B. Introspeksi Diri
(Cerita lain) Menjelang masa-masa kewafatan guru Abu Mansur al-Maturidi, Semoga Allah mengasihinya, saat itu ia berusia 80 tahun. Saat itu, gurunya jatuh sakit. Ia menyuruh Abu Mansur mencarikan budak yang berusia sama dengannya, yaitu 80 tahun, dan menyuruh untuk membeli dan memerdekakannya untuk gurunya itu. Dengan segera, Abu Mansur pun mencari-cari budak yang gurunya inginkan. Ia bertanya-tanya kepada orang- orang, “Dimanakah aku bisa mendapati seorang budak yang berusia 80 tahun?”
“Bagaimana ada budak yang berusia 80 tahun masih dalam berstatus sebagai budak dan belum merdeka?” kata orang- orang.
Kemudian Abu Mansur pun pulang dan memberitahukan jawaban orang-orang kepada gurunya kalau budak yang ia inginkan tidak ada. Ketika mendengar penjelasan Abu Mansur, gurunya meletakkan kepala di atas tanah atau bersujud dan bermunajat kepada Allah.
“Ya Allah! Sesungguhnya budak yang telah berusia 80 tahun tidak ada, kecuali ia sudah dimerdekakan. Sedangkan aku sudah berusia 80 tahun, bagaimana tidak Engkau memerdekakanku dari api neraka? Padahal Engkau adalah Dzat yang Maha Pengasih, Dermawan, Agung, Pengampun dan Penerima Syukur,” kata guru Abu Mansur dalam munajatnya.
Akhirnya Allah memerdekakan sang guru dari neraka karena kebaikan munajatnya.
No comments:
Post a Comment