Kamis, 14 Oktober 2010

Tips Menggenjot Kesuburan Calon Ayah

Tips Menggenjot Kesuburan Calon Ayah

Ada banyak cara memelihara kesuburan bagi calon ayah. Simak tipsnya, dan coba lakukan. Tidak susah, kok!



Sebagai calon ayah, kesuburan pria harus selalu dijaga. Yang dimaksud subur bila organ reproduksi dan spermanya sehat dan berfungsi baik. Untuk sperma, akan disebut sehat jika bentuknya sempurna, gerakannya aktif, cepat dan tepat aranya. Jika tidak, pembuahan sulit terjadi. Untuk itu hati-hati, gaya hidup yang tidak sehat bisa merusak kualitas sperma.



* Musuhi narkoba! Ada mitos yang keliru bahwa jika mengkonsumsi narkoba seperti narkotika, ganja, shabu-shabu atau ekstasi akan mendongkrak fungsi seksual. Mitos ini sangat keliru, karena narkoba justru merusak fungsi seksual yang menghambat gairah seksual. Narkoba menjadi biang turunnya hormon testosteron yang merendahkan kualitas sperma.
* Berhenti merokok. Merokok merupakan kebiasaan buruk yang menjadi penyebab penyakit jantung, paru-paru, kanker dan stroke. Asap rokok dan nikotin ini membawa racun karsinogenik yang menyebabkan kanker. Saat terhisap tubuh, akan diseberkan melalui darah ke seluruh organ penting tubuh termasuk organ reproduksi. Semakin Anda kecanduan, semakin besar pula risiko Anda terkena disfungsi ereksi dan memburuknya kualitas sperma
* Hindari alkohol. Alkohol yang diminum akan merusak alat reproduksi terutama testis dan menyebabkan produksi hormon testosteron terhenti. Sperma menjadi tidak normal dan merusak kualitas
* Hindari stres. Disaat kesibukan kerja memuncak atau sedang menemui masalah Anda mungkin merasa tertekan dan stres. Jika stres ini berlanjut, akan berakibat gangguan pada sederet hormon adrenalin maupun non adrenalin. Ereksi akan terganggu, karena itu usahakan jangan sampai stres.
* Jaga suhu testis. Testis merupakan organ yang memproduksi sperma karenanya harus dijaga agar tetap berfungsi optimal. Suhu testis harus lebih sejuk ketimbang suhu tubuh. Itulah alasan kenapa testis diciptakan terletak diluar tubuh.Anda bisa menjaga suhu sejuk dengan menghindari celana ketat, terlalu lama berendam di air hangat atau terlalu sering memangku laptop. Karena jika suhu testis diatas normal, produksi sperma yang sehat tidak akan optimal.
* Tolak bahan beracun. Makin banyaknya polusi di sekitar kita, memang sulit untu menghindari bahan beracun yang terserap tubuh. Namun sebisa mungkin hindari bahan beracun seperti timbal (logam berat), pestisida, pernis kayu, cat atau lem. Jika menumpuk di dalam tubuh, kesuburan pria akan terancam.
* Normalkan berat badan. Jika berat badan Anda diatas normal, perbanyak olahraga dan atur pola makan agar berat badan menjadi ideal. Karena jika lemak menumpuk di tubuh, akan menghasilkan zat yang mengganggu produksi testosteron. Rendahnya testosteron akan menghambat produksi sperma.
* Hidup sehat. Pola hidup sehat merupakan kunci agar semua organ di dalam tubuh berfungsi dengan semestinya. Makan dengan gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup dan hindari stres adalah kunci segalanya.

Selasa, 12 Oktober 2010

Pemeriksaan dan Pengobatan Endomestriosis.

Pemeriksaan dan Pengobatan Endomestriosis.
Endometriosis bisa mempengaruhi kesuburan karena menyebabkan indung telur, saluran telur dan organ reproduksi tidak berfungsi normal. Namun Endomestriosis 10 kali lebih banyak menimpa wanita tidak subur dibanding yang subur.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk pemeriksaan dan pengobatannya:

* Deteksi melalui pemeriksaan panggul, USG dan CT Scan (untuk melihat letak dan kondisi endomestriosis), laparoskopi (melihat langsung jaringan endometrium di luar rahim), biopsy (pengambilan sedikit jaringan yang dicurigai) untuk memastikan diagnosa.
* Terapi obat, yaitu memanipulasi hormone dan menekan proses haid sementara. Kadang pengobatan itu diganti dengan pil KB atau KB suntik. Penggunaan obat hanya untuk endometriosis ringan.
* Pembedahan, bila terapi obat gagal. Bisa bedah mikro, bedah konvensional, atau laparoskopi. Laparoskopi bisanya dibarengi tindakan lain, seperti pembedahan laser (energi laser merusak implant dan perlekatan dalam serta tersebar), bedah krio (menghancurkan jaringan dengan pembekuan), atau elektrokauterisasi (panas tinggi mematikan jaringan). Bila ukuran endometriosis sangat besar (diameter di atas 10 cm), perlu pengangkatan indung telur.
* Kombinasi antara operasi laparoskipi atau laparotomi dengan terapi hormon, agar Endomestriosis tidak kambuh.

Endometriosis, Darah Haid Tidak Keluar Dan Mengendap.