Selasa, 02 November 2010
Nutrisi Penunjang Kesuburan
Ada banyak cara meningkatkan kesuburan. Salah satunya dengan mengonsumsi nutrisi yang menunjang kesuburan calon ayah dan ibu. Apa saja zat gizi penting yang dimaksud?
Tanpa mengabaikan peran zat gizi lain, beberapa vitamin dan mineral sebaiknya menjadi perhatian Anda yang tengah merencanakan kehadiran sang buah hati. Sebenarnya kalau kita makan dengan pola gizi seimbang, kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral bisa terpenuhi. Namun, vitamin dan mineral mudah hilang dalam proses pengolahan makanan.
Di bawah ini ada beberapa zat gizi dan sumber bahan makanan yang sebaiknya diperhatikan untuk menunjang kesuburan :
* Vitamin A. Berperan cukup penting dalam produksi sperma yang sehat. Terdapat di hati, mentega, margarin, telur, susu, ikan berlemak seperti salem dan makarel, brokoli, wortel, bayam, tomat.
* Vitamin D. Kekurangan vitamin D akan menurunkan tingkat kesuburan hingga 75%. Sumber vitamin D diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari, selain itu dapat diperoleh dari telur, mentega, minyak ikan, ikan tuna, ikan salmon.
* Vitamin E. Meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan mencegah keguguran karena perannya dalam menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta. Banyak terdapat pada minyak tumbuh-tumbuhan, bekatul gandum, kecambah, tauge.
* Vitamin B6. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan terjadinya ketidakseimbanan hormon. Padahal keseimbangan hormon estrogen dan progesteron penting untuk terjadinya kehamilan. Sumber vitamin B6 antara lain ayam, ikan, ginjal, beras merah, kacang kedelai, kacang tanah, pisang, sayur kol.
* Vitamin C. Pada wanita vitamin C berperan penting untuk fungsi indung telur dan pembentukan sel telur. Selain itu sebagai antioksidan (bekerjasama dengan vitamin E dan beta karoten) vitamin C berperan melindungi sel-sel organ tubuh dari serangan radikal bebas (oksidan) yang mempengaruhi kesehatan sistem reproduksi. Vitamin C banyak terdapat pada jambu biji, jeruk, stroberi, pepaya,mangga, sawi, tomat, cabai merah.
* Seng (Zn). Berperan penting dalam pertumbuhan organ seks dan juga pembentukan sperma yang sehat. Sumber seng antara lain makanan hasil laut (seafood), daging, kacang-kacangan, padi-padian, produk olahan susu.
* Selenium (Se). Berperan penting dalam produksi sperma yang sehat. Gejala kekurangan selenium antara lain tekanan darah tinggi, disfungsi seksual dan ketidaksuburan. Sumber selenium antara lain beras, kuning telur, seafood, daging, bawang putih, tomat, ikan tuna, susu.
Menjaga kandungan zat gizi. Berikut beberapa kiat mempertahankankandungan vitamin dan mineral dalam makanan/minuman yang akan kitakonsumsi:
1.
Gunakan bahan makanan segar. Jangan biasakan menjemur atau menyimpan sayuran di tempat panas, sebelum mengolahnya.
2.
Olah sayuran dengan cepat, baik saat mengiris maupun mencuci.
3.
Jika terpaksa merendam, jangan terlalu lama.
4.
Masak sayuran dengan cepat dan gunakan sedikit air.
5.
Jangan menunda menyantap masakan terlalu lama setelah dimasak.
6.
Simpan sayuran dan buah segar di bagian yang terlindung dari cahaya dan cukup dingin di lemari es.
7.
Simpan susu di tempat yang sejuk dan terlindung dari cahaya (jika susu di simpan di dalam gelas, vitamin D-nya bisa rusak).
Baca:
Makan Cermat di Masa Prakonsepsi
Rahasia Nutrisi Agar Calon Ayah Subur
Makanan Yang Harus Dihindari Jika Anda Ingin Hamil
Superfood Untuk Calon Ayah
Senin, 01 November 2010
Bisakah Anda Mencegah Kaker Leher Rahim (Serviks)?
Bisakah Anda Mencegah Kaker Leher Rahim (Serviks)?
Anda mungkin telah mendengar tentang vaksin baru yang bisa mencegah kanker serviks. Vaksin ini ditujukan untuk gadis-gadis muda dengan harapan supaya mereka tidak terkena kanker jenis ini. Anda mungkin berpikiran tidak beresiko terkena kanker ini, namun sebenarnya perempuan dewasa pun bisa mendapatkan kanker ini. Saat itu terjadi, ini bisa mematikan, atau resiko yang paling mungkin, ini akan membuat si wanita tidak bisa mengandung seorang bayi. Vaksin sangat membantu, namun ini bukan satu-satunya cara yang bisa ditempuh untuk menghindari kanker leher rahim. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan beberapa hal penting yang perlu dilakukan sejak dini. Jika anda mempunyai anak perempuan, bantulah mereka untuk mendapatkan pilihan yang benar.
Vaksin yang tersedia dipasaran bisa menolong mencegah kanker serviks, namun anda harus tahu bahwa ini tidak melindungi terhadap semua jenis kanker serviks. Sayangnya, ada beberapa jenis kanker serviks dan vaksin hanya manjur untuk satu atau dua jenis kanker serviks. Ini berarti vaksin tidak 100% menolong, namun hal ini dapat terjadi pada beberapa individu. Sebagai orang tua, adalah wajib untuk mencari vaksin yang tepat dengan berkonsultasi dengan dokter. Dalam beberapa kasus, pencegahan adalah kuncinya, namun tidak selalu demikian. Tidak ada salahnya untuk divaksin jika terbukti vaksin itu aman.
Beberapa orang tua tidak memperbolehkan anak perempuannya mendapatkan vaksinasi yang dapat mencegah kanker serviks. Mereka berpikiran jika anaknya mendapat suntikan vaksin maka si gadis berpikiran bahwa mereka telah terlindungi dan dikhawatirkan tidak mau melakukan tindakan pencegahan yang lain. Hal ini dalam beberapa kasus memang benar, oleh karena itu sangat penting untuk berkonsultasi tentang kemanjuran dan batasan dari vaksin tersebut. Jika hal ini tidak menolong, pap smear yang rutin masih merupakan hal penting untuk dilakukan. Seperti yang telah dijelaskan, suntikan vaksin hanya manjur untuk satu atau dua jenis dari kanker serviks, ini berarti pap smear sangat penting untuk memeriksa kemungkinan jenis lain dari kanker serviks. Jika si gadis paham hal ini dan orang tua bisa membawanya ke dokter saat diperlukan, maka masalah ini terselesaikan.
Jika suntikan vaksin bukan hal yang dipilih orang tua untuk anaknya, pap smear yang rutin menjadi hal yang sangat penting dilakukan untuk mencegah kanker leher rahim. Pemeriksaan ini harus dilakukan setiap tahun dan tindak lanjutnya sangat penting. Terkadang pada salah satu pemeriksaan ditemukan "sel yang tidak wajar" - yang bisa mengindikasikan kanker serviks, walaupun mungkin bukan berarti kanker serviks. Walaupun demikian, pengobatan yang diresepkan oleh dokter dan tindak lanjut sangatlah diperlukan. Untuk banyak gadis, jika pada tes tindak lanjut hasilnya bersih maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Jika berpotensi kanker, maka tindakan selanjutnya adalah mengetahui jenisnya dan segera mendapatkan pengobatan agar mendapat kesempatan untuk bertahan.
Tidak ada pencegahan yang total terhadap kanker serviks, namun anda bisa melakukan hal-hal yang bisa memperkecil resikonya. Maka kita perlu check-up rutin, vaksinasi jika diperlukan dan memperhatikan segala sesuatu yang tidak normal pada tubuh. Beberapa wanita masih akan terkena kanker dan harus menjalani pengobatan dan tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain itu. Walaupun begitu, anda perlu memperhatikan kesehatan anda dengan serius sehingga jika ada sesuatu bisa dideteksi secara dini dan diobati dengan efektif. Kanker serviks berbeda dengan jenis kanker lain, jadi mengetahui tentang ini sangat berguna kedepannya untuk pencegahan terhadap kanker serviks pada perempuan muda maupun dewasa.