Monday, December 29, 2025

888. Khamer: Kenikmatan Sesaat, Penyesalan Abadi

 


daqoiqul akhbar 12/11

Bab 25 Tiupan Sangkala Untuk Membangkitkan.

📰 HARI KIAMAT & 12 TIPE MANUSIA YANG AKAN DIBANGKITKAN.

Khamer: Kenikmatan Sesaat, Penyesalan Abadi

Di dalam hadits yang lain, dari Mu’adz bin Jabal ra. dari Nabi saw., beliau bersabda: “Ketika terjadi hari kiamat, yaitu hari kerugian dan penyesalan, maka Allah Ta’ala mengumpulkan umatku dari kubur mereka menjadi 12 bagian.”

Mereka dikumpulkan dari kuburnya (dalam keadaan) buta hatinya dan gigi-giginya seperti tanduk sapi sedangkan bibir mereka itu sama kengser diatas dadanya, dan lidahnya juga kengser diatas perutnya, perutnya kengser diatas paha mereka, serta dari perut mereka keluarlah kotoran. Lalu ada pemanggil dari hadapan Dzat Yang Maha Penyayang : Mereka ini adalah orang-orang yang meminum arak (Khamer), mereka mati sebelum bertaubat maka inilah pembalasan mereka, dan tempat kembali mereka adalah ke neraka. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamer, berjudi (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan.” (QS. Al Ma’idah: 90).

.........

Mukadimah

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang menghalalkan yang baik dan mengharamkan yang merusak akal, jiwa, dan iman. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga hari kiamat.

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Setiap dosa mungkin tampak ringan di dunia, namun bisa berubah menjadi kehinaan dan penyesalan besar di akhirat bila tidak segera ditaubati.

Gambaran Mengerikan di Hari Penyesalan

Rasulullah ﷺ bersabda, sebagaimana diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, bahwa pada hari kiamat Allah mengumpulkan umat Nabi ﷺ menjadi dua belas golongan. Di antara mereka ada golongan yang dibangkitkan dengan keadaan mengerikan:

Hati mereka buta

Gigi mereka seperti tanduk sapi

Bibir menjulur ke dada

Lidah terjulur ke perut

Dari perut mereka keluar kotoran

Lalu diserukan dari hadapan Allah Yang Maha Pengasih:

“Mereka ini adalah orang-orang yang meminum khamer. Mereka mati sebelum bertaubat. Maka inilah balasan mereka, dan tempat kembali mereka adalah neraka.”

Na‘udzubillāhi min dzālik.

Ini bukan dongeng, bukan kisah simbolik, melainkan peringatan keras dari Nabi ﷺ agar manusia tidak meremehkan dosa yang merusak akal.

Khamer: Induk Segala Keburukan

Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamer, berjudi, berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.”

(QS. Al-Mā’idah: 90)

Perhatikan, Allah tidak mengatakan tinggalkan, tetapi “jauhilah”, karena khamer adalah:

Perusak akal

Pembuka pintu zina

Pemicu kekerasan

Penghalang shalat dan dzikir

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Khamer adalah induk segala kejahatan.”

(HR. Al-Hakim)

Dan beliau ﷺ juga bersabda:

“Tidaklah seorang pezina berzina dalam keadaan beriman, dan tidaklah peminum khamer meminum khamer dalam keadaan beriman.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya, khamer merampas iman saat diminum, walau hanya sesaat.

Kenikmatan yang Menipu

Saudaraku,

Setan selalu membungkus dosa dengan kenikmatan:

Katanya untuk hiburan

Katanya untuk pelarian stres

Katanya sekadar sedikit

Namun di akhirat, sedikit itu menjadi penyesalan yang tak terbayar.

Allah berfirman:

“Pada hari itu orang-orang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata: ‘Aduhai, seandainya aku dahulu mengambil jalan bersama Rasul’.”

(QS. Al-Furqan: 27)

Pintu Taubat Masih Terbuka

Namun wahai saudaraku,

Selama nyawa belum sampai di tenggorokan, pintu taubat masih terbuka.

Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah.”

(QS. Az-Zumar: 53)

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak memiliki dosa.”

(HR. Ibnu Majah)

Betapa luas rahmat Allah, asalkan kita berhenti, menyesal, dan bertekad tidak mengulanginya.

Penutup: Pilihan di Tangan Kita

Hari kiamat disebut Nabi ﷺ sebagai yaumul hasrah — hari penyesalan.

Jangan sampai kita menyesal karena dosa yang bisa kita tinggalkan hari ini.

Jika dunia hanya sementara,

maka mengapa menukar surga dengan seteguk khamer?

Doa

اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا، وَاحْفَظْ عُقُولَنَا، وَاصْرِفْ عَنَّا الْمُحَرَّمَاتِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ التَّائِبِينَ الصَّادِقِينَ

“Ya Allah, sucikanlah hati kami, jagalah akal kami, jauhkan kami dari yang haram, dan jadikan kami hamba-hamba-Mu yang benar-benar bertaubat.”

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

.......

Coba redaksi tersebut diatas dibuat versi bahasa gaul kekinian sopan santun santai.

(Untuk arti ayat qur'an, arti ayat hadisnya tetap tidak diganti bahasa gaul).

( Gue diganti aku, lo diganti njenengan)

No comments: