tafsir al ibriiz : Al-An'am · Ayat 90
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُ فَبِهُدٰىهُمُ اقْتَدِهْۗ قُلْ لَّآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًاۗ اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٰى لِلْعٰلَمِيْنَ ٩٠
ulâ'ikalladzîna hadallâhu fa bihudâhumuqtadih, qul lâ as'alukum ‘alaihi ajrâ, in huwa illâ dzikrâ lil-‘âlamîn
Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Maka, ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan kepadamu atasnya (menyampaikan Al-Qur’an).” (Al-Qur’an) itu hanyalah peringatan untuk (umat) seluruh alam.
.......
🌿 Meneladani Para Nabi Tanpa Mengharap Upah Dunia
Al-Qur’an Surah Al-An‘ām ayat 90:
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۖ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ ۗ قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْعَالَمِينَ
“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: Aku tidak meminta imbalan apa pun kepadamu atas dakwahku ini. Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam.”
🕊️ Penjelasan Tafsir Al-Ibrīz (Ringkas)
Dalam Tafsir Al-Ibrīz, KH. Bisri Musthofa menjelaskan bahwa ayat ini adalah perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ agar:
Meneladani para nabi sebelumnya dalam akhlak, kesabaran, dan keikhlasan.
Berdakwah tanpa mengharap bayaran, karena dakwah adalah amanah, bukan alat mencari keuntungan dunia.
Menjadikan Al-Qur’an sebagai peringatan hidup, bukan sekadar bacaan.
🔥 Pesan Motivasi Kehidupan
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa kemuliaan hidup tidak diukur dari apa yang kita dapatkan, tetapi dari apa yang kita niatkan karena Allah.
Para nabi:
Berdakwah ditolak,
Dihina dan disakiti,
Hidup sederhana, namun tidak pernah menjadikan dakwah sebagai ladang upah dunia.
Allah menegaskan:
“Ikutilah petunjuk mereka.”
Artinya: ikhlaslah meski tidak dihargai manusia.
📖 Dalil Hadis Pendukung
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Keikhlasan adalah ruh amal. Tanpa ikhlas, amal besar menjadi kecil. Dengan ikhlas, amal kecil menjadi agung.
Dalam hadis lain:
“Barang siapa menuntut ilmu untuk mendapatkan dunia, maka ia tidak akan mencium bau surga.”
(HR. Abu Dawud)
Ini peringatan keras agar amal agama tidak dicampur dengan ambisi dunia.
🌱 Relevansi dengan Kehidupan Kita
Di zaman sekarang:
Berdakwah sering dinilai dari bayaran,
Kebaikan sering diukur dari pujian,
Amal sering bergantung pada sorotan manusia.
Padahal ayat ini mengajarkan:
Luruskan niat, walau tidak dilihat manusia.
Terus berbuat baik, walau tidak dibalas dunia.
✨ Penutup Renungan
Jika para nabi saja tidak meminta upah, lalu mengapa kita menuntut balasan dari manusia?
Biarlah manusia lupa, asal Allah mencatat.
Biarlah dunia tidak memberi, asal akhirat menanti.
“Cukuplah Allah sebagai tujuan, dan ridha-Nya sebagai upah.”
..........
Meniru Para Nabi Tanpa Ngarep Bayaran Dunia
Al-Qur’an Surah Al-An‘ām ayat 90:
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۖ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ ۗ قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْعَالَمِينَ
“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: Aku tidak meminta imbalan apa pun kepadamu atas dakwahku ini. Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam.”
📖 Intisari Tafsir Al-Ibrīz (Versi Santai)
Kata KH. Bisri Musthofa dalam tafsirnya, lewat ayat ini Allah nyuruh Nabi Muhammad ﷺ buat:
· Nge-follow jejak para nabi sebelumnya dalam hal akhlak, sabar, dan keikhlasan.
· Berdakwah tanpa minta bayaran, karena dakwah itu amanah, bukan side hustle buat cari duit.
· Ngasih reminder bahwa Al-Qur’an itu panduan hidup, bukan sekadar bacaan doang.
🔥 Pesan Buat Kita-kita
Ayat ini ngingetin bahwa nilai hidup kita gak diukur dari apa yang kita dapetin, tapi dari apa yang kita maksudin karena Allah.
Para nabi itu:
· Dakwahnya sering ditolak mentah-mentah.
· Dihina dan disakiti.
· Hidupnya sederhana banget.
Tapi mereka gak pernah bikin dakwah jadi sumber penghasilan. Allah bilang: "Ikutilah petunjuk mereka." Artinya, tetaplah ikhlas meski orang gak ngasih apresiasi.
🕊️ Dukungan Hadis
Nabi ﷺ pernah bersabda: إِنَّمَا الأَعْمَالُبِالنِّيَّاتِ “Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.” (HR.Bukhari dan Muslim)
Niat yang ikhlas itu kayak nyawa buat amal kita. Tanpa ikhlas, amal gede jadi terasa hampa. Dengan ikhlas, amal kecil pun jadi bernilai tinggi.
Ada juga hadis lain: “Barang siapa menuntut ilmu untuk mendapatkan dunia,maka ia tidak akan mencium bau surga.” (HR.Abu Dawud) Ini warning buat kita biar gak campur-campurin urusan ibadah sama ambisi duniawi.
🌍 Relevansinya di Zaman Now
Sekarang ini kadang:
· Dakwah atau ceramah suka dilihat dari fee-nya.
· Bantu orang eh malah nunggu dipuji atau diviralin.
· Baiknya seseorang seolah bergantung sama like dan views.
Ayat ini ngingetin: Lurusin niat aja, meski gak ada yang liat. Terus berbuat baik, meski gak dibalas secara duniawi.
✨ Penutup (Buah Pikir)
Kalo para nabi aja gak minta upah, masa kita ngarepin balasan terus dari orang?
Gapapa kalo orang lupa sama kebaikan kita, yang penting Allah catat. Gapapa kalo dunia gak kasih apa-apa,yang penting akhirat nunggu.
"Cukuplah Allah jadi tujuan utama, dan ridha-Nya jadi 'gaji' terbaik kita."
No comments:
Post a Comment