BAB 22 Tentang Mengekang Emosi (Marah).
Seseorang mencaci-maki Abu Bakar Shidiq , sedang Rasulullah duduk dan tenang, Abu Bakarpun tenang. Setelah orang tersebut diam (dari makiannya), Abu Bakar menjawabnya, dan Rasulullah cepat: cepat bangun dari duduknya, lalu Abu Bakar mengejar seraya berkata: Ya Rasulullah, ia memaki-maki aku (sedang engkau tetap tenang), saat aku membalasnya, kenapa engkau pergi? Jawab beliau , Sebetulny malaikat sudah melemparkan makiannya itu (kepada dirinya), di saat engkau tenang, tetapi sewaktu kau balas makian itu, maka malaikat pergi, dan duduklah setan, kemudian aku tidak senang duduk bersama setan.
........
No comments:
Post a Comment