kupas tipis tipis kitab Hadits Arbain Nawawi (Karya Yahya bin Syaraf An-Nawawi atau Imam Nawawi )
Hadits ke-8 Haram Darah Seorang Muslim
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ: «أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدَاً رَسُوْلُ اللهِ وَيُقِيْمُوْا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءهَمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالَى» رواه البخاري ومسلم.
Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersyahadat lâ ilâha illâllâh dan muhammadur rasûlûllâh, menegakkan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka melaksanakan hal tersebut, maka mereka telah memelihara harta dan darah mereka dariku kecuali dengan hak islam, dan hisab mereka diserahkan kepada Allah Ta’ala.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.
........
📖 Haram Darah Seorang Muslim
Dalam Kitab karya
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersyahadat lā ilāha illāllāh dan Muhammadur rasūlullāh, menegakkan shalat dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melakukan itu, maka terpeliharalah darah dan harta mereka dariku kecuali dengan hak Islam, dan hisab mereka diserahkan kepada Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
🌿 Menjaga Darah, Menjaga Hati
1️⃣ Makna Lahiriah dan Batiniah
Secara fiqh, hadits ini berbicara tentang:
- Perlindungan jiwa (ḥifẓ an-nafs)
- Perlindungan harta (ḥifẓ al-māl)
- Hak hidup dalam masyarakat Islam
Namun dalam perspektif tasawuf, hadits ini bukan hanya tentang perang fisik — tetapi tentang perang melawan hawa nafsu.
Allah berfirman:
“Barangsiapa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar, seakan-akan ia membunuh seluruh manusia.”
(QS. Al-Ma’idah: 32)
Perang terbesar bukan hanya dengan pedang, tapi dengan:
- Ego
- Kebencian
- Hasad
- Ujub
- Riya
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Al-muslimu man salima al-muslimūna min lisānihi wa yadih.”
“Seorang Muslim adalah yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari)
Hari ini… tangan bukan hanya tangan fisik.
Ada jari di layar smartphone.
Ada komentar di media sosial.
Kadang kita tidak menumpahkan darah,
tetapi kita menumpahkan kehormatan.
2️⃣ Di Era Teknologi: Darah Bisa Tertumpah oleh Lisan Digital
Zaman ini:
- Transportasi cepat
- Komunikasi instan
- Kedokteran canggih
- Informasi tanpa batas
Namun hati manusia… masih sama.
Fitnah viral lebih cepat dari cahaya.
Karakter dibunuh tanpa pengadilan.
Hoaks menyulut kebencian.
Padahal Allah berfirman:
“Wahai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka tabayyunlah.”
(QS. Al-Hujurat: 6)
Tazkiyatul nufus mengajarkan:
Sebelum klik “kirim”…
tanya pada hati:
Apakah ini menyelamatkan darah dan kehormatan saudaramu?
3️⃣ Hak Islam dan Muhasabah Diri
Dalam hadits disebut:
“kecuali dengan hak Islam”
Artinya ada aturan syariat, bukan hawa nafsu.
Namun yang paling menyentuh adalah penutupnya:
“Hisab mereka diserahkan kepada Allah.”
Bukan tugas kita menghakimi hati orang.
Tugas kita adalah memperbaiki hati sendiri.
Dalam hadis qudsi Allah berfirman:
“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan ia haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.” (HR. Muslim)
Zalim bukan hanya memukul.
Zalim juga:
- Menghina
- Meremehkan
- Menggunjing
- Membocorkan aib
4️⃣ Shalat dan Zakat: Penyuci Jiwa
Mengapa syahadat, shalat dan zakat disebut?
Karena:
- Syahadat → menyucikan akidah
- Shalat → menyucikan hati
- Zakat → menyucikan harta
Allah berfirman:
“Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-‘Ankabut: 45)
Jika shalat kita masih membuat kita mudah membenci,
mungkin jasad kita shalat,
tapi hati belum sujud.
5️⃣ Muhasabah di Zaman Modern
Hari ini manusia bisa:
- Operasi jantung
- Terbang lintas benua
- Mengobati kanker
Tapi sulit mengobati:
- Dengki
- Ambisi dunia
- Nafsu ingin dipuji
Kita takut darah fisik tertumpah,
tapi tidak takut hati orang hancur karena ucapan kita.
Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hilangnya dunia lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang Muslim.” (HR. Tirmidzi)
Dan dalam tasawuf, membunuh semangat seorang mukmin juga dosa besar.
🌙 Harapan dan Motivasi
Mari jadikan hadits ini bukan ancaman,
tapi cahaya.
- Jadilah Muslim yang aman lisannya.
- Jadilah Muslim yang aman tangannya.
- Jadilah Muslim yang aman postingannya.
- Jadilah Muslim yang menenangkan, bukan memanaskan.
Karena orang sufi berkata:
“Orang yang paling dekat dengan Allah adalah yang paling aman bagi makhluk-Nya.”
🤲 Doa
Ya Allah…
Sucikan hati kami dari kebencian.
Jauhkan lisan kami dari menyakiti.
Jadikan jari kami hanya menulis kebaikan.
Lindungi kami dari menzalimi dan dizalimi.
Matikan kami dalam keadaan menjaga darah dan kehormatan saudara kami.
Dan hisab kami, mudahkanlah di hadapan-Mu.
Āmīn Yā Rabbal ‘Ālamīn.
Terima kasih telah membaca dan merenungkan.
Semoga menjadi bahan muhasabah di zaman yang serba cepat ini. 🌿
Haram Nya Darah Muslim: Versi Santuy Tapi Tetep Bermakna
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersyahadat lā ilāha illāllāh dan Muhammadur rasūlullāh, menegakkan shalat dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melakukan itu, maka terpeliharalah darah dan harta mereka dariku kecuali dengan hak Islam, dan hisab mereka diserahkan kepada Allah."
(HR. Bukhari dan Muslim)
---
🌱 Jaga Darah, Jaga Hati: Buat Kita Semua
1️⃣ Maksudnya Gak Cuma Soal Perang Fisik Doang
Secara fiqh, hadits ini ngomongin:
· Perlindungan nyawa
· Perlindungan harta
· Hak hidup di masyarakat
Tapi kalau kita lihat dari sisi spiritual (tasawuf), hadits ini tuh sebenernya juga ngomongin perang sama hawa nafsu kita sendiri.
Allah berfirman:
"Barangsiapa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang benar, seakan-akan ia membunuh seluruh manusia."
(QS. Al-Ma'idah: 32)
Perang terbesar itu bukan cuma perang fisik, tapi perang sama:
· Ego gedean sendiri
· Kebencian
· Iri hati
· Merasa paling bener
· Pamer (riya)
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Seorang Muslim adalah yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya."
(HR. Bukhari)
Nah, jaman sekarang... tangan itu gak cuma tangan fisik.
Ada jari yang ngetik di smartphone.
Ada komentar di medsos.
Kadang kita gak ngebunuh fisik orang,
tapi kita ngebunuh harga diri mereka.
---
2️⃣ Jaman Now: Darah Bisa Tumpah Lewat Lisan Digital
Jaman kita sekarang:
· Transportasi cepet
· Komunikasi instan
· Teknologi canggih
· Info gak pake batas
Tapi hati manusia... sama aja kayak jaman dulu.
Fitnah viral lebih cepet dari cahaya.
Karakter orang dihancurin tanpa sidang.
Hoax bikin orang saling benci.
Padahal Allah udah warning:
"Wahai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka tabayyunlah (cek dulu kebenarannya)."
(QS. Al-Hujurat: 6)
Belajar tazkiyatun nufus (nyuci hati) itu ngajarin kita:
Sebelum klik "post" atau "kirim"...
tanya ke diri sendiri:
"Apakah ini bakal nyelametin darah dan kehormatan saudara aku?"
---
3️⃣ Hak Islam dan Muhasabah Diri
Di hadits tadi ada kalimat:
"kecuali dengan hak Islam"
Artinya, ada aturan syariat yang jelas. Bukan pake hawa nafsu.
Tapi yang paling dalam itu bagian penutupnya:
"Hisab mereka diserahkan kepada Allah."
Artinya: Bukan urusan kita buat nge-judge hati orang.
Urusan kita adalah membenerin hati sendiri.
Dalam hadits qudsi Allah berfirman:
"Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan ia haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi."
(HR. Muslim)
Zalim itu gak cuma mukul.
Zalim juga:
· Ngina orang
· Ngeremehin
· Ngegosip (ghibah)
· Nyebarin aib
---
4️⃣ Shalat & Zakat: Tools Buat Nyuci Jiwa
Kenapa hadits ini nyebut syahadat, shalat, dan zakat?
Karena:
· Syahadat → nyuciin keyakinan
· Shalat → nyuciin hati
· Zakat → nyuciin harta
Allah berfirman:
"Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar."
(QS. Al-'Ankabut: 45)
Coba refleksi:
Kalau shalat kita masih bikin kita gampang benci orang,
mungkin jasad kita shalat,
tapi hati kita belum bener-bener sujud.
---
5️⃣ Renungan Buat Jaman Now
Jaman sekarang manusia bisa:
· Operasi jantung
· Terbang lintas negara
· Nyembuhin kanker
Tapi... susah banget nyembuhin:
· Dengki
· Lapar dunia
· Pengen dipuji mulu
Kita takut darah fisik tumpah,
tapi gak takut hati orang hancur gara-gara ucapan kita.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Hilangnya dunia lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang Muslim."
(HR. Tirmidzi)
Bahkan dalam tasawuf, membunuh semangat seorang mukmin juga dosa besar.
---
🌈 Yuk Introspeksi Diri
Mari kita jadikan hadits ini bukan sebagai ancaman,
tapi sebagai cahaya buat kita semua.
Jadilah Muslim yang:
· Lisannya aman buat orang lain
· Tangannya aman buat orang lain
· Postingannya aman buat orang lain
· Bikin orang tenang, bukan bikin panas suasana
Ada kata bijak dari orang sufi:
"Orang yang paling dekat sama Allah adalah yang paling aman bagi makhluk-Nya."
---
🤲 Doa
Ya Allah...
Sucikan hati kami dari rasa benci.
Jauhkan lisan kami dari perkataan yang menyakiti.
Buat jari-jari kami hanya nulis hal-hal baik.
Lindungi kami dari menzalimi dan dizalimi.
Matikan kami dalam keadaan menjaga darah dan kehormatan saudara kami.
Dan hisab kami, mudahkanlah di hadapan-Mu.
Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn.
---
Makasih udah baca dan merenung. Semoga jadi bahan introspeksi buat kita semua di jaman yang serba cepet ini. 🕊️
Tetap santuy, jaga hati, jaga lisan, jaga jari! 🤙
........

No comments:
Post a Comment