Thursday, January 22, 2026

 tanbihul ghofilin. 9 BAB 56 Tentang Keutamaan Menimba Ilmu.

Anjuran Mw’adz Jabal: “Belajarlah ilmu, sebab belajar itu adalah suatu kebaikan, dan menimbanya adalah ibadat, sedang mengingatnya adalah tasbih, lalu mengadakan penyelidikan padanya berarti jihad, kemudian mengajarkannya berarti sedekah, dan memberikannya kepada orang yang berbak adalah tagarrub, karena ilmu itu adalah cara untuk menempuh tingkatan atau derajat sorga. Ilmu adalah kawan di saat sunyi (kesepian) atau di tengah pengasingan, ia sebagai penunjuk jalan kegembiraan, dan penolong saat kesukaran, penghias di antara kawan, dan senjata penghalau musuh, Allah mengangkat derajat bangsa atau masyarakat dunia dengan ilmu, sehingga menjadi pimpinan yang dapat dicontoh, malaikat senang bersahabat dengan mereka, bahkan mengusap-usap mereka dengan sayapnya, segala benda basah-kering mendoakan mereka yang berilmu, sampai ikan-ikan di laut, serangga dan hewan-hewan buas darat-laut, apalagi ternak. Sebab ilmu adalah penghidup hati dari kebodohan, pelita kegelapan, kekuatan dari segala kelemahan, dan alat menempuh derajat ABRAR (baik) dunia-akhirat. Dan perhatian ditujukan kepadanya serupa dengan puasa, mengingatnya serupa dengan tahajjud, dan dengannya terjalin hubungan sanak saudara, dengannya pula mengetahui halal dari yang haram, dia sebagai pembimbing dalam beramal, dan amal tetap menjadi bimbingannya, Allah memberikan ilmu tertentu kepada orang yang akan bahagia. haram bagi yang rugi dan celaka”.

.......


No comments: