Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :
"Sebaik-Baik Manusia adalah Yg Panjang Umurnya & Baik Amalannya". Sedangkan seburuk-buruk manusia itu yang panjang umurnya dan juga jelek amalannya" (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim, hadits dari Abu Bakrah, Shahiihul Jaami’ 3297)
..........,
Di antara amal persiapan penutup usia:
(01). Mengamalkan amalan2 yang Wajib
(02). Menghindari hal² yang diharamkan, makruh, syubhat, & sia2 tdk bermanfaat
(03). Lebih menambah Amalan2 Sunnah
(04). Senantiasa beristighfar / bertaubat
(05). Memperbanyak tasbih, tahmid, dan membaca shalawat & juga dzikir lainnya, terutama membaca dzikir pagi & petang
(06). Rutin dalam mempelajari Al-Qur'an
(07). Aktif utk menghadiri "majelis ilmu"
(08). Berkumpul dgn orang2 yang shalih
(09). Memperbanyak amal² jariyah yang pahalanya terus mengalir setelah wafat sprti; bersedekah, mengajarkan ilmu dll
(10). Mengusahakan mengawali hal-hal yg baik agar nantinya "diikuti" orang lain sehingga 'pahala mengalir' sampai mati
(11). Perbaiki Hubungan dgn orang lain, bayar hutang, minta maaf, & kembalikan milik mereka yang "dulu" pernah diambil
(12). Sering Berdoa agar istiqomah, dan wafat dengan kondisi "husnul khatimah"
(13). Memperbesar harapan kpd ALLAH, tidak berburuk sangka dan berputus asa
(14). Menyambung 'Silaturrahim' dengan kerabat mendatangkan umur yg "berkah"
(15). Memperbanyak syukur nikmat, dan sabar atas segala bentuk ujian & cobaan
(16). Membiasakan utk selalu berwudhu terutama dalam kondisi saat akan "tidur, agar saat nyawa kita di ambil kita dalam keadaan suci setelah berwudhu
(17). Sering berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar jadi shalih-shalihah, gemar mendoakan orang tua baik ketika hidup, atau setelah meninggalkan dunia
(18). Menjaga "kesehatan fisik" dgn cara menjaga pola makan sehat, Berolahraga ringan, dan Istirahat yang cukup, supaya mendukung kelancaran ibadah2 di atas.
(19). Semakin kikir dengan waktu karena jatah usia hidup di dunia semakin sedikit sehingga "Semangat" menyiapkan bekal
(20). Ber-sungguh2 melakukan "Seluruh" amalan2 di atas sampai datangnya "ajal"
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :
"Barangsiapa yang melakukan kebaikan pada usia yang masih tersisa, maka dia 'Diampuni' dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yg melakukan "Keburukan" pada usia yang masih tersisa, maka dia pun akan disiksa karena dosa2 di masa lalunya dan pada usia yang tersisa" (HR Ath-Thabrani, hadits dari Abu Dzar, lihat Shahihut Targhiib wat Tarhiib no. 3156)
..............
Berikut nasehat motivasi versi santai tapi bermakna, dengan perspektif Tazkiyatun Nufus (Penyucian Jiwa):
JUDUL:
PANJANG UMUR GAK JAMINAN SURGA, YANG PENTING PRODUKTIF IBADAH!
---
1. MAKSUD & TUJUAN
Hadis di atas mau ngasih tau kita semua, guys. Hidup itu bukan cuma soal berapa lama kita nafas di dunia. Tapi seberapa berkahnya nafas itu buat bekal pulang ke rumah Allah. Intinya, kualitas ibadah kita itu lebih utama daripada kuantitas usia. Jangan sampai kita jadi "veteran dosa" karena umur udah panjang tapi maksiatnya juga numpuk.
---
2. AYAT QUR'AN & HADIS PENDUKUNG
· QS. Al-Mulk (67: 2):
"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya."
(Artinya: Allah gak tanya udah berapa lama kita hidup, tapi tanya kualitas amal kita.)
· Hadis Riwayat Ahmad & At-Tirmidzi:
"Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalannya."
· Hadis Qudsi (pendekatan makna):
Allah berfirman: "Wahai anak Adam, Aku beri kamu umur, tapi kamu gunakan untuk bermaksiat. Aku beri kamu rezeki, tapi kamu belanjakan untuk selain-Ku. Sungguh, malulah engkau kepada-Ku." (Maknanya, jangan sampai fasilitas hidup malah bikin kita lupa sama Yang Ngasih Hidup).
---
3. ANALISA, ARGUMENTASI & IMPLEMENTASI (KONEKSI KE ZAMAN VIRAL)
Analisa Santai:
Jadi gini, di zaman medsos sekarang, kita sering banget lihat orang yang umurnya panjang tapi isi timeline-nya ghibah, fitnah, atau scroll scroll gak jelas. Nah, itu contoh "jelek amalannya". Sebaliknya, banyak juga kakek-kakek atau nenek-nenek yang masih semangat ngaji, bikin konten dakwah receh, atau bahkan jadi "influencer kebaikan". Itu dia yang "baik amalannya".
Argumentasi:
Ilmu Tasawuf bilang, tujuan hidup itu taqarrub (mendekat ke Allah). Usia yang panjang itu bonus. Tapi bonus ini bisa jadi petaka kalau dipakai buat maksiat. Ibaratnya, dikasih duit gede tapi dipakai judi online, ya boncos. Tapi kalau dipakai infak dan sedekah, ya berkah. Kualitas hati dan amal itu yang dijaga.
Implementasi Sehari-hari:
1. Stop FOMO (Fear Of Missing Out): Gak usah uring-uringan lihat hidup orang lain. Fokus sama diri sendiri.
2. Investasi Waktu: Luangkan 10 menit buat baca Al-Qur'an atau zikir sebelum scroll medsos.
3. Fast Response Kebaikan: Kalau ada notifikasi amal (sedekah, bantu orang), jangan di-skip. Langsung action, meski cuma senyum atau doa.
---
4. MUHASABAH & CARANYA (Introspeksi Diri)
Muhasabah itu kayak "self-review" harian, biar gak keceplosan jadi manusia yang umurnya panjang tapi amalnya ampas.
Cara Praktis (Metode 5 Menit Sebelum Tidur):
· Tanya ke diri sendiri:
1. "Hari ini, apa hal baik yang udah aku lakuin meskipun cuma kecil?"
2. "Apa ada dosa yang aku ulangi? Misal, gosip, iri, atau males ibadah?"
3. "Kalau Allah panggil aku malam ini, apa bekal amalanku udah cukup?"
· Action Plan: Besok pagi, niatkan untuk ninggalin satu kebiasaan jelek dan ganti dengan satu kebiasaan baik, meskipun cuma sepele (contoh: ganti main game dengan dengerin kajian 15 menit).
---
5. DOA (Biar Panjang Umur Berkah)
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا، وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا، وَاخْتِمْ لَنَا بِالْحُسْنَى
"Allahumma barik lana fi a'marina, wa ahsin a'malana, wakhtim lana bil husna."
Artinya: "Ya Allah, berkahilah umur kami, perbaikilah amal kami, dan akhiri hidup kami dengan kebaikan."
(Doa ini biar umur kita gak cuma panjang, tapi juga penuh nilai ibadah, bukan cuma angka di KTP).
---
6. UCAPAN TERIMAKASIH
Alhamdulillah, makasih banget ya sama para ustadz dan guru-guru yang udah sabar ngasih ilmu. Gak ada kata yang bisa ngegambarin betapa berharganya tausiyah ini buat kita, biar gak salah jalan di dunia yang penuh godaan ini.
Dan buat njenengan semua pembaca yang budiman, terima kasih udah nyempetin waktu baca sampai selesai. Semoga kita semua termasuk golongan yang panjang umur dan baik amalannya, bukan yang panjang umur tapi boros kesempatan. Aamiin YRA.
---
Pesan Penutup ala Anak Muda:
"Yuk, jadi generasi yang umurnya gak cuma panjang di dunia, tapi juga panjang pahala di akhirat. Karena hidup itu bukan tentang siapa yang paling lama, tapi siapa yang paling bermanfaat!" 😉✨
.......
No comments:
Post a Comment