Bab 33 Pemasangan Mizan (Neraca Amal).
Dan didalam sebuah hadits diceritakan: Datanglah suatu kaum, mereka berdiri (ditepi) shirath, seraya berkata: “Siapakah yang bukal menyelamatkan kami dari api neraka?” Dan mereka tidak maju (untuk) melewati shirath Itu, Lalu mereka menangis. Maka datanglah Jibril as. bertanya kepada mereka: “Apa yang mencegahmu untuk melewati shirath ini?” Mereka menjawab: “Kami takut neraka.” Jibril bertanya (lagi): “Kumu di dunia ketika menghadap ke laut yang dalam, bagaimana (caranya) kamu bisa melewati?” Mereka menjawab: “Dengan mempergunakan perahu ” Lalu Jibril datang dengan membawa masjid, yang
mana kaum ini (biasa) melakukan shalat didalamnya, (masjid itu) bagaikan perahu. Maka mereka sama duduk diatas masjid tersebut, lalu lewatlah kaum ini diatas shirath. Maka dikatakan kepada mereka: “Ini adalah masjid-masjid kamu, yang kamu pernah melakukan shalat didalamnya dengan berjama ‘ah.”
........
Masjid: Perahu Keselamatan Menuju Surga
Menjadikan Shalat Berjamaah sebagai Jalan Tazkiyatun Nufus
Kisah di atas mengandung pelajaran yang sangat mendalam. Walaupun riwayat tersebut bukan termasuk hadis yang masyhur dan perlu kehati-hatian dalam menjadikannya sebagai dalil hukum, maknanya sejalan dengan ajaran Islam bahwa amal saleh akan menjadi penolong di akhirat. Salah satu amal yang paling agung adalah memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah.
Dalam perspektif tasawuf (tazkiyatun nufus), masjid bukan sekadar bangunan, tetapi tempat penyucian hati. Setiap langkah menuju masjid mengikis dosa, melembutkan hati, menumbuhkan keikhlasan, dan menguatkan hubungan seorang hamba dengan Allah. Orang yang hatinya terpaut kepada masjid sedang membangun "perahu keselamatan" yang kelak mengantarkannya melewati berbagai kesulitan, termasuk dahsyatnya hari kiamat.
Allah berfirman:
"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian..."
(QS. At-Taubah: 18)
Allah juga berfirman:
"Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat."
(QS. Al-Baqarah: 45)
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah... di antaranya adalah seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid."
(HR. Bukhari dan Muslim).
Beliau juga bersabda:
"Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat."
(HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam hadis qudsi Allah berfirman:
"Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku terus mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya."
(HR. Bukhari).
Muhasabah Diri
Renungkanlah pertanyaan berikut:
- Apakah hati kita rindu mendengar azan?
- Berapa kali kita meninggalkan shalat berjamaah tanpa uzur?
- Apakah masjid telah menjadi rumah kedua bagi kita?
- Sudahkah kita datang ke masjid untuk mencari ridha Allah, bukan pujian manusia?
Cara Menyucikan Jiwa (Tazkiyatun Nufus)
- Luruskan niat setiap melangkah menuju masjid hanya karena Allah.
- Jaga shalat lima waktu berjamaah semampunya.
- Perbanyak zikir, istighfar, dan shalawat sebelum dan sesudah shalat.
- Duduk sejenak di masjid untuk berdoa dan mentadabburi ayat-ayat Allah.
- Ikut memakmurkan masjid dengan ilmu, sedekah, kebersihan, dan akhlak yang baik.
- Mohon kepada Allah agar hati selalu terpaut dengan rumah-Nya.
Doa
Allahumma ij'al qulubana mu'allaqatan bil-masajid. Allahumma thahhir qulubana minan nifaq, wa a'malana minar riya', wa alsinatana minal kadzib, wa a'yunana minal khiyanah. Allahumma yassir lana ash-shirathal mustaqim fid-dunya wal-akhirah, waj'al shalata na nuran wa najatan yaumal qiyamah. Birahmatika ya Arhamar Rahimin. Aamiin.
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah hati kami selalu terpaut kepada masjid. Sucikanlah hati kami dari kemunafikan, amal kami dari riya, lisan kami dari dusta, dan pandangan kami dari khianat. Ya Allah, mudahkanlah kami menempuh jalan yang lurus di dunia dan akhirat. Jadikanlah shalat kami sebagai cahaya dan penyelamat pada hari kiamat. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang. Aamiin."
Ucapan Terima Kasih
Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh jamaah dan para pencinta ilmu yang terus berusaha memakmurkan masjid. Semoga setiap langkah menuju rumah Allah dicatat sebagai amal saleh, diampuni dosa-dosanya, ditinggikan derajatnya, dan kelak menjadi sebab keselamatan saat meniti shirath. Semoga Allah menghimpunkan kita semua di surga-Nya bersama Rasulullah ﷺ. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
..........
No comments:
Post a Comment