Tuesday, July 7, 2026

82dur. Menjadi Manusia yang Bermanfaat: Jalan Kebahagiaan dalam Tazkiyatun Nufus

 Bab : 29

Tanda Tanda Bahagia dan Celaka.

Inilah beberapa tanda orang yang bahagia dan diikuti tanda orang yang celaka yang diambil dari Kitab Duratun Nasihin sebagai berikut:

Selalu berguna bagi masyarakat, sedang celakanya enggan untuk menjadi manfaat bagi masyarakat, tiada berguna dan menjadi sampah masyarakat.

.......

Menjadi Manusia yang Bermanfaat: Jalan Kebahagiaan dalam Tazkiyatun Nufus

Bismillahirrahmanirrahim.

Di antara tanda kebahagiaan seorang hamba adalah ketika Allah menjadikannya bermanfaat bagi sesama manusia. Sebaliknya, di antara tanda kesengsaraan adalah ketika hidupnya tidak membawa manfaat, bahkan menjadi beban dan mudarat bagi orang lain.

Dalam perspektif tasawuf (Tazkiyatun Nufus), kebermanfaatan lahir dari hati yang telah disucikan. Hati yang dipenuhi iman, ikhlas, kasih sayang, tawadhu', dan cinta kepada Allah akan terdorong untuk melayani makhluk-Nya. Seorang sufi tidak hanya sibuk memperbaiki ibadah pribadinya, tetapi juga berusaha menjadi rahmat bagi keluarga, tetangga, masyarakat, bahkan seluruh alam.

Orang yang bahagia tidak bertanya, "Apa yang bisa aku dapatkan?" tetapi bertanya, "Apa yang bisa aku berikan karena Allah?" Inilah akhlak para nabi, para shiddiqin, dan para wali Allah.

Sebaliknya, hati yang dipenuhi egoisme, kemalasan, iri hati, dan cinta dunia akan menjadikan seseorang enggan berbuat baik. Ia hidup hanya untuk dirinya sendiri sehingga keberadaannya tidak dirindukan ketika hidup dan tidak dikenang dengan kebaikan ketika wafat.

Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa kemuliaan seorang mukmin bukan diukur dari banyaknya harta atau kedudukan, melainkan dari besarnya manfaat yang ia berikan kepada orang lain.

Dalil Al-Qur'an

Allah Ta'ala berfirman:

"...Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa..."
(QS. Al-Ma'idah: 2)

Allah juga berfirman:

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil, berbuat ihsan, dan memberi kepada kaum kerabat..."
(QS. An-Nahl: 90)

Dan firman-Nya:

"Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya)."
(QS. Az-Zalzalah: 7)

Hadis Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."
(HR. Ath-Thabrani, dinilai hasan oleh sebagian ulama)

Beliau juga bersabda:

"Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya."
(HR. Muslim)

Hadis Qudsi

Allah Ta'ala berfirman dalam hadis qudsi:

"Wahai anak Adam, berinfaklah, niscaya Aku akan memberi kepadamu."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa semakin seorang hamba gemar memberi manfaat kepada orang lain karena Allah, semakin luas pula karunia yang Allah limpahkan kepadanya.

Muhasabah Diri

Renungkanlah pertanyaan berikut:

  • Apakah kehadiran saya membawa ketenangan atau justru keresahan?
  • Sudahkah ilmu, harta, tenaga, dan waktu saya menjadi manfaat bagi orang lain?
  • Apakah saya mudah membantu atau justru sering menghindar?
  • Jika hari ini Allah memanggil saya, kebaikan apa yang akan dikenang oleh masyarakat?

Cara Melatih Diri Menjadi Pribadi yang Bermanfaat

  1. Niatkan setiap amal semata-mata mencari ridha Allah.
  2. Perbanyak sedekah, walaupun sedikit tetapi istiqamah.
  3. Ringankan tangan membantu siapa pun sesuai kemampuan.
  4. Menebarkan senyum, salam, dan doa kepada sesama.
  5. Mengajarkan ilmu yang bermanfaat.
  6. Menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain.
  7. Berdoa setiap hari agar Allah menjadikan hidup kita penuh manfaat.

Doa

Allahumma ij'alna min 'ibadika ash-shalihin, waj'alna miftahan lil-khair mighlaqan lisy-syarr. Allahumma thahhir qulubana minar-riya', wal-kibri, wal-hasad, waj'alna nafi'in linafsina wa li ahliina wa li jamii'il muslimin. Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar. Amin ya Rabbal 'alamin.

Artinya:

"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh. Jadikanlah kami pembuka pintu-pintu kebaikan dan penutup pintu-pintu keburukan. Sucikan hati kami dari riya, kesombongan, dan dengki. Jadikanlah kami orang-orang yang bermanfaat bagi diri kami, keluarga kami, dan seluruh kaum muslimin. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka. Aamiin."

Penutup

Marilah kita memohon kepada Allah agar setiap tarikan napas, setiap langkah kaki, setiap ilmu, harta, tenaga, dan usia yang dianugerahkan menjadi manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama manusia. Sebab sebaik-baik kehidupan bukanlah yang paling lama usianya atau paling banyak hartanya, melainkan yang paling besar manfaatnya karena Allah Ta'ala.

Jazakumullahu khairan katsiran atas kesediaan menyimak nasihat ini.

Semoga Allah membersihkan hati kita (tazkiyatun nufus), menghiasi diri dengan akhlak mulia, menjadikan kita hamba yang dicintai-Nya, serta memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia di dunia dan akhirat.

Barakallahu fiikum. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

.......

No comments: