tanbihul ghofilin BAB 33/5 Tentang Keutamaan Jumat.
Jika aku minum segelas api lebih baik daripada segelas arak, jika minum segelas arak lebih baik daripada tidak salat Jumat, dan jika tidak Salat lebih baik daripada melangkahi leher (banyak) orang”. (Kabut Akhbar).
Tengah Rasulullah (berkhutbah) membaca ayat di atas lalu Ibnu Mas’ud bertanya kepada Ubay Ka’ab: “Kapan ayat itu turun? Ubay hany menjawab dengan isyarat, sesudah salat ia berkata: Jumatanmu (ibadatmy sia-sia (tidak berpahala) Kemudian Ibnu Mas’ud bertanya kepada Rasulullah . Jawab beliau : “Benar kata-kata Ubay” dan selanjutnya sabda beliau : Orang yang mandi dihari Jumat, dan memakai minyak harum tidak melengkahi leher, lalu salat semampunya, dan mendengarkan imam (berkhutbah), pasti diampuni dosa-dosa yang dilakukan antara dua jumat”. (Al-Hadist).
.........
Adab Jumat: Menjaga Hati, Memuliakan Majelis, dan Menggapai Ampunan
1. Makna (Tafsir) Isi Redaksi
Ungkapan:
“Minum api lebih baik daripada arak… minum arak lebih baik daripada meninggalkan Jumat… meninggalkan Jumat lebih baik daripada melangkahi leher manusia…”
adalah bahasa peringatan keras (tahذير), bukan makna literal. Ini menunjukkan betapa beratnya dosa:
- Meremehkan Salat Jumat
- Mengganggu jamaah dengan melangkahi leher (melewati orang-orang yang duduk)
Dalam tasawuf, ini bukan sekadar hukum zahir, tapi penyakit hati (amrādh al-qulūb):
- Sombong (takabbur)
- Tidak peduli orang lain
- Haus posisi (ingin di depan tanpa adab)
Kisah dan menunjukkan:
- Diam saat khutbah adalah bagian dari ibadah
- Bahkan bertanya pun bisa menghilangkan pahala jika tidak pada waktunya
2. Hukum (Ahkam)
- Salat Jumat: wajib bagi laki-laki muslim
- Mendengarkan khutbah: wajib (haram berbicara tanpa kebutuhan)
- Melangkahi leher orang: makruh keras bahkan bisa haram jika mengganggu
- Adab hadir Jumat:
- Mandi
- Memakai wangi-wangian
- Datang lebih awal
- Duduk dengan tenang
3. Hikmah dan Pelajaran (Ibrah)
- Islam bukan hanya ibadah, tapi adab
- Amal besar bisa hilang karena akhlak buruk kecil
- Allah melihat:
- cara kita datang
- cara kita duduk
- cara kita menghormati orang lain
4. Dalil (Al-Qur’an – Hadis – Hadis Qudsi)
Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk salat Jumat, maka bersegeralah…”
(QS. Al-Jumu’ah: 9)
Hadis:
“Barangsiapa mandi Jumat… tidak melangkahi leher orang… lalu mendengarkan khutbah, diampuni dosanya antara dua Jumat.”
Hadis lain:
“Jika engkau berkata ‘diam’ saat khutbah, maka engkau telah sia-sia (pahalamu).”
5. Analisis dan Argumentasi (Tasawuf)
Dalam Tazkiyatun Nufūs:
Masalah utama bukan kaki yang melangkah, tapi hati yang melangkahi.
Orang melangkahi jamaah karena:
- Merasa lebih penting
- Tidak sabar
- Tidak menghargai sesama
Ini tanda:
- Hati belum tunduk
- Ego masih tinggi
Padahal Jumat adalah:
👉 latihan tawadhu’ (rendah hati)
👉 latihan sabar
👉 latihan menghormati manusia
6. Amalan (Implementasi)
- Mandi sebelum Jumat
- Pakai pakaian terbaik
- Datang lebih awal
- Duduk tanpa mengganggu
- Fokus mendengarkan khutbah
- Dzikir dalam hati, bukan bicara
7. Relevansi di Zaman Sekarang (Viral)
Fenomena hari ini:
- Datang terlambat tapi memaksa ke depan
- Main HP saat khutbah
- Ngobrol saat khutbah
- Cari tempat “strategis” tapi tanpa adab
Ini menunjukkan: 👉 ibadah ramai, tapi hati sepi
Jumat jadi formalitas, bukan transformasi jiwa
8. Motivasi
Bayangkan:
- Setiap Jumat adalah penghapus dosa
- Setiap langkah ke masjid adalah cahaya
- Setiap diam saat khutbah adalah pahala besar
Jangan sampai: 👉 datang, duduk, pulang… tapi kosong
9. Muhasabah & Caranya
Tanya diri:
- Apakah aku datang lebih awal?
- Apakah aku mengganggu orang lain?
- Apakah aku benar-benar mendengarkan khutbah?
Cara memperbaiki:
- Niat sebelum berangkat
- Datang lebih cepat
- Duduk di mana ada tempat, jangan memaksa
- Latih diam dan khusyuk
10. Kemuliaan & Kehinaan
Di Dunia:
- Mulia: dihormati, dicintai
- Hina: dianggap tidak beradab
Di Alam Kubur:
- Mulia: kubur lapang, terang
- Hina: kubur sempit, gelap
Di Hari Kiamat:
- Mulia: wajah bercahaya
- Hina: datang tanpa pahala
Di Akhirat:
- Mulia: dekat dengan Allah
- Hina: jauh dari rahmat-Nya
11. Doa
Ya Allah… Jadikan kami hamba yang memuliakan hari Jumat
Bersihkan hati kami dari kesombongan
Tanamkan adab dalam setiap langkah kami
Ampuni dosa kami antara Jumat ke Jumat
Jadikan kami termasuk orang yang khusyuk mendengar kebenaran
Dan kumpulkan kami bersama orang-orang shalih
Aamiin…
12. Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada para pembaca yang terus berusaha memperbaiki diri.
Semoga setiap langkah menuju masjid menjadi saksi di hadapan Allah.
Jika Anda mau, saya bisa bantu:
- Atau
Tinggal bilang saja.