Tuesday, May 26, 2026

436daq. Malaikat Izrail Malaikat Maut (Pencabut Nyawa)

 Malaikat Maut


Bentuk malaikat maut itu seperti malaikat Israfil as. dalam bentuk wajahnya, beberapa lisannya, sayapnya, besar dan kekuatannya, tanpa menambah dan mengurangi.

Bab 4 Malaikat Izrail Malaikat Maut (Pencabut Nyawa)

Disebutkan di dalam hadits dari Nabi saw.: “Ketika Allah Ta’ala menciptakan malaikat maut, maka beberapa makhluk ditutupi dengan satu juta hijab, sedangkan besarnya hijab itu melebihi besarnya beberapa langit dan beberapa bumi, jika dituangkan seluruh air lautan dan sungai diatas kepalanya, maka tidak setetespun air itu jatuh ke bumi.

Sesungguhnya timur bumi dan barat bumi itu berada diantara dua tangannya (dihadapannya) seperti meja (dimukanya), yang telah diletakkan diatas meja itu segala sesuatu, yang diletakkan dihadapan seseorang supaya memakannya, lalu orang itu memakan dari apa yang ada diatas meja menurut apa yang dikehendaki.

Demikian itulah, malaikat maut dalam membolak-balikkan dunia, sebagaimana membolak-balikkannya anak Adam pada uang dirham yang ada dihadapannya. Dan ia telah diikat dengan 70.000 rantai, setiap rantai panjangnya kira-kira perjalanan 1000 tahun, sedangkan para malaikat (yang lain) tidak mendekati malaikat maut, mereka tidak mengetahui tempatnya, tidak mendengar suaranya, serta mereka tidak melihat keadaannya, dan tidak (mengetahui) kemana waktu ia pergi.

Ketika Allah Ta’ala menjadikan malaikat maut, maka Allah memerintahkan pada malaikat maut untuk memegang mati (mencabut nyawa). Lalu malaikat maut itu berkata: “Ya Tuhanku, apa mati (maut) itu?” maka Allah Ta’ala memerintahkan hijab untuk membuka (diri) sehingga malaikat maut melihat mati (maut):


Lalu Allah Ta’ala berfirman pada para malaikat: “Mendekatlah kamu semua dan lihatlah malaikat maut ini.” Maka seluruh para malaikat itu semua mendekat. Dan Allah Ta’ala berfirman (kepada malaikat maut): “Terbanglah diatas mereka, dan bentangkan seluruh sayapmu, dan bukalah matamu seluruhnya!” Tatkala malaikat maut itu terbang, dan para malaikat semua melihatnya, maka mereka semua tersungkur dan pingsan lamanya 1000 tahun.

Ketika para malaikat itu sudah sembuh (dari pingsannya), mereka semua berkata: “Ya Tuhan kami, kenapa Engkau menciptakan yang lebih besar dari makhluk ini?” Maka Allah Ta’ala menjawab: “Aku yang menciptakannya, dan Aku lebih besar darinya, dan seluruh makhluk akan merasakan darinya.” Kemudian Allah Ta’ala berfirman: “Hai Izrail, cabutlah nyawa (mati) yang telah Aku pasrahkan kepadamu untuk mencabut nyawa.” Maka ia berkata: “Ya Tuhanku, dengan kekuatan apa aku mencabut nyawa (mati), karena sesungguhnya mati itu lebih besar dari pada aku?” Lalu Allah Ta’ala memberi Izrail kekuatan, kemudian ia mencabut nyawa (mati), maka berdiamlah mati (maut) ditangannya. Maka maut (mati) berkata: “Ya Tuhanku, izinkanlah kepadaku sehingga aku memanggil di seluruh langit sekali.” Lalu Allah Ta’ala mengizinkan kepadanya. Maka maut memanggil dengan suara yang keras: “Aku adalah maut, yang memisahkan tiap-tiap kekasih, aku adalah maut yang memisahkan suami isteri, aku adalah maut, yang memisahkan anak dan ibunya. Aku adalah maut, yang memisahkan saudara laki-laki dan saudara wanita. Aku adalah maut, yang meramaikan kubur. Aku adalah maut, yang memburumu dan menemukanmu, meskipun kamu berada di gedung besi yang terkunci rapat, dan tidak ada seorang makhlukpun kecuali akan merasakan aku.”

.......

No comments: