Bab : 29
Tanda Tanda Bahagia dan Celaka.
Inilah beberapa tanda orang yang bahagia dan diikuti tanda orang yang celaka yang diambil dari Kitab Duratun Nasihin sebagai berikut:
Selalu belas kasihan kepada sesama dan mahkluk ciptaan Allah, sedang celakanya adalah kurang belas kasihannya kepada sesama mukmin.
.........
Bahagia karena Kasih Sayang, Celaka karena Kerasnya Hati
Perspektif Tasawuf – Tazkiyatun Nufus
Bismillahirrahmanirrahim.
Dalam Kitab Duratun Nasihin disebutkan bahwa di antara tanda orang yang bahagia adalah selalu memiliki belas kasih kepada sesama manusia dan seluruh makhluk ciptaan Allah, sedangkan tanda orang yang celaka adalah kurangnya rasa kasih sayang kepada sesama mukmin.
Bagi para ulama tasawuf, kasih sayang (rahmah) bukan sekadar sifat terpuji, tetapi merupakan buah dari hati yang bersih (qalbun salim). Hati yang dipenuhi cahaya iman akan mudah iba kepada orang yang lapar, menyayangi anak yatim, menghormati orang tua, memaafkan orang yang bersalah, serta tidak tega menyakiti manusia maupun makhluk lainnya.
Sebaliknya, hati yang dipenuhi kesombongan, iri, dengki, dan cinta dunia akan menjadi keras. Orang yang keras hati sulit memaafkan, enggan menolong, senang melihat kesulitan orang lain, bahkan mudah meremehkan sesama. Inilah salah satu pintu menuju kesengsaraan dunia dan akhirat.
Di zaman modern saat teknologi berkembang begitu pesat, komunikasi semakin cepat, transportasi semakin mudah, dan kecerdasan buatan semakin canggih, jangan sampai hati manusia justru kehilangan kasih sayang. Banyak orang saling terhubung melalui media sosial, tetapi sedikit yang benar-benar peduli. Banyak komentar yang melukai, fitnah yang tersebar, dan kebencian yang dipertontonkan. Padahal kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana memperluas manfaat dan menebarkan rahmat kepada seluruh makhluk.
Allah mencintai hamba-hamba yang penuh kasih, karena sifat kasih sayang merupakan pantulan dari Asma-Nya Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Barang siapa menyayangi makhluk karena Allah, niscaya Allah akan melimpahkan rahmat-Nya kepadanya.
Dalil Al-Qur'an
1. "Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka." (QS. Ali 'Imran: 159)
2. "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
3. "Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersamanya bersikap tegas terhadap orang-orang kafir dan berkasih sayang sesama mereka." (QS. Al-Fath: 29)
Hadis Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Sayangilah penduduk bumi, niscaya Dzat yang di langit akan menyayangi kalian." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Beliau juga bersabda:
"Tidak akan masuk surga orang yang tidak menyayangi manusia." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hadis Qudsi
Allah Ta'ala berfirman:
"Rahmat-Ku mendahului murka-Ku." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hadis qudsi ini mengajarkan bahwa Allah sendiri mendahulukan kasih sayang-Nya. Maka seorang hamba yang ingin dekat kepada Allah hendaknya menghiasi dirinya dengan sifat kasih sayang.
Muhasabah
Renungkanlah dalam hati:
- Apakah aku mudah memaafkan kesalahan orang lain?
- Apakah aku peduli terhadap tetangga, fakir miskin, anak yatim, dan orang yang sedang kesusahan?
- Apakah lisanku lebih sering menghibur daripada menyakiti?
- Apakah media sosialku menjadi ladang pahala atau justru menyebarkan kebencian?
- Sudahkah aku menyayangi keluarga, sahabat, dan sesama mukmin karena Allah?
Cara Melatih Kasih Sayang (Tazkiyatun Nufus)
- Awali setiap hari dengan niat memberi manfaat kepada siapa pun.
- Perbanyak mengingat Asma Allah Ar-Rahman dan Ar-Rahim.
- Biasakan bersedekah walaupun sedikit.
- Mendoakan orang lain, termasuk yang pernah menyakiti kita.
- Menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan ucapan yang menyakiti.
- Mengunjungi orang sakit, menyantuni yatim, membantu fakir miskin, dan memuliakan orang tua.
- Bergaul dengan orang-orang saleh yang lembut akhlaknya.
Doa
Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma ya Rahman ya Rahim, lembutkanlah hati kami dengan cahaya iman. Bersihkanlah jiwa kami dari kesombongan, kebencian, kedengkian, dan kerasnya hati. Anugerahkan kepada kami kasih sayang kepada orang tua, keluarga, tetangga, sesama mukmin, dan seluruh makhluk-Mu. Jadikanlah kami hamba yang membawa kedamaian, penyejuk hati, serta penyebar rahmat di mana pun kami berada. Ampunilah dosa-dosa kami, kedua orang tua kami, guru-guru kami, dan seluruh kaum muslimin. Wafatkanlah kami dalam husnul khatimah serta kumpulkan kami bersama Rasulullah ﷺ di surga-Mu. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
Penutup
Semoga Allah menjadikan hati kita lembut, penuh kasih sayang, dan selalu mencintai sesama karena-Nya. Sebab hati yang dipenuhi rahmat akan dekat dengan Allah, dicintai manusia, dan memperoleh kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.
Jazakumullahu khairan katsiran.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua, melimpahkan rahmat, keberkahan, kesehatan, dan mengumpulkan kita kelak bersama Rasulullah ﷺ di surga Firdaus. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
........
No comments:
Post a Comment