Saturday, April 25, 2026

dihapus saja

 Wahai Rasulullah! Tanganku Kering!

Diceritakan dari Aisyah radhiyallahu ‘anhaa bahwa ada seorang wanita mendatangi Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama dengan kondisi tangan kanannya kering. Kemudian ia berkata:

“Wahai Rasulullah! Berdoalah kepada Allah agar menyembuhkan tanganku dan mengembalikannya ke keadaan semula.”

“Apa yang menyebabkan tanganmu menjadi kering?” tanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.

“Aku bermimpi seolah-olah Hari Kiamat terjadi. Neraka Jahim telah dinyalakan apinya. Surga telah dibuka. Api neraka berubah menjadi jurang-jurang. Kemudian aku melihat ibuku berada di salah satu jurang dari jurang-jurang Jahannam. Satu tangannya memegang potongan gajih dan satu tangannya lagi memegang kain kecil yang menjaganya dari kobaran api.

‘Oh ibuku! Mengapa kamu berada di jurang ini? Padahal kamu adalah orang yang taat kepada Allah dan suamimu juga ridho denganmu,’ tanyaku kepadanya.

‘Oh anakku! Aku ini adalah seorang perempuan pelit ketika di dunia. Jurang ini adalah tempat orang-orang yang pelit,’ jawab ibuku.

‘Potongan gajih dan kain kecil apa yang aku lihat di tanganmu itu?’ tanyaku kepadanya.

‘Potongan gajih dan kain ini adalah shodaqoh yang pernah aku sedekahkan ketika berada di dunia. Selama masa hidupku, aku tidak pernah mengeluarkan shodaqoh kecuali dua benda ini. Dua benda ini diberikan kepadaku. Aku terlindungi dari api dan siksa berkat kedua benda ini,’ jawab ibuku.

‘Dimana bapakku?’ tanyaku.

‘Bapakmu adalah orang yang dermawan. Ia sekarang berada di tempat orang-orang yang dermawan di 81surga,’ jelas ibuku.

Kemudian aku mendatangi bapakku. Aku melihat bapakku sedang berdiri di tepi telagamu, wahai Rasulullah! Ia sedang memberikan minuman air telaga kepada    orang-orang.    Ia mengambil gelas dari tangan Ali. Sedangkan Ali mengambilnya dari tangan Usman. Sedangkan Usman mengambilnya dari tangan Umar. Sedangkan Umar mengambilnya dari tangan Abu Bakar as-Siddiq.

Sedangkan Abu Bakar sendiri mengambilnya dari tanganmu, wahai Rasulullah Kemudian aku berkata kepada bapakku,  “Hai bapakku! Sesungguhnya ibuku, yaitu seorang perempuan yang taat kepada Allah dan yang kamu ridhoi, sekarang berada di jurang (demikian) di neraka Jahannam. Sedangkan kamu memberikan minuman kepada orang-orang dari telaga Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallama. Ibuku sangat kehausan. Berilah ia seteguk air itu!’

Bapakku menjawab ‘Hai anakku! Sesungguhnya ibuku berada di tempat orang-orang yang pelit, yang bermaksiat, dan yang berdosa. Sesungguhnya Allah telah mengharamkan air telaga Rasulullah SAW bagi mereka yang pelit, yang bermaksiat dan yang berdosa’.

Kemudian aku mengambil air telaga itu dengan telapak tanganku    agar    bisa memberikannya kepada ibuku. Ketika ibuku meminumnya, maka terdengar suatu seruan:

‘Allah telah mengeringkan tanganmu karena kamu telah mendatangi dan memberikan minuman kepada wanita yang bermaksiat dan yang pelit dengan air telaga Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.’

Kemudian aku pun terbangun dari tidurku. Tiba-tiba tanganku sudah dalam keadaan kering seperti ini.”

Kemudian Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama berkata kepadanya, “Sifat pelit ibumu telah memberimu bencana di dunia lantas bagaimana bencana baginya di akhirat?”

Kemudian Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama meletakkan tongkatnya di tangan wanita itu dan berkata, “Ya Allah! Demi mimpi yang barusaja ia ceritakan semoga Engkau menyembuhkan tangannya.”

Kemudian tangan wanita itu pun sembuh dan kembali seperti semula.

No comments: