JANGAN SAMPAI TANGAN ITU MEMEGANG KITA
...............
Menata Hati, Menjernihkan Jiwa, Mendekat kepada Allah
................
Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm.
Senin, 21 Sep. 2026
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Buat njenengan penikmat ilmu, terimalah oleh oleh maghriban dari pesantren Darul Falah, nyantri bareng Ust. Maskuri, kupas tipis tipis kitab Daqoiqul Akhbar ( Karya Syekh Abdurrahman bin Ahmad al-Qadhi):
---
Bab 38 Mensifati Malaikat Zabaniyah.
Manshur bin Ummar berkata: Telah datang (keterangan) kepadaku, sesungguhnya malaikat yang jaga neraka itu, mempunyai tangan dan kaki (jumlahnya) menurut bilangannya ahli neraka. Setiap kaki dan tangannya itu berdiri dan duduk, serta bisa membelenggu dan merantai pada orang yang dikehendaki.
...........
1. Rahasia Hikmah
Kisah tentang malaikat penjaga neraka yang memiliki tangan dan kaki sebanyak jumlah ahli neraka bukanlah cerita horor untuk menakuti-nakuti. Ini adalah tamparan halus buat kita yang sering merasa aman padahal dosa numpuk. Hikmahnya sederhana: setiap perbuatan punya konsekuensi. Setiap tangan yang kita pakai buat maksiat, setiap kaki yang melangkah ke tempat yang Allah benci, semuanya tercatat. Bukan tentang Allah yang kejam, tapi tentang kita yang sering lupa bahwa hidup ini bukan sekadar scroll dan like.
2. Nasehat
Al-Qur'an:
وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً ۚ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا
“Dan tidaklah Kami menjadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan sebagai cobaan bagi orang-orang kafir.” (QS. Al-Muddassir: 31)
Hadis:
Rasulullah ﷺ bersabda: “Berbahagialah bagi orang yang selalu meneliti aib dirinya daripada memperhatikan cacat atau aib manusia lain.” (HR. Bazzar)
Hadis Qudsi:
“Barangsiapa mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Barangsiapa mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa.”
3. Makrifat, Hakekat, Tarekah
Makrifatnya: kita ini kecil, tapi dosa kita bisa jadi besar. Hakekatnya: semua yang kita lakukan ada saksi dan pencatatnya. Tarekahnya di era viral ini? Berhenti jadi hakim buat orang lain. Medsos penuh orang merasa benar sendiri, tapi jarang yang mau introspeksi. Mulai sekarang, sebelum ngetik komentar pedas atau share berita yang belum jelas, tanya diri dulu: “Kalau tangan ini nanti ditanya Allah, apa jawabannya?”
4. Tasawuf dan Muhasabah
Tazkiyatun nufus itu bukan teori, tapi kerja keras sehari-hari. Caranya: takhalli (bersihkan hati dari sombong, iri, dengki), tahalli (hiasi dengan tawadhu, sabar, syukur), lalu tajalli (hati yang bersih akan memancarkan cahaya Allah) . Muhasabah praktisnya: sebelum tidur, hitung amal hari ini kayak pedagang hitung modal dan untung. Kalau rugi, taubat. Kalau untung, syukur .
5. Doa
Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabika wa min ghadhabika. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu dan dari murka-Mu. Jangan biarkan tangan ini memegang yang haram, jangan biarkan kaki ini melangkah ke tempat yang Engkau benci. Aamiin.
6. Terima Kasih dan Maaf
Terima kasih buat yang sudah membaca sampai selesai. Maaf kalau ada kata yang kurang berkenan. Kita semua sama-sama belajar.
---
Tulisan ini bukan untuk menggurui siapa-siapa. Terutama untuk mengingatkan diri saya sendiri.
#TazkiyatunNufus #Muhasabah #MenataHati #TasawufKekinian #HijrahTanpaHujat
.................................
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga bermanfa'at selalu.
—M. Djoko ekasanU—