Saturday, December 20, 2008

Jari Manis Panjang Berisiko Kanker Prostat


Penulis : prita daneswari

Jari Manis Panjang Berisiko Kanker Prostat

fingerlengthdigitratio

BAGI Anda kaum pria, kini ada cara mudah yang bisa mengetahui apakah Anda berisiko mengidap kanker prostat atau tidak. Cara mudah itu yakni hanya dengan melihat ukuran jari tangan.

Para ilmuwan menemukan bahwa pria yang telunjuknya lebih panjang daripada jari manis berisiko kecil mengidap penyakit itu. Berarti mereka yang memiliki jari manis lebih panjang punya risiko lebih terkena kanker prostat. Hal itu, kata peneliti, terkait dengan kurangnya paparan hormon seks testosteron di dalam rahim.

Para ilmuwan menemukan kesimpulan itu setelah menganalisis sebanyak 1.500 pasien kanker prostat dan sekitar 3.000 pria sehat. Para partisipan ditunjukkan gambar-gambar jari tangan dengan ukuran yang berbeda-beda dan diminta untuk mengidentifikasi gambar mana saja yang serupa dengan jari tangan mereka sendiri.

Lebih dari separuh kelompok penderita kanker prostat memiliki telunjuk yang lebih pendek ketimbang jari manis atau berukuran sama yakni sebesar 19 persen dari keseluruhan partisipan.

Pola itu bahkan semakin jelas pada pria berusia lebih dari 60 tahun. Mereka 87 persen berisiko lebih kecil terkena kanker prostat bila memiliki telunjuk yang lebih panjang.

"Penemuan menarik ini memberi arti bahwa ukuran jari tangan bisa digunakan sebagai totol ukur risiko kanker prostat bagi pria ketimbang menjalani proses screening. Supaya lebih signifikan tekni ini bisa dikombinasikan dengan sejarah medis keluarga atau tes genetik," kata Profesor Ros Eeles, dari Institut Penelitian Kanker. (Pri/OL-06)

Tuesday, December 16, 2008

Nyeri Asam Urat Jangan Dipijat

Nyeri Asam Urat Jangan Dipijat

Hati-hati jika Anda merasa pegal-pegal di sekujur badan, apalagi jika pegal-pegal itu diikuti dengan nyeri di persendian. Jika Anda merasa pegal dan nyeri, maka bisa jadi Anda terkena asam urat.

Asal tahu saja, asam urat terjadi karena ginjal tidak mampu mengatur kadar asam di tubuh sehingga menimbulkan rasa pegal dan nyeri di persendian. "Rasa pegal atau nyeri ini bisa hilang sendiri. Tapi, kalau parah, harus ke dokter," kata Erin Destrini, dokter dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC).

Asam urat tergolong parah jika sudah terjadi pembengkakan pada daerah persendian. Pembengkakan ini biasanya dibarengi dengan iritasi sehingga tubuh memerah.

Erin bilang, penderita asam urat tidak disarankan untuk pijat. Pasalnya, pijatan pada sendi yang mengalami pembengkakan bukannya meredakan keluhan nyeri, melainkan malah membuatnya semakin menjadi.

la pun menyarankan agar penderita melakukan pengobatan sehingga kadar asam bisa kembali normal. Kadar asam urat yang normal pada pria adalah 3,5-7 miligram per desiliter (mg/dl) dan pada perempuan 2,6-6 mg/dl. (Sofyan Nur Hidayat)


Sumber :
http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/27/17134676/Nyeri.Asam.Urat.Jangan.Dipijat
27 Juli 2010