Minggu, 27 September 2026

1614lub. MAHKOTA TAKWA: ANTARA SORBAN DAN HATI

MAHKOTA TAKWA: ANTARA SORBAN DAN HATI

................  

Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah.

................

Bismillahirahmanirrahim.

Ahad, 27 Sep.  2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh shubuh'an dari Masjid Nurul Huda nyantri bareng Ust. A. Rifai, kupas tipis tipis kitab Lubabul Hadis (Imam Jalaluddin as-Suyuthi) :

.............

Lubabul Hadits Bab 12 Hadits ke 3

وَقَالَ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللّٰهَ تَعَالَى وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَىٰ أَصْحَابِ الْعَمَائِمِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ

Dan telah bersabda Nabi ﷺ: Sesungguhnya Allah merahmati dan para malaikat-Nya memohonkan ampunan kepada orang-orang yang memakai sorban di hari Jumat.

................

1. Rahasia Hikmah

Sering kali kita dengar hadits tentang keutamaan memakai sorban di hari Jumat. Tapi jujur, buat aku pribadi, ini bukan sekadar soal kain yang dililit di kepala. Ini soal vibes hati. Sorban itu simbol mahkota, tapi mahkota yang sebenarnya adalah taqwa di dalam dada . Tujuannya bukan biar kelihatan paling suci, tapi biar kita sadar bahwa kita sedang menghadap Raja Semesta. Hikmahnya: outer yang rapi itu cerminan dari inner yang lagi berusaha dirapikan.

2. Nasehat

Ayat Qur'an:

Allah berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah..." (QS. Al-Jumu'ah: 9) .

Hadis Shahih:

Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala dan malaikat memberi shalawat (rahmat dan istighfar) atas orang-orang yang menggunakan surban di hari Jumat." (HR. Thabrani) .

Hadis Qudsi:

Allah berfirman: "Wahai anak Adam, sesungguhnya selagi engkau masih berdoa, dan berharap kepada-Ku niscaya akan Kuampuni, sedangkan Aku tidak peduli bagaimana kondisimu..." (HR. Tirmidzi) .

3. Makrifatnya, Hakekatnya, Tarekahnya

Hakekatnya, Allah itu nggak butuh lilitan kain di kepala njenengan. Allah lihat hati. Di zaman yang serba viral dan sibuk pamer ini, memakai sorban atau peci bisa jadi ladang pahala, tapi bisa juga jadi ladang riya' (pamer) kalau niatnya salah. Makrifatnya adalah menyadari bahwa cover luar itu cuma alat bantu. Tarekahnya: pasang niat yang lurus. Kalau njenengan pakai sorban biar ditanya malaikat dan di-istighfar-kan, maka niatkan murni karena Allah. Bukan karena mau di-screenshot orang buat konten.

4. Tasawuf, Muhasabah dan Caranya

Ini masuk ranah Tazkiyatun Nufus (penyucian jiwa). Jangan sampai kita sibuk membersihkan penampilan luar tapi lupa membersihkan penyakit hati seperti sombong dan riya .

Muhasabah-nya:

Duduk sejenak. Tanya diri sendiri: "Aku pakai ini karena Allah, atau karena mau dilihat manusia?"

Caranya:

1. Takhalli: Buang rasa ingin dipuji manusia.

2. Tahalli: Hiasi diri dengan rasa malu kepada Allah.

3. Tajalli: Rasakan ketenangan karena hanya mengharap rahmat-Nya .

5. Doa

Robbana la tuzigh qulubana ba'da idz hadaitana wa hablana minladunka rahmatan innaka antal-wahab.

"Ya Tuhan kami, janganlah menyesatkan hati kami sesudah Engkau memberi petunjuk, dan berilah kami rahmat dari hadapan-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." .

6. Ucapan Terima Kasih dan Ma'af

Terima kasih buat njenengan yang sudah membaca sampai sini. Maaf banget kalau ada kata-kata yang kurang berkenan atau salah penyampaian. Ini murni buat kebaikan kita bersama.

---

Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.

#TazkiyatunNufus #Muhasabah #JumatBerkah #Sorban #HatiYangBersih #TasawufKekinian #SelfReminder #MenataHati

...............

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semoga bermanfa'at selalu.

—M. Djoko ekasanU—

Tidak ada komentar: