Tuesday, May 26, 2026

437daq. orang kafir dan munafiq, termasuk orang-orang yang celaka

 Sesungguhnya orang-orang kafir dan munafiq, termasuk orang-orang yang celaka, ketika maut mendatangi mereka, maka turunlah di sisi kiri orang kafir itu malaikat Adzab yang hitam wajahnya, yang melotot matanya, serta malaikat itu memakai pakaian dari siksa (adzab). Lalu malaikat Adzab duduk menjauh dari orang (kafir) itu, sehingga malaikat Maut datang. Dan ketika malaikat maut itu mendatangi seseorang dari mereka, maka malaikat maut Itu berdin di hadapannya dengan bentuk yang menakutkan. Kemudian Jiwa orang itu berkata: “Siapa engkau, dan apa yang engkau kehendaki? Maka malaikat maut menjawab: “Aku adalah malaikat maut yang akan mengeluarkan engkau dari dunia, dan menjadikan anakmu yatim dan istrimu menjadi janda, hartamu menjadi harta warisan diantarg ahli warismu, mereka tidak kamu senangi dikala kamu masih hidup sesungguhnya kamu tidak mendahulukan kebaikan untuk dirimu, dan kamu tidak mendahulukan kebaikan untuk akhiratmu, maka pada hari ini aku datang kepadamu untuk mencabut nyawamu.”

Ketika orang yang hendak mati itu mendengar ucapan malaikat maut, maka ia berpaling ke arah dinding (pagar). maka tampaklah olehnya, bahwa malaikat maut berdiri di hadapannya, lalu ia memalingkan wajahnya ke arah yang lain, maka tampaklah malaikat maut sudah berdiri dihadapannya, kemudian malaikat itu berkata: “Apakah kamu tidak mengetahui aku? aku adalah malaikat maut (Izrail) yang mencabut nyawa kedua orang tuamu, dan engkau melihat keduanya, dan keberadaanmu tidak bisa memberi manfaat kepada kedua orang tuamu, pada hari ini aku akan mencabut nyawamu sehingga bisa dilihat oleh anak-anakmu, kerabat-kerabatmu, temantemanmu agar mereka memberi nasehat kepadamu. Pada hari ini, aku adalah malaikat maut yang memiliki lebih banyak kekuatan daripada engkau, yang memiliki banyak harta dari pada hartamu, yang memiliki banyak anak dari pada anak-anakmu.”

Kemudian malaikat maut itu berkata pada orang tersebut: “Bagaimana engkau melihat dunia?” Maka orang itu menjawab: “Aku melihat dunia sebagai tipu daya yang mengingkari janji.” Kemudian Allah Ta’ala menciptakan dunia dengan bentuk suatu makhluk, maka dunia itu berkata: “Hai orang yang bermaksiat, apakah kamu tidak malu, bahwa kamu berbuat dosa di dunia, dan kamu tidak mencegah dirimu dari durhaka, sesungguhnya kamu mencariku tetapi aku tidak mencarimu, dan kamu tidak memisahkan antara yang halal dan yang haram, kamu menyangka bahwa dirimu tidak akan pisah dari dunia, maka sesungguhnya aku (dunia) akan bebas dari kamu dan dari amal perbuatanmu.”

Ketika orang itu melihat hartanya telah jatuh menjadi milik orang lain, maka harta itu berkata: “Hai orang yang durhaka, kamu mencariku dengan jalan yang tidak benar (haq), dan tidak menasarufkan aku, tidak mensedekahkan aku pada orang-orang fakir dan orang-orang miskin. Pada hari ini aku telah jatuh menjadi milik orang lain.”

Demikian itulah, yang ada dalam firman Allah Ta’ala:

“(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-Syu’araa’: 88-89)

Maka orang itu berkata:

Ya Tuhanku, kembalikan aku supaya aku bisa berbuat amal Shalih yang pernah aku tinggalkan.”

Maka Allah Ta’ala berfirman:

“Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).” (QS. Yunus: 49)

Kemudian malaikat maut mencabut nyawanya, jika orang itu beriman akan merasa bahagia, dan jika orang itu kafir atau munafiq akan merasa celaka, Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

"Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin.” (QS. Al-Muthaffifin: 7).

........


No comments: