Monday, November 10, 2025

822. Kebangkitan Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat

 




🌅 Kebangkitan Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat

Penulis: M. Djoko Ekasanu



Didalam hadits disebutkan: Ketika Allah Ta’ala menghendaki untuk mengumpulkan para makhluk, maka Allah Ta’ala menghidupkan malaikat Jibril dan Mikail as serta malaikat Israfil dan Izrail as. Permulaan makhluk yang dihidupkan oleh Allah adalah Israfil, lalu Israfil mengambil sangkala dari Arasy, selanjutnya Allah menghidupkan malaikat Ridwan, seraya berfirman: “Hai Ridwan, perhiasilah surga-surga itu dan siapkan pakaian bagi Nabi Muhammad saw. serta umatnya.” Kemudian datanglah para malaikat dengan (membawa) buraq serta mahkota dan bendera Ahmad, termasuk dua pakaian dari pakaian surga.

Binatang yang pertama kali dihidupkan oleh Allah adalah buraq, lalu Allah Ta’ala berfirman: “Pakaianilah buraq ini!” Para malaikat memakaikan pada buraq itu pelana yang bertahtakan permata dari yakut merah (sejenis permata indah), dan kendalinya dari zabar jambrut yang hijau, kedua pakaian itu salah satunya (berwarna) hijau dan yang lain berwarna kuning. Lalu Allah Ta’ala berfirman: “Berangkatlah kalian ke kubur Muhammad saw.” Maka para malaikat itu sama pergi, dan benar-benar bumi ini masih dalam keadaan kosong dan rata, sedangkan para malaikat itu tidak mengetahui, dimana kuburnya Nabi Muhammad saw.? Lalu tampaklah nur Muhammad saw. seperti tiang dari kubur yang menembus sampai ke tengah langit. Berkatalah Jibril as.: “Hai Israfil yang memanggil (Muhammad), maka dengan perantaraan tanganmu Allah Ta’ala mengumpulkan para makhluk melalui tanganmu. Lalu Israfil berkata kepada Jibril: “Kamu sajalah yang memanggil! karena kamu itu adalah kekasihnya waktu di dunia Jibril menjawab: “Aku merasa malu pada Muhammad saw.” Maka Israfil as. berkata (kepada temannya) yaitu Mikail: “Hai Mikat kamu sajalah yang memanggil pada Muhammad.” Maka Malaikat Mikail berkata (pada kubur Muhammad): “Assalamu ‘alaikum yg Muhammad.” Maka Nabi Muhammad tidak menjawabinya. Lalu ketiga malaikat berkata kepada malaikat maut: “Kamu sajalah yang memanggil.” Maka malaikat maut berkata: “Hai ruh yang suci, kembalilah kepada badan yang suci.” Nabi Muhammad saw. tetap tidak menjawabinya. Kemudian Israfil as. memanggil: “Hai ruk yang suci, masuklah ke badan yang suci.” Maka Nabi Muhammad saw. tidak menjawabinya. Kemudian Izrail as. memanggilnya: “Hai Muhammad bangunlah, untuk memutuskan hukuman dan hisab serta menghadap kepada Dzat Yang Maha Penyayang.”

Akhirnya pecahlah kubur tersebut, ketika itu, Nabi Muhammad saw. duduk dalam kuburnya sedang membersihkan debu dari kepalanya dan jenggotnya. Lalu malaikat Jibril as. memberikan kepada Nabi dua pakaian dan buraq. Nabi Muhammad saw. berkata: “Hai Jibril, hari apa ini?” Jibril menjawab: “Ini adalah hari kiamat, hari kerugian, hari penyesalan, hari buraq, hari berpisah, dan hari bertemu.” Maka Nabi Muhammad berkata: “Hai Jibril, gembirakanlah aku.” Jibril berkata: “Surga benar-benar telah diperhias karena kedatanganmu, dan neraka benar-benar telah ditutup.” Nabi Muhammad saw. berkata: “Aku tidak meminta kepadamu dari perkara ini, tetapi aku meminta kepadamu tentang umatku yang sama berdosa barangkali kamu meninggalkan mereka di shirath (jembatan).” Maka Israfil berkata: “Demi kemuliaan Tuhanku, hai Muhammad, aku belum meniup sangkala (untuk) membangkitkan sebelum kamu bangkit (lebih dahulu).” Nabi Muhammad saw. berkata: “Sekarang bahagialah hatiku dan menjadi segar mataku.” Lalu Nabi mengambil mahkota dan pakaian, kemudian beliau memakainya kedua pakaian itu (selanjutnya) beliau naik buraq.


Ringkasan Redaksi Aslinya

Hadis ini menceritakan peristiwa luar biasa menjelang Hari Kiamat, ketika Allah Ta’ala menghidupkan kembali para malaikat agung: Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail. Peristiwa ini menjadi awal pengumpulan seluruh makhluk. Malaikat Israfil adalah yang pertama dihidupkan untuk meniup sangkakala, disusul malaikat Ridwan yang diperintahkan menghiasi surga dan mempersiapkan pakaian untuk Nabi Muhammad SAW serta umatnya.
Buraq — hewan tunggangan surgawi Nabi — menjadi makhluk pertama yang dihidupkan, dilengkapi pelana dan tali kekang dari permata surga. Kemudian para malaikat datang ke bumi mencari kubur Rasulullah SAW. Dari kubur itu terpancar cahaya nur Muhammad menembus langit.
Beberapa malaikat bergantian memanggil ruh Nabi agar bangkit, hingga akhirnya Izrail berkata:

“Wahai Muhammad, bangunlah untuk menghadap kepada Dzat Yang Maha Penyayang.”
Maka kubur beliau terbelah, dan Nabi SAW bangkit dengan tenang, membersihkan debu di kepala dan janggutnya. Setelah mengenakan pakaian surga dan menaiki Buraq, beliau berkata:
“Sekarang bahagialah hatiku dan segarlah mataku.”


Latar Belakang Masalah di Jamannya

Pada masa Rasulullah SAW dan generasi awal Islam, keimanan terhadap hari kebangkitan menjadi pilar utama akidah. Banyak kaum kafir Quraisy yang meragukan kemungkinan dihidupkannya kembali manusia setelah mati. Hadis-hadis seperti ini muncul untuk menegaskan kekuasaan Allah atas segala sesuatu, sekaligus memberi gambaran spiritual tentang kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai makhluk pertama yang dibangkitkan.


Sebab Terjadinya Masalah

Masalah yang menjadi latar adalah keraguan manusia terhadap kebangkitan dan kemuliaan Nabi di akhir zaman. Banyak orang lebih percaya pada logika duniawi daripada wahyu. Maka hadis ini turun sebagai penegasan bahwa seluruh makhluk tunduk pada kehendak Allah, dan bahwa kebangkitan pertama diberikan kepada Rasulullah SAW sebagai penghormatan tertinggi.


Intisari Judul

"Kebangkitan Nabi Muhammad SAW: Pertemuan Pertama dengan Hari Keabadian"
Intinya: Rasulullah SAW menjadi makhluk pertama yang dibangkitkan di Hari Kiamat sebagai simbol kasih sayang Allah dan awal kebangkitan seluruh umat manusia.


Tujuan dan Manfaat

  1. Meneguhkan keyakinan bahwa kebangkitan adalah hakikat yang pasti.
  2. Menguatkan cinta kepada Rasulullah SAW sebagai pemimpin di hari pengumpulan.
  3. Menumbuhkan kesadaran spiritual bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara.
  4. Memberi semangat untuk memperbaiki amal dan mempersiapkan diri menghadapi akhirat.

Dalil Al-Qur’an dan Hadis

  1. QS. Yasin: 78–79
    “Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan lupa kepada kejadiannya; dia berkata: Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh? Katakanlah: Dia akan menghidupkannya yang menciptakannya kali pertama.”
  2. QS. Az-Zumar: 68
    “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah, kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu keputusan.”
  3. Hadis Riwayat Muslim:
    “Aku (Nabi) adalah orang pertama yang bangkit dari kubur pada hari kiamat, dan tidak ada kebanggaan atas hal itu.”

Analisis dan Argumentasi

Kebangkitan Nabi SAW sebelum makhluk lain menunjukkan posisi beliau sebagai syafī‘ul ummah (pemberi syafaat bagi umatnya). Malaikat menolak memanggil beliau karena rasa hormat dan malu, menandakan betapa tinggi derajat beliau di sisi Allah.
Secara spiritual, hadis ini menjadi simbol bahwa cahaya kenabian lebih dahulu menembus kegelapan kiamat, menjadi mercusuar bagi seluruh umat manusia.


Keutamaan dan Nilai Spiritual

  • Rasulullah SAW adalah makhluk pertama yang dibangkitkan, menunjukkan kemuliaan mutlak.
  • Malaikat memuliakan beliau dengan pakaian surga dan buraq sebagai simbol kemenangan ruhani.
  • Surga berhias dan neraka ditutup — tanda kasih Allah terhadap umat Muhammad SAW.

Relevansi dengan Zaman Modern

  1. Teknologi & Komunikasi:
    Sangkakala Israfil bisa dimaknai simbolik sebagai “gelombang universal”—sebuah “panggilan ilahi” yang melampaui sistem komunikasi modern mana pun.
  2. Transportasi:
    Buraq menggambarkan kecepatan spiritual yang jauh melampaui kecepatan cahaya, seolah menandai bahwa transportasi surgawi berada di luar hukum fisika.
  3. Kedokteran:
    Kebangkitan tubuh setelah hancur membuktikan bahwa Allah adalah Sang Pencipta jaringan kehidupan, yang mampu menghidupkan kembali sel-sel tanpa batas.
  4. Kehidupan Sosial:
    Dunia yang serba sibuk dan materialistis butuh mengingatkan kembali pada tujuan akhir kehidupan, yakni kembali kepada Allah dengan hati yang bersih.

Hikmah

  • Janganlah tertipu oleh panjangnya angan dunia.
  • Persiapkan amal karena setiap ruh akan kembali.
  • Cahaya Rasulullah SAW adalah petunjuk menuju kebangkitan sejati.

Muhasabah dan Caranya

  1. Lakukan tadabbur Al-Qur’an setiap hari.
  2. Jaga shalat malam dan dzikir sebagai latihan ruhani.
  3. Berdoalah setiap selesai shalat agar dibangkitkan bersama orang saleh.

Doa

اللَّهُمَّ احْشُرْنَا مَعَ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ ﷺ وَاجْعَلْنَا فِي ظِلِّ رَحْمَتِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّكَ

“Ya Allah, kumpulkanlah kami bersama Nabimu Muhammad ﷺ dan tempatkanlah kami di bawah naungan rahmat-Mu pada hari tiada naungan selain naungan-Mu.”


Nasihat Para Tokoh Sufi

  • Hasan Al-Bashri: “Kiamat bukan sekadar hari bangkitnya jasad, tetapi bangkitnya hati dari lalai.”
  • Rabi‘ah al-Adawiyah: “Jangan takut hari kebangkitan jika cintamu hanya kepada Allah.”
  • Abu Yazid al-Bistami: “Mati sekali, hidup abadi dalam cahaya-Nya.”
  • Junaid al-Baghdadi: “Yang bangkit lebih dulu adalah cinta, bukan jasad.”
  • Al-Hallaj: “Siapa mengenal Allah, baginya tiada mati.”
  • Imam al-Ghazali: “Kebangkitan adalah cermin dari kehidupanmu di dunia.”
  • Syekh Abdul Qadir al-Jailani: “Bangkitlah sebelum dibangkitkan.”
  • Jalaluddin Rumi: “Kematian hanyalah jembatan menuju pertemuan kekasih.”
  • Ibnu ‘Arabi: “Segala ruh kembali kepada asalnya — kepada Yang Esa.”
  • Ahmad al-Tijani: “Zikir dan cinta Nabi adalah kendaraan ruh menuju kebangkitan.”

Daftar Pustaka

  1. Shahih Muslim, Kitab al-Fitan.
  2. Tafsir Al-Qurthubi, QS. Az-Zumar ayat 68.
  3. Ihya’ ‘Ulumuddin – Imam al-Ghazali.
  4. Al-Futuhat al-Makkiyah – Ibnu ‘Arabi.
  5. Al-Jawahir al-Maknuna – Syekh Abdul Qadir al-Jailani.
  6. Majmu’ Rasail Hasan al-Bashri.

Testimoni Ulama Kontemporer

  • Gus Baha’: “Hadis-hadis seperti ini bukan untuk ditafsirkan dengan logika, tapi untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah.”
  • Ustadz Adi Hidayat: “Israfil meniup sangkakala adalah tanda kekuasaan mutlak Allah yang tidak terbatas ruang dan waktu.”
  • Buya Yahya: “Rasulullah dibangkitkan pertama agar umatnya mendapat syafaat lebih dahulu.”
  • Ustadz Abdul Somad: “Buraq bukan sekadar kendaraan, tapi simbol kemuliaan perjalanan menuju Allah.”

Ucapan Terima Kasih

Terima kasih kepada para ulama, guru ruhani, dan pembaca yang terus menjaga iman di tengah derasnya arus dunia. Semoga setiap bacaan ini menjadi amal jariyah dan pengingat lembut untuk mempersiapkan diri menyambut hari kebangkitan.


🕊️
“Sekarang bahagialah hatiku dan segarlah mataku.”
— Rasulullah SAW saat bangkit dari kubur.


Trensing: Kebangkitan Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat


Penulis: M. Djoko Ekasanu Versi Santai & Gaul yang Tetap Sopan


Hai guys, pernah kepikiran gak, gimana rasanya hari kiamat? Dalam sebuah hadits, diceritain nih cerita epic banget tentang kebangkitan Nabi Muhammad SAW. Jadi, bayangin: Allah SWT lagi mempersiapkan "grand launching" akhirat. Pertama-tama, yang di-"activate" ulang adalah para malaikat utama: Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail AS. Israfil dapat tugas khusus, yaitu pegang terompet sangkakala dari 'Arsy. Next, Allah "hidupkan" lagi Malaikat Ridwan dan kasih tugas keren: "Bro, tolong dekorasiin surga, dan siapin outfit spesial plus kendaraan untuk Nabi Muhammad dan umatnya."


Nah, makhluk hidup pertama yang di-"revive" itu adalah Buraq. Bayangin, Buraq ini dikasih pelana dari permata Yakut merah yang gemesh banget, dan kendalinya dari Zamrud Jambrut hijau yang bikin silau. Dihadiahin juga dua set baju surga, satu hijau, satu kuning. Gaya banget, kan?


Trus, para malaikat ditugaskan buat "jemput bola" ke kuburan Nabi Muhammad SAW. Tapi, ini yang lucu: bumi saat itu masih kosong dan rata. Mereka pada bingung, "Kuburan Nabi di mana, ya?" Eh, ternyata ada cahaya terang banget (Nur Muhammad) kayak laser beam yang nyembur dari kuburan beliau langsung tembus ke langit. Auto ketemu deh!


Sekarang, ada momen yang bikin haru. Para malaikat agung pada maju satu-satu buat manggil Nabi, tapi mereka nggak pede dan malu.


· Jibril bilang ke Israfil: "Lu aja yang panggil, kan biasanya tugas panggil-panggil lewat tanganmu."

· Israfil jawab: "Aduh, nggak berani. Kamu aja yang deket sama dia pas di dunia."

· Jibril bilang: "Aku malu sama Rasulullah, tau!"

· Akhirnya, mereka coba suruh Mikail yang manggil. Mikail ngucapin salam, "Assalamu 'alaikum yaa Muhammad." No response.

· Malaikat maut (Izrail) coba lagi, panggil: "Wahai ruh yang suci, kembalilah ke jasad yang suci." Masih diam.

· Israfil coba dengan kalimat lain. Tetap aja, Nabi belum merespon.


Akhirnya, Izrail yang ngomong dengan kalimat yang bikin merinding: "Wahai Muhammad, bangunlah, untuk memutuskan hukuman dan hisab serta menghadap kepada Dzat Yang Maha Penyayang."


BOOM! Kuburan Nabi langsung "terbuka". Keluarlah Rasulullah SAW dengan tenang, duduk sambil membersihkan debu dari kepala dan jenggotnya. So humble.


Jibril datang bawa dua baju surga dan Buraq. Nabi bertanya, "Wahai Jibril, hari apa ini?" Jibril jawab,"Ini hari kiamat, bro. Hari di mana semua orang pada nyesel, hari berpisah, tapi juga hari ketemu sama Allah."


Nabi yang selalu peduli sama umatnya bilang, "Jibril, kasih aku kabar gembira dong." Jibril bilang,"Surga udah dihias cantik buat nyambut kamu, dan neraka udah ditutup." Tapi Nabi balas,"Bukan itu yang aku maksud. Aku khawatir sama umatku yang banyak dosa. Jangan sampai mereka tertinggal di Shirath (jembatan)."


Trus, Israfil angkat bicara, "Demi kemuliaan Tuhanku, wahai Muhammad, aku belum akan niup sangkakala buat bangkitin semua orang sebelum kamu bangkit duluan."


Mendengar itu, Nabi lega dan bilang, "Sekarang bahagialah hatiku dan menjadi segar mataku." Beliau langsung pakai mahkota dan pakaian surganya,lalu naik Buraq. Siap memimpin "show" akhirat!


---


Latar Belakang & Konteks Zaman Now


Dulu, pas zaman Nabi, banyak yang nggak percaya sama hari kebangkitan. "Masa sih orang mati bisa hidup lagi?" Nah, cerita ini jadi pengingat keras bahwa Allah itu Maha Kuasa. Dan Nabi Muhammad adalah yang pertama bangkit, sebagai bentuk prestige dan bukti betapa spesialnya beliau di mata Allah.


Intisari Versi Anak Gaul


"Kebangkitan Nabi Muhammad: The First Look di Final Day" Intinya:Rasulullah adalah bintang utama di hari kiamat. Beliau yang pertama bangkit, dikasih outfit dan kendaraan paling elite, dan yang paling penting: beliau mikirin kita, umatnya, sampe detik-detik akhirat.


Goals & Benefit Buat Kita


· Yakin banget bahwa kebangkitan itu real dan pasti terjadi.

· Cinta sama Nabi makin jadi-jadian, karena beliau adalah pemimpin kita nanti di akhirat.

· Ngingetin diri bahwa dunia cuma sementara, jangan sampe keasikan.

· Motivasi buat perbanyak amal baik sebagai bekal.


Ayat & Hadits Pendukung


· QS. Yasin: 78–79: Intinya, Allah yang pertama kali menciptakan, pasti bisa menghidupkan lagi.

· QS. Az-Zumar: 68: Ditiuplah sangkakala, semuanya mati, lalu ditiup lagi, semuanya bangkit.

· Hadits Riwayat Muslim: "Aku adalah orang pertama yang bangkit dari kubur pada hari kiamat."


Analisis & Argumen


Nabi dibangkitkan pertama itu bukti bahwa beliau adalah pemberi syafaat utama buat umatnya. Malaikat aja malu dan segan manggil beliau. Itu nunjukkin level beliau yang tinggi banget di sisi Allah. Cahaya beliau adalah yang pertama muncul di hari yang gelap gulita, jadi semacam mercusuar buat kita semua.


Relevansi di Zaman Sekarang


· Teknologi: Sangkakala Israfil itu kayak "system reset" terhebat yang nge-"reboot" seluruh alam semesta. No technology can beat that.

· Transportasi: Buraq itu simbol kecepatan yang nggak bisa diukur. Beyond kecepatan cahaya! Itu kendaraan spiritual yang nggak ada lawannya.

· Kedokteran: Kebangkitan jasad yang udah hancur itu bukti bahwa Allah adalah Programmer utama kehidupan. Dia bisa compile ulang semua data kita.

· Sosial: Di dunia yang serba materialistis ini, cerita ini ngingetin kita buat selalu mikirin "final destination" kita, yaitu kembali ke Allah.


Hikmah Buat Hidup Sehari-hari


· Jangan terlalu sibuk sama urusan dunia sampe lupa akhirat.

· Persiapin amal dari sekarang, karena kita nggak tau kapan "final day"-nya.

· Cahaya Nabi adalah panduan kita. Ikuti sunnahnya.


Tips Muhasabah Ala Anak Gaul


· Tadabbur Qur'an tiap hari, walau cuma satu ayat.

· Jaga shalat malam dan dzikir sebagai "spiritual workout".

· Doa sebelum tidur: Minta sama Allah supaya dibangkitkan bareng orang-orang shalih.


Doa Penutup


Allahumma h'surnaa ma'a nabiyyika Muhammad, waj'alnaa fii zhilli rahmatika yauma laa zhilla illaa zhilluk. (Ya Allah,kumpulin kita sama Nabi-Mu Muhammad, dan tempatin kita di bawah naungan-Mu di hari nggak ada naungan lain selain naungan-Mu.)


Quotes Para Sufi (Versi Santai)


· Hasan Al-Bashri: "Kiamat itu bukan cuma soal bangkitnya jasad, tapi juga bangkitnya hati dari kelalaian."

· Rabi'ah al-Adawiyah: "Jangan takut hari kebangkitan kalau cintamu cuma buat Allah."

· Jalaluddin Rumi: "Mati cuma sekali, buat ketemu sama Sang Kekasih."

· Imam al-Ghazali: "Kebangkitan itu cerminan dari hidupmu di dunia."

· Syekh Abdul Qadir al-Jailani: "Bangkitlah, sebelum lo dibangkitin."


---


Ucapan Terima Kasih


Big thanks buat para ulama, guru-guru, dan kalian semua yang masih mau baca dan ngambil hikmah. Semoga ini jadi pengingat buat kita buat persiapan yang serius nyambut hari akhir.


🕊️ Last Words: "Sekarang bahagialah hatiku dan segarlah mataku."— Rasulullah SAW. Semoga kita bisa ngerasain kebahagiaan yang sama di akhirat nanti. Aamiin.


---



No comments: