Bab : Sholat Jum'at.
Khallad bin Katsier ketika ia sedang naza' akan mati tiba-tiba didapatkan dibawah kepalanya surat yang tertulis didalamnya: Ini tanda kebebasan dari api neraka bagi Khallad bin Katsier. Dan ketika ditanyakan pada isterinya : Apakah amal yang biasa dilakukan oleh Khallad ? Jawab isterinya : Biasa membaca selawat Nabi s.a.w. tiap ha ri jum'at 1000 X (seribu kali) yaitu: Allahumma shalli ala Muhammadinnabiyil ummiyi 1000 X
...........
Selawat: Cahaya Cinta yang Menyelamatkan Jiwa
Bismillahirrahmanirrahim.
Kisah tentang Khallad bin Katsier yang ketika sakaratul maut didapati sebuah tulisan di bawah kepalanya bertuliskan, "Ini adalah tanda kebebasan dari api neraka bagi Khallad bin Katsier," kemudian diketahui bahwa amalan yang paling beliau istiqamahkan adalah membaca selawat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebanyak 1.000 kali setiap hari Jumat, merupakan kisah yang masyhur dalam kitab-kitab nasihat. Kisah ini hendaknya dipahami sebagai motivasi untuk memperbanyak selawat, bukan sebagai dalil akidah yang berdiri sendiri. Jaminan surga dan keselamatan tetap merupakan hak Allah semata.
Nasehat Tasawuf (Tazkiyatun Nufus)
Dalam pandangan tasawuf, selawat bukan sekadar rangkaian lafaz, melainkan bukti cinta kepada Rasulullah ﷺ. Hati yang dipenuhi selawat akan semakin bersih dari penyakit riya, hasad, sombong, dan cinta dunia yang berlebihan.
Orang yang istiqamah berselawat sedang membersihkan jiwanya, melembutkan hatinya, menghidupkan lisannya dengan zikir, serta mengikat ruhnya dengan manusia paling mulia, Nabi Muhammad ﷺ. Semakin banyak selawat, semakin dekat seorang hamba kepada rahmat Allah.
Boleh jadi seseorang tidak banyak amal besar, tetapi ia memiliki hati yang penuh cinta kepada Rasulullah ﷺ. Cinta itulah yang mendorongnya untuk istiqamah dalam kebaikan hingga akhir hayat.
Dalil Al-Qur'an
Allah Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan."
— QS. ****: 56
Allah juga berfirman:
"Sungguh telah ada pada diri Rasulullah suri teladan yang baik bagimu."
— QS. ****: 21
Hadis-Hadis Terkait
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali."
(HR. ****)
Beliau juga bersabda:
"Orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah yang paling banyak berselawat kepadaku."
(HR. ****)
Hadis Qudsi yang Berkaitan
Allah Ta'ala berfirman dalam hadis qudsi:
"Hamba-Ku senantiasa mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya."
(HR. ****)
Selawat merupakan salah satu amal yang sangat dianjurkan dan termasuk sebab memperoleh cinta Allah.
Relevansi di Zaman Sekarang
Di era media sosial, kecerdasan buatan, komunikasi yang serba cepat, dan kehidupan yang penuh tekanan, banyak hati yang gelisah walaupun teknologi semakin maju.
Selawat menjadi "obat ruhani" yang menenangkan hati. Ketika lisan sibuk berselawat, hati menjadi damai, pikiran lebih jernih, emosi lebih terkendali, dan hidup terasa lebih berkah. Teknologi boleh berkembang pesat, tetapi ketenangan jiwa tetap berasal dari kedekatan kepada Allah dan kecintaan kepada Rasul-Nya.
Muhasabah
Renungkanlah:
- Berapa kali hari ini aku berselawat kepada Rasulullah ﷺ?
- Apakah lisanku lebih banyak mengeluh daripada berselawat?
- Apakah aku mencintai Nabi hanya dengan ucapan, atau juga dengan mengikuti sunnahnya?
- Seandainya hari ini adalah hari terakhirku, amal apakah yang paling banyak mengiringiku?
Cara Bermuhasabah
- Sisihkan waktu 5–10 menit setiap malam.
- Hitung berapa banyak zikir dan selawat yang telah dilakukan.
- Mohon ampun atas kelalaian.
- Niatkan menambah jumlah selawat setiap hari.
- Jadikan hari Jumat sebagai hari memperbanyak selawat, sesuai kemampuan, dengan istiqamah dan ikhlas.
Doa
Allahumma shalli wa sallim wa barik 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Ya Allah, jadikanlah hati kami dipenuhi cinta kepada-Mu dan kepada Nabi-Mu Muhammad ﷺ. Bersihkanlah jiwa kami dari kesombongan, riya, hasad, dan cinta dunia yang melalaikan. Karuniakanlah kepada kami lisan yang senantiasa berselawat, hati yang khusyuk, amal yang ikhlas, husnul khatimah, serta naungan syafaat Rasulullah ﷺ pada hari kiamat. Ampunilah dosa kedua orang tua kami, keluarga kami, para guru kami, dan seluruh kaum muslimin. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Ucapan Terima Kasih
Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pembaca. Semoga Allah ﷻ menjadikan setiap huruf yang dibaca, setiap selawat yang diucapkan, dan setiap amal yang dilakukan sebagai pemberat timbangan kebaikan di akhirat. Mari kita istiqamah memperbanyak selawat kepada Rasulullah ﷺ, semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan syafaat beliau dan dikumpulkan bersama beliau di surga. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
........
No comments:
Post a Comment