CUCIAN NODA ITU BERNAMA HATI
.............
Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah
..............
Bismillahirahmanirrahim.
Senin, 21 Sep. 2026
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh isya'an dari pesantren Darut Ta'lim tadi malam nyantri bareng Ust. H. M. Badruddin A.G. kupas tipis tipis kitab shahih Bukhari
:
Shahih Al-Bukhari · Kitab Haid · No. 313
Bab Apakah Wanita Shalat dengan Pakaian yang Terkena Haid.
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ مَا كَانَ لإِحْدَانَا إِلاَّ ثَوْبٌ وَاحِدٌ تَحِيضُ فِيهِ، فَإِذَا أَصَابَهُ شَىْءٌ مِنْ دَمٍ، قَالَتْ بِرِيقِهَا فَقَصَعَتْهُ بِظُفْرِهَا.
Dari Aisyah: "Tidak ada salah seorang di antara kami yang memiliki lebih dari satu pakaian dan kami biasa haid sambil memakainya. Apabila pakaian itu terkena darah haid, kami mengoleskan air liur pada noda darah tersebut dan menggosoknya dengan kuku kami."
........
1. Rahasia Hikmah
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha: “Tidak ada salah seorang di antara kami yang memiliki lebih dari satu pakaian dan kami biasa haid sambil memakainya. Apabila pakaian itu terkena darah haid, kami mengoleskan air liur pada noda darah tersebut dan menggosoknya dengan kuku kami.”
Intinya bukan soal teknis cara bersuci. Intinya adalah kesadaran. Wanita-wanita di masa Nabi itu cuma punya satu baju. Hidupnya sederhana banget. Tapi mereka tidak membiarkan najis menempel diam-diam. Ada gerakan, ada usaha, ada ikhtiar untuk membersihkan.
Ini pelajaran buat kita: hidup itu ya memang penuh noda. Noda dosa, noda lalai, noda ego. Yang penting bukan “aku nggak pernah kena noda”, tapi “aku mau nggak bersihin noda itu?”.
2. Nasehat
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”
(QS. Al-Baqarah: 222)
Hadis shahih:
“Jika pakaian seseorang terkena darah haid, maka hendaklah mengikiskannya, kemudian menggosoknya dengan air dan menyiramnya, lalu shalatlah dengan pakaian itu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis Qudsi:
“Wahai anak Adam, seandainya dosamu sampai ke langit, lalu engkau memohon ampunan-Ku, niscaya Aku akan mengampunimu.”
(HR. Tirmidzi)
3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya
Hakekatnya: hati itu kain. Setiap hari kena noda. Nggak ada manusia yang hatinya bersih tanpa pernah kotor. Yang membedakan orang beriman dan yang lalai bukan pada “apakah noda itu ada”, tapi pada “apa yang dilakukan setelah noda itu ada”.
Tarekahnya relevan banget di zaman sekarang: jangan numpuk kotoran. Kita hidup di era scrolling tanpa henti. Hati bisa kotor dalam hitungan menit: iri lihat postingan orang, marah karena komentar, ghibah di grup WA. Kalau nggak segera dibersihin, noda itu mengendap jadi karat.
Caranya sederhana: istighfar itu air liur. Muhasabah itu kuku. Gosok pelan-pelan. Jangan tunggu kering dan mengeras.
4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya
Dalam tasawuf, ini namanya tazkiyatun nufus — penyucian jiwa. Syarat untuk meraih derajat tinggi di sisi Allah.
Muhasabahnya:
· Malam sebelum tidur, tanya diri: hari ini aku ngotorin hati nggak?
· Kalau iya, istighfar sekarang. Jangan besok.
· Kalau ada hak orang yang dizalimi, minta maaf. Jangan tunggu lebaran.
5. Doa
Allahumma aati nafsi taqwaha, wa zakkiha, anta khairu man zakkaha, anta waliyyuha wa maulaha.
“Ya Allah, berikanlah ketakwaan kepada diriku ini dan sucikanlah ia. Engkau adalah sebaik-baik Zat yang menyucikannya, Engkau adalah Penolong dan Tuannya.”
6. Ucapan Terima Kasih dan Maaf
Terima kasih buat njenengan yang sudah baca sampai sini. Maaf kalau ada kata yang kurang berkenan. Aku ini bukan siapa-siapa, cuma hamba yang juga sedang belajar bersihin noda di hati sendiri.
Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.
#TazkiyatunNufus #Muhasabah #MenataHati #BersihkanJiwa #IstighfarSetiapSaat
.......
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga bermanfa'at selalu.
—M. Djoko ekasanU—
Tidak ada komentar:
Posting Komentar