Tempat Ruh Setelah Dicabut dari Badan
Adapun tempatnya ruh setelah dicabut dari badan atau jasad itu masih diperdebatkan. Ada yang mengatakan, tempatnya didalam sangkala, dan didalam sangkala itu terdapat lubang (yang jumlahnya) menurut bilangannya seluruh binatang yang diciptakan sampai pada hari kiamat. Dan ruh ini ada yang memperoleh kenikmatan ditempat itu, ada juga yang mendapatkan siksaan ditempat tersebut.
Ada yang mengatakan, sesungguhnya ruhnya orang-orang mukmin itu berada di temboloknya burung yang hijau di tempat yang tinggi sedangkan ruhnya orang-orang kafir itu berada di temboloknya burung yang hitam di neraka.
Ada juga yang mengatakan, sesungguhnya ruhnya orang-orang mukmin ketika dicabut diangkat oleh malaikat Rahmat ke langit Yang ketujuh karena memuliakan dan mengagungkan. maka ada pemanggil dari hadapan Allah (Dzat Yang Maha Penyayang): “Tulislah ruh ini di tempat yang tinggi.” Kemudian malaikat mengembalikan ruh dalam jasadnya, dan telah dibuka pintu ke arah surga untuk ruhnya orang mukmin, maka ia bisa melihat ke tempatnya di dalam surga. sehingga sampai terjadi hari kiamat. Sedangkan ruhnya orang-orang kafir ketika dicabut diangkat oleh malaikat adzab ke langit dunia, lalu ditutup karena adanya ruh tersebut seluruh pintu langit, lalu diperintah mengembalikan ke tempat jasadnya, serta dipersempit kuburnya, selanjutnya dibuka untuk ruhnya orang kafir ini pintu ke neraka, maka ia bisa melihat ke tempatnya, sehingga sampai terjadi hari kiamat. Berdasarkan keterangan di atas inilah sabda Nabi saw. :
Sesungguhnya para mayit itu mendengarkan suara sandal kamu, hanya saja mereka tercegah dari berbicara.”
Dan sebagian ahli hikmah telah ditanya tentang tempatnya ruh setelah mati. Sebagian ahli hikmah itu menjawab: “Sesungguhnya ruhnya para Nabi as. itu berada didalam surga Adan dan ruh yang berada dalam kubur (lubang landak) itu (hanya) memperoleh kesenangan untuk jasadnya, dan para jasad itu sujud kepada Tuhannya. Sedangkan ruhnya para Syuhada’ itu berada di dalam surga Firdaus di tengah-tengah surga di dalam tembolok burung pipitnya surga. Dan ruh anak-anaknya orang musyrik itu berputar didalam surga, ia tidak mempunyai tempat sampai pada hari kiamat, kemudian ruh-ruh itu melayani orang-orang mukmin, Dan ruhnya orang-orang mukmin, yang mempunyai hutang itu digantungkan di udara, tidak sampai ke surga dan tidak sampai ke langit, sehingga dibayar hutang ruh itu dan dibalaslah olehnya menganiaya. Sedangkan ruh orang muslim yang berbuat dosa itu. disiksa didalam kubur bersama jasadnya. Ruhnya orang-orang kafir dan Munafiq itu berada di Sijjin dalam neraka Jahannam, dan diperlihatkan didalam neraka itu pada waktu pagi hari dan sore hari.”
........
No comments:
Post a Comment