Sunday, May 24, 2026

513qot. para duta

 Safarah (para duta) Yaitu yang menjadi perantara antara Allah dan semua para Nabi-Nya juga para Sholihin, yang menyampaikan risalah (pesan) Allah kepada mereka dengan melalui wahyu, ilham dan mimpi yang baik, atau yang menjadi perantara antara Allah dan makhluk-Nya. Mereka menyanpaikan kabar-kabar penciptaan-Nya kepada mereka. Adapun kata safarah disini adalah jamak dari kata safiir سَفِيْر) ) dengan makna utusan, bukan bentuk jamak dari kata saafir سَافِر) ) dengan makna sekretaris, karena sebenarnya Musannif telah mentafsirkan kata safarah dengan mereka para malaikat yang empat. Yaitu: Jibril, Mikail, Israfil dan Azrail (dengan dibaca fathah huruf ‘Ain-nya).

Jibril adalah malaikat yang turun kepada semua para Nabi, Mikail adalah yang menjadi wakil (staf) perhujanan, Israfil yang menjadi wakil peniupan sangkakala, yang mana sangkakala tersebut akan ditiup maka semua makhluk akan mati dan ditiup lagi untuk menghidupkan para makhluk tersebut, lalu nyawa-nyawa akan dikembalikan pada jasadnya, Azrail menjadi wakil pencabutan nyawa. Apabila ajal seorang telah tiba maka Allah memerintahkan untuk mencabut nyawanya. Malaikat maut memiliki beberapa asisten yang terdiri dari beberapa malaikat, yang mana malaikat maut akan menyuruh mereka terhadap pencabutan nyawa tersebut, lalu apabila nyawa telah sampai ketenggorokan maka malaikat maut mengambil alih pengambilan nyawa itu dengan dirinya sendiri.

Keluarnya nyawa adalah dari yafukh (ubun-ubun) sebagaimana masuknya kedalam badan. Adapun terbukanya mulut orang yang sakaratul maut (naza’) ketika nyawa keluar, maka disebutkan, karena saking mengerikan/menakutkannya apa yang ia lihat. Yang disebut yafukh ialah suatu tempat yang bergerak yang berada dikepala bayi.

.........

No comments: