembali selalu terbuka.

Hadis Qudsi:

“Wahai anak Adam, seandainya dosamu setinggi langit lalu engkau memohon ampun kepada-Ku, Aku akan mengampunimu.”
(HR. Tirmidzi)


🌿 Pesan Penutup Dakwah

Saudaraku…

Teknologi boleh maju.
Transportasi boleh cepat.
Ilmu kedokteran boleh hebat.

Namun keselamatan tetap datang dari rahmat Allah.

Mari kita menjadi pantulan kecil dari Ar-Raḥmān dan Ar-Raḥīm:

  • Dalam keluarga
  • Dalam usaha
  • Dalam dakwah
  • Dalam masyarakat

Karena orang yang hidup dalam rahmat, akan mati dalam rahmat, dan dibangkitkan dalam rahmat.

Allahumma ya Ar-Raḥmān, ya Ar-Raḥīm, lembutkan hati kami…

Aamiin 🤲


✨ Tafsir Gaul: Ar-Rahman & Ar-Rahim buat Kehidupan Kita ✨


"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang"


Guys, kali ini kita bahas dua sifat Allah yang super kece: Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Ini nih penjelasan dari kitab Tafsir Al-Fatihah yang dibikin asyik biar masuk ke hati.


---


🌀 Ar-Rahman: Cinta Allah yang "Unlimited" buat Semua


Ar-Rahman tuh kayak Wi-Fi gratis yang sinyalnya nyampe ke semua orang—tanpa login, tanpa syarat, tanpa pilih-pilih. Rahmat ini meliputi seluruh makhluk, baik yang iman maupun yang kufur.


Contohnya gampang banget:


· Napas yang dari tadi kita hirup

· Air minum yang nyegerin tenggorokan

· Sehat badan, rezeki, teknologi canggih, ilmu pengetahuan


Pokoknya semua nikmat yang kita rasain itu adalah "sinyal" dari Ar-Rahman. Tanpa kita minta pun, Allah udah kasih. Unlimited data, gratis selamanya!


---


💫 Ar-Rahim: "VIP Access" buat Yang Mau Dekat


Nah kalo Ar-Rahim, ini spesial. Kayak member premium buat hamba-hamba yang beriman dan berusaha deket sama Allah.


Rahmat khusus ini wujudnya:


· Hati yang adem dan tenang

· Petunjuk hidup (hidayah)

· Perasaan lembut dan peka

· Ampunan dan janji surga


Jadi gini: Ar-Rahman itu nyentuh fisik kita di dunia—kayak tubuh sehat, teknologi maju, hidup enak. Tapi Ar-Rahim itu nyentuh hati dan akhirat kita—ngebuat kita sadar, bersyukur, dan makin cinta sama Allah.


Kerennya, setelah kita bilang "Alhamdulillah", langsung disambung "Ar-Rahmanir-Rahim". Kayak ngajarin kita: setiap pujian harus lahir dari kesadaran bahwa semua ini rahmat-Nya.


---


🌟 Kenapa Sih Harus Hafal "Ar-Rahmanir-Rahim"?


Ini dia fadilahnya:


· Bikin hati adem dan penuh harap (raja')

· Ngelepas rasa putus asa

· Ngelunakin hati yang keras kayak batu

· Bikin kita makin tawakal dan positive thinking sama Allah

· Ngundang rahmat dalam kehidupan sehari-hari


Rasulullah ﷺ bilang:


"Allah punya seratus rahmat. Satu aja diturunkan ke dunia, sampe-sampe makhluk saling berkasih sayang..." (HR. Muslim)


Dan Allah sendiri bilang dalam Hadis Qudsi:


"Rahmat-Ku mendahului murka-Ku." (HR. Bukhari & Muslim)


Dalil dari Al-Qur'an:


وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ

"Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu." (QS. Al-A'raf: 156)


---


🌙 Ngobrolin Hati: Jadi Pantulan Ar-Rahman di Zaman Now


Sobat, kita hidup di zaman yang serba canggih. Semuanya cepat:


· Teknologi makin maju

· Komunikasi instan

· Transportasi kilat

· Kedokteran makin canggih


Tapi pertanyaan pentingnya:

Apa hati kita juga makin lembut?


Jujur aja, banyak orang sekarang:


· Cepet banget ngetik di medsos, tapi lama banget buat memaafkan

· Cepet kirim pesan, tapi lambat kirim doa buat temennya

· Cepet nge-judge orang, tapi lama buat memahami keadaan


---


📱 Ar-Rahman di Era Medsos


Internet itu bentuk rahmat umum (Ar-Rahman). Semua orang bisa akses ilmu, informasi, semuanya.


Tapi kalo ga dibarengi sentuhan Ar-Rahim, teknologi bisa berubah jadi:


· Panggung pamer dan riya'

· Tempat iri dan dengki

· Sarana nyebar kebencian dan hoax


Allah ngasih tau:


فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ

"Maka dengan rahmat dari Allah engkau (Muhammad) bersikap lembut kepada mereka." (QS. Ali Imran: 159)


Lembut itu tanda orang yang udah kena sentuhan Ar-Rahim. Kalo belum, ya keras, kaku, suka nyerang.


---


🧘‍♂️ Muhasabah Singkat Yuk!


Coba tanya ke diri sendiri:


· Feed medsosku tuh ngebawa rahmat atau malah jadi sumber luka buat orang?

· Kecanggihan hidupku sekarang bikin aku makin deket sama Allah atau malah makin sombong?

· Teknologi kedokteran yang maju bikin aku makin bersyukur atau makin ngerasa "aku bisa segalanya"?


Imam Al-Ghazali bilang: Hati yang hidup itu sadar kalo setiap nikmat itu rahmat, bukan hasil jasa diri sendiri.


---


🌱 Bersihin Hati: Jadi Orang yang Penuh Rahmat


Rasulullah ﷺ ngajarin:


"Orang yang penyayang bakal disayang sama Ar-Rahman." (HR. Tirmidzi)


Dalam bahasa gaulnya: Kalo mau dapat kasih sayang Allah, jadilah orang yang penuh kasih sayang.


Tasawuf ngajarin kita: kalo pengen ngerasain Ar-Rahim, jadilah rahmat buat sekitar.


Di zaman now, bentuk rahmat itu bisa:


· Komentar yang menyejukkan di kolom medsos

· Bisnis yang jujur dan ga nipu

· Dakwah dengan gaya yang santun, bukan keras dan nyerang

· Keluarga yang hangat, bukan toxic


Bukan keras, bukan merasa paling bener, bukan suka ngafkahin orang.


---


🌅 Jangan Putus Asa


Bro, sist... Jangan pernah mikir "udah terlambat", "udah terlalu banyak dosa".


Selama Allah masih perkenalin diri-Nya sebagai Ar-Rahmanir-Rahim, artinya pintu balik selalu kebuka lebar.


Allah bilang dalam Hadis Qudsi:


"Wahai anak Adam, andaikan dosamu setinggi langit terus kamu minta ampun sama Aku, pasti Aku ampuni." (HR. Tirmidzi)


---


💌 Closing Statement: Jadi Cahaya Kecil


Sobat...


Teknologi boleh makin canggih.

Kendaraan boleh makin cepat.

Ilmu kedokteran boleh makin hebat.


Tapi selamanya keselamatan cuma dari rahmat Allah.


Mari kita jadi pantulan kecil dari sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim:


· Di keluarga: jangan keras kepala, lembutin suara

· Di usaha: jangan kejar cuan doang, jaga keberkahan

· Di dakwah: ngajak tanpa ngejek, ingetin tanpa nyakitin

· Di masyarakat: jadi penyejuk, bukan pemicu keributan


Karena orang yang hidup dalam rahmat, bakal mati dalam rahmat, dan dibangkitkan dalam rahmat.


Allahumma ya Ar-Rahman, ya Ar-Rahim...

Lembutkan hati kita. Ademkan jiwa kita. Masukkan kita dalam naungan rahmat-Mu yang ga ada batasnya.


Aamiin ya Rabbal'alamin 🤲


---


Tetap santuy, tetap berfaedah, tetap dalam rahmat-Nya. ✨

.......