BURU-BURU BOLEH, ASAL TAHU TEMPATNYA
................
Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.
.................
Bismillahirahmanirrahim.
Jum'at, 18 Sep. 2026
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda, nyantri bareng Ust. Gus Arzaq , kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :
..............
BAB IV NASIHAT TENTANG LIMA PERKARA
20. Tergesa-tergesa adalah Dari Setan, Kecuali dalam Lima Perkara.
Dari Hatim Al-Asham r.a., dia berkata:
“Terpesa-gesa itu dari setan, selain dalam lima tempat, maka sesungguhnya tergesa-gesa dalam hal itu termasuk sunah Rasulullah saw., yaitu: Memberi makan kepada tamu, jika menginap, mengurusi mayat orang yang mati, mengawinkan anak perempuan jika telah balig: membayar utang jika telah jatuh tempo pembayarannya, dan tobat dari dosa jika terlanjur mengerjakannya.”
...........
1. Rahasia Hikmah
Sering kali kita dengar "buru-buru itu dari setan". Tapi ternyata ada lima hal yang justru harus diburu-buru, karena itu bagian dari sunnah Rasulullah ﷺ . Hikmahnya? Hidup ini bukan soal seberapa cepat kita berlari, tapi tahu kapan harus berlari dan kapan harus tenang. Hati yang bersih itu bukan yang selalu kalem, tapi yang bisa membedakan mana yang harus ditunda dan mana yang nggak boleh ditawar.
2. Nasehat
Al-Qur'an:
خُلِقَ الْاِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍ ۗ سَاُورِيْكُمْ اٰيٰتِيْ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْنِ
"Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak Aku akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku. Maka, janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya." (QS Al-Anbiya: 37)
Hadits:
إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ غَافِرُ كُلِّ ذَنْبٍ
"Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla mengampuni setiap dosa."
Hadits Qudsi:
يَا عِبَادِى إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِى أَغْفِرْ لَكُمْ
"Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di siang dan malam hari, dan Aku akan mengampuni seluruh dosa, maka minta ampunlah kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni dosa-dosa kalian." (HR Muslim)
3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya
Zaman sekarang, semua serba cepat: scroll TikTok nggak boleh berhenti, chat harus dibalas detik itu juga, tapi urusan tobat? "Nanti aja, masih muda." Itu jebakan. Hakekatnya: yang harus buru-buru itu adalah bertaubat . Yang harus buru-buru itu bayar utang kalau udah jatuh tempo . Yang harus buru-buru itu muliakan tamu dan urus jenazah .
Tarekahnya di era viral ini: kurangi kecepatan jempol, tambah kecepatan hati. Sebelum posting sesuatu yang bikin dosa, buru-buru istighfar. Sebelum nunda ibadah, buru-buru lakukan. Itu baru tazkiyatun nufus yang aplikatif .
4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya
Tasawuf bukan cuma soal duduk diam dan dzikir sepanjang malam. Tasawuf itu action. Muhasabahnya:
1. Cek hari ini, apa yang gue tunda padahal harusnya buru-buru? (tobat? utang? minta maaf?)
2. Cek hari ini, apa yang gue buru-buru padahal harusnya tenang? (marah? ambil keputusan? judge orang?)
3. Perbaiki besok, bukan jadi sempurna, tapi bergerak sedikit lebih baik .
5. Doa
Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang tahu waktu. Cepat dalam kebaikan yang Engkau cintai, tenang dalam urusan yang butuh kesabaran. Jangan biarkan setan menjadikan "tergesa-gesa" sebagai alasan aku lari dari-Mu, dan jangan biarkan "ketenangan" menjadi alasan aku menunda taubat. Aamiin.
6. Ucapan Terima Kasih dan Maaf
Terima kasih buat njenengan semua yang udah baca sampai sini. Maaf kalau ada kata yang kurang berkenan, khilaf itu milik aku, kebenaran hanya milik Allah.
---
Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.
#TazkiyatunNufus #MenataHati #Muhasabah #Taubat #JanganTundaTaubat #HatimAlAsham #LimaPerkara #RenunganHati #IslamGaulSopan #DakwahSantai
................
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga bermanfa'at selalu.
—M. Djoko ekasanU—
