Monday, April 27, 2026

792u. Orang-Orang Akhir Zaman

 HADITS KE-40 : TENTANG MANUSIA DI AKHIR ZAMAN.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa ia berkata kalau Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda:


Di akhir zaman, akan muncul para kaum yang wajah mereka adalah seperti wajah manusia, hati mereka adalah seperti hati setan, sifat mereka adalah seperti sifat macan yang buas berbahaya. Di dalam hati mereka tidak ada sedikitpun rasa belas kasih. Mereka adalah kaum-kaum yang menumpahkan darah dan tidak menghindari keburukan. 

Apabila kamu mengikuti mereka maka mereka akan mendekatimu. Apabila kamu menunda sesuatu dari mereka maka mereka akan mengghibahmu. Apabila kamu percaya kepada mereka maka mereka mengkhianatimu. Para anak kecil dari mereka adalah yang suka berhutang. Para pemuda dari mereka adalah yang berkelakukan buruk. Para orang tua dari mereka adalah yang berkelakukan dosa. Mereka tidak memerintahkan kebaikan dan tidak mencegah kemungkaran. Mencari kemuliaan dengan perantara dukungan dari mereka adalah suatu kehinaan. Hukum di antara mereka adalah bid’ah. Bid’ah di kalangan mereka adalah kesunahan. Ketika kaum-kaum seperti ini muncul maka Allah akan menjadikan orang-orang buruk mereka sebagai para pemimpin. Orang-orang baik dari mereka berdoa tetapi tidak terkabulkan.


Syeh    Muslim    al-Abadani berkata:


Telah mendatangi kami, yaitu Sholih al-Muri, Abdul Wahid bin Zaid, ‘Atabah al-Ghulam, dan Salmah al-Aswad. Mereka mengajakku dan kemudian beristirahat di tepi laut. Suatu malam, aku telah menyiapkan makanan untuk mereka. Aku mengundang mereka untuk makan bersama. Ketika mereka telah datang, aku meletakkan makanan di depan mereka.

Tiba- tiba ada suara yang berasal dari tepi laut dengan suara keras, “Celakalah kalian! Kalian telah disibukkan oleh makanan- makanan dan keenakan nafsu. Kedua hal itu tidaklah bermanfaat.” Kemudian ‘Atabah berteriak keras hingga akhirnya ia pingsan. Mereka pun menangis dan menyingkirkan makanan. Mereka tidak mencicipi satu suapan pun.



Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama bersabda:


“Akan datang suatu zaman dimana manusia tidak lagi mengamalkan kesunahanku. Mereka melakukan bid’ah. Barang siapa yang mengamalkan kesunahanku pada zaman itu, maka ia adalah seperti orang asing dan sendirian. Barang siapa mengikuti kebid’ahan mereka maka ia akan memiliki 50 teman atau lebih banyak.”

Para sahabat bertanya, “Apakah setelah zaman itu ada kaum yang lebih utama daripada kami?”


“Iya. Ada.”


“Apakah kaum itu mengenal anda?”


Rasulullah menjawab, “Tidak”.


“Apakah diturunkan wahyu kepada kaum itu?”


“Tidak”.


“Bagaimana sifat kaum itu?”

Rasulullah menjelaskan, “Mereka itu adalah seperti garam di dalam air. Hati mereka luluh sebagaimana garam larut di dalam air.”

Mereka bertanya, “Bagaimana mereka hidup pada zaman itu?”

Rasulullah menjawab, “Mereka hidup seperti ulat di dalam cukak.”

“Wahai Rasulullah! Bagaimana kaum itu menjaga agama mereka?”
Rasululah menjawab, “Mereka menjaga agama mereka seperti bara api yang berada di kedua tangan. Apabila kalian meletakkan bara api itu maka akan padam dan apabila kalian mengambilnya maka tangan kalian akan terbakar.” 
.........

No comments: