Dalam kitab Tanbihul Ghafilin karya Abu Laits As-Samarqandi, setan mengaku menyesatkan manusia melalui tiga pintu utama: kikir, marah, dan mabuk. Ketiga sifat ini sangat ampuh merusak manusia dan menjauhkannya dari ketaatan kepada Allah SWT.
Berikut adalah rincian dari ketiga cara setan tersebut:
1. Kikir (Sifat Bakhil)
Cara setan bekerja: Setan membisikkan bahwa harta yang dimiliki seseorang itu sedikit.
Dampaknya: Akibat rasa takut miskin tersebut, manusia menjadi enggan menunaikan kewajibannya (seperti zakat dan infak) dan selalu merasa iri dengan nikmat yang ada di tangan orang lain.
2. Marah (Ghadhab)
Cara setan bekerja: Ketika manusia tersulut emosi, setan menjadikan hati dan pikiran orang tersebut sebagai mainan, layaknya anak-anak yang sedang mempermainkan bola.
Dampaknya: Orang yang dikuasai amarah akan kehilangan kendali atas akal sehatnya, sehingga mudah mengucapkan sumpah serapah, melakukan kezaliman, atau bahkan tindakan kekerasan yang disesali di kemudian hari.
3. Mabuk (Sifat Hilang Akal)
Cara setan bekerja: Setan membuat manusia gemar melakukan hal-hal yang melenakan akal sehat. Selain minuman keras (khamr), mabuk di sini juga mencakup kecanduan duniawi atau hal-hal lain yang membuat pelakunya lupa diri dan kehilangan kesadaran moral.
Dampaknya: Saat akal tertutup, manusia tidak lagi bisa membedakan mana yang halal dan haram, sehingga pintu berbagai macam dosa besar lainnya menjadi terbuka lebar.
........
No comments:
Post a Comment