Jumat, 08 Oktober 2010

Perawatan Kulit Keriput

Perawatan Kulit Keriput

0diggsdigg

Seiring dengan kemajuan dan berkembangnya teknologi kesehatan dan kebugaran, ada banyak sekali pilihan untuk perawatan kulit keriput. Entah itu dengan cara alami, kosmetik ataupun operasi, ada begitu banyak jenis perwatan yang ditawarkan oleh pasar, dari hanya mengurangi keriput sampai menghilangkannya, yang mana yang terakhir ini memerlukan proses operasi.

Dibawah ini adalah daftar berbagai macam perawatan kosmetik, dengan pengobatan ataupun operasi, termasuk pengobatan alami dan krim yang tersedia di pasaran.

Vitamin A Acid- Atau dikenal sebagai Tretinoin, dengan merk terkenal seperti Retin- A dan Renova, adalah bahan yang biasa ditemui untuk perawatan kulit keriput. Bahan ini, yang bisa didapatkan melalui resep dokter, mempunyai rekor keberhasilan yang paling bagus didalam pengobatan kulit keriput serta menghilangkannya, khususnya di bidang muka.

Krim dan lotion yang mengandung tretinoin ini harus digunakan secara rutin dan terus menerus. Gejala pertama mungkin menyebabkan kulit memerah dan mengelupas, tetapi, ketidaknyamanan akibat efek sampingnya bisa dikurangi dengan mengurangi tingkat konsentrasi tretinoin dengan krim dasar dan memakainya dengan tidak begitu sering sampai kulit terbiasa dengan ini.

Alpha-Hydroxy acids, atau juga disebut sebagai "asam buah", termasuk bahan aktif seperti glycolic dan asam lactic. Persiapan pengobatan dengan bahan mengandung asam buah adalah alternatif yang lebih aman karena lebih sedikit menyebabkan iritasi kulit atau bahkan sama sekali tidak menyebabkan iritasi. Tetapi efeknya juga tidak begitu terasa.

Anti Oksidan - Ini adalah pengobatan alami yang mengandung vitamin seperti A, C dan E, bersama dengan beta-karotin. Biasanya dipadukan dengan pelindung matahari dan melakukan perawatan ringan terhadap garis keriput.

Ada juga pelembab biasa yang mengklaim dapat mengurangi keriput, tapi perlu diperhatikan bahwa pelembab yang tidak mengandung bahan-bahan tersebut diatas hanya bisa menyamarkan atau menyembunyikan keriput secara sementara dan hanya mengurangi garis-garis keriput.

Ada juga cara-cara dengan menggunakan kosmetik yang tersedia di pasaran, biasanya ini dibuat oleh ahli dermatologi atau praktisi kesehatan.

Pengupasan Asam Glycolic - Walaupun bentuk pengobatan ini melibatkan tangan dipenggunaannya, pengelupasan jenis ini(dangkal) hanya memberi efek kecil di intensitas dan tingkat

garis keriput.

Pengelupasan lebih dalam- Proses pengelupasan kulit jenis ini memerlukan zat kimia seperti asam salicyclic dan asam trichloroacetic yang bisa menembus kulit lebih dalam. Dipercaya bahwa semakin dalam perawatan pada sebuah kulit maka akan semakin efektif untuk menghilangkan garis kulit keriput, tapi, semakin dalam pengelupasan juga memperbesar resiko untuk mendapatkan efek samping yang lain, diantaranya, perubahan pigmen kulit atau perubahan warna kulit dan bekas parutan.

Pengelupasan jenis diatas tidak memerlukan pembiusan, tapi pasien dapat meminta obat penenang dosis rendah untuk menolong mereka melalui proses yang menyakitkan ini.

Mikrodermabrasion - Proses ini yaitu dengan "menyikat kulit" menggunakan mesin yang mengandung silika atau alumunium kristal yang digunakan untuk mengamplas kulit.

Pelayanan diatas sering ditawarkan dalam bentuk paket yang terdiri dari enam sampai tujuh sesi perawatan dan tidak merubah anatomi kulit atau tidak terdapat terdapat efek samping yang disebabkan bahan kimia, perawatan jenis ini menjamin menjadikan kulit lebih halus.

Dari begitu banyak produk kosmetik yang dijual sebagai "perawatan microdermabrasion di rumah" tapi itu hanyalah exfoliants ringan yang pada umumnya tidak berbahaya tapi juga tidak begitu berkhasiat menghilangkan keriput.

Dermabrasion - Ini adalah benar-benar proses operasi yang biasanya dilakukan oleh praktisi kesehatan, terutama ahli operasi plastik atau praktisi dermatologi yang bersertifikat, dan operasi ini memerlukan pembiusan

Operasi jenis ini memerlukan tangan yang terampil dan keahlian dari dokter yang melakukan, menggunakan alat yang berputar untuk mengamplas kulit.

Debramasion bisa menghasilkan hasil yang bagus, tapi resikonya juga besar, karena ini bisa membuat efek samping seperti bekas luka parutan dan perubahan warna kulit secara permanen.

Dengan begitu banyak perawatan untuk kulit keriput, orang-orang mempunyai beberapa pilihan untuk dipilih, mereka tinggal memilih perawatan mana yang cocok untuk mereka.

Rokok, Menyetir, Radiasi, Usia dan Kafein Bisa Halangi Kesuburan

Rokok, Menyetir, Radiasi, Usia dan Kafein Bisa Halangi Kesuburan
Beberapa hal ini dapat mengakibatkan gangguan reproduksi sehingga mempengaruhi kesuburan.

1. Rokok. Jika Anda berdua perokok, bisa-bisa peluang Anda jadi ayah dan bunda terbang bersama asap rokok. Karena puluhan zat berbahaya yang terkandung dalam rokok mengakibatkan:

* Gerak sperma lambat, jumlahnya turun dan sebagian mati.
* Risiko keguguran meningkat 64% bila suami isteri perokok atau salah satunya perokok.
* Asam nikotin pada rokok mengikat hemoglobin sehingga fungsinya sebagai pembawa oksigen ke organ vital menurun. Yang pasti, aneka zat racun ikut mengalir ke sistem reproduksi Anda.
* Rokok bisa menghambat ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur ke saluran tuba).
* Lendir leher rahim terpengaruh racun rokok sehingga menghalangi mampirnya sel sperma ke sel telur.

2. Menyetir mobil atau Motor. Penelitian Dr. Michele De Rosa dari University of Naples Federico II (Italia) mengungkap, oksida nitrogen, timah, oksida belerang, dan karbon monoksida yang terkandung dalam gas buangan kendaraan bermotor, bisa jadi biang keladi turunnya kualitas sel telur dan sperma. Kemacetan di jalan semakin memperlemah gerak sperma. Selain itu, suhu panas dari mesin kendaraan mempengaruhi daya tahan sperma. Itu sebabnya Dr.De Rosa mengklaim orang yang menghabiskan 6 jam atau lebih berkendaraan per hari, kesuburannya bisa terganggu.

3. Usia. Memasuki usia 35 tahun, tingkat kesuburan seorang perempuan sudah menurun sampai akhirnya masuk ke wilayah baru, yaitu menopause pad ausia 45-50 tahun. Menurut Dr. Gillian Lockwood dari Midland Fertility Service, Inggris, penurunan kesuburan tersebut disebabkan:

* Berkurangnya jumlah sel telur setelah bertahun-tahun mengalami menstruasi.
* Kualitas sel telur yang juga mengalami penurunan.
* Sel telur perempuan usia 35 tahun sering ‘tidak siap’ dibuahi sperma.

4. Kafein. Kafein ada di dalam minuman ezat yang membuat Anda selalu siaga. Anda juga tak ingin ketinggalan gaya hidup nongkrong di kafe dengan satu cup besar kopi. Padahal, kadar kafein tinggi dalam darah Anda dapat:

* Menekan produksi hormone estrogen dan progesterone, sehingga menghambat terjadinya ovulasi.
* Mengurangi kandungan darah dalam hormon prolaktin mengganggu siklus haid sehingga fertilisasi pun rendah.

5. Radiasi. Radiasi sangat berbahaya untuk setiap sel tubuh Anda. Penderita kanker yang menjalani penyinaran untuk membunuh sel-sel kanker merasa sangat tidak nyaman dengan radiasi ini, begitu juga bila Anda bekerja bekerja di lokasi yang mengandung radiasi tinggi, misalnya PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), maka akan terserang rasa mual, muntah, atau pusing. Sampai saat ini tidak ada ambang batas radiasi yang aman, bahkan menurut 40 ilmuwan European Commission on Radiation Risk, dosis radiasi alfa yang rendah bisa jauh lebih berbahaya merusakkan sel. Dampak buruk radiasi teradap reproduksi:

* Terhentinya menstruasi sebelum masa menopause.
* Mengganggu produksi sperma dan sel telur.
* Menurunkan gairah seksual.