Tuesday, May 26, 2026

445daq. Dialog Antara Ruh dan Malaikat

 Bab 6 Dialog Antara Ruh dan Malaikat

Telah datang dalam suatu hadits : Sesungguhnya malaikat maut ketika menghendaki mencabut nyawa orang mukmin, maka ruh itu berkata: “Aku tidak akan patuh kepadamu, selama engkas belum diperintah untuk itu.” Lalu malaikat maut berkata: “Aku telah diperintahkan untuk mencabut nyawa.” Maka ruh itu meminta dari malaikat maut suatu alamat dan bukti, seraya ruh berkata, “Sesungguhnya Tuhanku telah menjadikanmu dan memasukkanmu dan dalam jasadku, sedangkan engkau tidak ada ketika kejadian itu, maka sekarang engkau menghendaki untuk mengambilku.”

Lalu malaikat maut kembali kepada Allah Ta’ala, maka Allah Ta’ala bertanya: “Apakah kamu sudah menyabut nyawa hamba-Ku?” Malaikat maut menjawab: “Ya Tuhanku, sesungguhnya hamba-Mu telah berkata demikian…… dan demikian….. dia meminta suatu tanda dariku.” Maka Allah Ta’ala berfirman: “Benar ruh hamba-Ku itu.” Kemudian Allah Ta’ala berfirman: “Hai malaikat maut, pergilah ke surga dan ambillah buah apel, di atas buah apel itu ada tanda-Ku, dan tunjukkan buah apel itu kepada ruh hamba-Ku.”


Kemudian malaikat maut pergi ke surga dan mengambil buah apel, di atas buah apel itu terdapat tulisan: “Bismillaahir rahmanir rahiim.”

Ketika malaikat maut menunjukkan buah apel itu kepada ruh seorang hamba, maka keluarlah ruh itu dengan cerdas dan merasa enak serta jernihnya mati.

......

No comments: