Sabtu, 26 September 2026

1612nas. Tiga perkara yang mampu menghapus dosa

   TIGA PENYELAMat

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

Tiga perkara yang mampu menghapus dosa: Pertama, menyempurnakan wudu dalam cuaca yang sangat dingin: Kedua, melangkahkan kaki ke mesjid guna melaksanakan salat: Ketiga, menanti di mesjid untuk melaksanakan salat atau menanti untuk melakukan kebaikan yang lain.

.....................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1611nas. Tiga perkara yang menaikkan derajat

  TIGA PENYELAMat

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

Tiga perkara yang menaikkan derajat: Pertama, mengucapkan salam antarmuslim, baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Kedua, memberi makan kepada tamu dan orang yang lapar. Ketiga, salat Tahajud pada malam hari ketika orang lain tidur lelap.

.....................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1610irs. Tiga perkara yang mencelakakan,

 TIGA PENYELAMat

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

Tiga perkara yang mencelakakan, yaitu pertama, kikir yang sangat, yakni tidak menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak makhluk-Nya. Yang dimaksud kikir di sini, adalah kikir yang ditaati oleh manusia. Adapun kikir yang berada dalam diri manusia jika tidak ditaati, maka tidak akan mencelakakan, karena kikir itu adalah suatu sifat yang berada dalam diri manusia. Kedua, tidak menuruti keinginan nafsunya: dan ketiga, tidak memandang dirinya lebih sempurna ketimbang orang lain.

.....................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1607nas. 3 faktor perusak

 .............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

8. Tiga Faktor dalam Empat Perkara

Dari Abdurrahman bin Shakhr, Abi Hurairah r.a., dia berkata: Nabi saw. bersabda:

"...Tiga faktor perusak adalah: Teramat kikir, menuruti hawa nafsu dan membanggakan diri sendiri..."

.........................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1608nas. 3 faktor derajat

  .............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

8. Tiga Faktor dalam Empat Perkara

Dari Abdurrahman bin Shakhr, Abi Hurairah r.a., dia berkata: Nabi saw. bersabda:

"...Kemudian tiga faktor derajat adalah: Menyebarkan salam, memberi makan dan salat malam ketika orang-orang sedang tidur..."

.........................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1609nas. 3 faktor penebus dosa

   .............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

8. Tiga Faktor dalam Empat Perkara

Dari Abdurrahman bin Shakhr, Abi Hurairah r.a., dia berkata: Nabi saw. bersabda:

"...Adapun tiga faktor penebus dosa adalah: Menyempurnakan wudu dalam keadaan cuaca dingin, melangkahkan kaki menuju jamaah salat, menunggu salat berikutnya setelah salat yang dilakukan..."

................


.........................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1606nas. TIGA PENYELAMAT: MENATA HATI DI ERA YANG SERBA RIBET



TIGA PENYELAMAT: MENATA HATI DI ERA YANG SERBA RIBET

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

8. Tiga Faktor dalam Empat Perkara

Dari Abdurrahman bin Shakhr, Abi Hurairah r.a., dia berkata: Nabi saw. bersabda:

“Tiga faktor penyelamat, tiga faktor perusak, tiga faktor derajat dan tiga faktor penebus dosa. Adapun tiga faktor penyelamat adalah: Takwa kepada Allah di kesepian dan di depan umum, sederhana, baik dalam kefakiran dan kecukupan dan bersikap adil di waktu senang dan marah......"

...........

1. Rahasia Hikmah

Ada tiga perkara yang kalau aku pegang teguh, InsyaAllah bisa menyelamatkan aku di dunia dan akhirat. Ini bukan teori muluk, tapi praktik harian yang bikin hati adem.

Pertama, takwa kepada Allah—baik saat ada orang lihat maupun saat sendirian. Kedua, berkata benar dan adil, entah aku lagi senang atau lagi kesel. Ketiga, hidup sederhana, baik saat punya banyak uang maupun saat lagi tipis-tipisnya.

Intinya? Bukan jadi sempurna, tapi terus memperbaiki diri di hadapan Allah.

2. Nasehat

Ayat Qur'an:

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan." (QS. An-Nahl: 90)

Hadis Shahih:

Rasulullah ﷺ bersabda: "Tiga perkara yang menyelamatkan: takwa kepada Allah di tempat sepi dan terang-terangan, berkata benar saat ridha dan marah, dan sikap sederhana saat kaya dan miskin." (HR. Al-Baihaqi) 

Hadis Qudsi:

Allah berfirman: "Aku bersama hamba-Ku selama dia mengingat-Ku."

3. Makrifatnya

Di era viral ini, semua orang bisa lihat apa yang aku posting. Tapi Allah lihat apa yang aku simpan di hati. Takwa sejati itu ketika aku tetap benar meski tidak ada yang like. Berkata benar saat marah? Itu level tinggi. Sederhana saat kaya? Lebih susah dari saat miskin, karena justru saat berlimpah kita lupa diri .

4. Tasawuf & Muhasabah

Tarekahnya sederhana: sebelum tidur, tanya diri sendiri. Hari ini aku jujur tidak? Aku berlebihan tidak? Aku ingat Allah tidak? Kalau jawabannya "belum", besok perbaiki.

5. Doa

Allahumma ati nafsi taqwaha wa zakkiha fa-anta khairu man zakkaha.

(Ya Allah, berikanlah ketakwaan pada jiwaku, dan sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang menyucikannya.) 

6. Terima Kasih

Terima kasih untuk semua yang pernah menegur dan mengingatkan. Maaf jika ada salah kata atau tulisan yang kurang berkenan.

---

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #Muhasabah #Takwa #Sederhana #BerkataBenar

..........

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—

1605nas. Ada tiga perkara yang akan menyelamatkan

TIGA PENYELAMat

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

...............

Ada tiga perkara yang akan menyelamatkan manusia dari siksa, yaitu pertama, takut kepada Allah, baik secara sembunyi maupun terbuka di depan umum, takwa secara sembunyi lebih tinggi derajatnya daripada takwa secara terbuka. Kedua, hidup’sederhana dengan tidak melewati batas (haram) dan rela dengan keadaan. Ketiga, berbuat marah dan rela karena Allah swt.

.....................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—


1604nas. Dunia Vs Akhirat: Pilih Mana?

 

Dunia Vs Akhirat: Pilih Mana? 

..............

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

...............

Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 26 Sep. 2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh  oleh maghriban dari Masjid Maslakul Huda,  nyantri bareng Ust. Fatchur R, kupas tipis tipis kitab Nashaihul Ibad (kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba) karya Nawawi bin Umar al-Bantani Al-Jawi Al-Indunisi :

---

30. Tiga Perkara Tentang Perbandingan Dunia dan Akhirat

Dari Abu Zakaria, Yahya bin Mu’adz r.a.:

“Meninggalkan dunia seluruhnya, berarti mengambil akhirat semuanya. Barangsiapa meninggalkannya seluruhnya, berarti mengambil akhirat semuanya. Barangsiapa mengambil dunia seluruhnya, berarti ia meninggalkan akhirat semuanya. Maka pengambilan akhirat berada dalam meninggalkan dunia dan meninggalkan dunia berada dalam pengambilan akhirat.”

Memang demikian, sebab dunia dan akhirat itu ibarat dua hal yang masing-masing saling bertentangan. Oleh karena itu, barangsiapa yang berpaling dari dunia dengan sepenuhnya, maka dia mencintai akhirat: dengan sepenuhnya. Barangsiapa mencintai dunia dengan sepenuhnya, berarti dia juga dengan sepenuhnya berpaling dari akhirat.

.............

1. Rahasia Hikmah (Intisari, Maksud, Tujuan)

Kata Yahya bin Mu'adz r.a. itu dalem banget, guys. Intinya: dunia dan akhirat tuh kayak dua kutub magnet yang bertolak belakang. Kalau njenengan ngejar dunia full 100%, otomatis akhiratnya ke-skip. Sebaliknya, kalau njenengan "ngelepas" dunia karena Allah, justru akhirat yang njenengan dapet full.

Maksudnya bukan berarti kita harus jadi kuli miskin atau anti-kerja. Tujuan tasawuf di sini adalah tazkiyatun nufus—bersihin hati dari cinta dunia yang berlebihan. Dunia itu cuma alat, bukan tujuan. Tujuannya adalah ridho Allah. Hikmahnya? Hati jadi tenang, gak gampang FOMO sama gaya hidup viral, dan lebih fokus buat bekal pulang.

2. Nasehat: Ayat Qur'an, Hadis Shahih, Hadis Qudsi

· Al-Qur'an (QS. Al-Hadid: 20):

  "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak..."

· Hadis Shahih (HR. Tirmidzi):

  "Barangsiapa yang cinta dunia, maka ia akan merusak akhiratnya. Dan barangsiapa yang cinta akhirat, maka ia akan merusak dunianya. Maka utamakanlah yang kekal daripada yang fana."

· Hadis Qudsi (HR. Bukhari):

  "Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku."

3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya di Era Viral

Makrifatnya: Sadar bahwa semua yang viral di TikTok, IG, atau Twitter itu cuma fatamorgana. Hakekatnya: Dunia itu cuma "kos-kosan" sementara, akhirat itu rumah permanen.

Tarekahnya di zaman now? Digital Detox. Jangan scroll medsos 24/7 buat liatin hidup orang yang kelihatan sempurna. Ganti waktu doomscrolling dengan baca Al-Qur'an, dzikir, atau sedekah. Jangan sampai demi konten dan validasi, njenengan lupa sama Yang Maha Validasi. Jangan jadi budak algoritma, jadilah hamba Allah.

4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya

Muhasabah itu introspeksi. Coba tanya diri sendiri: "Aku kerja keras ini buat apa? Buat pamer di medsos atau buat keluarga dan ibadah?"

Caranya:

· Kurangi makan berlebihan (biar gak malas ibadah).

· Kurangi tidur berlebihan (biar bisa tahajud).

· Kurangi ngobrol yang gak perlu (biar hati gak kotor).

· Perbanyak senyum, sedekah, dan syukur.

5. Doa

"Ya Allah, jadikanlah dunia ini di tangan kami, bukan di dalam hati kami. Jangan biarkan kami sibuk mengejar yang fana hingga melupakan yang kekal. Bimbing kami untuk terus memperbaiki diri, bukan untuk merasa sempurna. Aamiin."

6. Ucapan Terima Kasih dan Maaf

Terima kasih buat njenengan yang udah baca sampai selesai. Maaf kalau ada salah kata atau kurang pas di hati. Ini semua murni buat kebaikan kita bareng.

---

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #RenunganHati #Muhasabah #CintaAkhirat #Hijrah #DuniaSementara #AkhiratSelamanya #MenataHati #Islami #SelfReminder

.......................

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—