Friday, July 3, 2026

kosong aj. SIHIR, PERDUKUNAN DAN PERAMALAN.

 📡  LIVE STREAMING


 📖 *KITAB AQIDATUT TAUHID : BAB 4,  PERKATAAN-PERKATAAN DAN PERBUATAN-PERBUATAN YANG DAPAT MENIADAKAN TAUHID ATAU MENGURANGINYA ; PASAL 2, SIHIR, PERDUKUNAN DAN PERAMALAN*


🎙 *Ustadz ABU JUNDY HAFIDZAHULLAH*


TANGGAL :

JUM'AT, 20  DZULHIJJAH 1447 / 05 JUNI  2026


⏰  BA'DA MAGRIB - SELESAI


TEMPAT  :

* MASJID GRIYA PERMATA ILMU, JL. GRIYA SEJAHTERA BLOK D59-61 KEBOAN ANOM, GEDANGAN, SIDOARJO


Youtube  :

https://www.youtube.com/live/TkhIK8a1t60?si=Tn5-zwUDQJwXRnBN

........

Menjaga Kemurnian Tauhid: Mensucikan Hati dari Sihir, Perdukunan, dan Peramalan

Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm.

Nasehat Tasawuf – Tazkiyatun Nufūs

Tauhid yang murni adalah cahaya hati. Cahaya itu akan redup apabila hati menggantungkan harapan kepada selain Allah. Sihir, perdukunan, dan peramalan bukan hanya penyimpangan akidah, tetapi juga penyakit hati yang lahir dari lemahnya tawakal, kuatnya rasa takut kepada makhluk, dan keinginan mengetahui perkara gaib yang hanya Allah mengetahuinya.

Dalam pandangan tasawuf, orang yang bersih jiwanya tidak mencari kekuatan dari makhluk, jimat, mantra, atau ramalan. Ia hanya mencari pertolongan kepada Allah. Semakin bersih hati, semakin kuat keyakinannya bahwa semua manfaat dan mudarat berada di bawah kekuasaan Allah semata.

Allah mendidik hamba-Nya agar bergantung hanya kepada-Nya. Ketika hati dipenuhi tauhid, rasa takut kepada sihir akan berubah menjadi rasa takut kepada Allah, dan rasa berharap kepada dukun akan berubah menjadi doa kepada Rabb semesta alam.

Dalil Al-Qur'an

1. QS. Al-Baqarah: 102

"...Padahal Sulaiman tidak kafir, tetapi setan-setan itulah yang kafir; mereka mengajarkan sihir kepada manusia..."

2. QS. Al-Jinn: 26–27

"Dialah Yang Mengetahui yang gaib, dan Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu, kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya."

3. QS. Yunus: 107

"Jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia..."

4. QS. Az-Zumar: 38

"...Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nya orang-orang yang bertawakal berserah diri."

Hadis Nabi ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa mendatangi seorang dukun atau peramal lalu membenarkan ucapannya, maka sungguh ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad." (HR. Ahmad)

Beliau juga bersabda:

"Barang siapa mendatangi seorang peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka salatnya tidak diterima selama empat puluh malam." (HR. Muslim)

Hadis Qudsi

Allah Ta'ala berfirman dalam hadis qudsi:

"Wahai hamba-Ku, seandainya manusia yang pertama hingga yang terakhir berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali apa yang telah Aku tetapkan bagimu..." (HR. Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa seluruh manfaat dan mudarat berada di tangan Allah semata.

Muhasabah

Renungkanlah:

  • Apakah hatiku benar-benar bertawakal kepada Allah?
  • Apakah aku masih percaya kepada ramalan, zodiak, primbon, atau dukun?
  • Apakah aku memakai benda tertentu dengan keyakinan bahwa benda itu memiliki kekuatan gaib?
  • Ketika menghadapi masalah, apakah aku lebih dahulu berdoa kepada Allah atau mencari jalan yang menyimpang?

Cara Bermuhasabah

  1. Perbarui syahadat dan niat setiap hari.
  2. Perbanyak membaca Al-Qur'an, terutama Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
  3. Perbanyak zikir pagi dan petang.
  4. Perkuat tawakal dan husnuzan kepada Allah.
  5. Jauhi segala bentuk sihir, perdukunan, jimat, ramalan, dan praktik kesyirikan.
  6. Berteman dengan orang-orang saleh yang menguatkan iman.
  7. Perbanyak istigfar dan taubat nasuha.

Doa

Allāhumma innā na'ūdzu bika an nusyrika bika syai'an na'lamuh, wa nastaghfiruka limā lā na'lamuh. Allāhumma ṯabbit qulūbanā 'alā dīnik, waj'al tawakkulanā 'alaika waḥdaka, wa a'idznā minasy-syirki wa siḥri wasy-sya'wadzah wa kulli mā yub'idu'nā 'anka. Āmīn.

Artinya:

"Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampun kepada-Mu atas apa yang tidak kami ketahui. Ya Allah, teguhkan hati kami di atas agama-Mu, jadikan hanya kepada-Mu kami bertawakal, dan lindungilah kami dari kesyirikan, sihir, perdukunan, serta segala sesuatu yang menjauhkan kami dari-Mu. Aamiin."

Penutup

Tauhid adalah harta yang paling mahal. Jagalah ia dengan ilmu, zikir, doa, dan tawakal. Jangan pernah menukar cahaya iman dengan janji-janji palsu dari sihir, perdukunan, atau ramalan. Hati yang bergantung kepada Allah akan selalu memperoleh ketenangan, perlindungan, dan pertolongan-Nya.

Jazakumullāhu khairan katsīrā.

Semoga Allah menjaga kemurnian tauhid kita, membersihkan hati kita dengan cahaya iman, mengokohkan tawakal kita hanya kepada-Nya, dan mewafatkan kita dalam keadaan membawa kalimat Lā ilāha illallāh. Āmīn yā Rabbal 'ālamīn.

.........


No comments: