Bab : Sholat Sunah.
Ada suatu cerita dari sebagian orang-orang saleh berkata: Aku pernah melihat Sofyan Ats Tsauri di waktu tidur, setelah Sofyan meninggal dunia, lalu aku berkata kepadanya: ‘Bagaimana keadaanmu wahai Abu Said (panggilan untuk Sofyan)?’ Lalu berpaling dariku dan berkata: ‘Sekarang ini tidak masanya mernanggil dengan nama panggilan (Kunyah).’ Lalu aku berkata: ‘Bagaimana keadaanmu wahai Sofyan?’ Lalu dia berkata dengan syair sebagai berikut:
Artinya: “Aku melihat Tuhanku dengan jelas (tanpa tabir) lalu Tuhanku berfirman kepadaku: ‘Sungguh kamu dahulu (di dunia) sering melakukan shalat malam apabila malam telah gelap dengan kepedihan orang yang rindu kepada-Ku dan hati yang sedih. Oleh karena itu, sekarang pilihlah istana yang kamu inginkan dan berkunjunglah kepada-Ku, sesungguhnya Aku tiadalah jauh darimu.”
......
Meniti Jalan Rindu kepada Allah: Buah Tazkiyatun Nufus dan Qiyamul Lail
Kisah mimpi tentang seorang imam besar, , mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi para pencari ridha Allah. Walaupun kisah ini adalah mimpi sehingga tidak dapat dijadikan dalil syariat, para ulama tasawuf sering menjadikannya sebagai ibrah (pelajaran) untuk membangkitkan semangat beribadah dan membersihkan hati.
Dalam kisah tersebut digambarkan bahwa kenikmatan terbesar bukanlah istana-istana surga, melainkan kedekatan dengan Allah. Hal itu merupakan cita-cita tertinggi para ahli tasawuf, yaitu hati yang selalu merindukan Allah sehingga setiap amal dilakukan dengan penuh cinta, ikhlas, dan penghambaan.
Allah tidak melihat banyaknya amal semata, tetapi juga melihat hati yang penuh kerinduan kepada-Nya. Shalat malam yang dikerjakan dengan air mata taubat, hati yang khusyuk, dan jiwa yang ikhlas menjadi cahaya yang mengangkat derajat seorang hamba.
Dalil Al-Qur'an
1. QS. As-Sajdah: 16-17
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap..."
Allah menjanjikan balasan yang tidak pernah terlihat mata, tidak pernah terdengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
2. QS. Adz-Dzariyat: 17-18
"Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam, dan pada akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah."
3. QS. Al-Fajr: 27-30
"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai..."
Hadis Nabi ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR. Muslim)
Beliau juga bersabda:
"Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir seraya berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan..." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis Qudsi
Allah Ta'ala berfirman:
"Hamba-Ku senantiasa mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya." (HR. Bukhari)
Dan dalam hadis qudsi yang lain:
"Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku." (HR. Bukhari dan Muslim)
Perspektif Tasawuf (Tazkiyatun Nufus)
Para ulama tasawuf menjelaskan bahwa qiyamul lail bukan sekadar bangun malam, tetapi merupakan latihan menyucikan jiwa.
Orang yang bangun ketika manusia terlelap sedang melatih:
- Keikhlasan, karena hanya Allah yang melihatnya.
- Kesabaran melawan hawa nafsu.
- Kerendahan hati di hadapan Allah.
- Kerinduan bertemu dengan Allah.
Air mata yang jatuh di waktu sahur sering kali lebih bernilai daripada panjangnya pembicaraan manusia di siang hari.
Hati yang bersih akan lebih mudah merasakan manisnya munajat.
Relevansinya dengan Kitab-Kitab Akhlak dan Tasawuf
Kisah ini sejalan dengan nasihat dalam:
- Kitab Usfuriyah, yang banyak menjelaskan keutamaan ibadah malam dan cinta kepada Allah.
- Kitab Nashaihul 'Ibad, tentang pentingnya ikhlas, zuhud, dan muraqabah.
- Kitab Daqa'iqul Akhbar, yang menggambarkan balasan bagi ahli ibadah dan ahli tahajud.
- Kitab Irsyadul 'Ibad, yang mengajak memperbanyak amal rahasia dan taubat.
- Kitab Durratun Nasihin, yang penuh kisah orang-orang saleh sebagai motivasi membersihkan hati.
Semuanya mengajarkan bahwa kebersihan hati lebih berharga daripada kemegahan dunia.
Hikmah dan Pelajaran
- Shalat malam merupakan tanda cinta kepada Allah.
- Amal yang tersembunyi lebih dekat kepada keikhlasan.
- Kedekatan kepada Allah adalah kenikmatan tertinggi.
- Kerinduan kepada Allah melahirkan istiqamah.
- Hati yang bersih akan dimuliakan Allah di dunia dan akhirat.
- Jangan menunda taubat selama masih diberi kesempatan hidup.
Muhasabah
Renungkanlah dalam hati:
- Sudahkah aku merasakan rindu kepada Allah?
- Berapa kali aku bangun malam hanya untuk bermunajat?
- Apakah ibadahku karena cinta kepada Allah atau sekadar kebiasaan?
- Apakah aku lebih sibuk mengejar dunia daripada mencari ridha Allah?
- Jika malam ini adalah malam terakhir hidupku, sudahkah aku siap bertemu dengan-Nya?
Cara Bermuhasabah
- Tidurlah dengan niat bangun tahajud.
- Bangun meski hanya 15–20 menit sebelum Subuh.
- Shalat dua rakaat dengan khusyuk.
- Perbanyak istighfar dan membaca Al-Qur'an.
- Berdoalah dengan penuh kerendahan hati.
- Tutuplah malam dengan memohon husnul khatimah.
Lakukan sedikit tetapi istiqamah, karena amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus walaupun sedikit.
Doa
اللهم اجعل قلوبنا مشتاقة إليك، وألسنتنا ذاكرة لك، وأعيننا باكية من خشيتك، وارزقنا قيام الليل، والإخلاص في القول والعمل، وحسن الخاتمة، والفوز بلذة النظر إلى وجهك الكريم، واجعلنا من عبادك الصالحين. آمين.
Artinya:
"Ya Allah, jadikan hati kami selalu merindukan-Mu, lisan kami selalu mengingat-Mu, mata kami menangis karena takut kepada-Mu. Anugerahkanlah kepada kami kemudahan melaksanakan shalat malam, keikhlasan dalam ucapan dan amal, husnul khatimah, serta karuniakan kepada kami kenikmatan memandang wajah-Mu yang Maha Mulia. Jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh. Aamiin."
Ucapan Terima Kasih
Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pembaca yang telah meluangkan waktu untuk merenungkan nasihat ini. Semoga Allah membersihkan hati kita, menumbuhkan kerinduan untuk selalu dekat kepada-Nya, menghidupkan malam-malam kita dengan ibadah, dan mengumpulkan kita bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh di surga-Nya. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
.......
No comments:
Post a Comment