Friday, January 23, 2026

557irs. Memilih Ilmu, Maka Dunia Mengikutinya: Jalan Tazkiyatun Nufūs Menuju Kemuliaan

 irsyadulibad 6. bab. ilmu

Rasulullah saw bersabda:


عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ خُيِّرَ سُلَيْمَانُ عَلَيْهِ السَّلَامُ بَيْنَ الْمَالِ وَالْمُلْكِ وَالْعِلْمِ فَاخْتَارَ الْعِلْمَ فَأَعْطَى الْمُلْكَ وَالْمَالَ لِاخْتِيَارِ الْعِلْمِ رواه ابن عساكر والدیلمی


Artinya: “Dari Ibnu Abbas berkata: Nabi Sulaiman as pernah disuruh memilih antara harta benda, kerajaan dan ilmu, lalu memilih ilmu, lalu diberi oleh Allah kerajaan dan harta, lantaran pilihannya kepada ilmu.” (HR. Ibnu Asakir dan Addailamy).

.......

Judul: "Memilih Ilmu, Maka Dunia Mengikutinya: Jalan Tazkiyatun Nufūs Menuju Kemuliaan"

Catatan tentang riwayat:
Riwayat yang Anda kutip dinisbatkan kepada dan diriwayatkan oleh serta Ad-Dailami. Para ulama hadis tidak menjadikannya sebagai hadis yang kuat. Namun, maknanya selaras dengan banyak ayat Al-Qur'an dan hadis sahih yang mengutamakan ilmu sebagai jalan menuju kemuliaan.

Makna dalam Perspektif Tasawuf (Tazkiyatun Nufūs)

Orang yang hatinya telah disucikan tidak lagi menjadikan dunia sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana menuju ridha Allah.

Nabi memilih ilmu, bukan karena meremehkan harta atau kekuasaan, tetapi karena beliau mengetahui bahwa ilmu adalah cahaya hati, sedangkan harta dan kekuasaan hanyalah amanah yang dapat menjadi nikmat atau fitnah.

Para ulama tasawuf berkata:

"Barang siapa mencari Allah dengan ilmu, maka Allah akan membukakan baginya pintu-pintu keberkahan yang tidak disangka-sangka."

Hati yang dipenuhi ilmu yang bermanfaat akan dipenuhi hikmah, dipenuhi rasa takut kepada Allah, dipenuhi tawadhu', dan dipenuhi kasih sayang kepada sesama.

Sebaliknya, harta tanpa ilmu sering melahirkan kesombongan, dan kekuasaan tanpa ilmu sering melahirkan kezaliman.


Hikmah dan Pelajaran

  • Ilmu adalah warisan para nabi.
  • Ilmu menjadi cahaya yang membimbing amal.
  • Harta akan habis, tetapi ilmu terus mengalir manfaatnya.
  • Orang yang mengutamakan Allah, Allah akan mencukupkan urusan dunianya.
  • Ilmu yang diamalkan akan membersihkan jiwa dari riya', ujub, dan cinta dunia.

Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan

1. QS. : 11

"...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

2. QS. : 114

"Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu."

3. QS. : 9

"Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?"


Hadis yang Berkaitan

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."

(HR. )

Beliau juga bersabda:

"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi."

(HR. dan )


Hadis Qudsi yang Berkaitan

Allah Ta'ala berfirman dalam hadis qudsi:

"Hamba-Ku senantiasa mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya..."

(HR. )

Ilmu yang benar akan mengantarkan seorang hamba kepada amal, dan amal akan mengantarkan kepada cinta Allah.


Relevansi Saat Ini

Di zaman sekarang banyak orang berlomba mengejar jabatan, kekayaan, popularitas, dan pengikut di media sosial. Namun tidak sedikit yang kehilangan ketenangan hati.

Tasawuf mengajarkan bahwa ilmu yang melahirkan ma'rifat kepada Allah jauh lebih berharga daripada kekayaan yang melahirkan kesombongan.

Apabila ilmu menjadi prioritas, maka pekerjaan menjadi ibadah, bisnis menjadi amanah, kekuasaan menjadi pelayanan, dan harta menjadi jalan sedekah.


Muhasabah

Tanyakan kepada hati:

  • Apakah aku belajar ilmu hanya untuk dipuji?
  • Apakah aku lebih semangat mencari uang daripada mencari ilmu agama?
  • Sudahkah ilmuku membuatku semakin rendah hati?
  • Apakah ilmuku sudah mengubah akhlakku menjadi lebih baik?
  • Ketika diberi rezeki, apakah aku semakin dekat kepada Allah atau justru semakin lalai?

Cara Membersihkan Jiwa (Tazkiyatun Nufūs)

  1. Luruskan niat sebelum menuntut ilmu.
  2. Amalkan setiap ilmu walaupun sedikit.
  3. Perbanyak membaca Al-Qur'an setiap hari.
  4. Duduk bersama ulama dan orang-orang saleh.
  5. Hindari kesombongan karena merasa paling tahu.
  6. Jadikan ilmu sebagai jalan melayani umat, bukan mencari kemuliaan diri.
  7. Berdoalah setiap selesai shalat agar Allah menambahkan ilmu yang bermanfaat.

Doa

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

"Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang Engkau terima."

Ya Allah, sucikan hati kami dari cinta dunia yang berlebihan. Jadikan ilmu sebagai cahaya dalam hati kami, penuntun amal kami, dan sebab kami semakin dekat kepada-Mu. Karuniakan kepada kami ilmu yang melahirkan rasa takut kepada-Mu, akhlak yang mulia, serta keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Āmīn.


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menuntut ilmu dan merenungkannya. Semoga Allah menjadikan setiap langkah kita menuju majelis ilmu sebagai sebab diampuninya dosa, diangkatnya derajat, disucikannya jiwa, serta dikumpulkannya kita bersama para nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang saleh di surga-Nya. Āmīn.

......

No comments: