Friday, February 27, 2026

984. RUKUN SHOLAT: MI’RAJNYA JIWA DAN KESEHATAN RAGA.

 


๐Ÿ•Œ RUKUN SHOLAT: MI’RAJNYA JIWA DAN KESEHATAN RAGA


๐ŸŒฟ Mukadimah

Alhamdulillah…
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita ๏ทบ, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Saudaraku yang dirahmati Allah…

Sholat bukan sekadar gerakan.
Sholat bukan hanya kewajiban.
Sholat adalah perjalanan ruh menuju Allah, proses tazkiyatul nufus (penyucian jiwa), dan terapi lahir batin yang luar biasa.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-‘Ankabut: 45)


๐ŸŒŸ Apa Itu Rukun Sholat?

Rukun sholat adalah bagian-bagian inti yang jika ditinggalkan, maka sholat tidak sah.

Di antaranya:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Berdiri (bagi yang mampu)
  4. Membaca Al-Fatihah
  5. Ruku’
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Tasyahud akhir
  10. Salam
    dan seterusnya sesuai fiqih yang diajarkan para ulama.

Namun dalam perspektif tasawuf…
Setiap rukun bukan hanya gerakan — tapi maqam ruhani.


๐ŸŒฟ Makna Ruhani Setiap Rukun


1️⃣ Niat – Membersihkan Hati

Niat adalah awal perjalanan.
Tasawuf mengajarkan: sebelum jasad berdiri, hati harus lebih dulu berdiri di hadapan Allah.

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.”
(HR. Bukhari Muslim)

๐ŸŒฑ Muhasabah:
Apakah sholat kita karena Allah… atau karena ingin dipuji?


2️⃣ Takbiratul Ihram – Melepas Dunia

“Allahu Akbar” artinya Allah Maha Besar.

Saat tangan diangkat, kita seperti melempar dunia ke belakang.

Tasawuf mengajarkan:
Takbir adalah deklarasi bahwa tidak ada yang lebih besar dari Allah — bukan jabatan, bukan harta, bukan masalah hidup.


3️⃣ Ruku’ – Melatih Tawadhu

Ruku’ adalah simbol tunduknya akal.

Punggung sejajar — tanda keseimbangan.
Kepala tidak lebih tinggi — tanda tidak sombong.

๐ŸŒฟ Dalam kesehatan:

  • Melancarkan aliran darah ke otak
  • Melenturkan tulang belakang
  • Mengurangi ketegangan otot punggung

4️⃣ Sujud – Puncak Kedekatan

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Keadaan paling dekat seorang hamba dengan Rabb-nya adalah ketika sujud.”
(HR. Muslim)

Dalam sujud, kepala (yang paling mulia) diletakkan di tanah.

Ini latihan menghancurkan ego.

๐ŸŒฟ Dari sisi kesehatan:

  • Meningkatkan suplai darah ke otak
  • Menenangkan sistem saraf
  • Mengurangi stres
  • Membantu keseimbangan hormon

Subhanallah…
Allah tidak hanya memberi pahala, tapi juga kesehatan.


๐Ÿ•Š Hadis Qudsi Tentang Sholat

Allah berfirman dalam hadis qudsi:

“Aku membagi sholat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian…”
(HR. Muslim)

Artinya, saat membaca Al-Fatihah, Allah menjawab setiap ayatnya.

Sholat adalah dialog, bukan monolog.


๐ŸŒธ Keutamaan Sholat

  1. Penghapus dosa

    “Bagaimana menurut kalian jika di depan rumah salah seorang dari kalian ada sungai…?”
    (HR. Bukhari Muslim)

  2. Cahaya di dunia dan akhirat

  3. Pembeda antara iman dan kufur

  4. Penolong dalam kesulitan (QS. Al-Baqarah: 45)


๐Ÿ’š Relevansi Sholat dalam Kesehatan Modern

Di zaman sekarang:

  • Stres tinggi
  • Pola hidup tidak teratur
  • Kurang gerak
  • Gangguan mental meningkat

Sholat lima waktu adalah:

✔ Terapi relaksasi alami
✔ Meditasi spiritual
✔ Olahraga ringan teratur
✔ Detoks stres lima kali sehari

Orang yang menjaga sholat dengan khusyuk biasanya:

  • Lebih stabil emosinya
  • Lebih sabar
  • Lebih optimis
  • Tekanan darah lebih terkontrol

Tasawuf menyebutnya:
Ketika hati sehat, badan ikut sehat.


๐ŸŒฟ Cara Menghidupkan Rukun Sholat (Tazkiyah Praktis)

  1. Datang lebih awal sebelum adzan selesai
  2. Duduk tenang, tarik nafas perlahan
  3. Bayangkan ini sholat terakhir
  4. Pahami arti bacaan
  5. Perlama sujud untuk doa
  6. Kurangi melihat HP sebelum sholat

Saudaraku…
Jangan jadikan sholat sebagai beban.
Jadikan sholat sebagai tempat pulang.


๐ŸŒบ Harapan

Semoga sholat kita bukan hanya sah secara fiqih…
Tapi hidup secara ruhani.

Bukan hanya menggugurkan kewajiban…
Tapi menyembuhkan hati dan tubuh.


๐Ÿคฒ Doa

Ya Allah…
Jadikanlah sholat kami penyejuk hati kami.
Jadikanlah sujud kami penghapus dosa kami.
Sehatkan tubuh kami dengan gerakan sholat.
Tenangkan jiwa kami dengan dzikir dalam sholat.
Jadikan kami hamba yang khusyuk, bukan sekadar bergerak.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


๐ŸŒท Penutup

Terima kasih atas kesempatan untuk berbagi ilmu dan muhasabah ini.
Semoga Allah menerima setiap langkah kita menuju-Nya.

Jika berkenan, tauziah ini bisa disampaikan juga kepada jamaah di majelis, masjid, atau santri — agar sholat kita semua menjadi mi’raj yang menyelamatkan dunia dan akhirat.

Wallahu a’lam bish-shawab.

983. Bismillah: Rahasia Keberkahan Hidup di Era Modern

 


kitab Tafsir Al-Fatihah karya Ahmad bin Asy-Syimuni Al-Jarun.


ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ّٰู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…ٰู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ ۝ูก


bismillรขhir-raแธซmรขnir-raแธซรฎm.


Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

.....

๐Ÿ“– Bismillah: Rahasia Keberkahan Hidup di Era Modern”

Tafsir Basmalah dalam Tafsir Al-Fatihah karya

๐ŸŒฟ 1. Makna “Bismillah”

Dalam penjelasan beliau, “Bismillah” adalah:

  • Isti’anah (memohon pertolongan) kepada Allah sebelum memulai segala sesuatu.
  • I’tiraf (pengakuan) bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.
  • Tajrid niat, memurnikan amal hanya untuk Allah.

Huruf “ba” pada bismi menunjukkan iltishaq (melekat), artinya:

Seorang hamba melekatkan seluruh amalnya kepada Allah, bukan kepada dirinya, bukan kepada makhluk.

Ini selaras dengan firman Allah:

“Dan hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.”
(QS. Al-Fatihah: 5)


๐ŸŒฟ 2. “Allah” – Ism al-Jalalah

Nama “Allah” mencakup seluruh Asmaul Husna.
Ia adalah nama yang mengandung sifat keagungan (jalal) dan keindahan (jamal).

Dalam perspektif tasawuf:

  • Menyebut “Allah” adalah latihan hadirnya hati.
  • Hati yang sering menyebut Allah akan hidup.
  • Hati yang lalai akan mati.

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabbnya dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati.”
(HR. Bukhari)


๐ŸŒฟ 3. “Ar-Rahman” dan “Ar-Rahim”

Menurut tafsir ini:

  • Ar-Rahman → Rahmat Allah yang luas di dunia untuk semua makhluk (muslim maupun kafir).
  • Ar-Rahim → Rahmat khusus bagi orang beriman di akhirat.

Allah berfirman:

“Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”
(QS. Al-A’raf: 156)

Dalam hadis qudsi:

“Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku.”
(HR. Bukhari & Muslim)


๐ŸŒŸ Fadhilah Basmalah

Dalam berbagai riwayat disebutkan:

  1. Membuka pintu keberkahan dalam setiap pekerjaan.
  2. Menghalangi gangguan setan.
  3. Mendatangkan pertolongan Allah.
  4. Amal kecil menjadi besar karena niat yang benar.

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan Bismillah, maka terputus (kurang berkah).”
(HR. Abu Dawud)


๐Ÿ•Œ TAUZIAH TASAWUF: “Hidup dengan Basmalah di Era Modern”

Saudaraku…

Hari ini kita hidup di zaman:

  • Teknologi canggih
  • Komunikasi instan
  • Transportasi cepat
  • Kedokteran mutakhir
  • Ekonomi digital

Namun seringkali kita lupa mengucap Bismillah.

๐Ÿ“ฑ Dalam Teknologi

Kita membuka HP tanpa Bismillah. Kita mengetik tanpa niat ibadah. Padahal satu kalimat “Bismillah” bisa mengubah:

  • Media sosial jadi ladang pahala.
  • Bisnis online jadi amal jariyah.
  • Konten jadi dakwah.

๐Ÿ’ฐ Dalam Ekonomi

Bisnis tanpa Bismillah melahirkan:

  • Ambisi
  • Ketamakan
  • Riba
  • Ketidakjujuran

Tapi bisnis dengan Bismillah melahirkan:

  • Amanah
  • Keberkahan
  • Sedekah
  • Kepedulian

Bukankah panjenengan juga sedang membangun usaha bernuansa Islami dan sedekah air minum? Basmalah adalah ruh dari usaha itu. Jika dimulai dengan Allah, insyaAllah dijaga oleh Allah.


๐Ÿฅ Dalam Kedokteran

Dokter bisa mengobati,
Tetapi Allah yang menyembuhkan.

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.”
(QS. Asy-Syu’ara: 80)


๐Ÿš— Dalam Transportasi

Kita naik kendaraan dengan kecepatan tinggi. Tanpa Bismillah, hati gelisah. Dengan Bismillah, hati tawakal.


๐ŸŒฟ Perspektif Tazkiyatul Nufus

Basmalah adalah latihan:

  • Menghancurkan ego
  • Membersihkan riya’
  • Menghilangkan sombong
  • Menyadarkan kelemahan diri

Tasawuf mengajarkan:

Awali dengan Allah,
Jalani bersama Allah,
Akhiri untuk Allah.

Jika hidup kita dipagari “Bismillah”, maka:

  • Dunia tidak melalaikan.
  • Teknologi tidak merusak hati.
  • Harta tidak menguasai jiwa.

๐Ÿคฒ Muhasabah

Sudahkah kita:

  • Mengucap Bismillah sebelum bekerja?
  • Mengucap Bismillah sebelum berbicara?
  • Mengucap Bismillah sebelum mengambil keputusan?

Ataukah kita merasa mampu tanpa Allah?

Basmalah adalah deklarasi:

“Ya Allah, aku lemah. Tanpa-Mu aku tidak bisa.”


๐ŸŒบ Harapan

Jika satu Indonesia membiasakan Basmalah:

  • Ekonomi jadi jujur
  • Politik jadi amanah
  • Budaya jadi santun
  • Teknologi jadi berkah

Karena akar kerusakan bukan kurangnya ilmu, tetapi kurangnya kesadaran kepada Allah.


๐Ÿคฒ Doa

Ya Allah,
jadikan lisan kami basah dengan menyebut nama-Mu.
Jadikan setiap langkah kami dimulai dengan-Mu.
Bersihkan hati kami dari riya’ dan ujub.
Berikan keberkahan dalam usaha, keluarga, dan dakwah kami.
Rahmati kami dengan rahmat Ar-Rahman di dunia,
dan Ar-Rahim di akhirat.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


Tentu, berikut adalah versi bahasa gaul kekinian yang tetap santun, sesuai dengan permintaan, dengan tetap mempertahankan arti ayat dan hadis:


"Bismillah: Kunci Hidup Berkah di Zaman Now"

(Catatan Santai dari Tafsir Al-Fatihah)


1. Arti "Bismillah" yang Sebenarnya


Jadi gini, "Bismillah" itu bukan cuma formalitas kayak baca "hap… hap… hap…" sebelum mulai sesuatu. Tapi maknanya dalem banget:


· Isti'anah: Kita lagi minta back-up total sama Allah sebelum mulai aktivitas.

· I'tiraf: Ini bentuk pengakuan jujur kita, "Gue mah nggak bisa apa-apa, Bro. Yang bisa ngatur segalanya tuh cuma Allah."

· Tajrid Niat: Ngelurusin niat, jangan sampai amal kita tercampur pamrih.


Huruf 'Ba' di kata 'Bismi' itu gunanya buat nempel (iltishaq). Maksudnya, segala usaha yang kita lakuin harus nempel terus sama Allah, bukan nempel sama ego kita atau pujian orang. Sesuai banget sama firman Allah:


"Dan hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan."

(QS. Al-Fatihah: 5)


2. "Allah" – Nama Paling Keren


Nama "Allah" ini adalah super app-nya Tuhan. Di dalamnya udah termasuk semua sifat-sifat Allah yang kece abis (Asmaul Husna), baik sifat keagungan (jalal) maupun keindahan (jamal).


Gimana pandangan tasawuf soal ini? Gampangnya, nyebut "Allah" itu kayak olahraga buat hati. Biar hatinya hidup, fresh, dan nggak mati gaya. Soalnya, hati yang jarang inget Allah tuh bakal mati rasa. Kayak sabda Nabi ๏ทบ:


"Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabbnya dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati."

(HR. Bukhari)


3. "Ar-Rahman" dan "Ar-Rahim": Si Maha Baik Hati


Di tafsir ini dijelasin bedanya dua sifat baik banget ini:


· Ar-Rahman: Ini kasih sayang Allah yang super luas, no debat! Semua makhluk ngerasain, dari yang rajin ibadah sampe yang suka maksiat, semuanya dapet jatah rejeki dan nikmat dari Allah di dunia.

· Ar-Rahim: Nah, ini spesial edition. Kasih sayang yang khusus dicadangin buat orang-orang beriman aja nanti di akhirat. Surga tuh ya begitu.


Allah sendiri udah ngasih tau di QS. Al-A'raf: 156:


"Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu."


Bahkan dalam Hadis Qudsi, Allah bilang:


"Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku."

(HR. Bukhari & Muslim)


๐ŸŒŸ Khasiat "Bismillah"


Banyak cerita (riwayat) yang bilang, kalau kita biasakan baca Bismillah, efeknya:


· Jadi magnet keberkahan di setiap kegiatan.

· Kayak benteng, nggak bakal gampang digangguin setan.

· Jaminan dapet pertolongan Allah.

· Amalan kecil bisa naik level jadi besar karena niat yang bener.


Nabi ๏ทบ juga ngasih warning:


"Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan Bismillah, maka terputus (kurang berkah)."

(HR. Abu Dawud)


---


๐Ÿ•Œ CURHAT KAJIAN TASAWUF: "Ngaji 'Bismillah' Biar Nggak Kudet di Era Digital"


Temen-temen, bro and sis…


Kita sekarang hidup di masa:


· Gadget mutakhir,

· Chattingan instant,

· Ojek online,

· Kesehatan makin canggih,

· Bisnis model digital.


Tapi lucunya, seringkali kita sibuk sama itu semua sampe lupa baca Bismillah.


๐Ÿ“ฑ Pas Main HP


Buka HP tanpa baca Bismillah, update status tanpa niat. Padahal, satu kalimat "Bismillah" aja bisa nge-boost pahala:


· Scroll medsos jadi sedekah.

· Jualan online jadi ladang amal.

· Konten biasa jadi sarana dakwah.


๐Ÿ’ฐ Pas Bisnis Online


Bisnis tanpa Bismillah, efeknya bisa bahaya:


· Ambisius, pengennya cepat kaya.

· Serakah, halal harap dimakan.

· Main riba.

· Bohong sama customer.


Lawan sama yang pake Bismillah, vibes-nya beda:


· Amanah.

· Berkah terus.

· Gemar sedekah.

· Peduli sesama.


Apalagi njenengan yang sekarang lagi ngembangin usaha dengan nuansa Islami dan sedekah air minum. Ingat, Bismillah itu adalah nyawanya usaha. Kalau mulai dengan Allah, insyaAllah bakal dijagain sama Allah.


๐Ÿฅ Pas ke Dokter


Dokter mah cuma perantara, yang bikin sembuh tetaplah Allah.


"Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku."

(QS. Asy-Syu'ara: 80)


๐Ÿš— Pas di Jalan


Naik motor atau mobil ngebut-ngebutan, hati jadi deg-degan. Tapi kalo baca Bismillah dulu, hati jadi adem, pasrah, dan tawakal. "Udah, kalo ini udah jalan, Allah jagain."


๐ŸŒฟ Ngaca Diri (Perspektif Tazkiyatul Nufus)


Basmalah itu kayak guru buat kita:


· Ngecilin ego.

· Bersihin hati dari pamer (riya').

· Ilangin sombong.

· Ngingetin kalo kita ini lemah.


Inti ajaran tasawuf itu simpel: Mulai dengan Allah, jalanin bareng Allah, dan akhiri karena Allah.


Kalau hidup kita udah dipagari sama "Bismillah", insyaAllah:


· Dunia nggak bakal bikin kita lupa diri.

· Teknologi nggak bakal ngerusak hati.

· Harta nggak bakal nguasain jiwa.


๐Ÿคฒ Refleksi Diri (Muhasabah)


Yuk, kita tanya ke diri sendiri:


· Udah baca Bismillah belum sebelum kerja?

· Udah baca Bismillah belum sebelum ngomong?

· Udah baca Bismillah belum sebelum ambil keputusan penting?


Atau jangan-jangan kita masih ngerasa bisa apa-apa tanpa Allah? No way, Bro!


Basmalah itu adalah pernyataan resmi kita ke Allah: "Ya Allah, aku sadar aku lemah. Tanpa-Mu, aku bukan siapa-siapa."


๐ŸŒบ Harapan Besar


Bayangin kalo semua orang di Indonesia, terutama anak mudanya, ngajarin diri buat baca Bismillah di setiap aktivitas:


· Ekonomi jadi jujur, nggak ada korupsi.

· Politik jadi amanah, nggak saling sikut.

· Budaya makin santun.

· Teknologi jadi berkah.


Soalnya, akar dari semua masalah itu bukan karena kita kurang pinter atau kurang ilmu, tapi karena kita kurang sadar dan deket sama Allah.


๐Ÿคฒ Doa


Ya Allah,

bikin lidah kita basah buat nyebut nama-Mu. Bikin tiap langkah kita selalu dimulai dengan-Mu. Bersihin hati kita dari rasa pamer dan sombong. Berkahi usaha, keluarga, dan dakwah kita. Sayangi kita dengan kasih sayang Ar-Rahman di dunia, dan kasih sayang Ar-Rahim di akhirat.


Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

.......

982. Berbuat Baik Atas Segala Sesuatu

 


kupas tipis tipis kitab Hadits Arbain Nawawi Karya Yahya bin Syaraf An-Nawawi atau Imam Nawawi.

Hadits ke-17 Berbuat Baik Atas Segala Sesuatu


ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ูŠَุนْู„َู‰ ุดَุฏَّุงุฏِ ุจู†ِ ุฃَูˆْุณٍ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ุนَู†ْ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‚َุงู„َ: «ุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ูƒَุชَุจَ ุงู„ุฅِุญْุณَุงู†َ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠุกٍ، ูَุฅِุฐَุง ู‚َุชَู„ْุชُู…ْ ูَุฃَุญْุณِู†ُูˆุง ุงู„ู‚ِุชْู„َุฉَ، ูˆَุฅِุฐَุง ุฐَุจَุญْุชُู…ْ ูَุฃَุญْุณِู†ُูˆุง ุงู„ุฐِّุจْุญَุฉَ، ูˆَู„ْูŠُุญِุฏَّ ุฃَุญَุฏُูƒُู…ْ ุดَูْุฑَุชَู‡ُ، ูˆَู„ْูŠُุฑِุญْ ุฐَุจِูŠْุญَุชَู‡ُ» ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู….


Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menetapkan untuk berbuat baik atas segala sesuatu. Maka, apabila kalian membunuh membunuhlah dengan cara yang baik, dan apabila kalian menyembelih menyembelilah dengan baik pula. Hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan mempermudah penyembelihan.” Diriwayatkan oleh Muslim.

[Shahih: Shahih Muslim (no. 1955)]

......

๐Ÿ“– Berbuat Baik Atas Segala Sesuatu


Karya:

Teks Hadits

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah menetapkan ihsan atas segala sesuatu. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan menenangkan hewan sembelihannya.”
(HR. Muslim no. 1955)


๐ŸŒฟ Kupas Tipis-Tipis Makna Ihsan

1️⃣ Allah “mewajibkan” Ihsan

Kata ูƒَุชَุจَ (kataba) menunjukkan ketetapan yang kuat. Artinya:
Ihsan bukan pilihan tambahan, tetapi prinsip hidup seorang mukmin.

Ihsan = berbuat sebaik mungkin, dengan hati yang sadar diawasi Allah.

Dalam hadits Jibril disebutkan:

“Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya…”

Artinya ihsan itu kesadaran batin, bukan hanya kebaikan lahir.


๐ŸŒŽ Tauziah Tazkiyatul Nufus: Ihsan di Era Modern

Saudaraku…

Hari ini kita hidup di zaman:

  • ๐Ÿ“ฑ Teknologi canggih
  • ๐Ÿš— Transportasi cepat
  • ๐Ÿฅ Kedokteran maju
  • ๐ŸŒ Komunikasi instan

Namun pertanyaannya…

Apakah kecanggihan ini membuat hati kita semakin halus atau justru semakin keras?

Hadits ini mengajarkan: Bahkan dalam perkara membunuh (qishash) dan menyembelih pun harus ada ihsan.
Apalagi dalam:

  • berbicara di media sosial
  • berdakwah
  • berbisnis
  • melayani pelanggan
  • mengemudi di jalan
  • merawat pasien
  • memperlakukan keluarga

Jika kepada hewan saja harus lembut, bagaimana kepada manusia?


✨ Ihsan dalam Kehidupan Sosial Saat Ini

๐Ÿ“ฑ Dalam Teknologi & Media Sosial

  • Jangan menyakiti dengan komentar.
  • Jangan menyebar aib.
  • Gunakan teknologi untuk manfaat dan dakwah.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat ihsan…”
(QS. An-Nahl: 90)


๐Ÿš— Dalam Transportasi

  • Tidak ugal-ugalan.
  • Mengutamakan keselamatan orang lain.
  • Sabar dalam kemacetan.

Itu juga ihsan.


๐Ÿฅ Dalam Dunia Kedokteran

  • Dokter yang lembut = ihsan.
  • Perawat yang sabar = ihsan.
  • Menolong tanpa diskriminasi = ihsan.

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

“Allah menolong hamba selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR. Muslim)


๐ŸŒฟ Perspektif Tasawuf: Ihsan Membersihkan Jiwa

Dalam tazkiyatul nufus, ihsan adalah:

  1. Membersihkan niat
  2. Menghaluskan hati
  3. Mematikan ego
  4. Menghidupkan muraqabah (merasa diawasi Allah)

Hadis Qudsi:

“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari-Muslim)

Orang yang hidup dalam ihsan:

  • Tidak kasar
  • Tidak mudah marah
  • Tidak merendahkan orang
  • Tidak menyakiti makhluk

๐Ÿชž Muhasabah Diri

Mari kita bertanya pada hati:

  • Apakah saya sudah ihsan kepada keluarga?
  • Apakah saya sudah ihsan kepada tetangga?
  • Apakah saya sudah ihsan dalam berdagang?
  • Apakah saya sudah ihsan dalam berdakwah?
  • Apakah saya sudah ihsan kepada hewan dan alam?

Jangan sampai kita rajin ibadah, tetapi kasar kepada makhluk.


๐ŸŒŸ Keutamaan Ihsan

  1. Dicintai Allah

    “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. Al-Baqarah: 195)

  2. Mendapat pertolongan Allah

  3. Hati menjadi lembut

  4. Amal menjadi berkualitas

  5. Derajat meningkat menuju maqam wali


๐Ÿ›  Cara Melatih Ihsan

1️⃣ Latih niat sebelum berbuat
2️⃣ Tahan lisan saat emosi
3️⃣ Berbuat baik meski tidak dibalas
4️⃣ Perbanyak dzikir
5️⃣ Ingat kematian

Karena ihsan bukan hanya tindakan, tapi keadaan hati.


๐ŸŒธ Harapan

Semoga kita menjadi hamba:

  • yang halus lisannya
  • yang lembut sikapnya
  • yang jujur niatnya
  • yang indah akhlaknya

Karena agama ini bukan hanya syariat, tapi juga rahmat.


๐Ÿคฒ Doa

Ya Allah…
Tanamkan dalam hati kami sifat ihsan.
Lembutkan hati kami dalam zaman yang keras ini.
Jadikan teknologi sebagai sarana kebaikan, bukan kerusakan.
Bersihkan niat kami dalam setiap amal.
Jadikan kami hamba yang Engkau cintai.
Masukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang berbuat ihsan.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Terima kasih atas kesempatan mengkaji hadits yang agung ini.
Semoga Allah memberkahi ilmu panjenengan dan menjadikannya cahaya bagi banyak hati. ๐ŸŒฟ

.......

Teman-teman, mari kita ngopi santai sambil ngulik Hadits Arbain ke-17 karya Imam Nawawi. Kita bedah tipis-tipis, tapi bahasanya dibuat santai biar nyantol di hati. Santuy, tapi tetap dalam bingkai sopan, ya.


---


Kupas Tipis-Tipis Hadits ke-17: Ihsan Itu Wajib Hukumnya, Gaes!


Teks Hadits & Artinya (Sesuai Pesan Asli, Nggak Diganti)


Rasulullah ๏ทบ bersabda:


"Sesungguhnya Allah telah menetapkan (kewajiban) ihsan (berbuat baik) atas segala sesuatu. Maka apabila kalian membunuh (dalam peperangan atau qishash), bunuhlah dengan cara yang baik. Apabila kalian menyembelih (hewan), sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan (memberi kenyamanan) hewan sembelihannya."

(HR. Muslim no. 1955)


---


Pembahasan: "Cie, yang Paling Baik!"


1. "Ihsan" Itu Bukan Sekadar Baik, Tapi Level Dewa!


Kata kuncinya: Ihsan. Dalam bahasa gaul, ini bukan cuma "baik", tapi "The Best Version of Yourself" dalam setiap tindakan. Kenapa? Karena Allah pakai kata Kataba, yang artinya udah ditetapkan jadi kewajiban. Jadi, bukan pilihan, tapi mandatory.


· Analoginya gini: Ngetik chat aja kita usahakan yang rapi, nggak pake singkatan aneh-aneh biar nggak salah paham. Nah, ihsan itu standar kualitas premium dalam hidup, yang diawasi langsung sama Allah (Muroqobah). Kayak di hadits Jibril: "Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya". Keren, kan?


2. Ihsan Itu Sampai ke Level "Nyembelih" dan "Matinya" Hewan


Coba bayangin, hadits ini ngomongin soal membunuh dan menyembelih—dua hal yang identik dengan kekerasan—tapi malah diperintahkan untuk dilakukan dengan baik dan lembut.


· Kalau dalam perang, nggak boleh mutilasi atau menyiksa.

· Kalau menyembelih, pisau harus setajam mungkin, biar hewannya nggak tersiksa, prosesnya cepat dan ridho (tenang).


Ini pelajaran mind-blowing banget. Kalau urusan "mengakhiri hidup" aja disuruh ihsan, apalagi urusan hidup sehari-hari?


---


✨ Ihsan di Era Kekinian: Dari Medsos Sampai Macet✨


Nah, sekarang kita aplikasikan ke zaman now, ya. Kita hidup di zaman serba canggih, tapi hati bisa makin keras kalo salah pake.


๐Ÿ“ฑ Ihsan di Dunia Maya & Medsos


· Komentar: Kalau nggak bisa ngomong baik, mending diem. Jangan jadi keyboard warrior yang suka nyakitin. Itu namanya nggak ihsan.

· Konten: Share yang bermanfaat, jangan cari sensasi dengan nyebar hoax atau aib orang. Sesuai QS. An-Nahl: 90, Allah suruh kita adil dan berbuat ihsan, bahkan di dunia maya.


๐Ÿš— Ihsan di Jalan Raya


· Nyetir: Ini ladang ihsan banget! Nggak ugal-ugalan, nutup jalan, atau nge-blow klakson sembarangan. Sabar di kemacetan itu bentuk ihsan ke sesama pengguna jalan. Yang ngeboncengin istri atau anak juga harus ihsan, jangan ngebut-ngebut!


๐Ÿฅ Ihsan dalam Profesi


· Dokter/Perawat: Senyum, sabar, dan lembut ke pasien itu ihsan. Nggak cuek atau jutek.

· Guru/Dosen: Ngajar dengan hati, nggak bikin siswa takut, itu ihsan.

· Karyawan/Bos: Kerja profesional, nggak korupsi, gaji dibayar tepat waktu, itu ihsan.


๐Ÿก Ihsan ke Keluarga dan Makhluk Lain


· Ke orang tua, pacar (halal), atau adek, jangan kasar. Apalagi kalo lagi main game terus kalah, jangan sampe luapin emosi ke mereka.

· Ke kucing liar atau hewan peliharaan juga jangan diusir atau dikasih makan sembarangan. Ini sesuai pesan hadits, ihsan itu untuk segala sesuatu.


---


Hati-Hati (Tazkiyatul Nufus): Jangan Sampai Ibadah Rajin, Tapi Hati Keras


Dalam bahasa tasawuf, ihsan itu kerjaannya hati. Membersihkan niat, menghaluskan perasaan, dan matiin ego.


Ciri orang yang hidupnya udah "di level ihsan":


· Nggak gampang marah. Gesekan dikit di jalan, nggak langsung bikin emosi.

· Nggak suka nge-judge. Ngeliat orang salah, nggak langsung nyebarin, malah didoain.

· Perasaannya halus. Sadar kalo lagi diawasi Allah, jadi mikir-mikir kalo mau berbuat kurang ajar.


Hadits Qudsi bilang: "Aku (Allah) bersama hamba-Ku ketika dia mengingat-Ku." Kalo kita selalu inget Allah, kita pasti jaim (jaga imej) di depan-Nya dengan berbuat ihsan.


---


๐Ÿชž Muhasabah Singkat (Cek Diri Yuk!)


Tanya ke diri sendiri, "Apakah aku udah ihsan hari ini?"


1. Ke keluarga? Apakah nada bicaraku udah lembut?

2. Ke tetangga? Apakah aku pernah nyusahin mereka?

3. Ke rekan kerja? Apakah aku bantu mereka kalo lagi kesusahan?

4. Ke alam? Apakah aku buang sampah sembarangan?

5. Ke hewan? Apakah aku suka nyakiti kucing liar?


Jangan sampe kita kelihatan alim di tempat ibadah, tapi di luar jadi orang paling nyebelin.


---


๐ŸŒŸ Keuntungan Jadi Orang Ihsan


1. Dicintai Allah. Jelas, Allah sayang sama muhsinin (orang yang berbuat ihsan). (QS. Al-Baqarah: 195).

2. Hati Adem. Nggak gampang stres karena hidupnya tenang.

3. Amal Berkah. Meskipun kerjaannya kecil, kalo diniatin ihsan, pahalanya gede.

4. Dihargai Orang. Manusia secara fitrah suka sama orang yang baik hati.


---


๐Ÿ›  Tips Jadi Pribadi Ihsan


1. Pasang Niat: Sebelum ngapa-ngapain, niatkan karena Allah dan ingin berbuat baik.

2. Tahan Emosi: Tarik napas kalo lagi mau marah. Ingat, Nabi aja nggak pernah marah karena pribadi.

3. Berbuat Baik Tanpa Pamrih: Nggak usah nunggu dibales orang, biar Allah aja yang bales.

4. Perbanyak Istighfar & Dzikir: Biar hati adem dan selalu inget Allah.

5. Ingat Mati: Orang yang inget mati biasanya nggak mau nyakitin orang lain, karena pengen mati dalam keadaan baik.


Intinya, jadi anak gaul zaman now itu bukan cuma update tren, tapi juga update akhlak. Jadilah pribadi yang berfaedah, lembut, dan menyenangkan bagi siapa pun, dari cara kita naik motor sampai cara kita komen di TikTok.


---


Doa Penutup (Biar Hidup Makin Ihsan)


Ya Allah...

Tanamin dalam hati kita sifat ihsan ini, ya. Lembutin hati kita yang kadang keras karena banyakan mantengin layar daripada ngaca.

Jadikan hp dan medsos kita alat buat nyebar kebaikan, bukan buat nyebarin kebencian.

Bersihin niat kita di setiap kegiatan, dari bangun tidur sampe tidur lagi.

Jadikan kita hamba yang njenengan sayang, dan kumpulin kita bareng orang-orang sholeh yang berbuat ihsan.


Aamiin ya Rabbal 'alamin.


Semoga manfaat, ya! Terima kasih udah ngopi santai bareng. Semoga Allah berkati ilmu kita semua. ๐ŸŒฟ

......

981. Keutamaan cinta kepada Allah dan Rasulnya.

 


kupas tipis tipis Kitab Durratun nashihin karya : Umar bin Haaan bin Ahmad al-Syakir al-Khaubari.

Bab 14. Keutamaan cinta kepada Allah dan Rasulnya.

Dari Aisyah ra., katanya : “Barangsiapa mencintai Allah Taala, maka dia akan memperbanyak dzikrullah (mengingat Allah), dan buahnya adalah bahwa, Allah akan mengingatnya dengan rahmat dan ampunan-Nya, serta memasukkannya ke dalam surga bersama-sama para nabi dan wali-Nya, dan memuliakannya dengan melihat Jamal-Nya. Dan barangsiapa mencintai Nabi saw. maka dia akan memperbanyak membaca salawat untuknya, dan buahnya adalah dia akan memperoleh syafaat Beliau dan akan menemani Beliau di dalam surga”. (Demikian disebutkan di dalam kitab Jami’ush Shaghir).

Dari sahabat Anas ra., dari Nabi saw. sabdanya :

Artinya : “Barangsiapa mencintai sunnahku maka dia telah mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku, dia akan berada bersamaku di dalam surga”.

Siapa yang ingin memperoleh kesempatan melihat Nabi saw. maka hendaklah dia mencintai Beliau dengan sepenuh hatinya. Dan tanda-tanda cinta kepada Beliau itu adalah dengan mematuhi segala sunnahnya yang mulia dan memperbanyak membaca salawat untuk Beliau saw. Sesuai dengan sabda Nabi saw. :

Artinya : “Barangsiapa mencintai sesuatu niscaya dia akan banyak menyebutnya”. (Diriwayatkan di dalam kitab Al Firdaus).

.......

๐Ÿ“– Kitab

Karya:

Kitab ini termasuk kitab nasihat (mau‘izhah) yang menyentuh hati. Isinya banyak memuat riwayat tentang cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, dorongan memperbanyak dzikir dan shalawat, serta janji-janji kemuliaan di akhirat.

Di antara yang disebutkan:

  • Siapa mencintai Allah → banyak berdzikir.
  • Buah dzikir → diingat Allah dengan rahmat dan ampunan.
  • Siapa mencintai Nabi ๏ทบ → banyak bershalawat.
  • Buah shalawat → syafaat dan kebersamaan dengan beliau di surga.
  • “Barangsiapa mencintai sunnahku, ia mencintaiku.”

Ini bukan sekadar teori cinta, tapi indikator ruhani (tanda batin).


๐ŸŒฟ TAUZIAH TASYAWUF: CINTA YANG HIDUP DI ERA DIGITAL

1️⃣ Cinta Itu Melahirkan Ingatan

Allah berfirman:

“Fadzkuruni adzkurkum” — “Ingatlah Aku, niscaya Aku ingat kalian.”
(QS. Al-Baqarah: 152)

Dalam hadits qudsi:

“Aku sesuai persangkaan hamba-Ku… jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku…”
(HR. Bukhari-Muslim)

Tasawuf mengajarkan: dzikir adalah bukti cinta, bukan sekadar lafaz.

Hari ini:

  • Kita bangun tidur → cek notifikasi.
  • Kita berjalan → scroll media sosial.
  • Kita menunggu → buka layar.

Pertanyaan muhasabah:

Berapa kali hati ini menyebut Allah dibanding menyebut manusia?

Jika cinta kita pada Allah benar, maka di sela teknologi, hati tetap berdzikir.


2️⃣ Shalawat di Zaman Komunikasi Super Cepat

Nabi ๏ทบ bersabda:

“Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)

Di zaman pesan instan, video call, AI, transportasi cepat — komunikasi makin mudah.
Namun apakah kita menggunakan kecanggihan itu untuk memperbanyak shalawat?

Bayangkan:

  • Status WhatsApp berisi shalawat.
  • Konten media sosial berisi sunnah.
  • Grup keluarga dihiasi dzikir.

Inilah tazkiyatul nufus versi modern: membersihkan hati lewat teknologi, bukan dikotori olehnya.


3️⃣ Cinta Itu Taat, Bukan Sekadar Klaim

Nabi ๏ทบ bersabda:

“Barangsiapa mencintai sunnahku, ia mencintaiku. Dan siapa mencintaiku, ia bersamaku di surga.”

Allah berfirman:

“Katakanlah: Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian.”
(QS. Ali Imran: 31)

Tasawuf menekankan:

  • Cinta bukan rasa.
  • Cinta adalah ittiba’ (mengikuti).

Di era modern:

  • Kedokteran maju, tapi adab makan sunnah dilupakan.
  • Transportasi cepat, tapi shalat ditunda.
  • Informasi luas, tapi akhlak sempit.

Muhasabah:

Apakah kemajuan membuat kita makin dekat atau makin lalai?


4️⃣ Buah Cinta: Surga & Melihat Jamal Allah

Dalam riwayat disebutkan:
Orang yang mencintai Allah akan dimasukkan bersama para nabi dan wali serta dimuliakan dengan melihat Jamal-Nya.

Allah berfirman:

“Wujuhun yaumaidzin nadhirah, ila Rabbiha nadhirah.”
(QS. Al-Qiyamah: 22–23)

Inilah puncak kenikmatan: ru’yatullah (melihat Allah).

Bukan teknologi. Bukan kekayaan. Bukan followers.

Tapi perjumpaan dengan-Nya.


๐ŸŒŽ Relevansi Sosial Hari Ini

Di tengah:

  • AI yang makin cerdas
  • Transportasi super cepat
  • Kedokteran yang memperpanjang usia
  • Komunikasi tanpa batas

Tasawuf mengingatkan:

Yang diperpanjang bukan sekadar umur, tapi kualitas hati.

Jika teknologi tidak dibarengi dzikir → hati menjadi keras.
Jika ilmu tidak dibarengi shalawat → ilmu jadi sombong.
Jika kemajuan tidak dibarengi sunnah → hidup jadi hampa.


๐ŸŒฟ Keutamaan Dzikir & Shalawat

๐ŸŒธ Keutamaan Dzikir

  • Mendatangkan ketenangan (QS. Ar-Ra’d: 28)
  • Menghapus dosa (HR. Tirmidzi)
  • Dikelilingi malaikat (HR. Muslim)
  • Mendapat ampunan dan pahala besar (QS. Al-Ahzab: 35)

๐ŸŒธ Keutamaan Shalawat

  • Didoakan Allah 10 kali
  • Diangkat 10 derajat
  • Dihapus 10 kesalahan
  • Mendapat syafaat Nabi ๏ทบ

๐Ÿชž Muhasabah Jiwa

Tanyakan pada diri:

  • Apakah lisanku lebih sering menyebut brand atau menyebut Allah?
  • Apakah aku lebih bangga dengan gadget daripada dengan sunnah?
  • Jika Nabi ๏ทบ melihat timeline hidupku, apakah beliau tersenyum atau menangis?

Tasawuf bukan lari dari dunia.
Tasawuf adalah menjadikan dunia sebagai jalan menuju Allah.


๐Ÿคฒ Doa

Ya Allah…
Tanamkan dalam hati kami cinta kepada-Mu yang melebihi cinta kepada dunia dan isinya.
Jadikan lisan kami basah dengan dzikir.
Hiasi waktu kami dengan shalawat kepada Nabi-Mu.
Jangan Engkau jadikan teknologi sebagai hijab antara kami dan Engkau.
Bersihkan hati kami dari riya, ujub, dan cinta dunia.
Satukan kami kelak bersama Rasul-Mu di surga-Mu, dan anugerahkan kami kenikmatan memandang Jamal-Mu.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.


Terima kasih telah meminta tausiyah ini.
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang benar-benar mencintai-Nya, bukan hanya mengaku mencintai-Nya. ๐ŸŒฟ

.......

Siap, njenengan. Ini versi bahasanya yang lebih santai, tetap sopan, dan nggak mengurangi isi penting dari kitab Durratun Nashihin. Kita kupas tuh, tips tipis-tipsis:


(Pembukaan ala Kita)


Guys, lagi ngobrolin kitab nasihat klasik yang dalem banget, judulnya Durratun Nashihin karya Umar bin Ahmad al-Khaubari. Isinya itu, nahas-nahas (pas) banget buat hati yang lagi butuh reminder.


Gini ceritanya, ada riwayat dari Aisyah ra. yang intinya ngebahas soal cinta. Simak ya:


"Barangsiapa mencintai Allah Taala, maka dia akan memperbanyak dzikrullah (mengingat Allah), dan buahnya adalah bahwa, Allah akan mengingatnya dengan rahmat dan ampunan-Nya, serta memasukkannya ke dalam surga bersama-sama para nabi dan wali-Nya, dan memuliakannya dengan melihat Jamal-Nya. Dan barangsiapa mencintai Nabi saw. maka dia akan memperbanyak membaca salawat untuknya, dan buahnya adalah dia akan memperoleh syafaat Beliau dan akan menemani Beliau di dalam surga”. (Demikian disebutkan di dalam kitab Jami’ush Shaghir).


Nah, dari Anas ra., Nabi saw. juga ngasih wejangan singkat tapi dalem:


"Barangsiapa mencintai sunnahku maka dia telah mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku, dia akan berada bersamaku di dalam surga".


Jadi inti nya, pengen deket sama Allah? Perbanyak dzikir. Pengen ketemu Nabi di surga? Cintain Beliau. Tanda cinta itu apa? Ya ngikutin sunnahnya dan perbanyak shalawat. Soalnya Nabi bilang:


"Barangsiapa mencintai sesuatu niscaya dia akan banyak menyebutnya". (Diriwayatkan di dalam kitab Al Firdaus).


---


๐ŸŒฟ TAUZIAH ANAK MUDA: Cinta Itu Harus Dibuktiin, Bukan Cuma Status!


1️⃣ Cinta Itu Harus Ada Buktinya, Yaitu Ingatan


Coba kita flashback, Allah bilang di QS. Al-Baqarah: 152, "Fadzkuruni adzkurkum" — "Ingatlah Aku, niscaya Aku ingat kalian." Terus ada hadits qudsi juga, "Aku sesuai persangkaan hamba-Ku…"


Dalam ilmu tasawuf, dzikir itu adalah bukti cinta, bukan cuma bacaan doang. Jadi pertanyaannya buat diri kita sendiri nih:


· Pagi-pagi bangun tidur, pertama kali kita liat apaan? Notifikasi medsos? Atau kita inget sama Yang Ngasih hidup?

· Lagi nunggu antrean, sambil scroll Tiktok atau sambil bisikin "Allah... Allah..."?


Muhasabah yuk: Di sela-sela hiruk pikuk dunia digital yang super rame ini, apakah hati dan lisan kita masih sempet nyebut nama Allah? Atau malah kita lebih sering nyebut nama orang, nama brand, atau drama orang lain?


2️⃣ Shalawat di Timeline, Bukan Cuma di Majelis


Nabi ๏ทบ bilang: "Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim)


Keren banget kan? Di zaman now, teknologi makin canggih, komunikasi makin gampang. Kita bisa chat, video call, upload story kapan aja. Nah, kenapa kita nggak manfaatin ini buat hal yang mantul (mantap betul)?


Bayangin aja:


· Status WA diisi shalawat, bukan cuma link berita hoax.

· Konten IG atau TikTok berisi konten dakwah atau minimal ngingetin sunnah.

· Grup keluarga isinya saling bershalawat, bukan cuma nyebarin stiker lucu doang.


Itu baru namanya tazkiyatul nufus versi 4.0: ngebersihin hati lewat teknologi, bukannya malah kotor gara-gara teknologi.


3️⃣ Cinta Itu Taat, Bukan Cuma "Fans"


Nabi bilang, "Barangsiapa mencintai sunnahku, ia mencintaiku. Dan siapa mencintaiku, ia bersamaku di surga."


Allah juga udah ngasih rumus di QS. Ali Imran: 31, "Katakanlah: Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian."


Jadi, cinta itu bukan cuma rasa di hati. Cinta itu ittiba', ngikutin jejaknya. Di era yang serba canggih ini, kita harus makin cerdas:


· Kedokteran makin maju, tapi jangan lupa adab makan sunnah, kayak makan pakai tangan kanan, duduk, trus baca doa.

· Transportasi makin cepet, tapi jangan sampai bikin kita lalai shalat. Mampir dulu di pom bensin buat shalat, bukan cuma isi bensin buat mobil.

· Informasi melimpah dari medsos, tapi akhlak kita jangan sampai ketinggalan jaman. Tetaplah santun dan rendah hati.


4️⃣ Goal Akhir Cinta: Surga & Melihat Langsung "Jamal"-Nya


Di akhirat nanti, ada kabar gembira buat yang beneran cinta: Allah izinin kita liat Wajah-Nya yang Maha Indah. QS. Al-Qiyamah: 22–23 udah ngegambarin, "Wujuhun yaumaidzin nadhirah, ila Rabbiha nadhirah." (Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri, memandang Tuhannya).


Ini dia puncaknya, bukan soal teknologi, kekayaan, atau jumlah followers. Tapi soal ru'yatullah, perjumpaan abadi dengan Yang Dicinta. Gas poll!


---


๐Ÿชž Renungan Singkat di Akhir Zaman


Di tengah gemerlapnya dunia yang serba canggih: AI pinter, kereta cepet, umur makin panjang, komunikasi makin gampang, tapi satu hal yang harus kita inget:


Yang diperpanjang bukan cuma umur, tapi kualitas hati. Kalau teknologi nggak dibarengi dzikir, hati bakal keras kayak batu. Kalau ilmu nggak dibarengi shalawat, ilmu bisa bikin sombong. Kalau kemajuan nggak dibarengi sunnah, hidup rasanya hampa.


๐Ÿชž Tanya Diri Sendiri (No Debat!)


· Apakah aku lebih sering buka Instagram daripada buka Al-Qur'an?

· Apakah aku lebih hafal merek gadget daripada hafal sunnah-sunnah Nabi?

· Seandainya Nabi ๏ทบ liat timeline hidup aku hari ini, kira-kira Beliau tersenyum atau sedih, ya?


๐Ÿคฒ Doa Singkat


Ya Allah, tanemin di hati kita cinta sejati sama Engkau, yang lebih dalem dari cinta kita ke dunia dan semua isinya. Bikin lisan kita basah sama dzikir, dan waktu-waktu kita dipenuhi shalawat buat Nabi Muhammad ๏ทบ. Jangan sampe teknologi malah jadi penghalang kita sama Engkau. Bersihin hati kita dari pamer, sombong, dan cinta dunia. Kumpulin kita kelak sama Nabi kita di surga, dan kasih kita nikmat paling top: bisa liat Wajah-Mu yang Maha Indah. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.


Makasih ya udah ngajak ngobrolin kitab keren ini. Semoga kita semua bukan cuma ngaku cinta, tapi beneran dibuktiin lewat dzikir dan shalawat. Santuy aja, tapi tetep istiqomah. ✨

......