tanbihul ghofilin BAB 33/7 Tentang Keutamaan Jumat.
Di hari Jumat setan keluar dengan para pembantunya, meramaikan pasar dengan panjinya, sedang malaikat duduk di pintu Masjid menulis manusia yang datang lengkap dengan alamatnya, hingga imam naik mimbar, maka orang yang mendekat dan mendengarkan khutbah penub perhatian, tanpa main-main, pasti memperoleh dua pahala, sedangkan yang menjauh dari imam tetapi mendengarkan serta memperhatikannya memperoleh satu pahala. Kemudian yang dckat dengan imam tetapi perbuat lagha, tidak mendengarkan maka baginya dua dosa, yang berkata hus/cih berarti lagha dan sia-sialah jumatannya. Lalu Ali berkata : Demikianlah hadist yang kuperoleh dari Nabi : –
........
Jumat: Antara Panggilan Malaikat dan Bisikan Setan
Pembuka
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Pada hari Jumat, setan keluar bersama para pembantunya menuju pasar-pasar dengan membawa panji-panji mereka. Mereka menghalangi manusia dari menghadiri Jumat. Sementara itu, para malaikat duduk di pintu-pintu masjid sambil mencatat orang-orang yang datang sesuai urutannya. Hingga ketika imam naik mimbar, catatan ditutup..."
(HR. Ahmad dan lainnya, makna hadis)
Hadis ini menggambarkan bahwa hari Jumat bukan sekadar hari ibadah rutin, tetapi medan pertarungan ruhani antara cahaya malaikat dan tipu daya setan.
1. Makna (Tafsir) Isi Redaksi
Dalam perspektif Tazkiyatun Nufūs (penyucian jiwa), hadis ini menunjukkan dua arus besar dalam kehidupan manusia:
- Setan menuju pasar, artinya dunia, kesibukan, keuntungan, transaksi, dan kelalaian.
- Malaikat di pintu masjid, artinya rahmat, keberkahan, catatan amal, dan panggilan menuju Allah.
Makna setiap bagian hadis:
Setan membawa panji
Ini lambang strategi setan dalam menguasai hati manusia:
- Melalaikan dengan bisnis
- Menunda keberangkatan
- Membisikkan rasa malas
- Mengajak bicara saat khutbah
- Mengalihkan perhatian dengan urusan dunia
Malaikat mencatat manusia
Menunjukkan:
- Kedatangan ke masjid dinilai Allah
- Waktu datang menentukan kemuliaan
- Adab mendengar khutbah adalah ibadah
Dua pahala dan dua dosa
Maksudnya:
- Dekat + khusyuk = dua pahala
- Jauh + khusyuk = satu pahala
- Dekat + lalai = dua dosa
- Jauh + lalai = satu dosa
Ini bukan sekadar posisi fisik, tetapi posisi hati.
2. Hukum (Ahkam)
Hukum salat Jumat
Firman Allah:
"Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk melaksanakan salat Jumat maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli."
(QS. : 9)
Hukum Jumat:
- Wajib bagi laki-laki Muslim baligh
- Sunnah mandi Jumat
- Haram bicara saat khutbah
- Makruh bermain HP, tidur, bercanda, atau sibuk sendiri
Sabda Nabi ﷺ:
"Barangsiapa berkata kepada saudaranya 'diam' pada hari Jumat saat imam khutbah, maka ia telah berbuat lagha."
(HR. dan )
3. Hikmah dan Pelajaran (Ibrah)
1. Jumat adalah ujian hati
Apakah hati condong ke pasar atau ke masjid?
2. Dekat bukan jaminan
Banyak dekat mimbar tapi hati jauh.
3. Diam adalah ibadah
Mendengar khutbah adalah latihan mengendalikan jiwa.
4. Setan paling sibuk hari Jumat
Karena Jumat hari penghapus dosa.
5. Malaikat mencatat adab
Bukan hanya hadir, tetapi bagaimana hadir.
4. Dalil Quran, Hadis, dan Hadis Qudsi
Al-Qur'an
"Beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya."
(QS. : 9)
"Dan tinggalkanlah jual beli."
(QS. : 9)
Hadis
"Barangsiapa mandi Jumat, lalu berangkat awal, mendekat kepada imam, mendengar dan diam, baginya pahala setahun puasa dan qiyam."
(HR. )
Hadis Qudsi
"Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku."
(HR. )
5. Analisis dan Argumentasi
Di zaman sekarang, setan tidak hanya ada di pasar fisik.
“Pasar modern” hari ini adalah:
- HP
- media sosial
- game
- konten viral
- bisnis online
- notifikasi
- gosip
- politik
- hiburan
Saat khutbah:
- buka WhatsApp
- live streaming
- scroll TikTok
- komentar politik
- foto selfie
Ini bentuk lagha modern.
Tasawuf melihat masalahnya bukan di tangan, tetapi hati.
Jika hati selalu menunggu notifikasi, maka ruh tidak pernah hadir.
6. Amalan (Implementasi)
Sebelum Jumat:
✅ mandi Jumat
✅ memakai pakaian bersih
✅ memakai wangi-wangian
✅ datang lebih awal
✅ membaca
✅ memperbanyak shalawat
✅ niat ikhlas
Saat khutbah:
✅ matikan HP
✅ duduk dekat imam
✅ dengar penuh
✅ jangan bicara
✅ jangan tidur
✅ jangan bercanda
Setelah Jumat:
✅ dzikir
✅ doa
✅ evaluasi diri
7. Relevansi Viral Zaman Sekarang
Fenomena:
- khutbah dijadikan waktu tidur
- masjid penuh saat akhir khutbah
- sibuk selfie
- bermain HP
- datang terlambat
- ngobrol politik
- pulang cepat
Masjid kadang menjadi tempat fisik, tetapi hati masih di pasar.
Ini yang disebut ulama sebagai:
“Jasad di masjid, hati di dunia.”
8. Motivasi
Jumat adalah:
- hari penghapusan dosa
- hari mustajab doa
- hari diciptakannya Nabi
- hari kiamat akan terjadi
Setiap Jumat adalah peluang.
Mungkin Jumat ini:
- Jumat terakhir
- khutbah terakhir
- sujud terakhir
9. Muhasabah dan Caranya
Tanya pada diri:
- Apakah aku datang awal?
- Apakah aku diam?
- Apakah aku mendengar?
- Apakah hatiku hadir?
- Apakah Jumatku bernilai?
Cara:
- Catat keterlambatan
- Matikan HP
- Duduk depan
- Fokus
- Tulis isi khutbah setelah pulang
10. Kemuliaan dan Kehinaan
Kemuliaan
Dunia
- hati tenang
- rezeki berkah
- dicintai Allah
Alam Kubur
- kubur terang
- pertanyaan mudah
Kiamat
- wajah bercahaya
- catatan amal baik
Akhirat
- surga
- melihat Allah
Kehinaan
Dunia
- hati keras
- hidup sempit
Kubur
- gelap
- sempit
Kiamat
- penyesalan
Akhirat
- jauh dari rahmat
11. Doa
اللهم اجعلنا من أهل الجمعة الذين تستمع قلوبهم قبل آذانهم
"Ya Allah, jadikan kami ahli Jumat yang hatinya mendengar sebelum telinganya."
اللهم طهر قلوبنا من الغفلة
"Ya Allah sucikan hati kami dari kelalaian."
اللهم لا تجعلنا من أهل اللغو
"Ya Allah jangan jadikan kami ahli kesia-siaan."
12. Penutup
Jumat bukan sekadar hadir.
Jumat adalah memilih:
Ikut panji setan atau catatan malaikat.
Ketika kaki menuju masjid, pastikan hati juga menuju Allah.
Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada para pembaca Buletin Tauziah Tazkiyatun Nufūs.
Semoga setiap langkah menuju masjid menjadi saksi keselamatan kita kelak.
Jangan hanya hadir di masjid. Hadirlah juga di hadapan Allah.
Wallāhu A‘lam bish Shawāb.
No comments:
Post a Comment